>
Sabtu, 19 Oktober 2019 15:09

Bapppeda-Unsrat Gelar FGD Potensi dan Masalah di Kawasan Danau Limboto

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Sekda Darda Daraba (kiri) memberikan sambutan pada Focus Group Discussion (FGD) tentang Potensi dan Masalah di Kawasan Danau Limboto yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, di ballroom hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (18/10/2019). (Foto: Nova – Humas). Sekda Darda Daraba (kiri) memberikan sambutan pada Focus Group Discussion (FGD) tentang Potensi dan Masalah di Kawasan Danau Limboto yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, di ballroom hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (18/10/2019). (Foto: Nova – Humas).

GORONTALO –  Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Potensi dan Masalah di Kawasan Danau Limboto. FGD yang digelar di ballroom hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (18/10/2019) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka Dies Natalis Fakultas Teknik Unsrat ke 55/LUSTRUM XI.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, M.Sc, DEA mengatakan, Danau Limboto pada tahun 1932 memiliki luasan 80 km dan kedalaman 30 m dalam 80 tahun kemudian danau limboto hanya memiliki luasan 25 km dengan kedalaman 2,5 m.

“Ini artinya, dari tahun ke tahun tanpa disadari Danau Limboto mengalami degradasi yang cukup luas,” ungkap Prof. Ellen.

Ia menjelaskan, dalam penanganan Danau Limboto bukan hanya membutuhkan pemikiran saja, tetapi membutuhkan bantuan finansial yang luar biasa  jika mengharapkan danau ini tetap eksis.

“Kami semalam juga sudah bertemu dengan bapak Gubernur Gorontalo bercerita tentang Danau Limboto. Beliau menyampaikan kalau cuma habis di seminar, itu Danau Limboto babagitu terus jadi kita diminta harus menggerakkan sesuatu. Kebetulan ada pak sekda, para kadis juga sebagian besar dari Fakultas Teknik. Kita harus memberikan betul-betul masukan yang riil bisa dilaksanakan dan memberi dampak yang nyata jangan cuma sampai di atas kertas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba mengatakan, Danau Limboto bagi Provinsi Gorontalo menjadi bagian yang memiliki nilai sejarah. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, juga merupakan momen alam yang memiliki keindahan dan kekayaan biodiversity.

Melalui diskusi tersebut, Sekda Darda berharap adanya saran dan masukan terkait kebijakan dan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi terhadap pengembangan kawasan Danau Limboto.

 

Pewarta: Nova - Humas

Baca 31 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo