>
Jumat, 27 September 2019 16:51

Bekraf Dorong Pengembangan 16 Subsektor Ekonomi Kreatif Di Gorontalo

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO - Subsektor ekonomi kreatif yang tidak dijamah pemerintah daerah akan didukung olen Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Karena tidak semua pemerintah daerah mampu mengembangkan semua subsektor, aplikasi dan game, arsitektur, desain interior, desain komuniiasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, perbitan, perikanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.

"Bekraf ini akan menembus dan melebur ke pemerintah daerah, termasuk ke urusan desain komunikasi visual," kata Amir Hamzah, Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Edukasi ekonomi krearif Bekraf pada Millennial Creative Talk yang digelar di Kota Gorontalo, Jumat (27/9/2019).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 150 kaum milenial ini bertujuan untuk memotivasi dan menginspirasi para milenial untuk yakin industri kreatif menjadi pilihan profesi.

"Harus muncul tokoh kreatif yang mampu bersinergi dengan pemerintah daerah," ujar Amir Hamzah.

Amir Hamzah yakin pada 10-20 tahun lagi kaum milenial akan menjadi penentu dalam dunia kreatif.

Dalam bincang kreatif ini menghadirkan 2 pembicara, Fiki Satari, salah seorang tokoh ekonomi kreatif dari Bandung, Jawa Barat dan Marysa Tunjung Sari, seorang food fotografer ternama.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Rifli Katili berharap bincang kreatif milenial ini akan menginspirasi kaum muda di Gorontalo.

"Insyaallah dunia ekonomi kreatif Gorontalo akan semakin membaik," kata Rifli Katili.

Baca 534 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama