>
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 47

Jumat, 20 April 2012 11:18

BUMN Diimbau Turut Bangun Pertanian

Oleh
Beri rating
(0 suara)

Panen JagungGorontalo, Deputi Bidang Restrukturisasi Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Achiran Pandu Djajanto menghimbau kepada seluruh BUMN agar turut memberikan sumbangsih terhadap pembangunan pertanian. Himbauan itu disampaikan pada panen raya jagung Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Koorporasi (GP3K) yang dilaksanakan PT Garuda Indonesia, di Desa Pilolalenga, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Kamis (19/4). "Langkah yang dilakukan PT Garuda diharapkan bisa dikembangkan BUMN-BUMN lainnya yang ada di Gorontalo," ujar Achiran.

Lebih lanjut Achiran mengemukakan, program GP3K merupakan kerjasama BUMN dengan petani. Yang mana BUMN bertanggungjawab menyediakan modal, pengawalan dan pembinaan. Sementara petani mengelola dan mengembangkan usahanya. "Kami berharap program GP3K dapat memberikan hasil optimal untuk menunjang kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional," imbau Achiran.

Jagung merupakan komoditi yang menjanjikan. Tidak hanya untuk pangan tetapi juga bahan baku biofuel. Bahkan tongkol jagung dapat menjadi bahan baku pembangkit energi biomassa. "Briket tongkol jagung memiliki panas sampai dengan 1000 derajat. Keunggulan beriket tongkol jagung ini sudah dilakukan penelitian dan uji coba, di mana briket tongkol jagung ini jauh lebih hemat dibandingkan bahan bakar minyak tanah," tandas Achiran.

Sementara itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan, jangan bicara hasil panen jagung kalau ternyata di lapangan tidak ada hasilnya. "Saya ingin laporan yang asli-asli saja dan tidak dimanupulasi," ungkap Gubernur.

Untuk itu Gubernur Gorontalo mengharapkan terkait dengan program PT.Garuda maka ketepatan waktu penyaluran bibit agar jangan sampai terlalaikan. "Master plan data petani harus jelas, lengkap, tepat waktu dan tepat sasaran," ungkap Gubernur Rusli Habibie.

Gubernur Rusli Habibie juga mengungkapkan tentang permasalahan yang sering terjadi yaitu pasca panen, biasanya hasil tidak bisa mencukupi kebutuhan para petani bahkan hasilnya lebih kecil dibandingkan dengan biaya pengolahan.

Baca 2449 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo