Print this page
Selasa, 06 Oktober 2015 09:21

Di Hadapan Mendagri, Rusli Berbagi Tips dengan Seluruh Gubernur

Oleh Maya Thalib
Beri rating
(2 suara)

Jakarta, Keseriusan pemerintah Provinsi Gorontalo dalam membelanjakan uang Negara patut diacungi jempol, Realisasi serapan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015,per september 2015 menempatkan Provinsi Gorontalo juara. Hal ini terungkap pada pertemuan Gubernur se Indonesia bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumulodo Kantor Kemendagri, pekan lalu.

Dalam pertemuan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo berulang kali mencontohkan Provinsi Gorontalo sebagai daerah yang serius dalam penyerapan anggaran. Serapan anggaran pemerintah menurut Tjahjo Kumolo sangat penting karena menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Mendagri dalam pertemuan khusus itu, bahkan meminta Gubernur Rusli Habibie untuk berbagi tips dengan para Gubernur lainnya tentang kiat serapan anggarannya bagus, tendernya tidak bermasalah,”ujar Gubernur Rusli Habibie kepeda Gubernur Goprontalo Post usai tiba dari Jakarta Minggu (4/10) kemarin.

Rusli mengatakan, upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama ini adala dengan mempercepat Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon prioritas Anggran Sementara (KUA-PPAS), menusuri rencana kerja anggaran (RKA) sesuai dengan RKPD dan RPJMD.

“Dan Allhamdulillah teman – teman di banggar DPRD juga tidak mempersulit, karena mereka juga memahami kinerja pemerintah. Memang ada yang menggritik, tapi itu untuk kebersamaan membangun daerah,” terang Rusli Habibie. Sementara itu, untuk proses lelang, lanjut Gubernur, pemerintah Provinsi Gorontalo komitmen pada Impres no 1 tahun 2015, dimana maksimal 31 maret sudah harus lelang, “Inpres itu yang menjadi pedoman kami. Termasuk kita juga sudah membentuk Biro pengadaan,”kata Rusli Habibie,. Secara khusus ia menyampaikan apresiasi atas kinerja seuma pihak sehingga mampu menempatkan Provinsi Gorontalo sebagai daerah dengan serapan anggaran tertinggi tingkat nasional. Data Ditjen Bina Keuangan Daerah menempatkan Realisasi APBD Provinsi Gorontalo pada 63,10 persen, daerah ke dua tertinggi adalah Maluku Utara yakni 63,00 persen, paling rendah adalah DKI Jakarta dengan serapan 19,39 persen.

Baca 1115 kali