>
Sabtu, 15 Jun 2019 11:02

Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Buka Program Pemagangan Kerja Ke Jepang

Oleh
Beri rating
(0 suara)
Husen Hasni, Kepala Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Husen Hasni, Kepala Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo membuka pendaftaran calon peserta program magang kerja di negara Jepang.

Program magang kerja di Negera Matahari Terbit ini merupakan hasil Memorandum Of Understanding (MoU) antara Derektur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Bina Lattas) Kementerian Tenaga Kerja dengan The Association For Internasional Manpower Development Of Medium and Smal Enterprises Japan (IMM) tanggal 16 September Tahun 1994. MoU ini telah diperbaharui dengan amandemen pada tanggal 6 September  Tahun 2008.

“Kami mengharapkan masyarakat Gorontalo khususnya para pencari kerja untuk memanfaatkan peluang kerja di Jepang melalui program pemagangan ini,” kata Husen Hasni, Kepala Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Sabtu (15/6/2019).

Husein Hasni menjelaskan pemagangan bulan pertama di Jepang merupakan masa training atau masa kenshusei, yang artinya masa berlatih sambil bekerja, peserta masih berlatih penyesuaian di training center.

“Bulan ke-2 sampai dengan bulan ke-12 akan dievaluasi kompetensinya, dan untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, peserta harus lulus ujian yang diadakan pada akhir tahun pertama,” papar Husen Hasni.

Program pemagangan bulan kedua hingga selesai disebut Technical intern training atau disebut juga masa jissushusei yang artinya praktek kerja pada masa ini peseta sudah dilindungi Undang-Undang Perburuan di Jepang dan sudah diperbolehkan lembur.

Bulan pertama sebagai kenshusei peserta akan menerima sebesar 80.000 Yen, peserta belum diperbolehkan kerja lembur sesuai dengan Undang-Undang Perburuan Jepang.

Di masa Jissushei ini peserta akan menerima tunjangan setiap bulan dengan aturan pada bulan ke 2 sampai 24 sekurang-kurangnya akan menerima 90.000 Yen per bulan. Pada bulan ke-25 sampai dengan selesai sekurang-kurangnya akan menerima 100.000 Yen per bulan.

Husen Hasni merinci persyaratan pemagangan ini, persyaratan calon peserta adalah pria minimal 19 tahun 6 bulan dan maksimal 26 tahun saat tes seleksi, tidak buta warna (total/parsial), dan berkacamata/kontak lensa, tidak bertato atau bekas tato, tidak bertindik atau bekas tindik.

Pendaftaran mulai tanggal 14-21 Juni 2019 dengan memasukkan copy ijazah yang telah dilegalisir, copy KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah SD, SLTP, SLTA, dan D3/S1, raport SLTA, surat ijin orang tua atau wali, surat lamaran mengikuti program, pas foto 4X6 sebanyak 5 lembar.

“Pendaftaran langsung  ke Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Jl Tengah Desa Toto Selatan Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango,” jelas Husen Hasni.

Melalui program pemagangan kerja ke Jepang ini Husen Hansi mengharapkan dukungan masyarakat dalam menciptakan tenaga kerja yang berdaya saing.      

 

Pewarta : Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi  

Baca 289 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo