>
Kamis, 08 Agustus 2019 23:40

Dinas Perhubungan Gandeng KSOP Gorontalo dan Distrik Navigasi Sosialisasikan AIS

Oleh
Beri rating
(1 Vote)

GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Rusli Habibie dan Idris Rahim terus berupaya melakukan sinergitas dengan Pemerintah Pusat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

Hal ini diungkapkan oleh M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo pada Sosialisasi Peraturan Menteri (PM) nomor 7 tahun 2019 tentang pemasangan dan pengaktifan sistem identifikasi otomatis bagi kapal yang berlayar di wilayah perairan Indonesia bertempat di Kantor KSOP Kelas III Gorontalo, Rabu (7/8/2019).

Dalam sambutannya, M Jamal Nganro menjelaskan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan terus mendorong sinergitas dengan instansi terkait keselamatan di perairan yang sebelumnya telah dilakukan MoU dengan Politeknik Ilmu pelayaran (PIP) Amurang dan PIP Makassar mengenai pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat khususnya untuk nelayan.

“Diharapkan kepada masyarakat dengan adanya PM nomor  7 tahun 2019 ini segera dimanfaatkan, Peraturan Menteri ini baru dikeluarkan dan akan berlaku pada tanggal 20 Agustus 2019, sehingga perlu adanya sosialisasi kepada seluruh instansi terkait agar pemanfaatan Peraturan Menteri ini bisa dimaksimalkan di lapangan,” kata M Jamal Nganro.

Jamal menegaskan tujuan PM nomor  7 tahun 2019 adalah untuk memudahkan stakeholder jika terjadi kecelakaan di laut dan bisa mendeteksi kapalnya serta mempermudah dalam memantau pergerakan kapal, termasuk jika ada kapal penyelundupan. Dalam Permen ini diperuntukkan pada kapal penumpang dan barang minilal 35 GT  dan kapal ikan minimal 60 GT.

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Distrik Navigasi Kelas I Bitung bersama Kantor Keysahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Gorontalo, terkait pemasangan dan pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS), dihadiri Instansi dan Stakeholder Pelayaran yang ada di Gorontalo.

AIS  wajib diaktifkan dan dipasang pada kapal di perairan indonesia yakni untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pelayaran, untuk mempermudah pengawasan terhadap tindakan-tindakan ilegal mempermudah Kegiatan SAR dan Investigasi apabila terjadi kecelakaan kapal, untuk mempermudah monitoring pergerakan kapal-kapal dialur pelabuhan serta alur-alur strategis lainnya.

Di akhir sambutannya, Jamal menegaskan bahwa setiap pengusaha kapal atau pemilik kapal diwajibkan untuk menyiapkan AIS karena merupakan bagian dari keamanan dan keselamatan dalam berlayar.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini – Dinas Perhubungan

Baca 276 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama