>
Kamis, 08 Agustus 2019 07:02

Diskusi Multipihak Bahas Sampah Danau Limboto Dalam SDGs

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO – Untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs),  Pemerintah Provinsi Gorontalo telah membentuk sekretariat SDGs.

Sekretariat yang berada di bawah koordinasi Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) ini bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pencapaian SDGs di daerah ini.

Salah satu upaya yang dilakukan Sekreatriat SDGs ini adalah dengan menggelar diskusi multipihak yang memiliki peduli terhadap pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga pada Jumat (2/8/2019).

“Sampah dan limbah rumah tangga  telah menjadi masalah di daerah ini” kata Budiyanto Sidiki, Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo dalam arahannya pada diskusi tersebut.

Budiyanto Sidiki memaparkan, Danau Limboto sebagai salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia juga menerima sampah yang dibawa oleh aliran sungai yang bermuara ke danau. Sampah juga diterima  dari pembuangan masyarakat yang menghuni sempadan danau. Belum lagi sampah dan limbah yang berasal dari aktivitas budidaya ikan tawar yang dilakukan oleh masyarakat.

Kepala Bidang Sosial Budaya Bapppeda Provinsi Gorontalo, Abd Wahab Otaya, menyampaikan bahwa diskusi ini ingin memetakan secara detail permasalahan terkait pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga di desa-desa yang berada di sempadan Danau Limboto.

Selain itu juga untuk mendapatkan informasi tentang kerja praktis yang telah dilakukan oleh para pihak dalam rangka pengelolaam sampah. Untuk selanjutnya dapat dirumuskan sebagai rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan ke 12  dalam SDGs.

JICA sebagai salah satu mitra pembangunan pemerintah memberikan dukungan berupa pandangan dan masukkan yang komprehensif dalam diskusi yang dibuka langsung oleh kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo ini.

Selain tim JICA, dalam diskusi ini juga menghadirkan narasumber yang berasal dari akademisi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Gorontalo dan Organisasi masyarakat yang peduli atas permasalahan  yang dibahas.

 “Diskusi ini berhasil memetakan isu-isu strategis terkait fokus bahasan dan mengidentifikasi program dan kegiatan yang dapat dilakukan oleh pihak terkait,” kata Wiwik Junus Ismail, penanggung jawab kegiatan ini.

Diskusi yang dilaksanakan di Hotel Grand Q ini juga berhasil menghadirkan berbagai kalangan antara lain OPD terkait, organisasi masyarakat dan mitra pembangunan pemerintah.

 

Pewarta : PPID Bapppeda

Baca 121 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama