>
Kamis, 10 Oktober 2019 18:33

Kapal Tol Laut Khusus Ternak Beroperasi di Pelabuhan Kwandang

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO - Transportasi laut sebagai media penghubung antarwilayah menjadi salah satu pendorong peningkatan ekonomi di Provinsi Gorontalo.

Melalui transportasi laut ini menjadi sarana perdagangan hasil pertanian seperti jagung dan juga ternak yang banyak diantarpulaukan ke Kalimantan.

Upaya penguatan moda laut ini dilakukan oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie sebagai angkutan barang di laut dengan memperjuangkan pengadaan kapal tol laut khusus ternak.

Perjuangan meyakinkan Kementerian Perhubungan agar Gorontalo memperoleh  kapal tol laut khusus ternak ini membuahkan hasil. Satu dari 6 kapal tol laut khusus ternak tersebut berhasil diperjuangkan dan memiliki pangkalan di Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

“Alhamdulillah keberadaan kapal tol laut khusus ternak ini telah dimanfaatkan oleh Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo dan instansi terkait serta para pedagang sapi untuk melakukan pengiriman  perdana ternak sapi antar pulau dari Pelabuhan Kwandang Provinsi Gorontalo ke Balikpapan di Kalimantan,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Kamis (10/10/2019).

M Jamal Nganro menjelaskan kapal Tol Laut Khusus ternak ini memiliki beberapa kelebihan, dari aspek biaya transportasi pengiriman ternak melalui Kapal ini lebih murah Rp500 ribu per ekor dibandingkan dengan perngiriman ternak melalui Palu atau Tolitoli ke Pulau Kalimantan (kalau menggunakan tol laut biayanya Rp750 ribu per ekor, melalui Palu Rp1,25 juta per ekor),  karena kapal tol laut tersebut di subsidi oleh pemerintah. 

Waktu tempuh lebih cepat, 2,5 hari dengan menggunakan kapal tol laut khusus ternak ini. Dibandingkan melalui Palu atau Tolitoli akan memakan waktu satu minggu karena dari Gorontalo melalui jalan darat ke palu atau Tolitoli kemudian diangkut dengan kapal tradisional/kapal kayu ke Kalimantan dan rawan terjadi kematian ternak dalam perjalanan, di darat/mobil maupun di atas kapal karena menggunakan alat angkutan yang tidak berstandar.

“Keamanan dan keselamatan ternak tebih terjamin karena kapal tol laut khusus ternak dilengakapi fasilitas kandang yang baik, Blouwer untuk sirkutasi udara, dokter hewan dan asuransi ternak, sehingga pengurangan bobot ternak selama di perjalanan dapat diminimalisir,” jelas M Jamal Nganro.

Selain itu juga ada jaminan asuransi dari PT ASDP selaku operator pengoperasian kapal tol laut khusus ternak, jika terjadi kematian ternak di atas kapal atau selama dalam pelayaran maka pihak PT ASDP bekerja sama dengan perusahaan asuransi  akan memberikan biaya penggantian.

“Diharapkan kepada masyarakat dan pedagang ternak antarpulau untuk memaksimalkan pemanfaatan kapal tol laut khusus ternak ini,” papar M Jamal Nganro.

Di sisi lain kapal ini tidak hanya digunakan untuk memuat ternak tetapi dapat juga diimanfaatkan untuk memuat barang  hasil bumi dengan tariff yang murah karena di subsidi oleh pemerintah.

 

Pewarta : Darmawangsah – Dinas Perhubungan

Baca 664 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama