>
Selasa, 19 November 2019 22:02

Laboratoroum BPMJB Tingkatkan SDM Untuk Proses Akreditasi

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO - Proses akreditasi Laboratorium Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan (BPMJB) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo segera dimulai.

Akreditasi ini tujuan untuk membangun dan memastikan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pengujian dari laboratorium BPMJB.

Hal ini disampaikan oleh Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo dalam sambutannya saat membuka bimbingan teknis penyusunan laporan hasil uji dan penyusunan form dalam rangka persiapan akreditasi tahun 2020 di Aula Laboratorium BPMJB, Senin (18/11/2019)

Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) BPMJB Dinas PUPR Provinsi Gorontalo terus berbenah dalam proses persiapan akreditasi ini, pembenahan dilakukan di administrasi maupun kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Pembenahan ini dilakukan agar saat BPMJB telah sah ditetapkan sebagai salah satu Laboratorium yang memiliki legalitas dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Laboratorium BPMJB ini diharapkan siapkan dan menjadi sebagai salah satu laboratorium rujukan untuk setiap pengujian material jalan dan bangunan

“Kebaradaan laboratorium ini sudah 8 tahun, saya bersyukur diadakannya bimtek ini agar setelah diakreditasi kita sudah benar-benar memililki SDM yang handal dan memadai,” kata Handoyo Sugiharto.

Selain kelengkapan administrasi dan peningkatan SDM, Handoyo Sugiharto mengingatkan kepada Kepala UPTD BPMJB, Zulkarnain Danial untuk melengkapi sarana dan prasarana sebagai penunjang pada pengujian material jalan dan bangunan

 “Untuk memulai akreditasi ini bukan hanya administrasi dan SDM saja yang kita harus tingkatkan, juga melengkapi sarana prasarana dan peralatan yang dibutuhkan,” jelas Handoyo Sugiharto.

Bimtek ini dihadiri pemateri dari UPT Laboratorium dan Pengujian Dinas Bina Marga dan Penataan ruang Provinsi Sulawesi Tenggah, Wilson Siako, Irma Agustina dan Randi tersebut, Handoyo Sugiharto berharap peserta dapat menyerap seluruh meteri yang diberikan.

“Saya berharap kepada seluruh peserta untuk memperhatikan apa yang disampaikan oleh para narasumber nanti, kemudian dilaksanakan sehingga kalian bisa menjadi pelaku-pelaku laboratorium yang handal,” ujar Handoyo Sugiharto.

Kepala UPTD BPMJB, Zulkarnain Danial menjelaskan tujuan mereka menggunakan jasa pemateri dari Dinas Binas Marga dan Penataan ruang Provinsi Sulawesi Tengah ini karena laboratorium yang ada di daerah ini telah mendapat rekomendasi Pusat Riset Teknologi dan Pengembangan di Bidang Jalan dan Jembatan yang Berskala Nasional (PUSJATAN)

“Untuk wilayah sulawesi baru Palu yang terakreditasi, bahkan laboratorium Palu ini sudah mendapat rekomendasi dari PUSJATAN, karena lab mereka ini sudah 43 parameter uji yang terakreditasi, selain itu untuk menekan biaya, waktu dan hubungan kedekatan diwilayah sesulawesi yang bisa menjadi salah satu point penting,” jelas Zulkarnain

Zulkarnain juga menambahkan Untuk mempermudah para peserta dalam penyerapan materi yang akan diberikan selama 2 hari kedepan itu, mereka membuat sistem tiga kelas dengan tiga materi

“untuk mempercepat penyerapan materi kelas kami bagi 3, kelas Pak Wilson materi penyusunan laporan hasil uji dari Job Mix Design (JMD) parameter uji beton dan tanah, kelas Pak Randi materi penyusunan laporan Asphal dan untuk kelas ibu Irma mendampingi tim management mutu dalam proses pendaftaran dan penyesuain form akreditasi untuk 2020,” papar Zulkarnain Danial.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Baca 32 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo