>
Rabu, 04 September 2019 19:38

Pemerintah Sumatera Barat Studi Banding Ranperda Tata Ruang KSN Di Gorontalo

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO - DPRD dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan studi banding ke Provinsi Gorontalo.

Rombongan sebanyak 20 orang ini melakukan studi Ranperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Danau Singkarak ke Provinsi Gorontalo.

Gorontalo dijadikan kunjungan karena dianggap  sukses memproduksi Perda Danau Limboto yang kemudian menjadi Kawasan Strategis Nasional (KSN). Kisah sukses ini dicoba untuk diadopsi dalam penyusunan rancangan Perda tata ruang kawasan strategis Danau Singkarak.

Pembelajaran juga dilakukan untuk penanganan Danau Limboto, salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia yang mendapat penanganan prioritas.

 “Danau Singkarak yang saat ini masuk ke dalam danau kritis yang mengancam sumber daya alamnya serta memiliki potensi wisata alam,” kata Prof. Erman Mawardi, Ketua Rombongan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Pertemuan kedua pimpinan daerah ini juga dimanfaatkan untuk saling menukar informasi dan pembelajaran. Dinas PUPR dan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Barat juga mengungkapkan secara teknis kondisi Danau Singkarak.

Dalam kunjungan pada Senin (5/8/2019) lalu ke Gorontalo, rombongan dari Sumatera Barat ini juga melihat langsung Danau Limboto didampingi staf Balai Wilayah Sungai Wilayah II Sulawesi dan Dinas PUPR Provinsi Gorontalo serta Dinas PU Kabupaten Gorontalo.

Di lapangan ini para anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Komisi IV melihat langsung tata cara penanganan Danau Limboto.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sutan Rusdi juga memaparkan gambaran saat ini tentang danau limboto yang dulu luas kurang lebih 3.345 Ha serta mengalami pendangkalan.

Masalah pelik juga diungkap Sutan Rusdi terkait pembangunan yang ada di sekitar danau yang membuat masyarakat sudah memiliki sertifikat tanah padahal berada di badan danau.

Seperti di Singkarak, Danau Limboto juga menjadi tempat usaha bagi sebagian penduduk yang tinggal di sekitar danau limboto, mereka memelihara ikan dengan system jarring apung, juga ada warga yang memanfaatkan eceng gondok untuk kerajinan.

 

 Pewarta :  Safham - Biro Pemerintahan dan Kesra

Baca 269 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama