>
Rabu, 29 Juli 2020 12:03

Pengelolaan SMK Didorong Menjadi Badan Layanan Umum Daerah

Oleh
Beri rating
(1 Vote)

 

YOGYAKARTA - Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, M Bakrun mendorong pengelolaan SMK di Gorontalo menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Keinginan M Bakrun ini diungkapkan saat bertemu Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Goorntalo, Yosef Koton pada dialog strategis pengembangan SMK,  Selasa (28/7/2020) di Yogjakarta.

"Pemerintah Provinsi Gorontalo harus melihat upaya ini bukan sekedar untuk memperkuat basis kompetensi lulusan SMK sehingga produk yang dihasilkan tidak lagi menjadi produk hasil praktik saja, tetapi juga menjadi produk yang dapat dipasarkan secara umum karena memenuhi standar industri,” kata M Bakrun.

M Bakrun menjelaskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong SMK agar bisa menjadi BLUD.

“Sesuai dengan kewenangannya, maka regulasinya ditetapkan oleh daerah, sebagai penanggung jawab pendidikan menengah kejuruan,” jelas M Bakrun.

Yosef Koton melihat banyak karya siswa SMK di Gorontalo yang sudah layak dipatenkan dan bisa diproduksi lebih banyak. Sehingga pembentukan BLUD dipandang penting bagi SMK yang telah mampu mengembangkan industri kejuruanya.

"Gorontalo baru saja melakukan program penyelarasan kurikulum SMK dengan dunia usaha  dan dunia industri, sehingga BLUD akan lebih menjamin keberlangsungan program ini, "kata Yosef Koton kepada M Bakrun.

Provinsi Jawa timur sebagai percontohan tahun 2017 sudah melakukan pengelolaan BLUD pada 20 SMK unggulan yang diikuti oleh DKI Jakarta dengan 5 SMK yang sudah BLUD.

 

Pewarta :PPID Dikbudpora

Baca 154 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama