>
Selasa, 15 Oktober 2019 19:20

Penjual Ikan Keliling Gembira Sekarang Gunakan Motor Berpendingin

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO - Satu lagi terobosan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui program NKRI Jilid 1 dan Jilid 2 yang disambut gembira masyarakat.

Terobosan ini adalah gagasan dan konsep kebijakan pengelolaan sektor kelautan dan perikanan berbasis pengelolaan perikanan dari hulu-hilir, yaitu melakukan penguatan dan pemenuhan sarana dan prasarana kebutuhan pelaku usaha perikanan sampai pemenuhan kebutuhan pemasaran hasil perikanan.

Terobosan pengelolaan perikanan dari hulu-hilir bidang pemasaran hasil perikanan yaitu mengubah pola pelaku pemasaran hasil perikanan yang selama ini menggunakan sepeda onthel menjadi motor yang memiliki kota berpendingin (coolbox). 

Program ini disambut gembira oleh pedanag ikan keliling yang selama ini mengandalkan sepeda kumbang untuk menjajakan dagangan ikan segarnya.

“Pedagang ikan keliling tadinya hanya sekali dalam sehari menggunakan sepeda ontel sekarang menjadi dua sampai tiga kali menjual hasil perikanan,” kata Sila N Botutihe, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo. 

Di sisi lain, masyarakat konsumen hasil perikanan, terutama kaum wanita dan ibu rumah tangga merasa terbantu dengan tersedianya ikan dengan kualitas baik, karena ikan yang dipasarkan disinpan dalam coolbox bersirkulasi dan tidak lama dalam perjalanan karena menggunakan motor yang dirancang khusus untuk pemasar hasil perikanan. 

Terobosan yang diambil oleh Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur, Idris Rahim  ini merupakan langkah positif dan bisa menjadi salah satu program inovasi daerah karena bisa mengatasi permasalahan di masyarakat.

“Selama ini pedagang ikan hanya menggunakan sepeda kumbang dan saat ini dengan  kebijakan gubernur digantikan dengan sepeda motor yang dilengkapi coolbox,  manfaat lainya adalah dengan digantikan sepeda dengan motor juga menjawab program pemerintah dalam penyediaan hasil perikanan yang berkualitas sehingga kualitas mutu ikan bisa terjaga sampai ke konsumen,” jelas Sila Botutihe.

Sila Botutihe  juga menjelaskan terobosan  ini menjawab permasalahan masyarakat yang jauh dari pasar hasil perikanan, sehinggga dengan restrukturisasi sarana pemasaran ikan ini, Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) di Gorontalo bisa terjaga dengan baik. 

Sila Botutihe juga mengatakan bantuan pemerintah kepada pedagang ikan bersepeda dari tahun 2012 hingga 2019 sejumlah 465 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.

Perubahan sepeda kumbang ke motor bercoolbox memberikan dampak signifikan bagi pelaku atau pedagang ikan. Dampak tersebut yaitu meningkatnya pendapatan hariannya dari penjualan ikan. 

Pada saat menggunakan sepeda kumbang pendapatan bersih rata-rata per hari yang didapat hanya Rp 20-30 ribu.  Setelah mendapatkan bantuan motor dari Pemerintah  Provinsi Gorontalo, pendapatan rata rata bersih pedagang ikan meningkat menjadi Rp70-110 ribu atau meningkat 266,6 persen.

Program ini juga memberikan dampak terhadap peningkatan konsumsi ikan bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo, berdasarkan data statistik perikanan dan kelautan tahun 2018 angka konsumsi ikan meningkat dari tahun ke tahun, pada 2014 konsumsi ikan sebesar 46,81 kg/kapita per tahun dan pada akhir 2018 naik menjadi 58.10 kg/kapita per tahun atau naik sebesar 24  persen.

Angka komsumsi ikan provinsi Gorontalo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka konsumsi ikan nasional, pada 2014 secara nasional sebesar 38,14 kg/kapita per tahun dan pada akhir tahun 2018 secara nasional hanya sebesar 50,69 kg/kapita per tahun. 

Data ini menunjukkan program pengelolaan pemasaran hasil perikanan berbasis dari hulu-hilir yang digagas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim “ sepeda kumbang ke motor berkotak pendingin memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

 

Pewarta : Yanto - DKP

Baca 376 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama