>
Senin, 16 Maret 2020 19:04

Personel BPBD Ikuti Jitupasna Untuk Tingkatkan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO – Dalam bulan Maret ini Provinsi Gorontalo sudah dua kali dilanda banjir bandang yang mengakibatkan banyak kerugian di masyarakat dan merusak fasilitas umum.

Kondisi ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menggelar Peningkatan Kapasitas Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) yang diikuti personel BPBD provinsi, kabupaten dan kota di hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Senin (16/3/2020).

Kegiatan ini dibuka oleh Sumarwoto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutanya, Sumarwoto menegaskan pentingnya peingkatan kapasitas pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) ini.

“Di Gorontalo memasuki bulan Maret sudah 2 kali terjadi bencana banjir, namun setiap kejadian selalu saja ada keterlambatan menetapkan besaran kerugian akibat bencana tersebut,” kata Sumarwoto.

Diakuinya  kondisi ini disebabkan pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki personil yang handal dalam menghitung kerugian akibat bencana.

“Kami berharap kegiatan ini harap diikuti dengan seksama, lakukan praktek simulasi menghitung kerugian sampai menghasilkan besaran angka kerugian,” ucap Sumarwoto.

Hasil hitungan ini sangat menentukan langkah untuk melakukan usulan rehabilitasi dan rekonstruksi baik dengan dana APBD maupun ke BNPB dengan anggaran APBN.

 

Pewarta : Iswandi Jusuf – BPBD

Baca 201 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama