>
Rabu, 27 Mei 2015 08:57

Presiden Apresiasi Kinerja TPID Gorontalo

Oleh
Beri rating
(0 suara)

Gorontalo, Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi kinerja TPID Gorontalo dan provinsi lain se Indonesia yang bisa menekan angka inflasi daerah. Penyampaian itu disampaikan Jokowi saat membuka sekaligus memimpin forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Indonesia, Rabu (27/5).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para menteri terkait, para gubernur/wakil, Gubernur BI dan Pimpinan BI se Indonesia, serta para Ketua TPID Provinsi yang masuk sebagai nominasi terbaik nasional.

Provinsi Gorontalo sendiri dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Sekretaris Daerah sebagai Ketua TPID Provinsi Winarni Monoarfa, Kepala BI Gorontalo Suryono serta para sekda kabupaten/kota se-Gorontalo.

Pada rapat tersebut diumumkan daerah daerah terbaik TPID berdasarkan wilayah. Untuk wilayah pulau Jawa ada tiga terbaik yakni Jawa Timur, DI Yoygyakarta, dan Jawa Barat. Sementara untuk pulau Sumatera diraih oleh Sumur, Sumbar dan Sumsel. Untuk kawasan Timur Indonesia diraih oleh Gorontalo, NTT dan Kalimantan Tengah.

Selain memberi apresiasi bagi TPID terbaik, Ada Sembilan arahan penting Presiden pada kesempatan tersebut yakni mendorong daerah agar pertumbuhan ekonomi terus naik dengan tingkat inflasi rendah, penyerapan anggaran baik APBD/APBN yang lebih cepat, serta mendorong daerah untuk percepatan program yang berkaitan dengan konsumsi rumah tangga.

Selain itu, Presiden meminta kemetrian terkait untuk membenahi tata niaga pangan, konsistensi dan sinergi kebijakan pembangunan infrastruktur pangan serta konektivitas dan energi. Termasuk juka perlunya revitalisasi fungsi bulog bukan hanya untuk stabilisasi beras tetapi juga komoditi strategis yang mempengaruhi inflasi.

“Pak presiden juga meminta agar setiap daerah wajib membentuk TPID di tingkat kabupaten/kota hingga Provinsi. Alhamdulillah untuk kita di Gorontalo semua sudah terbentuk dan bersinergi satu sama lain,” terang Wagub Idris Rahim.

Masuknya Gorontalo sebagai TPID terbaik Sulawesi, dinilai wagub tidak terlepas dari kepedulian dan kerja keras semua pihak. Ia berharap kinerja pengendalian inflasi dapat terus ditingkatkan tiap tahun. Masalah keterbatasan infrastruktur produksi, infrastruktur jalan sebagai jalur distribusi dan ketersediaan energy menjadi pekerjaan rumah besar di daerah.

“Secara jangka pendek, pengendalian harga sudah baik. Ketika harga harga naik, kita tahu bagaimana merespon. Sekarang tinggal membenahi infrastruktur di daerah,” imbuhnya.

Wagub juga memastikan Pemprov Gorontalo akan terus fokus dalam hal pembangunan infrastruktur daerah. Saat in Bendungan Randangan sedang dikerjakan yang dapat membuka 10 Ribu Hektar lahan sawah baru. Waduk Bone Hulu sudah masuk perencanaan pusat dan siap diangarkan tahun depan.

“Di sisi infrastruktur distribusi, saat ini Bandara Udara Djalaluddin tengah dikerjakan. Pembangunan terminal baru dan penambahan landasan pacu sedang dikebut. Akses jalan nasional terus diperlebar termasuk untuk pengembangan pelabuhan laut. Semua itu untuk peningkatan ekonomi dan menekan inflasi,” tutupnya. (Humas-Ismail).

Baca 797 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo