Print this page
Senin, 06 Juli 2020 22:05

PUPR Gelar Rapat Persiapan Penambahan Lahan GORR Segman I

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Suasana Rapat persiapan Pembebasan Lahan Tambahan untuk kelanjutan Pembangunan GORR Segman I yang berlangsung di kantor Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Senin (06/07/2020) (Foto Yudi) Suasana Rapat persiapan Pembebasan Lahan Tambahan untuk kelanjutan Pembangunan GORR Segman I yang berlangsung di kantor Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Senin (06/07/2020) (Foto Yudi)

GORONTALO -  Pemerintah tengah membahas lahan tambahan yang digunakan untuk melanjutkan pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) segman I.

Pembahasan ini dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo bersama dengan sejumlah instansi terkait, Senin (6/7/2020).

Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo,  Handoyo Sugiharto  mengatakan untuk mengavaluasi hasil pendataan yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR perlu dilakukan rapat bersama dengan sejumlah pihak terkait.

“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari tim Dinas PUPR yang telah melakukan pendataan dalam rangka pelaksanaan pengadaan lahan tambahan pada kelanjutan pembangunan GORR pada segmen I,” kata Handoyo.

Handoyo menjelaskan dari salah satu hasil rapat tersebut akan dilaksanakannya peninjauan ke lokasi bersama-sama dengan pihak terkait untuk memastikan pendataan sebelumnya.

“Kesimpulan rapat tadi selain untuk turun langsung ke lapangan untuk menyusaikan lahan, juga sebagai persiapan untuk kita ekspos ke kejaksaan tinggi, terkait dengan pendampingan oleh kejaksaan tinggi terhadap Dinas PU dalam rangka pengadaan tanah,” jelas Handoyo.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Bidang Pertanahan dan Penataan Ruang Dinas PUPR Sultan Kalupe memaparkan, lahan yang dibutuhkan oleh Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) itu seluas 4,2 hektar, namun dari hasil pendataan yang dilaksanakan oleh teamnya itu menjadi 4,8 hektar.

“Kami telah melakukan pendataan sesuai apa yang menjadi kebutuhan P2JN, untuk lahan tambahan pada kelanjutan pembagunan GORR Segman I dan hasil surveinya itu ada sekitar 3.134 meter persegi yang masuk pada lahan HPT dan itu perlu untuk ditinjau secara bersama-sama,” tutur Sultan Kalupe.

Sultan menambahkan dari 4,8 hektar lahan yang telah disurvei untuk kebutuhan lahan tambahan pada Segman I, ada sekitar 56 bidang lahan dengan 44 orang pemilik.

“Dari 44 orang masih ada 2 orang yang belum teridentifikasi, maka dari itu melalui Pemerintah Desa kami meminta untuk segera melengkapi data atau surat-surat kepemilikan lahan yang akan dibebaskan untuk diekspos ke kejaksaan tinggi,” tutur Sultan.

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sutan Rusdi, Kepala Balai jalan Nasional Gorontalo, Kepala Satker P2JN, Kepala PJN, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perwakilan Bappeda Provinsi Gorontalo, perwakilan BPKH dan para kepala desa.

 

Pewarta: Yudi - PUPR

Baca 68 kali