>
Senin, 10 Februari 2020 22:35

Rakor Strategi Dan Pengembangan Ekspor Daerah Amanatkan Peningkatan Jenis Komoditas

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO – Rapat koordinasi strategi pengembangan ekspor dibuka oleh M Nadjamudin, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Senin (10/02/2020).

Rapat ini diikuti Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo (P2E) , Dinas Perikanan, Bea Cukai, Bank Indonesia, PT Pelindo IV, Balai Karantina Pertanian Kelas II, Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan Gorontalo, PT PG Gorontalo, dan PT Royal Coconut.

Dalam pertemuan ini dibahas strategi dan kebijakan pengembangan ekspor daerah dengan menitikberatkan pada beberapa faktor utama, salah satunya adalah pihak yang menangani ekspor bisa berkontribusi dalam peningkatan komoditas.

“Tahun 2019 kita mengalami defisit 29 juta dollar sesuai laporan BPS Gorontalo. Beberapa komoditas tidak bisa diekspor dikarenakan harga jual dalam negeri lebih tinggi dibandingkan harga di luar negeri,” kata M NAdjamudin.

Menghadapi masalah ini, M Nadjamudin menjelaskan bahwa fokus penguatannya adalah melakukan evaluasi agar ke depan dapat mewujudkan strategi dan pengembangan ekspor daerah serta mampu memberikan jumlah ragam komoditas yang bisa di ekspor.

“Melalui rakor ini kami mengoptimalkan eksport Gorontalo, meningkatkan jumlah komoditas ekspor dan membuka peluang ekspor ke luar negeri, ini salah satu cara Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat,” tutupnya.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Baca 168 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama