>
Kamis, 31 Oktober 2019 06:56

Rusli Habibie Minta Pegawai Badan Penghubung Lebih Disiplin dan Profesional

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) saat memberikan pembinaan kepada pegawai di Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Rusli mengingatkan tentang profesional, disiplin dan promosi Gorontalo di ibu kota. (Foto BPPG). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) saat memberikan pembinaan kepada pegawai di Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Rusli mengingatkan tentang profesional, disiplin dan promosi Gorontalo di ibu kota. (Foto BPPG).

JAKARTA – Disiplin dan profesionalitas kerja harus dikedepankan dalam diri pegawai Pemerintah Provinsi Gorontalo yang bertugas di kantor Badan Penghubung, Jakarta.

Mereka juga diharapkan memahami dan mengusai bidang tugasnya masing-masing dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Profesional kerja yang saya maksud di sini bukan cuma untuk PNS tapi juga untuk PTT khususnya untuk sopir. Jadi saya minta agar profesi sopir ini betul-betul dipertimbangkan harus yang tahu jalan dan harus yang mampu merawat kendaraan,” kata Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo saat memberikan pembinaan kepada pegawai Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (30/10/2019).

Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Badan Kepegawai Daerah, Zukri Surotinojo dan Kepala BPPG, Sudarman Samad.

Masalah disiplin dan profesional ini, lanjut kata Rusli Habibie, erat kaitannya dengan efisiensi anggaran pemerintah. Ia menyebut pada akhir tahun akan melakukan pengurangan Pegawai Tidak Tetap (PTT) karena dipandang membebani pengeluaran daerah.

“Jumlah PTT di lingkup Pemprov Gorontalo lebih dari 4000 orang dan PNS kita lebih dari 5000 orang. Kebanyakan kerja PNS itu dialihkan ke PTT, sementara mereka tidak mengerjakan apa-apa. Makanya akhir tahun ini ada sekitar dua ribu orang PTT yang akan kita putus kontraknya,” ujar Rusli Habibie.

Hal lainnya menyangkut penggunaan kain karawo dan upia karanji sebagai identitas daerah. Sebagai etalase wajah Gorontalo di ibu kota, Gubernur Rusli meminta agar semua pegawai menjadi promotor budaya dan pariwisata.

“Jangan malu menggunakan bahasa Gorontalo, jangan malu menggunakan pakaian khas kita, jangan malu menggunakan upia karanji karena itu adalah simbol kita. Itu adalah tanda pengenal kita sebagai orang Gorontalo,” pungkasnya.

 

Pewarta: Jusni - BPPG

Baca 210 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama