>
Minggu, 29 Maret 2020 18:54

Satu Penumpang Pesawat Dikarantina di Bandara Jalaluddin

Oleh
Beri rating
(0 suara)
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mencoba bilik disinfektan yang disiapkan Otoritas Bandara Djalaluddin Gorontalo beberapa waktu lalu. Pihak bandara bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan penularan virus corona di Gorontalo. (Foto: dok. Humas). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mencoba bilik disinfektan yang disiapkan Otoritas Bandara Djalaluddin Gorontalo beberapa waktu lalu. Pihak bandara bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan penularan virus corona di Gorontalo. (Foto: dok. Humas).

GORONTALO  – IAR (42) seorang pria penumpang pesawat yang baru tiba di bandara Jalaludin Tantu Gorontalo terpaksa dikarantina Kantor Kesehatan Pelabuhan bandara karena terdeteksi sesak nafas, kering tenggorokan dan nyeri dada saat diperiksa petugas, Minggu (29/3/2020).

Penumpang ini berangkat dari Makassar, Sulawesi Selatan ke Gorontalo untuk menemui keluarganya.

Pada Kartu Kewaspadaan Kesehatan IAR juga pernah kontak dengan salah satu pasien positif corona di kompleks rumahnya di Makassar, Suawesi Selatan pekan lalu.

“Iya benar (ada penumpang yang dikarantina). Info dari KKP dan pihak bandara yang bersangkutan ingin menjenguk keluarganya, tapi kondisinya tidak memungkinkan,” ucap anggota Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Corona Virus Disease (GTPP Covid-19), Budiyanto Sidiki seperti yang dirilis Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Pihak KPP, Bandara Jalaludin dan Dinas Kesehatan tidak mau ambil risiko. IAR dipaksa tetap berada di bandara dan akan dipulangkan besok ke Makassar. Keluarga tidak diizinkan untuk menjenguk.

“Kita juga melacak orang-orang yang duduk berdekatan dengan yang bersangkutan. Tim posko di bandara bekerja keras untuk menanganinya. Jadi, ini pelajaran buat semua. Tolong jangan memaksakan datang ke Gorontalo apalagi jika sedang sakit,” ujar Budiyanto Sidiki.

Pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan lainnya terus meningkatkan kewaspadaan terhadap semua pintu masuk Gorontalo. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan mengatasi penularan virus corona. Sejauh ini Provinsi Gorontalo menjadi salah satu daerah nol kasus positif corona.

 

Pewarta : Isam - Humas

Baca 219 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama