>

LIMBOTO – Makam almarhum, Abdullah Amu mantan Gubernur ke-4 Sulawesi Utara (Sulut) dipindahkan dari Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pentadio, Kabupaten Gorontalo. Pemindahan makam digelar dalam upacara militer dengan inspektur upacara Deputi Sisnas Dewan Ketahanan Nasional, Mayjen TNI Afanti S. Uloli, Sabtu (23/11/2019).

Upacara pemindahan makam turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Bupati  Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, Ketua BKOW Provinsi Gorontalo Nurinda Rahim, serta pihak keluarga.

Lahir di Gorontalo pada 2 Agustus 1912, almarhum Abdullah Amu menjabat Gubernur Sulut dari 27 April 1966 sampai 2 Maret 1967. Almarhum meninggal dunia pada 27 Juni 1991 dan dikebumikan di Desa Moluo, Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, sebelum dipindahkan ke TMP Pentadio.

“Atas nama negara dan TNI kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Gorontalo yang telah melaksanakan pemindahan makam almarhum dari Desa Moluo ke TMP Pentadio. Pemindahan makam ini sesuai dengan permintaan keluarga besar dan ahli waris almarhum,” kata Mayjen TNI Afanti S. Uloli.

Sementara itu Wagub Idris Rahim menjelaskan bahwa pemindahan makam tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah dan seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo atas jasa-jasa almarhum sebagai salah satu tokoh pejuang kemerdekaan.

“Almarhum adalah tokoh pejuang dan sudah seharusnya dimakamkan di TMP ini. Pemindahan makam ini merupakan bentuk penghargaan kita atas jasa-jasa almarhum,” tutur Wagub Idris Rahim.

Semasa hidupnya almarhum Abdullah Amu memperoleh sejumlah tanda jasa dari Presiden RI, di antaranya penghargaan Satya Lencana Peristiwa Perang Kemerdekaan I tahun 1959, Satya Lencana Peristiwa Aksi Militer II tahun 1959, Satya Lencana Gerakan Operasi Militer III tahun 1959, Satya Lencana Gerakan Operasi Militer IV tahun 1959, tanda jasa Pahlawan tahun 1966, Surat Petikan tentang Pejuang Kemerdekaan RI tahun 1981. Almarhum juga menyandang Pulanga atau gelar adat Gorontalo Taa Lo Diyanuhe Tobubaya.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie berharap Yamaha NMax Club Indonesia (YNCI) Gorontalo menjadi pelopor tertib berlalu lintas. Menurutnya, klub motor sejatinya dibentuk untuk menjalin silaturahim sesama pengendara.

“Kalian city tour boleh tetapi harus tertib berlalu lintas dan mensosialisasikan pakaian (peralatan) yang pas saat berkendara. Termasuk helm yang berstandar nasional,” ucap Gubernur Rusli saat melepas City Tour YNCI bertempat di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Sabtu (23/11/2019).

Lebih lanjut Rusli mengemukakan, klub motor dewasa ini harus mampu mengubah paradigma masyarakat yang identik dengan eksklusif, suka hura-hura dengan miras, narkoba dan lainnya. Klub motor harus terus menumbuhkan persaudaraan dan kegiatan-kegiatan yang positif.

“Ada kesan pecinta otomotif itu orang elit, sukanya hura-hura dan miras. Saya berharap klub motor ini terhindar dari miras, narkoba bahkan rokok tidak boleh,” pesan mantan Bupati Gorontalo Utara itu.

City tour digelar untuk memperingati hari ulang tahun ke-3 YNCI Gorontalo. Ratusan pengendara dari YNCI dan berbagai komunitas motor ikut meramaikan acara tersebut. Acara puncak akan digelar di pelataran Gorontalo Business Center (GBC), Sabtu malam.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 22 November 2019 14:54

Seluruh Antrean Di SPBU Akan Ditertibkan

GORONTALO – Penertiban antrian bahan bakar minyak (BBM) akan dilakukan masif diseluruh SPBU. Sasarannya untuk kendaraan bodong, tidak membawa surat-suratan, kendaraan modifikasi tangki serta kendaraan yang bolak balik mengisi dalam jumlah banyak.

Hal itu sebagaimana terungkap pada rapat gabungan unsur pemerintah provinsi dengan Polda Gorontalo, Korem 133/NW, Pertamina dan Hiswana Migas, Jumat (22/11/2019). Rapat yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur itu dipimpin oleh Wakil Gubernur Idris Rahim.

“Kita akan melakukan peninjauan dan penertiban di 28 SPBU yang ada di Provinsi Gorontalo, mulai dari Kota Gorontalo sampai Pohuwato. Kita akan tempatkan polisi, TNI, Satpol PP dan dari ESDM,” ungkap Wagub usai pertemuan.

Menurut Wagub, pasokan BBM hingga awal tahun 2020 tersedia. Permasalahannya kuota BBM jenis premium yang masih kurang yang di sisi lain sering menjadi rebutan bahkan disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk dijual kembali secara eceran.

“Orang semua berebut yang subsidi. Ada juga kendaraan yang sudah dimodifikasi. Kendaraan ini yang sering bolak-balik (mengisi premiun),” pungkasnya.

Pihak pertamina diminta intens menggelar sosialisasi di berbagai media tentang larangan penjualan BBM di depot-depot tanpa izin. Sosilasi juga diperlukan untuk mengedukasi warga keunggulan menggunakan BBM jenis pertalite, pertamax dan pertamax turbo jika dibandingkan dengan premium yang kualitasnya paling rendah.

 

Pewarta : Isham - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Salah satu isu yang dibahas pada Gorontalo Development Forum (GDF) 2019 yakni pembangunan lingkungan yang lebih lestari selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Gorontalo tahun 2017-2022. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim pada penutupan kegiatan GDF 2019 di Ballroom Maqna Hotel Gorontalo, Kamis (22/11/2019).

“Tantangan kita kedepan adalah seimbangnya pengelolaan sumber daya alam yang tidak memperhatikan ekosistem yang akan mengancam generasi mendatang, sehingganya dalam RPJMD Provinsi Gorontalo tahun 2017-2022 memprioritaskan pembangunan lingkungan yang lebih lestari,” ungkap Idris.

Lingkungan lebih lestari sebagai salah satu misi NKRI (Nyata Karya Rusli Idris) sudah seharusnya menjadi perhatian bersama, karena jika diabaikan akan menimbulkan dampak negatif berkepanjangan bagi kehidupan masyarakat.

Selain selaras dengan RPJMD, Idris menilai hal ini juga sejalan juga dengan RPJMN 2020-2024 yang juga menjadi tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Hal ini tentu juga selaras dengan RPJMN 2020-2024 yang difokuskan antara lain antara lain membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubaham iklim,” lanjut Mantan Sekda Provinsi Gorontalo tersebut.

Diakhir sambutannya Idris berharap agenda ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang agar pelaksanaan SDGs semakin membumi dan upaya pencapaiannya juga semakin cepat dan berhasil.

Dalam kesempatan itu pula turut diserahkan penghargaan berupa SDGs award kepada para Aktor Pembangunan atas kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan/SDGs. Awards berupa sertifikat penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim serta anggota DPR, Idah Syahidah Rusli Habibie.

GDF 2019  yang mengangkat tema ‘Landscape for People, Food and Nature’ itu dilaksanakan selama dua hari. 30 narasumber dari berbagai unsur yakni Bappenas, KemenLHK, KemendesPDT, pemerintah daerah, akademisi, praktisi, LSM dan penyandang disabilitas menjadi pembicara pada kegiatan tersebut.

 

Pewarta : Gina/Ecyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

SUWAWA TENGAH – Proses pembebasan lahan untuk pembangunan kembali jembatan Molintogupo di Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango menemui titik terang.

Hal itu dipastikan setelah Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone duduk bersama di lokasi, Kamis (21/11/2019).

Selain dihadiri oleh pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten hingga camat dan kepala desa, pertemuan itu juga dihadiri oleh warga yang tanahnya bakal terdampak pembangunan jembatan.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjelaskan, pertemuan tersebut penting untuk meminta kepastian dari pemkab setempat. Ia tidak ingin anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp35 miliar pada tahun 2020 tidak digunakan karena tidak adanya kepastian pembebasan lahan.

“Saya hanya ingin memastikan dukungan dari pemerintah Bone Bolango tentang lahan. Kenapa? Karena sudah pengalaman beberapa kali. Contohnya lahan TPA di Tapa, Bone Bolango. Tiga kali kami kembalikan uang karena kurang keseriusan dari pemerintah daerah menyiapkan lahan,” tutur Rusli Habibie.

Terkait dengan hal tersebut, Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone menyebut pihaknya sudah siap untuk melakukan pembebasan lahan. Masalahnya tinggal menunggu kepastian di mana lokasi yang paling pas untuk ditetapkan sebagai tempat pembuatan jembatan baru.

“Kita melihat dulu kepastian lahan mana yang ditetapkan. Surat (dari pemerintah provinsi) di kami itu ada tiga. Ada yang 12 meter, 15 meter dan 17 meter nah ini harus dipastikan dulu berapa yang dibutuhkan. Dibutuhkan 20 meter pun kami siap, yang jelas anggarannya ada,” ucap Kilat Wartabone.

Pihak kecamatan yang dihadiri oleh Camat Suwawa Tengah dan Camat Suwawa Selatan juga mendukung rencana tersebut. Aparat desa dan warga yang akan terdampak mengaku setuju dan akan mengihlaskan lahannya untuk diganti untung.

Pemprov Gorontalo membutuhkan lahan seluas 800×12 meter untuk pembuatan jembatan baru. Jembatan baru bergeser sekitar lima ratus meter dari jembatan lama karena pertimbangan teknis yang sering rusak diterjang banjir.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

TALAGA – Tim gabungan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dibantu Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo menertibkan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Kamis (21/11/2019). Penertiban dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Lokasi pertama yang menjadi percontohan yakni di SPBU Ulapato, Telaga. Di lokasi, polisi mengamankan sedikitnya 5 unit sepeda motor dengan tangki mesin besar. Mereka diduga sering bolak balik SPBU untuk mengisi premium dan dijual lagi kepada pengecer di depot-depot.

Penertiban ini untuk merespon berbagai laporan masyarakat yang gerah dengan aksi sejumlah spekulan. Oknum warga sengaja memborong premium bersubsidi dalam jumlah besar secara berulang dan memicu antrean yang mengular di SPBU.

“Akhir-akhir ini banyak keluhan di masyarakat di seluruh Provinsi Gorontalo yang butuh BBM, mulai dari Bone Bolango sampai dengan Pohuwato. Penyebabnya antrean yang begitu panjang yang terinformasi banyak yang beli hanya diperdagangkan,” terang Rusli.

Rusli mengingatkan praktik spekulan premium untuk diecer kembali dilarang sebagaimana diatur dalam UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas). Pasal 53 poin a,b,c,d masing-masing menjelaskan setiap pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga tanpa izin diberi hukuman penjara dan denda. Hukuman penjara bervariasi antara 3 (tiga) hingga 5 (lima) tahun dan denda antara Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.

 “Yang jelas kalian dilarang membeli untuk dijual kembali. Persoalan ini untuk kebutuhan makan pak gubernur? Mencari nafkah itu urusan lain. Kalian bisa cari makan yang halal tidak seperti ini. Nanti sama dengan penjual narkoba, sudah jelas-jelas dilarang masih dijual dengan alasan untuk cari nafkah,” kesalnya.

Praktik spekulan premium ini diduga sudah berlangsung lama. Modusnya beragam di antaranya dengan memarkir kendaraan bermotor di SPBU sejak malam untuk menunggu diisi keesokan hari. Bahkan, beberapa oknum sopir mikrolet angkutan kota, ada yang lebih memilih menjual kembali premium ke pengecer daripada menarik mobilnya untuk angkutan umum.

Penertiban antrian BBM akan berlangsung masif di seluruh SPBU di Provinsi Gorontalo. Pihak Polda Gorontalo disemua unit turut diterjunkan untuk melakukan penertiban. Polisi lalu lintas bertugas untuk memeriksa kelengkapan peralatan bermotor, sementara bidang reserse dan kriminal untuk memantau pidana pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga BBM secara ilegal.

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melelang 192 unit kendaraan roda bermotor bekas bertempat di halaman Kantor Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag), Desa Toto Utara, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (21/11/2019).

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berkesempatan melihat dari dekat proses lelang. Ada 147 unit kendaraan roda dua dan 45 unit roda empat. Dari daftar itu, kendaraan roda empat dengan kategori scrap (rongsokan) ada 1 unit dan roda dua yang scrap ada 13 unit.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau barang atau asset kendaraan bermotor yang akan dilelang. Mudah-mudahan laku semua sesuai harga yang kita targetkan dan ini keberuntungan kita agar barang ini terhapus dari asset,” ucap Rusli.

Kendaraan yang dilelang rata-rata berumur tua sejak awal provinsi, 19 tahun lalu. Sebagian di antaranya masih kategori baik dengan usia pakai kendaraan di atas tujuh tahun. Proses lelang dilakukan secara online melalui aplikasi lelang.go.id bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Lebih bagus lelang terbuka secara online, dengan sistem ini tidak ada yang kita tutupi. Warga yang ingin ikut syaratnya mereka harus stor minimal 20 persen uang kepesertaanya dan mereka diikutkan sebagai peserta lelang,” imbuhnya.

Harga kendaraan yang dilelang bervariasi. Untuk roda empat dengan kualitas yang baik dibuka dari harga Rp27 juta hingga Rp107 juta. Sementara untuk roda empat dimulai dari harga Rp18 ribu hingga Rp1,8 juta.

Proses pendaftaran lelang sudah ditutup sejak Rabu malam. Beberapa kemudahan dengan lelang online yaitu peserta tidak diwajibkan untuk hadir di tempat lelang. Proses tawar menawar dilakukan dua jam selama pelaksanaan lelang.

Peserta bisa memilih kendaraan yang diinginkan secara daring. Mereka juga diwajibkan menyetorkan uang jaminan minimal 20 persen dari harga barang. Selanjutnya proses tawar menawar secara online akan dimulai Kamis sore ini.

 

Pewarta: Isam- Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO – Selain sebagai tempat belajar mengajar di kelas, SMA Negeri 2  Limboto Kabupaten Gorontalo juga mulai  melaksanakan aktivitas yang melatih para siswa untuk mengembangkan jiwa entrepreneur atau jiwa berwira usaha.

Djarham Yunus, Wakil Kepala Sekolah bidang sarana dan prasarana, mengatakan sejak tahun 2017 sekolah ini telah menjadi sekolah entrepreneur. Salah satu yang dikelola sejak September tahun 2019 adalah ayam Kampung Unggulan Rusli (KUR). Bibit ayam yang berasal dari Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo ini dikelola oleh guru dengan melibatkan para siswa.

“ Bulan September lalu kami mendapatkan 250 ekor ayam KUR, lalu bulan November ini kami mendapatkan tambahan 250 ekor lagi”, ujar Djarham.

Djarham menjelaskan 250 ekor bibit ayam KUR yang pertama kali mereka dapatkan sudah habis terjual. “Kurang lebih 48 hari perawatan sejak pertama kali menerima bibit, kami sudah bisa memanen ayam dengan ukuran berat 0,7 kg – 0,9 kg per ekor”, jelas Djarham.

Ayam yang dipelihara tersebut lalu dijual ke beberapa penampung ayam atau warung-warung makan dengan jumlah pengambilan sekitar 20 -30 ekor sekali pengambilan dengan harga kisaran Rp35 Ribu per ekor. Diantara merekapun ada komunitas pemelihara ayam KUR. Mereka akan saling kontak jika ada kebutuhan ayam yang siap untuk dijual.

“ Penjualan 250 ayam KUR yang siap dipanen bisa dilakukan dalam seminggu”, ungkap Djarham.

Hasil dari penjualan ayam KUR yang dikelola SMAN 2 Limboto lalu dimanfaatkan untuk pembelian pakan, perawatan ayam, dan pengembangan kandang.

 

Pewarta : Anie/Haris/Burhan/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
Kamis, 21 November 2019 23:21

Festival Peluk Pohon Bukti Cinta Pada Kehidupan

LIMBOTO  –  Suasana sejuk sangat terasa begitu tim liputan InfoPublik Media Center  Humas Provinsi Gorontalo  masuk ke lingkungan sekolah SMA Negeri 2 Limboto , Kabupaten Gorontalo, Kamis (21/11/2019).

Sejumlah siswa tampak sedang memilih untuk menanam bibit pohon buah seperti sirsak dan jambu kristal serta pohon tanjung sebagai peneduh kelak. Tak lupa beberapa guru turut mengarahkan siswa.

Tanggal 21 November adalah Hari Pohon Sedunia, dan menanam pohon adalah bagian dari cara siswa SMA Negeri 2 Limboto untuk merayakannya. Bersama sebuah  lembaga non pemerintah, Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), melakukan edukasi dan diskusi tentang pohon.

Menurutnya Ririn Hasan, juru kampanye BIOTA, banyak orang hanya melihat fungsi pohon sebagai peneduh, tetapi faktanya pohon memiliki banyak manfaat seperti penyerap polutan, mencegah banjir, habitat satwa liar, mencegah perubahan iklim hingga meredakan stress atau memulihkan kesehatan mental.

Selain diskusi, siswa juga diajak mengenali pohon di lingkungan sekolah melalui kuis tebak jenis pohon.  Sebagai aksi peluk pohon, siswa dan guru menyebar ke seluruh bagian sekolah dan masing-masing memilih satu pohon untuk dipeluk. Pelukan tersebut bermakna sebagai ungkapan rasa cinta kepada pohon serta berniat untuk selalu menanam, merawat dan menjaga pohon agar tidak ditebang.

Direktur BIOTA Debby Mano mengatakan festival peluk pohon tak hanya diikuti oleh siswa SMAN 2 Limboto, namun dapat diikuti oleh seluruh warga Gorontalo.

Caranya adalah dengan mengunggah foto sedang memeluk pohon melalui akun media sosial masing-masing.

“Dengan cara ini kami ingin menggugah kesadaran bersama, bahwa pohon memiliki banyak kontribusi pada kehidupan manusia. Kita sudah terlalu banyak kehilangan pohon karena pembangunan infrastruktur, kebakaran hutan, pembalakan liar hingga karena gaya hidup,” katanya.

BIOTA merupakan organisasi non pemerintah yang melakukan survey, kampanye, hingga edukasi terkait keragaman hayati dan perlindungan habitat.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Limboto Ben Mulyono Rauf, mengatakan pihaknya mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan dengan cara menghijaukan sekolah.

“Kami selalu menambah jumlah pohon yang ada dan juga melibatkan siswa untuk merawatnya,” ungkap Ben.

Sekolah yang pernah meraih juara pertama Sekolah Adiwiyata Nasional pada tahun 2017 itu, juga memiliki sistem pemilahan sampah, pembuatan pupuk kompos, manajemen bank sampah hingga beternak ayam kampung.

 

Pewarta :  Anie/Haris/Burhan/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Idah Syahidah, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Bunda PAUD) Provinsi Gorontalo terus mendorong gerakan edukasi mengkonsumsi ikan khususnya untuk anak-anak usia dini di Gorontalo.

Hal ini terlihat saat Idah hadir dan membuka langsung kegiatan, Gerakan Edukasi Makan Ikan Cegah Stunting di PAUD yang di dilaksanakan oleh Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Provinsi Gorontalo, Kamis, (21/11/2019) di dilapangan  PAUD Damhil UNG.

“Kebetulan hari ini serentak dilaksanakan kegiatan yang sama yakni gerakan edukasi makan ikan cegah stunting di PAUD se Indonesia, jadi kami di Gorontalo juga mengikutinya. Saya sendiri menyadari betul Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi buruk yang berdampak serius terhadap kualitas SDM seperti kegagalan pertumbuhan berat badan lahir rendah, pendek atau yang biasa disebut stunting,” kata Idah

Untuk memerangi fenomena stunting tersebut, anggota DPR RI ini terus mengajak masyarakat terutama orang tua bersama-sama mencegah stunting. Salah satunya melalui kegiatan seperti ini, karena menurutnya anak-anak wajib mengkonsumsi ikan yang mengandung gizi dan protein tinggi.

“Anak-anak usia 0-5 tahun ini, biasa disebut masa keemasan (golden age) dimana pembentukan system saraf mereka secara mendasar sudah terjadi. Jadi orang tua harus membiasakan buah hatinya mengkonsumsi ikan, jangan dibiasakan makanan siap saji yah ibu-ibu. Walau ada yang bilang alergi makan ikan, coba dikaji dulu. Jenis ikan kan banyak, jangan karena alergi sehingga kita malah takut makan ikan,” tambahnya

Isteri gubernur gorontalo inipun berharap melalui kegiatan ini, tidak hanya bisa menumbuhkan minat suka makan ikan sehat dan bergizi kepada anak sejak usia dini, tetapi juga bisa meningkatkan kemampuan guru-guru PAUD yang ada di Gorontalo, dalam mengembangkan pengetahuan makanan sehat dan bergizi.

 

Pewarta : Ecyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo