>

Displaying items by tag: PPID Humas

Jumat, 28 Februari 2020 06:56

Peserta JWS Serahkan Bantuan Pada Baksos NKRI

TAPA – Peserta touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan bantuan kepada masyarakat saat berlangsung pasar murah bersubsidi dan Bakti Sosial NKRI Peduli yang digelar di jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Kamis, (27/2/2020).

Bantuan yang diserahkan oleh JK Merah Putih Community (JKMPC), salah satu peserta JWS adalah uang tunai sebagai santunan kepada 229 anak-anak yatim, yang tersebar di 5 panti asuhan di Gorontalo.

“Hari ini kami kembali gelar pasar murah bersubsidi. Kami juga mengajak teman dari JKMPC dari Makassar untuk jelajah wisata Sulawesi. Kami memperkenalkan keindahan wisata Sulawesi dan mereka salut Gorontalo wisatanya indah dan makananya sangat enak,” kata Gubernur  Gorntalo, Rusli Habbie di hadapan ribuan masyarakat.

Rusli Habibie yang dijuluki “Gubernur 5000” ini mengatakan  kegiatan pasar murah ini akan terus berlanjut hingga tahun 2022.  Di sela touring JWS, bakti sosial dan pasar murah bersubsidi ini, tetap harus hadir mewarnai jelajah yang singgah di Kota Gorontalo, sebelum melanjutkan perjalanan ke Provinsi Sulawesi Utara.

“Ini juga merupakan perintah Presiden Joko Widodo, pemimpin di daerah harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Bukan cuma hadir datang bicara-bicara, harus bawa bukti. Terimakasih juga ke teman teman JKMPC Makassar yang turut memberikan santunan kepada anak yatim,” ucap Rusli Habibie.

Pada kegiatan ini Pemerintah Provinsi Gorontalo menyediakan bahan pangan bersubsidi berupa paket bahan kebutuhan pokok kepada 1.400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo. Paket ini berisi beras, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih. Seluruh bahan kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga serba Rp5 ribu.

Setelah melaksanakan bakti sosial dan pasar murah peserta JWS yang dipimpin Gubernur Rusli Habibie melaksanakan turnamen offroad di Sungai Bolango.

 

Pewarta : Ecin/Isham - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA – Provinsi Gorontalo menjadi salah satu provinsi yang memiliki indeks persepsi maladministrasi (pelanggaran administrasi) terendah tahun 2019. Prestasi ini diumumkan Ombudsman saat merilis hasil survei Indeks Persepsi Maladministrasi (Inperma) 2019.

Provinsi Gorontalo yang berada diurutan kedua indeks persepsi maladministrasi terendah memperoleh poin 4,05. Urutan pertama diraih Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan poin 3,50, dan urutan ketiga Provinsi Sulawesi Tengah dengan poin 4,15.

Urutan selanjutnya yaitu Sulawesi Utara 4,19, Papua dengan 4,42, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 4,53.

Sementara itu, tingkat malaadministrasi sedang menunju rendah diisi oleh Kalimantan Utara dengan 4,55. Selanjutnya, ada Maluku Utara dengan 4,81. Lalu, ada Aceh dengan 4,89. Terakhir, Maluku dengan 5,02

Hasil survey Ombudsman tersebut berbuah penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang diterima oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi, di Kantor Ombudsman, Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020).

Menurut Sutan Rusdi kegiatan pelaksanaan survei indeks persepsi maladministrasi merupakan lanjutan dari survei kepatuhan terhadap standar pelayanan publik yang telah dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia sejak tahun 2015.

“Survei Indeks Persepsi Maladministrasi pada tahun ini memasuki tahun yang ketiga,” kata Sutan via komunikasi WA.

Sutan menjelaskan, Gorontalo bisa berada diperingkat ini karena Ombudsman menilai Gorontalo sukses melakukan penataan dan peningkatan kualitas pelayanan publik sehingga meminimalisasi timbulnya maladministrasi.

 “Provinsi Gorontalo mencatat maladministrasi rendah pada bidang layanan kesehatan,” ungkap Sutan.

Adanya penghargaan ini kata Sutan berarti pelayanan publik di Provinsi Gorontalo sudah baik karena maladministrasinya rendah.

“Kita berharap kedepan maladministrasi rendah bukan hanya disumbang oleh pelayanan di sektor kesehatan saja, tapi di sektor lain seperti perijinan dan administrasi kependudukan sehingga maladministrasi bisa lebih rendah lagi,” tutup Sultan.

Ombudsman melakukan survei di 10 provinsi yang ada di Indonesia, yaitu D.I Yogyakarta, Gorontalo, Sulawasi Tengah, Sulawesi Utara, Papua, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara Maluku Utara, Aceh, dan Maluku. Secara khusus survei ini mengukur 4 pelayanan dasar yang diterima oleh masyarakat selama ini seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan perizinan.

Survei tersebut melibatkan responden berjumlah 2.842 orang yang tersebar di 10 provinsi dan 20 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

 

Pewarta : Anie - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Melihat prestasi yang diperoleh Pemerintah Provinsi Gorontalo di tingkat Nasional dalam bidang pengawasan tahun 2019, membuat Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI berkunjung ke Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo, Rabu (26/2/2020).

Rombongan Setjen dan Badan Keahlian DPR RI yang dipimpin oleh Inspektur 1 Dewi Barliana diterima langsung oleh Inspektur Daerah Provinsi Gorontalo Sukril Gobel di ruang kerja Inspektur bersama Pejabat Struktural dan Auditor Madya Itdaprov Gorontalo.

Kunjungan Setjen dan Badan Keahlian DPR RI ke Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo adalah berbagi informasi dan sekaligus  melihat inovasi apa saja yang dilakukan sehingga bisa memperoleh penghargaan di skala Nasional.

“Tujuan kami yaitu ingin mendapatkan berbagai informasi  atau kiat – kiat yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo dalam mencapai Level 3 Penuh Kapabilitas APIP, dimana kami baru mencapai Level 3 Dengan Catatan,” ujar Dewi Barliana.

Dewi juga menyampaikan keinginannnya untuk melihat lebih jauh mengenai inovasi yang telah dikembangkan, dimana dengan inovasi – inovasi tersebut  di Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo pada Tahun 2019 mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI.

Inspektur Sukril Gobel saat sharing knowledge bersama Setjen DPR RI memaparkan kondisi SDM Itdaprov tentang jumlah Auditor dan Pengawas, Program dan Kegiatan, serta kiat-kiat yang dilakukan dalam rangka peningkatan pengawasan di Provinsi Gorontalo.

Untuk inovasi pengawasan, Sukril Gobel menjelaskan salah satu sistem informasi tindak lanjut hasil pengawasan yakni aplikasi SILET (Sistem Informasi Tindak Lanjut Elektronik) yang dipamerkan dalam inovasi pengawasan pada kegiatan RAKORWASDANAS tahun 2019 di Solo, Jawa Tengah.

“Untuk bisa mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), tindak lanjut harus 70%. Nah dengan aplikasi SILET ini, data tindak lanjut bisa dikontrol. Jadi akan keliatan mana yang belum menyelesaikan rekomendasi,” jelas Sukril Gobel.

 

Pewarta : PPID Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 27 Februari 2020 10:40

Bakti Sosial NKRI Peduli Warnai Touring JWS 2020

ISIMU  – Bakti Sosial (Baksos) NKRI Peduli mewarnai pelaksanaan touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS), pada Rabu (26/02/2020). Sebanyak 1500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket sembako bersubsidi pada baksos yang digelar di sekitaran Bundaran Patung BJ Habibie, Kecamatan Isimu tersebut.

“Teman-teman JKMPC, sejak saya jadi Gubernur, sudah banyak program pro rakyat yang kita lakukan. Termasuk pendidikan sudah di gratiskan. Sebelum pemerintah pusat menggratiskan, kami sudah lebih dulu menggratiskannya. Begitu juga dengan kesehatan sudah kami gratiskan asal ada surat keterangan tidak mampu, termasuk bakti sosial ini,” ungkap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Rusli melanjutkan hal ini dilakukannya sebagai bentuk kecintaannya kepada rakyat Gorontalo. Selain itu juga, hal ini menjadi perintah dari Presiden Jokowi Dodo.

“Hal ini yang sangat saya rindukan, ketika bertatapan langsung dengan masyarakat seperti ini. Ini juga merupakan perintah Pak Presiden, pemimpin di daerah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. Bukan cuma hadir datang bicara-bicara, tapi bawa bukti,” tambah Gubernur yang di juluki ‘Gubernur 5000’ tersebut.

Pada baksos tersebut, pemprov Gorontalo menyediakan sembako bersubsidi sebanyak 1.500 paket bahan kebutuhan pokok. Terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih. Seluruh bahan kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga serba Rp5.000,00.

Setelah melaksanakan baksos, peserta tour yang dipimpin Gubernur Rusli kemudian berjalan kaki menuju taman Patung BJ Habibie. Terlihat para peserta sangat antusias untuk berswafoto di tempat tersebut.

Rombongan tour kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Gorontalo.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Aksi Hartin Maliki alias ta Nou menggoreng pisang dengan tangan memukau peserta Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 yang singgah di Kota Gorontalo, Rabu (26/2/2020). Ta Nou mencelupkan tangannya ke dalam minyak panas sambil membolak-balik pisang yang digoreng. Ia tidak merasa kepanasan sama sekali.

“Ta Nou sudah ke mana-mana karena kemampuannya ini. Bahkan pernah diundang ke Belanda untuk demonstrasi memasak dengan tangan kosong,” jelas salah satu warga yang mendampingi.

Peserta touring dari JK Merah Putih Community (JKMPC) dibuat geleng-geleng kepala, seolah tak percaya. Salah satu peserta mengambil daun kering dan dimasukan ke dalam api kompor. Ia tidak yakin jika api dan minyak goreng yang mendidih adalah asli.

“Eeh terbakar bro. Asli rupanya. Coba aja celupin tangannya kalo enggak hangus haha,” celotehnya berkelakar.

Kota Gorontalo menjadi etape 5 pelaksanaan JWS 2020 yang mengambil garis mula di Kota Makasar tanggal 22 Februari lalu. Peserta sudah menelusuri dan mampir di Kota Pare-Pare, Toraja, Poso, Parigi Moutong dan Boalemo.

Besok rencananya peserta akan memasuki etape 6 dengan agenda tour keliling Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. Gubernur Rusli mengajak para pecinta mobil Rubicon itu untuk menikmati wisata hius paus di Desa Botubarani. Ada juga aksi offroad di Sungai Bulango bagi istri-istri peserta JWS.

 

Pewarta : Isham - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Peserta Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 dijamu makan malam di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (26/2/2020). Jamuan makan yang disertai hiburan rakyat ini merupakan rangkaian JWS etape 5 di Kota Gorontalo.

Rombongan touring yang diikuti oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama istri Idah Syahidah tiba di Kota Gorontalo pada Rabu sore. Sebelumnya, rombongan sempat singgah di Patung BJ Habibie dan menggelar Bakti Sosial NKRI Peduli di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Dengan kemeja putih bertuliskan JK Merah Putih Community (JKMPC), peserta larut dalam suasana santai. Mereka menggunakan upia karanji (songkok keranjang) yang menjadi khas warga Gorontalo.

“Kami start dari Makassar sampai di Gorontalo ada kesan yang mendalam. Di Sulawesi ternyata banyak pemandangan yang sangat indah dan pantainya bersih. Mudahan mudahan acara semacam ini bisa diagendakan tahunan untuk ekplorer keindahan Sulawesi,” Ketua JKMPC, Bakri saat memberi sambutan.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menilai ajang ini sebagai momentum bagus untuk memperkenalkan spot-spot pariwisata di Pulau Celebes. Pemerintah daerah yang disinggahi juga antusias dengan melakukan penyambutan di setiap daerah.

“Hampir semua daerah yang kami lewati dipenuhi pohon yang rindang. Begitu masuk di Gorontalo bukit-bukitnya ditanami jagung. Ini yang saya pesan kepada masyarakat Gorontalo untuk memperhatikan masalah lingkungan,” pesan Rusli.

Hiburan rakyat diwarnai dengan makan gratis bagi warga yang datang ke Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo. 2.000 porsi makanan gratis disiapkan oleh panitia untuk menjamu warga. Makanan dibeli dan disiapkan dari para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di lokasi.

 

Pewarta : Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Rabu, 26 Februari 2020 19:59

Bakti Sosial NKRI Peduli Warnai Touring JWS

ISIMU – Bakti Sosial (Baksos) NKRI Peduli mewarnai pelaksanaan touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS), pada Rabu (26/02/2020). Sebanyak 1500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket sembako bersubsidi pada baksos yang digelar di sekitaran Bundaran Patung BJ Habibie, Kecamatan Isimu tersebut.

“Teman-teman JKMPC, sejak saya jadi Gubernur, sudah banyak program pro rakyat yang kita lakukan. Termasuk pendidikan sudah di gratiskan. Sebelum pemerintah pusat menggratiskan, kami sudah lebih dulu menggratiskannya. Begitu juga dengan kesehatan sudah kami gratiskan asal ada surat keterangan tidak mampu, termasuk bakti sosial ini,” ungkap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Rusli melanjutkan hal ini dilakukannya sebagai bentuk kecintaannya kepada rakyat Gorontalo. Selain itu juga, hal ini menjadi perintah dari Presiden Jokowi Dodo.

“Hal ini yang sangat saya rindukan, ketika bertatapan langsung dengan masyarakat seperti ini. Ini juga merupakan perintah Pak Presiden, pemimpin di daerah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. Bukan cuma hadir datang bicara-bicara, tapi bawa bukti,” tambah Gubernur yang di juluki ‘Gubernur 5000’ tersebut.

Pada baksos tersebut, pemprov Gorontalo menyediakan sembako bersubsidi sebanyak 1.500 paket bahan kebutuhan pokok. Terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih. Seluruh bahan kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga serba Rp5.000,00.

Setelah melaksanakan baksos, peserta tour yang dipimpin Gubernur Rusli kemudian berjalan kaki menuju taman Patung BJ Habibie. Terlihat para peserta sangat antusias untuk berswafoto di tempat tersebut.

Rombongan tour kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Gorontalo.

 

Pewarta : Gina

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOALEMO – Para peserta Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 mengaku takjub dengan keindahan Pulo Cinta di Gorontalo. Hal itu mereka sampaikan saat berwisata ke destinasi unggulan Gorontalo tersebut di sela-sela tour JWS, Rabu (20/02/2020).

Dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit dari dermaga, peserta menaiki perahu yang telah disiapkan oleh panitia.

Ketua JK Merah Putih Community (JKMPC) H. Bakrie mengungkapkan terpesona dengan keindahan Pulo Cinta. Ia berencana akan datang lagi ke Pulo Cinta bersama keluarga dan teman-temannya.

“Ini ada teman-teman saya dari Jakarta, Bandung, Solo. Kami sudah bicarakan untuk datang lagi kesini bareng keluarga,” ungkap Bakrie.

Pulo Cinta adalah spot petualangan yang romantic di Gorontalo. Tidak melulu soal pulau tak bertuan yang berbentuk hati, namun nuansa romantisme juga bisa dilihat dari segi cerita sejarah yang ada di Pulo Cinta.

Ditempat yang sama, Ari Yulianto yang menjabat sebagai Sekjen JKMPC menuturkan selama ini ia belum menemukan objek wisata yang unik dan menarik seperti Pulo Cinta.

“Saya kunjungi Jawa, Bali, Lombok, tapi tidak ada yang seperti ini. Pulo Cinta ini unik. Pulaunya berbentuk hati, terus tadi juga jembatannya berbentuk hati. Sayang kalau dilewatkan begitu saja,” ucap Ari.

Senada dengan Sekjen JKMPC, Road Captain JWS 2020 Yani Naue yang juga putra asli Gorontalo menuturkan keindahan Pulo Cinta harus dijaga dan dipelihara, bahkan bisa lebih ditingkatkan fasilitasnya.

 “Contoh Sungai Chao Praya di Thailand, sebenarnya tidak ada yang menarik disitu. Hanya saja mereka punya terobosan-terobosan. Seperti menaruh ikan di tempat itu, jadi semua orang bisa memberi makan ikan,” tuturnya.

Di akhir acara para peserta melakukan selebrasi dengan berdiri membentuk hati.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

SURAKARTA – Penyelenggaraan kearsipan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memperoleh apresiasi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Berdasarkan hasil pengawasan kearsipan tahun 2019 yang dilaksanakan ANRI, Kearsipan Provinsi Gorontalo memperoleh nilai 62,59 poin dengan kategori Baik.

Hasil tersebut menempatkan Provinsi Gorontalo pada peringkat ke-12 dari 34 provinsi, setelah pada tahun 2018 hanya berada pada peringkat ke-17 dengan kategori Cukup. Atas keberhasilan tersebut Pemprov Gorontalo menjadi salah satu dari 103 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang menerima penghargaan dari ANRI yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, pada Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan di Hotel Sunan Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

“Alhamdulillah kinerja kearsipan kita semakin baik dan berhasil meraih peringkat 12 nasional dengan kategori Baik,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim usai menerima penghargaan dari Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.

Idris menuturkan, Pemprov Gorontalo melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) terus melakukan penataan penyelenggaran kearsipan, di antaranya melalui peningkatan sarana kearsipan dan kapasitas sumber daya aparatur. Ke depan Idris berharap, penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Gorontalo terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Seluruh pencipta arsip baik instansi pemerintah maupun lembaga penyelenggara kearsipan di Provinsi Gorontalo harus bersinergi dan terus melakukan penataan kearsipan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tutur Idris.

Sementara itu Kepala Dinas Arpusda Provinsi Gorontalo Sul Moito menjelaskan, pengawasan yang dilakukan oleh ANRI mencakup delapan aspek penyelenggaraan kearsipan yaitu ketaatan terhadap aturan perundang-undangan bidang kearsipan, program kearsipan, serta pengolahan arsip dengan potensi sekurang-kurangnya 10 tahun. Aspek lainnya yang dinilai menyangkut penyusutan arsip, pengelolaan arsip statis, sumber daya manusia kearsipan, kelembaga kearsipan, serta sarana dan prasarana kearsipan.

“Menyangkut sarana dan prasarana ini kita belum memiliki depo arsip. Ini yang menjadi tantangan untuk kita wujudkan bersama ke depan sehingga pengelolaan dan penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Gorontalo semakin baik lagi,” pungkas Sul Moito.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOALEMO – Peserta touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 akhirnya tiba di Provinsi Gorontalo. Setelah menempuh jarak kurang lebih 1305 kilometer, rombongan tiba di Vila Pribadi Gubernur, Desa Bolihutu’o, Boalemo, pukul 21.00 WITA, Selasa (25/02/2020).

Setibanya di Vila, Gubernur Gorontalo dan rombongan disambut oleh Wakil Bupati Boalemo Anaz Yusuf dan jajarannya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur yang sangat luar biasa dalam mempromosikan pariwisata bukan hanya Gorontalo tapi juga Sulawesi,” ucap Anaz.

Dalam sambutannya Gubernur dua periode tersebut menceritakan pengalamannya ketika mengikuti touring JWS. Pariwisata dan penataan lingkungan di daerah yang di lewati rombongan JWS adalah hal yang sangat berkesan baginya.

“Saya terkesan dengan hutan-hutannya. Kalau di pinggir jalan kita, mulai dari Isimu sampai dengan Popayato itu lereng-lereng gunung semua di tanami jagung. Kalau disana subhanallah, begitu di tanam pohon, dijaga,” ungkap Rusli.

Sebelumnya rombongan bertolak dari Kabupaten Parimo, Sulawesi Selatan pada pukul 07.30 WITA. Iring-iringan mobil itu sempat singgah dan berswafoto di tugu Parigi Moutong Mutiara Khatulistiwa (PMK) dan juga di tugu Titik Nol Khatulistiwa.

Para peserta juga sempat disambut di perbatasan Sulawesi Tengah-Gorontalo oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Boalemo.

Rencananya pada Rabu (25/02/2020) para peserta akan menuju ke Pulo Cinta, Kabupaten Boalemo, dan akan berlanjut ke Kota Gorontalo.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama