>

Displaying items by tag: PPID Humas

BONE BOLANGO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Biro Hukum dan Organisasi mulai melakukan verifikasi terhadap 150 pasangan peserta itsbat nikah bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Senin (24/2/2020). Verifikasi digelar bersama unsur Pengadilan Agama Suwawa, unsur Kementrian Agama dan pemerintah daerah setempat.

Itsbat nikah merupakan pengesahan negara kepada pasangan suami-istri yang sebelumnya menikah di bawah tangan atau tidak tercatat. Hal ini bertujuan untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi masyarakat, terlindungi hak-haknya dan pengakuan keperdataan oleh negara.

“Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2013 lalu di masa pemerintahan Bapak Gubernur Rusli dan Wakil Gubernur Idris Rahim. Kita ingin warga yang sudah menikah tapi tidak tercatat bisa memperoleh jaminan kepastian hukum dengan prinsip equality before the law,” terang Kepala Biro Hukum dan Organisasi melalui Kabag Bantuan Hukum, Novita Bokings.

Program ini dilaksanakan secara gratis. Pemprov Gorontalo tidak saja menanggung biaya sidang, tetapi juga akan diberikan uang pengganti transpor selama sidang. Harapannya, warga yang mengikuti sidang tidak kehilangan penghasilannya selama sehari.

Setiap pasangan yang ingin mengurus sidang itsbat nikah diwajibkan untuk mengisi sejumlah dokumen. Beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni keterangan benar-benar telah menikah, maharnya, saksi dan surat cerai dari pasangan sebelumnya.

“Jika syarat-syarat itu tidak dapat dipenuhi maka proses sidang tidak dapat dilaksanakan. Sebelum sidang, semua persyaratan akan diverifikasi di lapangan,” imbuh Novi.

Setelah melalui proses sidang, maka pasangan yang dinilai memenuhi syarat akan diberikan dokumen hukum yang sah seperti kartu keluarga baru, KTP dan buku nikah. Jika ia sudah memiliki anak maka akan diterbitkan akta kelahiran baru.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Edukasi investasi saham di pasar modal sangat penting untuk masyarakat. Hal ini diutarakan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba saat membuka acara seminar produk pengeloaan investasi sebagai sumber pendanaan sektor riil dan infrastruktur di hotel Horizon, Kota Gorontalo, Selasa (25/2/2020).

Darda mengutarakan, edukasi dalam bidang keuangan terutama dalam hal investasi saham ini menjadi salah satu cara memajukan perekonomian.

“Literasi bidang keuangan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah investasi,” kata Darda Daraba.

Ia menjelaskan, terbatasnya anggaran pemerintah membangun seluruh sektor sehingga diperlukan terobosan baru yang bisa mengajak seluruh potensi yang ada baik pemerintah maupun masyarakat untuk ikut berinvestasi.

Darda mengapresiasi seluruh panitia yang melaksanakan seminar ini di Gorontalo, karena dapat memperluas pemahaman dan tentu saja mengedukasi masyarakat tentang investasi di pasar modal.

Sementara itu Sujanto , Direktur Pengelolaan Investasi OJK menjelaskan Gorontalo merupakan daerah dengan pertumbuhan perekonomian yang pesat di Indonesia yang memiliki letak geografis yang strategis sebagai sentra perdagangan.

“ Pemerintah pusat menilai Provinsi Gorontalo merupakan salah satu punggung penggarak roda ekonomi, pendidikan dan kebudayaan di kawasan timur Indonesia,” kata Sujanto.

Melihat potensi ini kata Sujanto, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah pusat dan pemerintah daerah ingin agar potensi ini dapat terus dikembangkan khususnya pertumbuhan di sektor rill dan juga pembangunan infrastruktur. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan akses pembiayaan dari perusahaan-perusahaan di daerah Gorontalo kepada sumber pembiayaan alternative melalui produk investasi di pasar modal.

Sujanto memaparkan, total pembiayaan melalui produk-produk investasi seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Dana Investasi Real Estate (DIRE), Efek Beragun Aset (EBA), dan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) terus mengalami peningkatan.

Ini terlihat dari peningkatan total nilai produk pembiayaan yang mencapai 56 persen sejak tahun 2015 yaitu senilai Rp22,89 T, meningkat menjadi Rp52,47 T pada awal 2020.

“Dari keempat jenis produk investasi, Reksa Dana Penyertaan Terbatas menjadi produk investasi yang melakukan pembiayaan sektor riil dan infrastruktur terbesar yaitu Rp27,43 T, disusul DIRE Rp11,34 T,” ungkap Sujanto.

Sujanto berharap seminar yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait alternative pendanaan ini bisa meningkatkan dan memberikan inspirasi untuk memanfaatkan produk investasi pasar modal sebagai sumber pembiayaan potensial dalam menumbuhkan sektor riil dan membangun infrastruktur di Gorontalo.

 

Pewarta : Anie - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

YOGYAKARTA – Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim mengaku puas atas capaian hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diraih oleh pemerintah daerah se Provinsi Gorontalo.

Evaluasi SAKIP atas kinerja tahun 2019 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menunjukkan tujuh entitas pemerintah daerah di Gorontalo, enam di antaranya meraih predikat B yaitu Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo Utara. Sementara Kabupaten Bone Bolango meraih predikat BB.

“Hasil ini menunjukkan kinerja pemerintah daerah di Provinsi Gorontalo yang semakin baik,” kata Wagub Idris Rahim usai menerima SAKIP Award yang diserahkan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

Ke depan Idris berharap kinerja tersebut akan semakin meningkat. Wagub Gorontalo dua periode tersebut mengutarakan, peningkatan kinerja pemerintah daerah yang menunjukkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran  akan sangat bermanfaat dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Komponen penilaian SAKIP meliputi perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, serta capaian kinerja. Idris menjelaskan, Pemprov Gorontalo bertekad untuk meraih predikat BB untuk SAKIP tahun 2020. Salah satu upaya yang akan dilakukan untuk mencapai predikat tersebut yakni dengan menerapkan aplikasi yang terintegrasi antara perencanaan, penganggaran, dan kinerja.

Meski demikian lanjut Idris, upaya untuk mencapai predikat BB tersebut bukan hanya menitikberatkan pada nilai semata, tetapi yang terpenting adalah peningkatan pengelolaan penggunaan anggaran dan pertanggungjawabannya dalam memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat.

 “SAKIP kita meraih nilai 67,71 dengan predikat B. Kurang 2,39 poin lagi untuk bisa memperoleh predikat BB. Kita akan berusaha meningkatkan nilai SAKIP melalui aplikasi yang terintegrasi,” tandas Idris Rahim.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

POSO – Di sela-sela touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang juga peserta tour menyempatkan untuk bertemu dengan Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kabupaten Poso. Dalam sambutannya Gubernur meminta masyarakat asal Gorontalo ini menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Walaupun kita (Gorontalo) punya budaya dan lain-lain, tolong hargai dan dukung program-program Pemkab Poso, karena kalian adalah warga Poso bukan warga Gorontalo. Asal Gorontalo tapi warga Poso. Tetap torang samua basudara, baku-baku sayang, baku-baku bantu,” ucap Rusli dalam sambutannya di gedung Dharma Wanita Kabupaten Poso, Senin (24/02/2020).

Sementara itu Ketua KKIG Kabupaten Poso Ahmad Jaya Marjun secara langsung meminta bantuan kepada Gubernur. Bantuan ini terkait pengadaan tempat pemakaman umum bagi warga asal Gorontalo yang ada di Poso.

“Dulu sudah sempat kami sampaikan kepada Gubernur, tapi ini merupakan kelalaian kami juga yang belum juga menyarikan lahan. Insya Allah dalam waktu dekat akan kami cari lahannya dan kami akan konsultasi lagi dengan Pak Gubernur,” tutur Ahmad.

Pada kesempatan itu Gubernur menyerahkan bantuan uang tunai untuk KKIG Kabupaten Poso. Bantuan tersebut diserahkan kepada Ketua KKIG Poso dan disaksikan oleh anggota KKIG.

Rombongan selanjutnya bergerak menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Poso untuk melakukan penanaman pohon. Pohon yang ditanam merupakan jenis Ketapang Kencana atau Termenalia Mentali dalam bahasa ilmiahnya.

Penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Rusli, Ketua TP PKK Provinisi Gorontalo sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah dan Ketua Umum JKMPC Bakrie. Turut menyaksikan Wakil Bupati Poso Samsuri dan jajarannya.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 25 Februari 2020 06:29

Peserta JWS Mengenal Keragaman di Desa Banggili

PARIMO – Di tengah perjalanan Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 menuju Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), di salah satu jalan terlihat beberapa orang keluar dari pura menggunakan pakaian adat agama Hindu.

Dengan inisiasi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, iring-iringan tour Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 memberhentikan kendaraannya tepat di depan pura tersebut. Satu persatu peserta tour turun dari kendaraannya dan mulai menyalami orang-orang di sekitar pura.

Tidak lama kemudian beberapa orang tokoh agama Hindu keluar dan menyambut kedatangan rombongan yang di pimpin Gubernur Rusli itu. Segera Rusli memperkenalkan maksud dan tujuannya singgah di depan pura tersebut.

Setelah berbincang sejenak, para tokoh agama itu mempersilahkan rombongan untuk masuk dan melihat-lihat aktifitas di dalam pura. Adalah pura Gel-Gel di Desa Banggili, Kecamatan Banggili, Kabupaten Parimo yang baru saja selesai melaksanakan upacara Odalan.

Odalan memiliki makna yang dipercaya akan membawa umatnya ke dalam sebuah kehidupan beragama yang lebih baik. Upacara odalan merupakan sebuah ritual untuk menghormati Dewa yang berada di sebuah Pura.

“Kami melaksanakan upacara ini setiap enam bulan sekali. Dengan menggunakan metode perhitungan yang didasarkan pada Pakuwon Bali,” ungkap Wayan Sweta saat diwawancarai awak media, Senin (24/02/2020).

Sementara itu Ketua JK Merah Putih Community (JKMPC) H. Bakrie menyebut toleransi dan keberagaman sangat berkaitan erat dengan eksistensi komunitasnya itu. Lanjutnya, sebutan Merah Putih merupakan lambang kebhinekaan.

 “Melambangkan bahwa kita boleh berbeda, tapi kita diikat oleh satu tali, yaitu pancasila,” pungkasnya.

Sebelum kembali melanjutkan perjalanan, para peserta tour JWS 2020 melakukan doa bersama di pura Gel-Gel. Harapannya agar perjalanan ditempuh dengan lancar dan aman.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

YOGYAKARTA – Kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat yang ditandai dengan diraihnya penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). SAKIP Award 2019 diserahkan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo kepada Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

Hasil evaluasi SAKIP Pemprov Gorontalo tahun 2019 meraih nilai 67,71 dengan predikat B. Nilai tersebut naik sebesar 4,49 poin dibanding hasil evaluasi SAKIP tahun sebelumnya yang memperoleh nilai 63,22 dengan predikat yang sama.

“Alhamdulillah dari lima komponen yang dinilai meliputi perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, serta evaluasi internal dan capaian kinerja, seluruhnya naik cukup signifikan,” tutur Wagub Idris Rahim.

Idris mengutarakan, evaluasi SAKIP bertujuan untuk menilai tingkat akuntabilitas atas kinerja atau hasil kerja (outcome) dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang beroritentasi kepada hasil dan berbudaya kinerja. Lebih lanjut tutur Wagub, dalam hasil evaluasi tersebut Kementerian PANRB juga memberikan rekomendasi sebagai panduan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran agar sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan demi kepentingan masyarakat.

Idris menambahkan, Pemprov Gorontalo ke depan akan menerapkan sistem yang terintegrasi antara proses perencanaan, penganggaran, dan kinerja. Hal itu dimaksudkan untuk lebih meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta sebagai upaya dalam membangun sistem kinerja dan mendukung percepatan implementasi reformasi birokrasi di Provinsi Gorontalo.

 “Dengan hasil yang kita capai tersebut menunjukkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran Pemprov Gorontalo semakin baik. Ke depan, kita bertekad untuk meraih hasil yang lebih baik dengan meningkatkan proses pengelolaan keuangan melalui pemanfaatan aplikasi teknologi informasi,” tandas Idris.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 24 Februari 2020 18:02

McDonalds Buka Cabang ke-225 Di Gorontalo

GORONTALO – Salah satu perusahaan franchise besar dunia, McDonald’s secara resmi membuka cabang di Gorontalo. Ini merupakan cabang yang ke-225 di seluruh Indonesia.

Pembukaan McDonald’s yang berlokasi di Kelurahan Limba B, Kota Selatan, Kota Gorontalo ini dilakukan ditandai pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, Walikota Gorontalo Marten Taha, dan sejumlah pejabat lainnya,  Senin (24/2/2020).

Sekdaprov Gorontalo Darda Daraba yang diwawancarai usai peresmian mengungkapkan, hadirnya salah satu franchise terbesar ini di Kota Gorontalo sebagai bukti bahwa investor tertarik dengan perkembangan perekonomian di Gorontalo.

“ McDonald’s hadir di Gorontalo, pasti (hasil) penelitian pangsa pasar di Gorontalo besar. Pasar besar berarti ekonomi juga meningkat,” jelas Darda.

Ia mengungkapkan salah satu penggerak ekonomi berasal dari konsumsi masyarakat.  Munculnya McDonald’s di Provinsi Gorontalo menandakan jika Provinsi Gorontalo ini sudah termasuk pangsa pasar yang ramai untuk produk makanan, salah satunya dengan adanya gerai McDonald’s yang hadir di Gorontalo.

Hadirnya gerai ke 225 ini kata Darda, menjadi bukti Gorontalo  tidak lagi dianggap seperti daerah lainnya yang kurang peminatnya, tapi dianggap sudah lebih bagus lagi.

 

Pewarta : Anie/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

POSO –  Para peserta touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 berbagi informasi pariwisata Gorontalo kepada sesama wisatawan saat menyinggahi ke objek wisata Air Terjun Saluopa yang ada di Desa Wera, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Senin (24/02/2020).

Para pengunjung yang memadati kawasan wisata ini kaget saat bertemu iring-iringan peserta JWS yang memasuki obyek wisata. Mereka kagum dengan kegiatan ini yang dilakukan terlihat kompak dan menarik.

Apalagi para pedagang mendapat berkah tersendiri atas kehadiran rombongan JWS ini. Pasalnya setiap kali peserta melewati lapak, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie langsung mengarahkan semua untuk berbelanja apa saja yang diinginkan.

“Ayo ambil-ambil. Siapa yang mau? Silakan diambil. Jangan lupa berbagi informasi dan mengajak pengunjung lainnya untuk berwisata di Gorontalo,” ucap Rusli sambil membagi-bagikan kerajinan tangan berupa gantungan kunci yang terbuat dari kayu hitam.

Salah satu penjual gantungan kunci, Ismawati Ganta mengaku bahagia lapaknya dikunjungi Gubernur. Ia tidak menyangka barang jualannya akan di borong. Nama Gorontalo akan selalu diingat oleh pedagang ini dan akan membantu mempromosikan Gorontalo kepada wisata lain yang berkunjung.

“Terima kasih banyak Pak sudah belanja di tempat kami walaupun tempat kami belum memadai. Kami juga senang bisa ambil gambar, Gorontalo memang hebat, daerah yang wajib dikunjungi wisatawan manapun,” ucap Ismawati.

Selain penjual kerajinan tangan, penjual lainnya juga kecipratan berkah. Penjual jajanan seperti kacang rebus, milu rebus, pisang goreng dan kelapa muda tidak luput dari berkah kunjungan hari itu.

Kunjungan ke air terjun Saluopa mengawali perjalanan peserta tour JWS 2020 di hari ketiga pada etape III. Direncanakan seluruh peserta akan menuju ke Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Pewarta : Gina- Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MANGKUTANA – Nasib sial menimpa Suleman (49), mobil yang dikendarainya terperosok ke dalam jurang. Selama tiga hari, ia menunggu bantuan datang untuk mengevakuasi mobil yang dikendarainya bersama tujuh anggota keluarganya.

Beruntung di tengah keputusasaan menunggu datangnya bantuan, peserta Tour Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) yang baru saja beranjak dari Mangkutana berpapasan dengannya di tengah perjalanan, Minggu (23/02/2020).

Atas arahan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, peserta tour bergerak cepat membantu mengevakuasi mobil minibus berwarna merah maron tersebut. Dua mobil JK Rubicon milik JKMPC dikerahkan untuk menderek.

Tidak butuh waktu lama, mobil berhasil ditarik dari dalamnya jurang. Keberhasilan itu disambut riuh gembira warga dan pengendara lain yang berhenti disekitar lokasi.

Suleman tidak henti mengucap terima kasih begitu mobilnya tiba di tepian jalan. Ia berlari mendekati Gubernur sambil terus menyalami tangan pembina JKMPC tersebut.

“Saya minta tolong kepada masyarakat dan pengendara lain tapi tidak ada yang mau bantu. Syukur alhamdulillah bapak datang. Terima kasih, Pak,” ucapnya dengan senyum mengembang sambil terus menyalami Gubernur.

Suleman menceritakan, ia dan keluarganya berencana menuju Sulawesi Tengah. Namun kejadian naas ini menunda perjalanannya.

“Kejadiaannya hari Jumat (21/02/2020) jam 3 pagi. Saya dari selatan mau menuju ke Sulteng,” ungkapnya.

Spontanitas peserta tour dalam membantu Suleman mengevakuasi mobilnya merupakan bentuk kepedulian sosial. Ini menandakan touring JWS bukanlah perjalanan tanpa arti, lebih dari itu adalah untuk membantu sesama pengendara yang mengalami kesulitan di tengah perjalanan.

Setelah berhasil mengevakuasi mobil milik Suleman, peserta touring JWS kembali melanjutkan perjalanan menuju Poso, Sulawesi Tengah.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 23 Februari 2020 09:08

Negeri di Atas Awan Memesona Peserta JWS

TORAJA UTARA – Keindahan Negeri di Atas Awan To’tombi memesona peserta Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020. Para peserta disuguhkan hamparan luas awan putih yang ada disekitar pegunungan.

Sejauh mata memandang, yang dilihat peserta hanyalah kumpulan awan putih. Kesempatan itu tidak dilewatkan peserta untuk berswafoto.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang juga menjadi peserta Tour JWS 2020 menyebut, keindahan alam To’tombi ini merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga. Ia juga mengatakan akan ‘menjual’ wisata yang ditemuinya selama melakukan tour JWS.

“Kita berada di Puncak To’tombi, Kabupaten Toraja Utara, melihat Negeri di Atas Awan yang sangat indah. Kalau ini tidak kita syukuri dan kita tidak jaga lama-lama akan rusak. Ini adalah salah satu tempat wisata terbaik di Toraja Utara,” ungkap Rusli usai menikmati wisata Negeri di Atas Awan, Rabu (23/02/2020).

Senada dengan Rusli, peserta lainnya Thomas Mopili mengungkapkan, ajakan Gubernur kepada peserta tour ke tempat-tempat wisata merupakan ide cemerlang.

“Kita semua yang hadir disini akan cerita tentang Negeri di Atas Awan ini supaya orang tahu, orang mengenal surga tersembunyi ini,” ungkap Thomas yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Hari ini, touring JWS memasuki hari kedua. Peserta akan melewati Mangkutana dan berakhir di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah.

Sebelumnya di hari pertama, peserta tour start dari Kota Makassar melewati Pare-Pare menuju Kabupaten Sidrap, Kabupaten Enrekkang, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara.

 

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama