>

Displaying items by tag: PPID Koperasi UKM Perindustrian & Perdagangan

GORONTALO - Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona, Pemerintah Provinsi Gorontalo menempatkan bilik sterilisasi di beberapa titik perbatasan wilayah.

Penempatan bilik sterilisasi ini bertujuan untuk mematikan virus corona dengan menggunakan disinfektan yang terbawa para pendatang. 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Penundaan Kegiatan yang melibatkan orang banyak, menyiapkan tempat cuci tangan untuk para pegawai dan tamu, dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan puasa dan lebaran.

Ketiga hal tersebut merupakan hasil rapat terbatas yang digelar Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Selasa (18/3/2020).

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Kumperindag, M Nadjamudin ini melibatkan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kumperindag sebagai tindak lanjut rapat bersama dengan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

"Kami harus bergerak cepat, sesuai instruksi tiga poin ini harus segera dilaksanakan," kata M Nadjamudin.

M Nadjamudin mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan lebih awal terkait penyediaan cuci tangan dan hand sanitizer bagi pegawai dan tamu di kantor dinas.

"Kami sudah sediakan tempat cuci tangan terkait penanganan virus Corona serta menunda agenda kegiatan yang mengundang pemateri dari luar daerah," ungkap Nadjamudin.

Sementara itu untuk jelang ramadhan dan idul fitri diskumperindag akan memantau ketersediaan bahan pokok dibeberapa lokasi di gorontalo.

"Sudah kami jadwalkan di beberapa tempat diantaranya gudang beras bulog, pasar sentral, distributor dan pasar modern,"lanjut Kadis.

M Nadjamudin juga melakukan evaluasi kegiatan masing-masing bidang serta hasil dari pendampingan reses DPRD Provinsi Gorontalo. Ia menilai masih banyak tugas yang harus diselesaikan di masa datang sesuai instruksi gubernur.

"Kami harap bisa menyelesaikan tugas ini, dan yang penting adalah tetap waspada penyebaran virus Corona, jaga kondisi tubuh dan selalu berdoa, tawakal kepada Tuhan, Insyaallah Gorontalo aman," ucap Nadjamudin.

 

Pewarta : Inez - Kumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Bulan Ramadan dan Idul Fitri, masyarakat Gorontalo tidak perlu khawatir terjadi fluktuasi harga gula di pasar.

Pasalnya distributor besar dan PT PG Gorontalo siap mengamankan dengan persediaan (stok) yang berlimpah.

Masing-masing distributor gula sudah memiliki stok yang besar, Cipta Langgeng sebanyak 300 ton, UD Harapan 180 ton, Sinar Utara 34,85 ton, PT PG Gorontalo 2000 ton dan Tirta Kencana 5 ton sehingga total persediaan gula di Gorontalo sebesar 2.519,85 ton.

Banyaknya stok gula dan kesiapan distributor menggelontorkan persediaannya jika sewaktu-waktu terjadi fluktuasi harga di pasar terungkap pada rapat koordinasi gula, Senin (16/3/2020) di ruang rapat Bidang Perdagangan Dinas  Koperasi UMKM Peridustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.

Rapat yang dipimpin Sujono Said Antule, Kepala Bidang Perdagangan ini adalah tindak lanjut instruksi Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie  di pada Bakti Sosial yang ke-153 di Desa Bandungan Kecamatan Bolango Utara Kabupaten Bone Bolango.

“Setelah melalui konfirmasi langsung,  distributor siap mendukung kegiatan pasar murah yang akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi gorontalo dengan meyerahkan harga sesuai mekanisme pasar antara Rp790- 800 ribu/50 Kg,” kata Sujono Said Antule.

Khusus PT PG Gorontalo pada pecan pertama April akan melaksanakan proses giling tebu menjadi GKP dengan hasil sebesar 10-11 ribu ton.

Produksi PT PG Gorontalo ini diprioritaskan untuk melayani kebutuhan Provinsi Gorontalo serta provinsi Sulawesi Barat sebagaimana penyampaian Direktur Pemasaran PT PG Gorontalo.

 

Pewarta : Inez - Kumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo melaksanakan workshop temu mitra yang berlangsung di New Hotel Rahmat, Kamis (20/2/2020).

Pertemuan kali ini melibatkan seluruh UMKM di Provinsi Gorontalo dengan mengambil tema rekonstruksi pemikiran gerakan UMKM naik kelas.

M Nadjamudin, Kepala Dinas Kumperindag di hadapan peserta mengatakan usaha kecil dan usaha rumah tangga mempunyai peran penting dalam peningkatan ekonomi daerah, namun demikian diakuinya sebagian besat para pelaku usaha cenderung memiliki gaya yang monoton dalam mengelolah usahanya.

"Kegiatan ini dapat membantu pelaku usaha untuk lebih mengenal satu sama lain sehingga terjadi pertukaran informasi dan berbagi pengalaman," ujarn M Nadjamudin.

M Nadjamudin menambahkan, salah satu manfaat workshop ini adalah bertambahnya jejaring usaha kemitraan yang bermanfaat untuk menumbuhkembangkan usaha mereka.

"Selain itu juga dapat menambah wawasan, pengalaman dan pengetahuan bagi pelaku UMKM dalam mengelola dan mengembangkan usahanya", ujar M Nadjamudin.

 

Pewarta : Ines - Diskumperidag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MANADO - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan di Arya Duta Hotel, Kota Manado, Kamis (13/2/2020).

Forum yang mempertemukan antara Diskumperindag provinsi, kabupaten/kota ini dilaksanakan dalam rangka menyatukan persepsi sekaligus mengevaluasi permasalahan sebagai bahan penting dalam penyusunan perencanaan.

Asisten II Bidang Pembangunan Sekreatriat Daerah Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan penyusunan program dibutuhkan evaluasi, ini dimaksudkan agar penyusunan program dapat melihat kendala program yang menghambat di tahun 2019.

"Forum OPD ini menjadi bagian penting, kendala apa saja, maka dari itu evaluasi program sangatlah penting, agar ketika terjadi permasalahan program atau kegiatan dapat segera diselesaikan," kata Sutan Rusdi.

Sutan Rusdi berharap perencanaan akan memantapkan sinergitas dan sinkronisasi program SKPD selama satu tahun, baik dari anggaran APBD maupun APBN di kabupaten/kota dan provinsi dapat mendukung prioritas daerah.

“Pembangunan harus diarahkan untuk mempertahankan keseimbangan pertumbuhan ekonomi demi terwujudnya masyarakat Gorontalo yang maju, unggul dan sejahtera sebagaiamana visi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam RPJMD 2017-2022,” ujar Sutan Rusdi.

Dalam forum yang sama, Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, M Nadjamudin mengakui hasil evaluasi kegiatan yang telah berlangsung masih ditemukan kendala.

"Tidak dipungkiri masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi khususnya fungsi pengawasan, koordinasi dan kerjasama antarbidang terutama pelaksanaan. Kami berharap melalui forum ini dapat menciptakan inovasi serta program yang menciptakan wirausaha dan lapangan kerja baru," ujar M Nadjamudin.

Forum OPD Diskumsperindag ini berlangsung selama 2 hari dan dihadiri Kepala Dinas Kumperindag kabupaten/kota, pejabat eselon III dan IV di lingkup Diskumperindag Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Rapat koordinasi strategi pengembangan ekspor dibuka oleh M Nadjamudin, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Senin (10/02/2020).

Rapat ini diikuti Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo (P2E) , Dinas Perikanan, Bea Cukai, Bank Indonesia, PT Pelindo IV, Balai Karantina Pertanian Kelas II, Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan Gorontalo, PT PG Gorontalo, dan PT Royal Coconut.

Dalam pertemuan ini dibahas strategi dan kebijakan pengembangan ekspor daerah dengan menitikberatkan pada beberapa faktor utama, salah satunya adalah pihak yang menangani ekspor bisa berkontribusi dalam peningkatan komoditas.

“Tahun 2019 kita mengalami defisit 29 juta dollar sesuai laporan BPS Gorontalo. Beberapa komoditas tidak bisa diekspor dikarenakan harga jual dalam negeri lebih tinggi dibandingkan harga di luar negeri,” kata M NAdjamudin.

Menghadapi masalah ini, M Nadjamudin menjelaskan bahwa fokus penguatannya adalah melakukan evaluasi agar ke depan dapat mewujudkan strategi dan pengembangan ekspor daerah serta mampu memberikan jumlah ragam komoditas yang bisa di ekspor.

“Melalui rakor ini kami mengoptimalkan eksport Gorontalo, meningkatkan jumlah komoditas ekspor dan membuka peluang ekspor ke luar negeri, ini salah satu cara Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat,” tutupnya.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO -  Ada beragam cara memperingati Hari Patriotik 23 Januari, salah satunya dengan menggelar pertandingan olahraga seperti yang dilakukan 0leh Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Jumat (31/1/2020).

Para pegawai berkumpul di halaman  kantor dengan baju olahraga yang menyolok, mereka berlaga dalam final bola voli antara bidang perdagangan berhadapan dengan bidang perindustrian.

“Peringatan Hari Patriotik 23 Januari  ini diisi dengan pertandingan bola voli antar bidang, semoga semangat perjuangan para pendahulu dapat kami warisi dengan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” kata M Nadjamuddin, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.

Pertandingan bola voli ini menggunakan sistem round robin yang diikuti oleh sekertariat, 4 bidang dan Unit Pelayanan Terpadu.

Semarak supporter terdengar sejak awal pertandingan. Mereka saling memyuarakan yel-yel untuk memberi semangat kepada timnya.

“Kami berharap olahraga ini selain memperingati Hari Patriotik juga dapat menciptakan kekeluargaan dan kebersamaan dalam satu keluarga besar Diskumperindag Provinsi Gorontalo,” ungkap M Nadjamudin.

Pada final bola voli ini M Nadjamuddin menyerahkan piala bergilir dan hadiah uang tunai senilai Rp2,5 juta kepada pemenang yaitu tim dari bidang industri.

 

Pewarta : PPID DKUPP

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) eselon III dan IV.

Serah terima jabatan eselon III tersebut adalah Kepala Bidang Industri dari Harun Enggowa kepada Iwan Ahmad Sondakh, dan pejabat esselon VI Kepala Seksi Kelembagaan Koperasi dari Helly Mangundap diserahkan ke Sarwanto, Kepala Seksi Industri Logam Mesin dari Iwan Ahmad Sondakh diserahkan ke Fahmi Ihsan dan Kepala Seksi Perdagangan Luar Negeri dari Fahmi Ihsan diserahkan ke Syarif Malopo.

Sertijab ini dipimpin Kepala Dinas Kumperindag, M. Nadjamudin di aula Kantor Diskumperindag, Kamis  (16/1/2020).

“Atas nama pimpinan kami mengucapkan selamat kepada pejabat baru, pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik dan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab,” kata M Nadjamudin.

M Nadjamudin juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang telah bekerja dan mendedikasikan pengabdian kepada tugas pokok dan fungsinya selama ini.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) memusnahkan 10 jenis barang kadaluwarsa produksi PT Nestle Indonesia dari distributor CV Manggala.

Proses pemusnahan barang kadaluarsa ini berlangsung di halaman belakang kantor, Senin (9/12/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa Bidang Perdagangan, Head Office area PT Nestle Indonesia, serta para pelaku usaha.

Barang yang dimusnahkan diantaranya Dancow 30 karton, Nescafe 9 karton, Milo 4 karton, Kitkat 4 karton, Nescafe Mate 8 karton, Dancow 3 dan 5 + 8 karton, Dancow Datita 16 karton, Lagtogrow 15 karton, dan Nest Cerelac 15 karton.

"Pemusnahan ini yang terakhir di Desember 2019,” kata Yogi Ulandari, Head of Office area PT Nestle Indonesia.

Sementera itu Kepala Seksi Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa Bidang Perdagangan Diskumperindag Provinsi Gorontalo, Fauziah Utiarahman mengakui jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah hasil sitaan barang kedaluarsa pada tahun ini semakin bekurang.

"Kami melihat para pelaku usaha sudah sadar, bahwa barang yang kadaluarsa tidak boleh dijual kepada masyarakat," jelas Fayziah Utiarahman.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperidag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 2 dari 4
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama