>

Displaying items by tag: PPID Koperasi UKM Perindustrian & Perdagangan

MANADO - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan di Arya Duta Hotel, Kota Manado, Kamis (13/2/2020).

Forum yang mempertemukan antara Diskumperindag provinsi, kabupaten/kota ini dilaksanakan dalam rangka menyatukan persepsi sekaligus mengevaluasi permasalahan sebagai bahan penting dalam penyusunan perencanaan.

Asisten II Bidang Pembangunan Sekreatriat Daerah Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan penyusunan program dibutuhkan evaluasi, ini dimaksudkan agar penyusunan program dapat melihat kendala program yang menghambat di tahun 2019.

"Forum OPD ini menjadi bagian penting, kendala apa saja, maka dari itu evaluasi program sangatlah penting, agar ketika terjadi permasalahan program atau kegiatan dapat segera diselesaikan," kata Sutan Rusdi.

Sutan Rusdi berharap perencanaan akan memantapkan sinergitas dan sinkronisasi program SKPD selama satu tahun, baik dari anggaran APBD maupun APBN di kabupaten/kota dan provinsi dapat mendukung prioritas daerah.

“Pembangunan harus diarahkan untuk mempertahankan keseimbangan pertumbuhan ekonomi demi terwujudnya masyarakat Gorontalo yang maju, unggul dan sejahtera sebagaiamana visi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam RPJMD 2017-2022,” ujar Sutan Rusdi.

Dalam forum yang sama, Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, M Nadjamudin mengakui hasil evaluasi kegiatan yang telah berlangsung masih ditemukan kendala.

"Tidak dipungkiri masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi khususnya fungsi pengawasan, koordinasi dan kerjasama antarbidang terutama pelaksanaan. Kami berharap melalui forum ini dapat menciptakan inovasi serta program yang menciptakan wirausaha dan lapangan kerja baru," ujar M Nadjamudin.

Forum OPD Diskumsperindag ini berlangsung selama 2 hari dan dihadiri Kepala Dinas Kumperindag kabupaten/kota, pejabat eselon III dan IV di lingkup Diskumperindag Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Rapat koordinasi strategi pengembangan ekspor dibuka oleh M Nadjamudin, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Senin (10/02/2020).

Rapat ini diikuti Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo (P2E) , Dinas Perikanan, Bea Cukai, Bank Indonesia, PT Pelindo IV, Balai Karantina Pertanian Kelas II, Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan Gorontalo, PT PG Gorontalo, dan PT Royal Coconut.

Dalam pertemuan ini dibahas strategi dan kebijakan pengembangan ekspor daerah dengan menitikberatkan pada beberapa faktor utama, salah satunya adalah pihak yang menangani ekspor bisa berkontribusi dalam peningkatan komoditas.

“Tahun 2019 kita mengalami defisit 29 juta dollar sesuai laporan BPS Gorontalo. Beberapa komoditas tidak bisa diekspor dikarenakan harga jual dalam negeri lebih tinggi dibandingkan harga di luar negeri,” kata M NAdjamudin.

Menghadapi masalah ini, M Nadjamudin menjelaskan bahwa fokus penguatannya adalah melakukan evaluasi agar ke depan dapat mewujudkan strategi dan pengembangan ekspor daerah serta mampu memberikan jumlah ragam komoditas yang bisa di ekspor.

“Melalui rakor ini kami mengoptimalkan eksport Gorontalo, meningkatkan jumlah komoditas ekspor dan membuka peluang ekspor ke luar negeri, ini salah satu cara Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat,” tutupnya.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO -  Ada beragam cara memperingati Hari Patriotik 23 Januari, salah satunya dengan menggelar pertandingan olahraga seperti yang dilakukan 0leh Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Jumat (31/1/2020).

Para pegawai berkumpul di halaman  kantor dengan baju olahraga yang menyolok, mereka berlaga dalam final bola voli antara bidang perdagangan berhadapan dengan bidang perindustrian.

“Peringatan Hari Patriotik 23 Januari  ini diisi dengan pertandingan bola voli antar bidang, semoga semangat perjuangan para pendahulu dapat kami warisi dengan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” kata M Nadjamuddin, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.

Pertandingan bola voli ini menggunakan sistem round robin yang diikuti oleh sekertariat, 4 bidang dan Unit Pelayanan Terpadu.

Semarak supporter terdengar sejak awal pertandingan. Mereka saling memyuarakan yel-yel untuk memberi semangat kepada timnya.

“Kami berharap olahraga ini selain memperingati Hari Patriotik juga dapat menciptakan kekeluargaan dan kebersamaan dalam satu keluarga besar Diskumperindag Provinsi Gorontalo,” ungkap M Nadjamudin.

Pada final bola voli ini M Nadjamuddin menyerahkan piala bergilir dan hadiah uang tunai senilai Rp2,5 juta kepada pemenang yaitu tim dari bidang industri.

 

Pewarta : PPID DKUPP

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) eselon III dan IV.

Serah terima jabatan eselon III tersebut adalah Kepala Bidang Industri dari Harun Enggowa kepada Iwan Ahmad Sondakh, dan pejabat esselon VI Kepala Seksi Kelembagaan Koperasi dari Helly Mangundap diserahkan ke Sarwanto, Kepala Seksi Industri Logam Mesin dari Iwan Ahmad Sondakh diserahkan ke Fahmi Ihsan dan Kepala Seksi Perdagangan Luar Negeri dari Fahmi Ihsan diserahkan ke Syarif Malopo.

Sertijab ini dipimpin Kepala Dinas Kumperindag, M. Nadjamudin di aula Kantor Diskumperindag, Kamis  (16/1/2020).

“Atas nama pimpinan kami mengucapkan selamat kepada pejabat baru, pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik dan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab,” kata M Nadjamudin.

M Nadjamudin juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang telah bekerja dan mendedikasikan pengabdian kepada tugas pokok dan fungsinya selama ini.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) memusnahkan 10 jenis barang kadaluwarsa produksi PT Nestle Indonesia dari distributor CV Manggala.

Proses pemusnahan barang kadaluarsa ini berlangsung di halaman belakang kantor, Senin (9/12/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa Bidang Perdagangan, Head Office area PT Nestle Indonesia, serta para pelaku usaha.

Barang yang dimusnahkan diantaranya Dancow 30 karton, Nescafe 9 karton, Milo 4 karton, Kitkat 4 karton, Nescafe Mate 8 karton, Dancow 3 dan 5 + 8 karton, Dancow Datita 16 karton, Lagtogrow 15 karton, dan Nest Cerelac 15 karton.

"Pemusnahan ini yang terakhir di Desember 2019,” kata Yogi Ulandari, Head of Office area PT Nestle Indonesia.

Sementera itu Kepala Seksi Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa Bidang Perdagangan Diskumperindag Provinsi Gorontalo, Fauziah Utiarahman mengakui jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah hasil sitaan barang kedaluarsa pada tahun ini semakin bekurang.

"Kami melihat para pelaku usaha sudah sadar, bahwa barang yang kadaluarsa tidak boleh dijual kepada masyarakat," jelas Fayziah Utiarahman.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperidag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo melaksanakan bimbingan teknis peningkatan kualitas produk Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Kamis (12/12/2019).

Kegiatan yang digelar di gedung PLUT ini untuk mempertegas pentingnya pengendalian kualitas (quality control) dalam proses produksi dan pemasaran disamping untuk meningkatkan jumlah unit usaha dan mendukung pendapatan rumah tangga bagi pelaku usaha.

Kepala Dinas Kumperindag, M Nadjamudin saat membuka bimbingan teknis ini mengingatkan factor penting dalam persaingan di dunia usaha.

"Salah satu faktor yang sangat penting dalam persaingan pasar adalah kualitas produk maupun layanan," kata M Nadjamudin.

Dalam bimbingan teknis dihadir Kepala Bidang UMKM Lyla Ramziah Laya, dan Kepala UPT Balai Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB), Ishak Rahman Salandra. Peserta kegiatan berasal dari para pelaku UKM Intensif PLUT-KUMKM

M Nadjamuddin menuturkan bimbingan teknis ini merupakan pelatihan yang penting dan harus diperhatikan pelaku usaha, karena kualitas produk yang baik akan memberikan kontribusi pada usaha yang sementara dikelola. 

“Sasaran kegiatan ini adalah penciptaan KUKM dalam penguatan kapasitas usaha yang berdaya saing tinggi. Hal ini menandakan besarnya peran pemerintah dalam memajukan pemberdayaan perekonomian khususnya bagi pelaku UMKM," ujar M Nadjamuddin.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 15 Oktober 2019 08:56

4 Pelaku UMKM Luncurkan Produk Unggulan

LIMBOTO  - Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus melakukan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki potensi besar untuk tumbuh.

Terdapat ribuan pelaku UMKM di daerah ini, mereka tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Keberadaan mereka menunjukkan dinamika ekonomi yang terus bergeliat.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Posdaya Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah pada peluncuran produk UMKM dan pengresmian Gapura Sentra UKM yang bertempat di Kelurahan Kayubulan Kecamatan Limboto kabupaten Gorontalo, Jumat (11/10/2019).

Launching produk dan pengresmian Gapura Sentra UKM juga dihadiri Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo selaku Ketua Umum Yayasan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo).

Ada 4 kelompok UKM yang produknya diluncurkan, mereka adalah Kelompok UKM Lo Ayuhulalo yang memproduksi kue Dumalo, Kelompok UKM Jakuran dengan produksi jajanan kue tradisional, Kelompok UKM hulond cookies yang memproduksi olahan kue kering dan Kelompok UKM cookies library yang memiliki produksi kripik pisang, biji-biji dan stik.

Posdaya Anggrek ini merupakan binaan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (LPPM-UMGo)

 

Pewarta : PPID Dinas Kumperindag

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Pengelola koperasi harus mampu berinovasi dan melakukan terobosan agar dapat menarik perhatian masyarakat di era industri 4.0 yang menekankan pada kemampuan menggunakan teknologi informasi.

Untuk bisa melakukan itu, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi pengelola koperasi.

“Manajemen dan staf keuangan koperasi harus memiliki out put yang jelas. Setiap tahun harus ada perubahan dan inovasi dari peserta Diklat,” kata Kepala M Nadjamudin, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, saat membuka Diklat di Hotel Maqna Kota Gorontalo, Selasa (8/10/2019).

Diklat ini merupakan pembinaan rutin peningkatan kapasitas bagi pengelola koperasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.

Tujuan Diklat ini untuk meningkatnya jumlah koperasi yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), menciptakan koperasi yang tertib administrasi sesuai dengan perundang-undangan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi.

Dalam Diklat ini juga dihadiri Lembaga Diklat Profesi (LDP) Profesional Madani dan Lembaga Pendidikan Perkoperasian Nasional (Lapenkopnas).

“Semoga pelatihan ini terus berlanjut dengan melibatkan elemen pemerintah, masyarakat, perusahaan maupun lembaga lainnya,” kata M Nadjamudin.

M Nadjamudin juga meminta ada kesimpulan pada akhir Diklat yang dijadikan rekomendasi ke lembaga atau instansi terkait.

Saat ini di Provinsi Gorontalo terdapat 1.297 unit koperasi dengan total anggota 141.708 anggota.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO – Komoditas unggulan pertanian dan perkebunan Provinsi Gorontalo harus mampu menembus pasar dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Untuk itu diperlukan instrumen yang menyederhanakan mata rantai perdagangan agar mampu bersaing dengan komoditas serupa dari daerah lain. Instrumen ini adalah pasar lelang.

Pasar lelang di Provinsi Gorontalo saat ini sedang berjalan di Hotel Aziziyah, Limboto, Kabupaten Gorontalo, yang dibuka oleh Sujono Antule, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Rabu (21/78/2019).

"Untuk mensukseskan program pembangunan nasional, khususnya program pengembangan institusi pasar yang berkaitan dengan upaya meningkatkan pemasaran, daya saing, pendapatan petani dan ketahanan pangan, telah mengembangkan pasar lelang komoditas agro, baik Pasar Lelang Spot (penyerahan segera setelah transaksi) maupun Pasar Lelang Forward (penyerahan kemudian), yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” Kata Sujono Antule.

Pasar lelang ini bertujuan mempertemukan secara langsung antara petani/kelompok tani, pedagang pengumpul, dengan pedagang besar, sekaligus membuka akses dan meningkatkan posisi tawar petani agar pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat.

“Peserta yang hadir berjumlah 30 orang. Mereka berlatar belakang sebagai petani, pedagang pengumpul, pelaku usaha, BUMN, dan instansi terkait. Komoditas yang dibawa antara lain beras, cengkeh, cabe rawit, bawang, jagung, minyak kelapa kampung, dan Virgin Coconut Oil (VCO),” ujar Sujono Antule.

Dalam pasar lelang ini belum terjadi kesepakatan transaksi, namun tujuan pasar lelang berhasil dicapai. Diharapkan kedepannya akan semakin banyak pihak petani/kelompok tani dan pelaku usaha dapat memanfaatkan pasar lelang ini.

 

Pewarta : Ramli Mohune – Dinas Kumperidag

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
Halaman 3 dari 5
© 2021, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama