>

GORONTALO - Proses akreditasi Laboratorium Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan (BPMJB) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo segera dimulai.

Akreditasi ini tujuan untuk membangun dan memastikan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pengujian dari laboratorium BPMJB.

Hal ini disampaikan oleh Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo dalam sambutannya saat membuka bimbingan teknis penyusunan laporan hasil uji dan penyusunan form dalam rangka persiapan akreditasi tahun 2020 di Aula Laboratorium BPMJB, Senin (18/11/2019)

Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) BPMJB Dinas PUPR Provinsi Gorontalo terus berbenah dalam proses persiapan akreditasi ini, pembenahan dilakukan di administrasi maupun kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Pembenahan ini dilakukan agar saat BPMJB telah sah ditetapkan sebagai salah satu Laboratorium yang memiliki legalitas dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Laboratorium BPMJB ini diharapkan siapkan dan menjadi sebagai salah satu laboratorium rujukan untuk setiap pengujian material jalan dan bangunan

“Kebaradaan laboratorium ini sudah 8 tahun, saya bersyukur diadakannya bimtek ini agar setelah diakreditasi kita sudah benar-benar memililki SDM yang handal dan memadai,” kata Handoyo Sugiharto.

Selain kelengkapan administrasi dan peningkatan SDM, Handoyo Sugiharto mengingatkan kepada Kepala UPTD BPMJB, Zulkarnain Danial untuk melengkapi sarana dan prasarana sebagai penunjang pada pengujian material jalan dan bangunan

 “Untuk memulai akreditasi ini bukan hanya administrasi dan SDM saja yang kita harus tingkatkan, juga melengkapi sarana prasarana dan peralatan yang dibutuhkan,” jelas Handoyo Sugiharto.

Bimtek ini dihadiri pemateri dari UPT Laboratorium dan Pengujian Dinas Bina Marga dan Penataan ruang Provinsi Sulawesi Tenggah, Wilson Siako, Irma Agustina dan Randi tersebut, Handoyo Sugiharto berharap peserta dapat menyerap seluruh meteri yang diberikan.

“Saya berharap kepada seluruh peserta untuk memperhatikan apa yang disampaikan oleh para narasumber nanti, kemudian dilaksanakan sehingga kalian bisa menjadi pelaku-pelaku laboratorium yang handal,” ujar Handoyo Sugiharto.

Kepala UPTD BPMJB, Zulkarnain Danial menjelaskan tujuan mereka menggunakan jasa pemateri dari Dinas Binas Marga dan Penataan ruang Provinsi Sulawesi Tengah ini karena laboratorium yang ada di daerah ini telah mendapat rekomendasi Pusat Riset Teknologi dan Pengembangan di Bidang Jalan dan Jembatan yang Berskala Nasional (PUSJATAN)

“Untuk wilayah sulawesi baru Palu yang terakreditasi, bahkan laboratorium Palu ini sudah mendapat rekomendasi dari PUSJATAN, karena lab mereka ini sudah 43 parameter uji yang terakreditasi, selain itu untuk menekan biaya, waktu dan hubungan kedekatan diwilayah sesulawesi yang bisa menjadi salah satu point penting,” jelas Zulkarnain

Zulkarnain juga menambahkan Untuk mempermudah para peserta dalam penyerapan materi yang akan diberikan selama 2 hari kedepan itu, mereka membuat sistem tiga kelas dengan tiga materi

“untuk mempercepat penyerapan materi kelas kami bagi 3, kelas Pak Wilson materi penyusunan laporan hasil uji dari Job Mix Design (JMD) parameter uji beton dan tanah, kelas Pak Randi materi penyusunan laporan Asphal dan untuk kelas ibu Irma mendampingi tim management mutu dalam proses pendaftaran dan penyesuain form akreditasi untuk 2020,” papar Zulkarnain Danial.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 14 November 2019 22:21

Handoyo Sugiharto Nakhodai FKPPI Gorontalo

ISIMU - Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo dilantik Ketua Umum Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri Indonesia (FKPPI) Pontjo Sutowo sebagai Ketua Pengurus Daerah XXX FKPPI Provinsi Gorontalo di Aula Makorem 133 NWB, Kamis (14/11/2019)

Pelantikan pengurus daerah FKPPI Gorontalo ini berdasarkan surat keputusan nomor 137/PP/FKPPI tentang Komposisi dan Personalia Dewan Pembina Dewan Penasehat dan Pengurus Harian, Pengurus Daerah Gorontalo. Untuk Provinsi Gorontalo sendiri ada 36 pengurus terdiri dari Ketua dan anggota FKPPI yang resmi dilantik oleh Ketua Umum FKPPI.

Bagi Handoyo Sugiharto jabatan ketua FKPPI Gorontalo masa bakti 2019-2024 ini merupakan amanah dan tanggung  jawab yang harus dilaksanakan dan untuk langkah awalnya Kadis PUPR Provinsi Gorontalo ini akan membentuk cabang di kabupaten dan Kota Gorontalo

“Alhamdulillah pelantikannya sudah selesai, sehingga kita sudah sah menjadi pengurus keluarga besar FKPPI yang nantinya kita akan melanjutkan dengan proses konsolidasi, dengan membentuk cabang-cabang di lima kabupaten dan satu kota, kemudian dari cabang terus ke rayon-rayon di kecamatan,” kata Handoyo Sugiharto.

Handoyo Sugiharto menambahkan suatu organisasi tidak akan berjalan baik jika tidak ada kerja sama antara pengurus di tingkat cabang maupun di rayon

“Kerja sama pengurus cabang maupun di rayon sangat diperlukan, agar organisasi ini bisa terlaksana sesuai dengan tekad keluarga besar FKPPI sehingga dengan organisasi ini kita dapat menjadikan Provinsi Gorontalo lebih unggul,” ujar Handoyo Sugiharto.

Ia juga berharap kepada keluarga besar FKPPI untuk menjunjung tinggi jiwa patriotik dari orang tua, sehingga keberadaan FKPPI akan menjadi contoh bagi masyarakat.

Sementara itu Sekretaris Daerah, Darda Daraba yang menghadiri pelantikan tersebut mengingatkan kepada FKPPI agar terus meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi upaya-upaya yang senantiasa memecah belah keutuhan berbangsa serta bermasyarakat.

“Utamanya kepada saudara saya, Pak Handoyo yang terpilih untuk menakhodai FKPPI selama lima tahun ke depan, agar mampu menunjukkan kredibilitas memajukan organisasi,” kata Darda Daraba.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Setiap bangunan di Provinsi Gorontalo seharus memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) seperti yang ada pada Peraturan Menteri PUPR nomor 24/PRT/M/2017 tentang sertifikat laik fungsi bangunan gedung.

Dalam perencanaan bangunan gedung sudah seharusnya didesain tahan gempa, karena wilayah Gorontalo berada pada jalur sesar atau patahan yang aktif.

Hal ini disampaikan Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo pada seminar nasional peran teknik sipil dalam mitigasi bencana gempa di Gorontalo yang dilaksanakan di Grand Palace Convention Center (GPCC), Senin (4/11/2019).

“Mulai saat ini saya mengimbau kepada mahasiswa untuk memperhatikan perencanaan bangunan tahan gempa sesuai dengan Permen PUPR nomor 24 tahun 2017,” kata Handoyo Sugiharto.

Seminar ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Bulldozer Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Karmila Mahmud dan dihadiri Kepala Bidang Pusat penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pengembangan Perumahan dan Pemukiman (Puskim) Kementerian PUPR, Lutfi Faizal, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumarwoto, Dekan Fakultas Teknik UNG Rifadly Bahsuan dan sejumlah mahasiswa fakultas teknik.

Handoyo Sugiharto menjelaskan berdasakan data penilitian, sebanyak 500.000 gempa yang terdeteksi tiap tahunnya di seluruh dunia, 100.000 gempa dunia yang bisa dirasakan dan 100 gempa dunia yang dapat menimbulkan kerusakan

“Pada saat pembangunan di lapangan harus memperhatikan banyak faktor diantaranya, timbangan geser atau bagaimana merencanakan tiang lebih kokoh dari pada balok. Ketika terjadi gempa, kolom tidak patah sehingga bangunan bisa melindungi orang yang berada di dalamnya,” ungkap Handoyo Sugiharto.

Kepala Dinas PUPR Provinisi Gorontalo berharap pemerintah kota maupun kabupaten dapat membantu masyarakat dalam pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)  ini.

“SLF ini merupakan satu rekomendasi penting terhadap bangunan gedung, kami berharap bangunan di Provinsi Gorontalo sudah memiliki SLF,” tutup Handoyo Sugiharto.

 

Pewarta : Yudi - Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOLIYOHUTO -  Pemeriksaan kualitas jalan, jembatan dan bangunan oleh laboratorium material merupakan jaminan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Provinsi Gorontalo.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Yuliana Rivai saat melakukan peninjauan dan pemeriksaan kualitas pembangunan jalan usaha tani yang berada di Desa Dilonoyohu Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo, Jumat (1/11/2019)

Dalam pemeriksaan ini Yuliana Rivai didampingi sejumlah staf dari Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan (BPMJB) Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

“Secara bersama-sama dengan BPMJB Dinas PUPR Provinsi Gorontalo kami melakukan pemeriksaan kualitas pembangunan jalan usaha tani yang saat ini sedang dilaksanakan,” kata Yuliana Rivai.

Pembangunan infrastruktur pertanian yang berada di Desa Diloniyohu tersebut menelan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp206 juta dengan panjang jalan yang dibangun 500 meter, lebar 4 meter serta ketinggian jalan bervariasi dari 60-75 cm dan pembuatan plat duicker sebanyak 3 buah.

Pembangunan jalan usaha tani yang sudah mencapai 77 persen ini dikerjakan oleh CV Rafli Rifky.

“Alhamdulillah pekerjaannya sudah mencapai 77 persen, karena ketinggian jalannya masih harus ditambah serta proses pembuatan plat duickernya pun sementara dikerjakan. Untuk hasil pemeriksaan kualitas masih akan menunggu hasil dari laboratorium Dinas PUPR, kami juga melakukan pemeriksaan kepadatan serta pengambilan sampel bahan material untuk diperiksa,” jelas Yuliana Rivai.

Yuliana Rivai berharap pembangunan jalan akses pertanian tersebut dapat mempermudah transportasi kawasan pertanian, memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian serta mempermudah pengangkutan hasil produksi pertanian menuju pasar.

Di lokasi yang sama, Dune Mootalu, salah satu warga Desa Diloniyohu yang menghibahkan lahannya untuk pembangunan jalan tersebut sangat bersyukur dengan adanya program pemerintah tersebut.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan pertanian ini, karena akan membantu para petani. Sehingga saya rela menghibahkan lahan sebagai bentuk dukungan pembangunan,” kata Dune Mootalu.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 03 November 2019 20:35

Pengawasan Bina Marga Tidak Kenal Hari Libur

BONE BOLANGO - Pengawasan pembangunan infrastruktur oleh Bidang Bina MArga Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo terus dilakukan walaupun pada hari libur.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Bina Marga, Abdul Fandit Ahmad saat melakukan monitoring ke beberapa pekerjaan peningkatan ruas jalan Provinsi Gorontalo.

Pengawasan kali ini dilakukan terhadap pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi di jalan M Thayeb Gobel (ex-jalan Bengawan Solo) dengan panjang 4.700 meter, lebar 4 meter, dan pekerjaan peningkatan ruas Gorontalo-Tapa-Atinggila dengan panjang penanganan 2076 meter, lebar 4 meter.

“Kegiatan seperti ini akan kami lakukan terus-menerus karena kami ingin memastikan sampai di mana progresnya. Apakah ada peningkatan atau tidak dan apa saja kendala yang dihadapi saat melaksanakan pekerjaan,” kata Abdul Fandit, Sabtu (2/11/2019).

Untuk pekerjaan peningkatan ruas jalan M Thayeb Gobel menggunakan anggaran APBD tahun 2019 pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp12,7 miliar dan untuk peningkatan ruas jalan Gorontalo-Tapa-Atinggola menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp5,2 miliar.

“Pada Kedua ruas jalan provinsi tersebut dilakukan dua kali pengaspalan, dengan Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) dan Alhamdulillah untuk ruas jalan Gorontalo-Tapa-Atinggola progresnya sudah 70 persen sedangkan untuk ruas jalan M Thayeb Gobel baru sekitar 40 persen,” jelas Abdul Fandit.

Dari hasil pengawasan, Kabid bina marga ini berharap dalam waktu dekat pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi tersebut segera rampung sesuai dengan spesifikasi.

“Kami berharap pengawas dari konsultan maupun dari PU mengawasi pekerjaan di lapangan termasuk menjaga kualitas yang ada, sehingga selesai pekerjaan dan waktu pemeriksaan tiba, tidak ada temuan-temuan yang berkaitan dengan kualitas,” pungkasnya

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

LIMBOTO – Sejumlah pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupate Gorontalo ditinjau Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo.

Rombongan Komisi III ini didampingi oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Yuliana Rivai dan sejumlah staf dinas. Mereka ingin memastikan pekerjaan pembangunan infrastruktur ini berjalan sesuai jadwal.

Peninjauan dimulai pada pekerjaan pembangunan jalan wisata pantai Dulanga yang berada Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Pekerjaan yang berada di Desa Bongo tersebut meliputi pembangunan jalan wisata Pantai Dulanga dengan panjang 789 meter, lebar tiga meter dan pembuatan tangga di bibir pantai.

“Kami bersama Komisi III meninjau pekerjaan di Desa Bongo, pembangunan jalan wisata dan pembuatan tangga untuk para wisatawan dan dilanjutkan melihat pembangunan drainase di Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru,” kata Yuliana Rivai.

Pekerjaan yang pembangunan jalan wisata di Desa Bongo menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp869 juta.

Menurut Yulina RIvai pekerjaan pembangunan jalan wisata sudah mencapai 35 persen dan pembuatan tangga sudah selesai 100 persen.

“Alhamdulillah mereka sudah melaksanakan timbunan klas A, meski masih ada beberapa titik timbunanannya harus ditambah. Untuk proges yang lebih besar itu ada pada proses Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC), saat ini sudah mencapai 37 persen,” papar Yuliana Rivai.

Sedangkan pembangunan drainase di Desa Talumelito yang merupakan permintaan masyarakat karena di dearah tersebut jika dimusim penghujan air akan meluap ke jalan bahkan hingga ke rumah-rumah masyarakat

“Di lokasi tersebut memang ada saluran, tetapi saluran tersebut tidak dapat menampung debit air hujan, kami melaksanakan pembangunan drainase dan Alhamdulillah pekerjaannya sudah mencapai 90 persen,” lanjut Yuliana Rivai.

Drainase ini memiliki panjang 336m yang menelan anggaran sebesar Rp208 juta. Diharapkan setelah drainase ini berfungsi dapat mengatasi permasalahan yang timbul saat musim penghujan

“DPRD sangat mengapresiasi pembangunan jalan wisata, karena akan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan untuk pembangunan saluran drainase, mereka pun sangat mendukung karena dapat memberi solusi dari luapan air hujan,” pungkas Yuliana Rivai.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

WONOSARI – Petani di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo sekarang bisa tertawa gembira, pasalnya jalan yang selama ini menjadi kendala dalam transportasi kini sudah lancar.

Mereka bisa menikmati fasilitas yang dibangun Pemerintah Provinsi Gorontalo ini untuk berbagai keperluan, ke sawah, mengakses pasar harian, belanja barang modal atau memasarkan hasil pertanan mereka.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Yuliana Rivai menjelaskan dibangunnya jalan usaha tani di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo ini sangat membantu para petani untuk memperlancar akses pertanian serta dapat mendorong peningkatan hasil pertanian masyarakat.

“Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melaksanakan pembangunan jalan usaha tani di sejumlah kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo. Pembangunan tersebut dilakukan agar infrastrukstur dapat lebih merata hingga ke pelosok-pelosok daerah provinsi Gorontalo,” kata Yuliana usai melakukan peninjauan jalan usaha tani di kecamatan Wonosari kabupaten Boalemo, Rabu (23/10/2019).

Yuliana menyebut, tujuan peninjauan yang mereka lakukan selain untuk memastikan apakah sudah 100 persen juga untuk melihat kualitas dari pekerjaan tersebut.

Dari peninjauan terhadap pekerjaan jalan usaha tani tersebut ia menuturkan bahwa hasil di lapangan sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Pembangunannya menggunakan anggaran APBD-P tahun 2019 pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp200 juta dengan panjang 300 meter, lebar empat meter serta ketinggian jalan satu meter.

“Hasil pemeriksaan kami, Alhamdulillah apa yang telah dikerjakan oleh CV. Cahaya Permata tersebut sudah 100 persen dan sudah sesuai dengan spesifikasi bahkan untuk proses pekerjaannya pun lebih cepat dari jadwal yang ada pada kontrak,”ungkapnya.

Dia berharap pembangunan jalan usaha tani yang memang merupakan aspirasi dari masyarakat petani, dapat memperlancar mobilitas alat atau mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi untuk menuju lahan pertanian. Selain itu juga dapat mempermudah petani untuk mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan atau tempat pengolahan dan pasar.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

SUWAWA TENGAH – Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo mengebut penyelesaian pekerjaan pemeliharaan Jembatan Tolomato di Suwawa Tengah Kabupaten Bone bolango, Selasa (22/10/2019).

“Hingga sampai saat ini pekerjaan sudah mencapai 90 persen. Untuk pekerjaan normalisasi dan pembuatan bronjong yang dilaksanakan oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) baru mencapai 10 persen, dikarenakan pekerjaannya baru dimulai dua minggu yang lalu,” kata  Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo saat meninjau proses pekerjaan jembatan.

Pekerjaan pemeliharaan Jembatan Tolomato yang dimulai pada pertengahan September lalu, diawali dengan perbaikan abutment (penyangga jembatan) dan perbaikan oprit jembatan oleh Bidang Bina Marga, kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan normalisasi dan pembuatan bronjong oleh Bidang SDA.

Handoyo Sugiharto yang didampingi Kepala Bidang SDA, Romen Lantu dan Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Zulkarnain Habibie, optimistis akan merampungkan pekerjaan pemeliharaan Jembatan Tolomato pada akhir bulan November nanti .

“Pekerjaan ini di mulai oleh Bidang Bina Marga dengan perbaikan abutment dan perbaikan oprit jembatan yang beberapa waktu lalu rusak akibat bencana alam. Nah saat ini pekerjaan normalisasi terus dikerjakan, agar sebelum tiba musim hujan atau pada bulan November pekerjaan sudah selesai,” jelas Handoyo Sugiharto.

Jembatan Tolomato merupakan satu-satunya akses masyarakat yang yang berada di Kecamatan Suwawa Timur, Suwawa Tengah dan sekitarnya untuk menuju Kota Gorontalo.

Pemeliharaan Jembatan Tolomato tersebut menelan anggaran APBD-P tahun 2019 sebesar Rp2,1 miliar dan dikerjakan oleh 2 bidang , Bina Marga dan SDA.

“Saya berharap setelah pekerjaan ini selesai, jembatan ini dapat digunakan oleh masyarakat di kabupaten Bone Bolango,” papar Handoyo Sugiharto.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO –  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melakukan kerja sama dengan konsultan Perencanaan CV Muliya Cipta Konsultan dan CV Nandi Tiya Konsultan.

Kerja sama ini ditandai dengan ditanda tangganinya nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Bidang Bina Marga, Abdul Fandit Ahmad yang mwakiliki Dinas PUPR dengan 2 pimpinan perusahaan konsultan di kantor dinas, Senin (21/10/2019)

Penandatanganan ini merupakan upaya pemerintah untuk membuat perencanaan pembangunan ruas jalan strategis provinsi.

“Penandatanganan kontrak kerja sama pelaksanaan Detail Engineering Design (DED) ruas jalan strategis provinsi di Imbodu-Motolohu Selatan dengan CV Nandi Tiya Konsultan dan untuk perencanaan ruas jalan provinsi yang ada di Kota Gorontalo tahun 2019 ini oleh CV Muliya Cipta Konsultan,” Kata Abdul Fandit, Selasa (22/10/2019).

Perencanaan ruas jalan strategis provinsi yang dibuat oleh konsultan tersebut salah satunya digunakan pada 2020 dan sebagian akan dijadikan stock desain peningkatan ruas jalan provinsi yang pembangunannya menyesuaikan dengan anggaran.

“Stok desain dibuat oleh CV Muliya Cipta Konsultan itu akan kami gunakan pada rencana pekerjaan ruas jalan John Aryo Katili pada 2020 nanti dan untuk perencanaan ruas jalan Imbodu-Motolohu Selatan akan kami jadikan sebagai stock desain,” ujar Abdul Fandit Ahmad.

Abdul Fandit Ahmad berharap konsultan membuat perencanaan ruas jalan provinsi yang dapat memberi kenyamanan pengguna dengan tidak mengindahkan kaidah perencanaan sesuai dengan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, yaitu pembangunan infrastruktur merata hingga ke pelosok.

“Kami berharap dengan adanya MoU ini menghasilkan perencanaan ruas jalan strategis, bisa tepat mutu, tepat kualitas dan tepat administrasi. Dapat memberi kenyaman bagi para penggunanya,” tutup Abdul Fandit Ahmad.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

SUWAWA TENGAH - Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Abdul Fandit Ahmad melakukan peninjauan pekerjaan pemeliharaan Jembatan Tolomato, yang berada di Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone bolango, Kamis (17/10/2019).

Pemeliharaan jembatan Tolomato tersebut dikerjakan oleh dua bidang, Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).  Bina Marga melakukan penguatan abutment (penyanga jembatan) dan pemasangan Oprit sedangkan untuk Bidang SDA melakukan normalisasi sungai dan pembuatan bronjong.

Pemeliharaan jembatan Tolomato saat ini progresnya sudah mencapai 47,5 persen dan sudah melebihi dari capaian target yang diharapkan.

“pekerjaan bidang Bina Marga progresnya saat ini sudah mencapai 47,5 persen dan itu sudah melebihi harapan,” kata Abdul Fandit.

Sedangkan Bidang SDA, pekerjaannya saat ini dalam proses normalisasi sungai dari sedimen dan pembuatan bronjong, direncanakan setelah pekerjaan perbaikan abutment dan pemasangan Oprit selesai dikerjakan oleh Bidang Bina Marga.

“Muda-mudahan perbaikan abutment dan pemasangan oprit yang dilakukan oleh Bidang Bina Marga akan selesai tepat waktu. Sehingga Bidang SDA segera melakukan pembuatan bronjong pada bibir sungai,” jelas Abdul Fandit Ahmad.

Ia berharap pekerjaan pemeliharaan yang dikeroyok oleh 2 bidang ini yang menggunakan anggaran APBD-P pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp2,1 miliar dapat selesai tepat waktu dan dapat segera dinikmati masyarakat.

“Kami berharap pemeliharaan jembatan Tolomato ini selesai tepat waktu, tepat mutu, tepat kualitas dan tepat administrasi. Sehingga masyarakat segera menikmati jembatan Tolomato ini,” tutup Abdul Fandit

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 9
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo