>

GORONTALO - Desa Tolinggula Tengah Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara dan Kelurahan Polohungo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo berhasil meraih juara I Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2019.

Pengumuman lomba ini Desa dan Kelurahan ini diumumkan Kepala Dinas Peberdayaan Masyarakat Desa Administrasi kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Gorontalo kepada bupati/walikota se-Provinsi Gorontalo, senin (15/7/2019).

Pengumuman lomba sudah ditetapkan melalui SK Gubernur Gorontalo Nomor 198/13/VII/2019 tanggal 3 Juli 2019 tentang Penetapan Hasil Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan dan Lomba Desa/Kelurahan tingkat Provinsi Gorontalo.

Dalam pengumuman ini Desa Tolinggula Tengah Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara  mengalahkan Desa Suka Makmur Kecamatan Patilanggio Kabupaten Pohuwato sebagai juara II dan Desa Talulobutu Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango sebagai Juara III.

Juara I lomba kelurahan diraih oleh Kelurahan Polohungo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo,   juara II diraih oleh Kelurahan Tomulabutao Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo dan posisi juara III disabet oleh Kelurahan Libuo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato.

“Hasil lomba ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Hal ini mengindikasikan bahwa semangat desa dan kelurahan membangun sudah betul-betul diimplementasikan dengan tata kelola desa yang semakin baik. Selamat kepada pemerintah dan masyarakat desa Tolinggula dan Kelurahan Polohungo atas pencapaian ini,” kata Kadis PMD-Administrasi Dukcapil, Slamet Bakri didampingi Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa, Drs. Supandi Moerad.

Slamet Bakri menambhkan, Desa Tolinggula dan Kelurahan Polohungo akan mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang Lomba Desa Tingkat Nasional

 

Pewarta : Nini Maku - Dinas PMD Adminduk Capil

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Tujuan lomba desa dan kelurahan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo adalah untuk mengevaluasi tingkat perkembangan masyarakat yang dicapai oleh desa dan kelurahan.

Perkembangan ini bisa dilihat pada setiap tahunnya serta memberikan penghargaan kepada masyarakat desa dan kelurahan atas prestasi yang telah dicapai dalam proses pemerintahan, pembangunan dan inovasi yang dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sejak Senin (17/6/2019) kami sudah menyiapkan lomba desa dan kelurahan,” kata Slamet Bakri, Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa Administrasi Dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil), Selasa (25/6/2019).

Slamet Bakri menjelaskan dalam lomba desa dan kelurahan ini memiliki tahapan penilaian yang sudah diatur. Ia memberi contoh ketersediaan profil desa dan kelurahan di provinsi yang menjadi syarat mutlak dalam penilaian. Juga ada pemaparan Kepala Desa dan Lurah calon juara lomba desa dan kelurahan.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa, Supandi Moerad, menyampaikan sebelum lomba dilaksanakan digelar peretmuan yang dihadiri oleh perwakilan desa dan kelurahan yang akan mengikuti lomba, juga tim penilai lomba.

Dalam rapat ini disampaikan bahwa dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan lomba desa dan kelurahan tahun 2019, pemerintah kabupaten dan kota harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap utusan desa dan kelurahan di wilayah masing-masing.

Slamet Bakri mengharapkan lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Gorontalo ini dapat terlaksana secara obyektif dan transparan sehingga dapat menghasilkan juara desa dan kelurahan yang berkualitas.

Pemenang lomba ini akan mewakili Provinsi Gorontalo pada lomba desa dan kelurahan tingkat Nasional Tahun 2019 pada Bulan Agustus 2019.

 

Pewarta : Risnawaty Taniu – Dinas PMD Dukcapil

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 5 desa dan 4 kelurahan di Provinsi Gorontalo bersaing memperebutkan penghargaan desa dan kelurahan terbaik tingkat provinsi tahun 2019.

Penilaian lomba desa dan kelurahan ini dilaksanakan pada Kamis (20/6/2019) dengan tim penilai mengawali dari Kabupaten Gorontalo Utara yang diwakili Desa Tolinggula Tengah Kecamatan Tolinggula.

Kelurahan Tomulabutao Kota Gorontalo dinilai pada Jum’at (21/6/2019), Kelurahan Oluhuta Kecamatan Kabila dan Desa Talulobutu Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango disambangi penilai pada Sabtu (22/6/2019).

Pada Senin (24/6/2019) tim penilai lomba desa dan kelurahan melakukan evaluasi Desa Suka Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, dan hari Selasa (25/6/2019)  mereka ke Kelurahan Libuo Kecamatan Paguat dan Desa Suka Makmur Kecamatan Patilanggio Kabupaten Pohuwato.

“Rencananya Rabu (26/6/2019) tim penilai akan menuntaskan tugasnya di Kelurahan Polohungo Kecamatan Limboto dan Desa Dunggala Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo,” kata Slamet Bakri, Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa Administrasi Dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) yang didampingi Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa, Supandi Moerad.

Slamet Bakri menjelaskan ada 8 indikator penilaian lomba desa dan kelurahan, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan desa/kelurahan, lembaga kemasyarakatan, dan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Dari hasil penilaian ini akan diumumkan juara  masing-masing desa dan kelurahan, tapi yang akan mewakili Provinsi Gorontalo ke tingkat nasional hanya desa dan kelurahan yang terbaik (juara 1),” tutur Slamet Bakri.

 

Pewarta : Risnawaty Taniu – Dinas PMD Dukcapil

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa-Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD-Administrasi Dukcapil) Provinsi Gorontalo menebar kebaikan kepada sesama dengan berbagi takjil di Kelurahan Biawao, Kota Gorontalo.

Sebanyak 100 paket takjil berisi bubur ayam dan kue dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar jalan, mereka umumnya pengemudi bentor atau masyarakat umum yang lewat.

“Berbagi takjil ini dilakukan untuk mendekatkan hubungan Dinas PMD-Administrasi Dukcapil dengan masyarakat,” kata Slamet SK Bakri, Kepala Dinas PMD-Administrasi Dukcapil, Senin (27/5/2019).

Sebanyak 100 paket takjil dibagikan ludes diminati warga. Melihat antusiasme masyarakat yang baik, Slamet SK Bakri mengaku akan menambah jumlah takjil yang dibagikan menjelang buka puasa.

Slamet SK Bakri menjelaskan bulan Ramadhan seperti sekarang ini merupakan bulan yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh umat Islam. Karena kesucian dan keberkahannya, selama satu bulan penuh umat Islam melaksanakan puasa dari fajar hingga berkumandangnya adzan magrib.

“Selama lebih dari 12 jam menahan lapar dan dahaga, momen berbuka puasa menjadi hal yang sangat berkesan bagi yang menjalankannya, sehingga di beberapa tempat seringkali ditemui takjil gratis yang disediakan oleh orang yang ingin berbagi di bulan Ramadan,”papar Slamet SK Bakri.

Bagi umat muslim, memberi makanan atau minuman bagi orang lain yang hendak berbuka puasa menjadi kewajiban meskipun hanya seteguk air.

 

Penulis, Risnawaty Taniu

 

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Gorontalo menggelar rapat Koordinasi Kawasan Pedesaan Tahun 2019.

Rapat ini dilaksanakan di Grand Palace Convention Centre, Kota Gorontalo, yang diikuti oleh 100 orang peserta dari Tim Koordinasi PKP Provinsi Gorontalo serta Tim Koordinasi PKP dari Kabupaten.

Tujuan rapat koordinasi ini untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui pendekatan partisipatif.

Selain itu juga untuk mengkoordinasikan program kegiatan yang di Organissai Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan OPD Kabupaten serta evaluasi pelaksanaan kawasan pedesaan tahun 2018, perkembangan pelaksanaan kegiatan 2019 serta perencanaan kegiatan tahun 2020.

Kepala Dinas PMD-Administrasi Dukcapil Provinsi Gorontalo,  Slamet SK Bakri, dalam sambutannya meminta agar Tim Koordinasi PKP Kabupaten segera mengusulkan beberapa desa yang tergabung dalam kerjasama antar daerah dengan memperhatikan aspirasi desa.

“Pembangunan kawasan pedesaan merupakan perpaduan pembangunan antardesa dalam satu kabupaten/kota yang dilaksanakan dalam upaya mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui pendekatan partisipatif,” kata Slamet SK Bakri, Kamis (16/5/2019).

Dalam rapat ini juga dirangkaikan dengan Buka Bersama Aparat Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Dinas PMD-Administrasi Dukcapil Provinsi Gorontalo, dengan menghadirkan Bapak Sarifudin Mateka sebagai penceramah.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo