>

Displaying items by tag: PPID Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda & Olahraga

Jumat, 28 Februari 2020 13:43

Dirjen Kebudayaan Kenalkan 5 Direktorat Baru

JAKARTA – Sebanyak 5 nomenklatur baru di Direktorat Jenderal Kebudayaan dikenalkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (28/2/2020).

Ini merupakan hasil penyederhanaan birokrasi di direktorat ini. Kelima nomenklatir tersebut adalah Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Perlindungan Kebudayaan, Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan serta Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan.

Pertemuan mengambil tema gotong royong memajukan kebudayaan ini dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Nadiem menekankan pada tiga hal di dalam kementerian, yaitu perampingan struktur organisasi, peningkatan anggaran dan perubahan paradigma budaya.

“Kita ingin budaya lebih ofensif, tidak hanya menunjukan keberagaman namun juga dapat tampil di panggung dunia. Jadi diplomasi budaya menjadi prioritas ke depan, paling tidak 2021 kita maju di panggung dunia,” ujar Nadiem Makarim saat memberikan sambutan.

Rapat ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton yang didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Meli Mohamad.

Seluruh kepala dinas kebudayaan provinsi, Kabupaten/kota seluruh Indonesia hadir dalam pertemuan besar ini.

“Tujuan rakor ini adalah untuk menyinergikan antara pengambil kebijakan pemerintah pusat dan daerah, serta membentuk keterlibatan program prioritas yang diusung Direktorat Jenderal Kebudayaan,” kata Yosep Koton.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid yang menyajikan paparannya mengatakan target dari rakornas bidang kebudayaan ini salah satunya adalah untuk menyusun rencana komplit untuk dieksekusi dan diukur hasilnya.

“Usai rakor ini kami diharapkan menjalin siergi yang lebh baik dengan pemerintah pusat dan bersama-sama bekerja dan bergotong royong demi pemajuan kebudayaan,” ujar Meli Mohamad.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOTUMOITO - Sosialisasi pentingnya pelestarian benda cagar budaya kepada siswa dipusatkan di SMA Negeri 1 Botumoito, Kabupaten Boalemo, Selasa (25/2/2020). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef P Koton, Kepala Seksi Sejarah dan Cagar Budaya Winarni Adam Duda, serta tim ahli cagar budaya dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo, Buhanis Ramina.

Dinas Dikbudpora bersama dengan BPCB Gorontalo berkomitmen untuk menumbuhkan generasi muda yang peduli warisan budaya bangsa, khususnya cagar budaya. Kegiatan ini merupakan salah satu merealisasi program ini.

“Berbagai  program internalisasi pentingnya pelestarian cagar budaya telah dilakukan. Salah satunya dengan penyuluhan cagar budaya bagi masyarakat, termasuk pelajar yang saat ini dilakukan di SMAN 1 Botumoito,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton juga mengatakan tujuan dari kegiatan ini sebagai penyebaran informasi benda cagar budaya yang mempunyai nilai kesejarahan di kabupaten /kota se-Provinsi Gorontalo. Dengan sosialisasi ini diharapkan diikuti sikap peduli untuk melestarikan cagar budaya pada generasi milenial.

“Saat ini ada 88 objek benda yang diduga cagar budaya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat tetapi masih akan ditetapkan lagi oleh tim ahli cagar budaya sesuai undang undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya,” kata Yosef Koton.

Menurut Kepala Seksi Sejarah dan Cagar Budaya, Winarni Adam Duda sosialisasi cagar budaya ke SMA Negeri 1 Botumoito ini diharapkan guru dan siswa lebih mengenal benda yang memiliki nilai cagar budaya, sehingga ada upaya pelestariannya.

“Kegiatan serupa akan bertahap dilakukan di kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo dalam rangka memperkenalkan cagar budaya dan pelestarian terhadap masayarakat dan pelajar sesuai UU nomor  11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” ujart Winarni Adam Duda.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 25 Februari 2020 16:20

Kadis Dikbudpora Pantau USBK Di Boalemo

TILAMUTA - Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Yosef P Koton, meninjau Ujian Sekolah di SMK Negeri 1 Boalemo dan SMAN 1 Tilamuta, Selasa (25/2/2020).

Ujian Sekolah Berbasis Komputer yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Boalemo dan SMAN 1 Tilamuta ini dibuat beberapa sesi yang disesuaikan dengan ruangan dan mata pelajaran  yang telah dijadwalkan.

Selain meninjau proses ujian, Yosef Koton juga berbincang dengan operator dan teknisi pendukung yang selalu siap selama proses ujian berlangsung.

Kepada guru dan pengawas Yosef Koton memesankan agar senantiasa menjaga mental siswa. Menurutnya kalau mental tidak siap seperti apapun siswa mempersiapkan diri menghadapai ujian hasilnya tetap akan jelek.

 “Kami memberikan dukungan moral agar siswa tenang dalam menjawab soal dan tidak menjadikan proses ujian komputer ini menjadi momok yang menakutkan, mari dukung anak-anak kita secara ilmu, mental dan spritualnya agar perjuangan 3 tahun ini memetik hasil yang terbaik,” kata yosef Koton.

Di depan Yosef koton, Kepala SMK Negeri 1 Boalemo, Aziz Djakatara menjelaskan peserta USBK di SMKN 1 Boalemo berjumlah 191 siswa dari jumlah 192 siswa, 1 orang tidak ikut dikarenakan telah meninggal dunia.

Ujian hari ini adalah mata pelajaran PPKN setelah itu dilanjutkan dengan mata pelajaran Jurusan masing-masing.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tilamuta, Irwan Potale menjelaskan dengan jumlah 259 siswa peserta USBK sekolah ini seluruhnya hadir mengikuti ujian.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Museum Purbakala Popa Eyato Provinsi Gorontalo kembali mendapatkan kunjungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta salah seorang konsultan Warga Negara Korea, selasa (18/2/2020).

Kunjungan mereka diterima oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Museum, Suharto Nasaru.

Rombongan staf Kementerian Kominfo ini berkesempatan berkeliling museum dan melihat berbagai macam koleksi artefak, termasuk karya seni rupa dan lainnya.

“Yang cukup menarik perhatian pada kunjungan mereka ini adalah koleksi benda teknologika yakni sebuah kamera Linhol Technika IV buatan tahun 1956 yang merupakan kamera antic buatan Jerman,” kata Suharto Nasaru.

Sekarang Linhol merupakan sebuah perusahaan kamera tertua di dunia yang masih berproduksi. Kamera Linhol ini adalah kamera yang pernah digunakan oleh Studio Foto pertama di Gorontalo yaitu Sie San yang sekarang bernama studio foto angkasa.

“Setelah 60 menit berkeliling ruangan pameran, kesan yang didapat oleh kunjungan mereka adalah adanya tambahan wawasan serta pengetahuan tentang Daerah Gorontalo. Mereka berharap agar jumlah koleksi, sarana prasarana dan pelayanan oleh pengelola museum agar bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Suharto Nasaru.

Para tamu ini yakin, Museum Purbakala Popa Eyato Provinsi Gorontalo dapat menjadi lembaga yang besar apabila dikelola secara baik dan professional, peningkatan kapasitas SDM, penyediaan sarana serta manajemen yang baik.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 16 Februari 2020 07:58

Dikbudpora Akan Buat UNBK Yang Nyaman

GORONTALO -  Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo minta kepada 135 proktor dan Help Desk Ujian Nasional agar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)  dibuat senyaman mungkin.

Permintaan ini disampaikan kepala Dinas Dikbudpora, Yosef koton saat menutup pelatihan teknis UNBK di Grand Quality Hotel, Sabtu (15/2/2020).

"Kami akan melaksanakan UNBK tahun 2020 senyaman mungkin agar peserta ujian tidak tegang dan dapat mengisi keseluruhan soal, sehingga seluruh siswa pun seakan menikmati saat-saat ujian, tidak ada beban, waktu 2 jam yang diberikan pun seakan tak terasa karena asyik mengerjakan soal," kata Yosef Koton.

Yosef Koton melihat karakter orang Indonesia yang ramah akan memberi suasana ujian nasional yang humanis. Yang dibutuhkan adalah kemauan dan usaha sekolah meyakinkan peserta didiknya bahwa UNBK bukanlah hal yang harus ditakuti tetapi hal yang  harus dihadapi dan dinikmati.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada para proktor, helpdesk kabupaten/kota yang hadir karena telah mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan penuh antusias, semoga ilmu yang didapatkan mumpuni dan bermanfaat dalam melaksanakan UNBK di sekolah masing-masing,” papar Yosef Koton.

Yosef Koton mengakui proktor dan help desk adalah salah satu subsistem dari pelaksanaan ujian nasional, perannya sangat penting untuk menyukseskan pelaksanaan ujian nasional di Provinsi Gorontalo.

“Tugas dan tanggung jawab yang saudara laksanakan sangat penting, maka kesempatan ini harus ditunaikan sebaik-baiknya,” pinta Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Perhotelan saat ini semakin digemari masyarakat Gorontalo. Kecenderungan ini membuat beberapa SMK membuka jurusan perhotelan, fenomena dunia pendidikan ini  menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Untuk itu Dinas Dikbudpora mendorong setiap sekolah harus mampu meningkatkan kualitas lulusannya.

Trend meningkatkan jurusan perhotekan ini dilirik oleh manajemen Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid (STPS) Jakarta. Mereka datang ke Gorontalo untuk menjajaki kerjasama pengembangan SMK jurusan perhotelan dengan Dinas Dikbudpora, Jumat (14/2/2020). Kunjungan mereka diterima Kepala Dinas, Yosef Koton.

Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang fokus di bidang perhotelan dan memiliki usaha perjalanan wisata dinilai menjadi prospek yang ideal bagi manajemen sekolah kejuruan seperti pengembangan kurikulum, spesialisasi keilmuan, hingga prospek lulusannya dapat diterapkan di SMK yang mempunyai branding  perhotelan di Gorontalo.

Sekolah tersebut adalah SMK Negeri 2 Gorontalo, SMK Negeri 1 Limboto, SMK Negeri 1 Boalemo dan SMK Negeri 1 Duhiadaa.

“Manajemen STPS menawarkan kerja sama studi banding SMK di STPS Jakarta ataupun pihak STPS dapat diundang sebagai pemateri bagi para kepala sekolah atau guru SMK yang ingin mengembangkan jurusan perhotelan dan pariwisata,” kata Yosef Koton.

Dalam pembicaraan dengan STPS Jakarta Yosef Koton juga menjelaskan untuk mengagendakan rapat bersama bidang teknis serta para kepala SMK agar pembahasan kerjasama ini lebih mendalam dan ditemukan gagasan lain yang dapat diakomodir.

“Kerjasma aini untuk meningkatkan SDM siswa sehingga begitu mereka lulus dapat langsung bekerja dan dapat membuka lapangan kerja baru,” ucap Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN -  Penyederhanaan birokrasi oleh tim Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora).

Penyederhanaan birokrasi ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef Koton di aula lantai 2 dinas, Jumat (14/2/2020).

Sesuai Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) nomor 390 tahun 2019, kebijakan ini  merupakan langkah strategis dan konkrit yang dilakukan pemerintah dalam penyederhanaan birokrasi yang mulai di terapkan di Provinsi Gorontalo.

Para pejabat administrator serta pejabat pengawas bersama tim Biro Hukum dan Organisasi telah mengidentifikasi, memetakan dan menyederhanakan proses investasi, perizinan, pelayanan publik, rekomendasi dan pertimbangan teknis yang dilakukan di OPD Dinas Dikbudpora.

Yosef Koton saat menandatangi berita acara ini memberikan apresiasi kepada tim Biro Hukum dan Organisasi yang telah membantu dinas untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

"Secepatnya Hasil dilaporkan agar kami segera menyosialisasikanya kepada seluruh jajaran untuk  mengimplementasikan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dengan melakukan perbaikan terhadap struktur organisasi ini akan menjadi lebih efektif, efisien dan produktif,” kata Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -   Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan tanggal 16-19 Maret 2020 untuk sekolah SMK/MTS dan 30 Maret-2 April 2020 untuk sekolah SMA/MA dilakukan sejumlah persiapan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Dinas Dikbudpora bersama Tim Posko UNBK menggelar pelatihan bagi tenaga proktor UN jenjang SMK dan MTs pada tanggal 12-13 Februari 2020 dan jenjang SMA/MA tanggal 13-14 Februari 2020 di Hotel Grand Q kota gorontalo.

Proktor Ujian Nasional yang bertugas memastikan pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar, baik dari segi jaringan, komputer dan pengaturan sesi ujian kembali mendapat pelatihan agar semakin baik dan mantap dalam menjalankan tugasnya nanti.

Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef P Koton, saat membuka pelatihan mengatakan kepada semua proktor UN yang hadir dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari tim Posko UN Provinsi Gorontalo.

“Jika ada masalah yang perlu ditanyakan atau yang kurang dipahami sebaiknya langsung ditanyakan dan jangan malu bertanya sehingga ketika bapak dan ibu bertugas dilapangan nanti sudah paham benar apa yang mau dikerjakan,” kata Yosef Kootn, Rabu (12/2/2020).

Dengan Jumlah peserta yang terdiri dari 125 orang termasuk di dalamnya proktor MTs turut diundang karena sampai dengan saat ini pendidikan wilayah Kementerian Agama belum melakukan penguatan kepada para teknisi dan proktor UNBK.

PPK UN Nasional Provinsi Gorontalo, Suhardiman amir, saat dikonfirmasi mengatakan penguatan proktor tahap II pada tanggal 13-14 Februari akan mengundang 135 peserta yang terdiri proktor dan helpdesk SMA/MA, Help Desk kabupaten/kota beserta kementerian Agama kabupaten/kota agar pelaksanaan UNBK 100 persen di Provinsi Gorontalo benar-benar maksimal.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN – Penanggung jawab etape 5 Touring Jelajah Sulawesi 2020, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo menggelar rapat persiapan, Kamis (13/2/2020).

Pertemuan ini melibatkan dinas terkait yang akan menghadirkan atraksi kebudayaan yang disuguhkan kepada peserta dan masyarakat, sajian ini menjadi daya tarik kultural yang dipastikan akan menarik semuapihak.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Burhanudin Napu, Ketua pelaksana di etape 5 mengatakan persiapan sudah mencapai 75 persen.

“Sudah mencapai 75 persen persiapan di Etape 5, dalam pertemuan ini kami melakukan koordinasi agar bisa terlaksana semua yang direncanakan" kata Burhanudin Napu.

Selain itu Kepala Bidang Kebudayaan, Melly Mohamad,  menjelaskan tugas Dinas Dikbudpora pada etape 5 di antara menyiapkan tarian dan nyanyian daerah yang disuguhkan Gorontalo Inovasi (Gotiv). Sajian ini berada di lokasi Bolihutuo Kabupaten  Boalemo, yang akan menjadi perpaduan yang apik dalam mempromosikan pariwisata Provinsi Gorontalo kepada para rombongan Touring Jelajah Sulawaesi.

Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef P Koton menejlaskan pada rapat ini agar persiapan diatir sebaik-baiknya, termasuk pembagian tugas dan tanggung jawabnya.

“Semua harus melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya masing masing. Sehingga peserta Jelajah Sulawesi merasa nyaman selama berada di Bolihutuo,” kata Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN – Sebanyak 5 program utama tahun 2020 Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo dipaparkan secara terperinci oleh Kepala Bidang, Burhanudin Napu, kepada Kepala Dinas, Yosef Koton di lantai 2 aula dinas, Rabu (12/2/2020).

Program tersebut menelan anggaran APBD sebesar Rp5,186 miliar dan anggaran APBN senilai Rp2,073 miliar. Tugas program ini juga sudah dibagikan kepada ASN lingkup Bidang Pemuda dan Olahraga untuk dikerjakan tepat waktu.

Program tersebut antara lain penyiapan dan pelatihan Paskibraka, Seleksi PPAN, PPAP, KPN nasional dan internasional, peningkatan prestasi olahraga nasional/internasional, pembinaan dan pemasyarakatan olahraga serta lomba olahraga tradisional.

“Kami meminta semua program yang dipaparkan dijalankan dengan baik dan ada outcomenya harus ada peningkatan prestasi olahraga dan kepemudaan yang signifikan dari tahun ke tahun,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton juga meminta untuk membuat pemetaan masalah dan mencari solusi tepat jika menemui masalah. Selain itu sarana prasarana untuk menunjang prestasi segera diusulkan agar perkembangan kepemudaan dan olahraga semakin konsisten.

Program ini dapat menjadi tolak ukur kinerja setiap pejabat dan staf agar bisa saling berkolaborasi dalam melaksanakan setiap kegiatan sehingga hasilnya bisa maksimal.

"Bersinergilah dengan  berbagai stakeholder dan ciptakan 1 inovasi baru setiap minggu sehingga akan terjadi perubahan yang signifikan dalam memajukan pemuda yang produktif dan olahragawan  yang berprestasi di tingkat nasional, ASEAN, Asia bahkan dunia,” ujar Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 8
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama