>

 

GORONTALO – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar rapat Forum Data di Ruang Saronde Kantor Bappeda, Jumat (28/6/2019).

Kegiatan ini mengusung tema “ Penanggulangan Kemiskinan Dalam Peningkatan Kinerja Sektoral Tingkat Provinsi Gorontalo

Fatma Biki, Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo dalam sambutan mengatakan rapat Forum Data ini untuk menfokuskan pada penjabaran topik penanggulangan kemiskinan dalam kaitan dengan peningkatan kinerja sektoral.

Forum data merekomendasikan program penanggulangan kemiskinan yg akan diurai  oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Hadir dalam kegiatan ini Rudi Cahyono, Kepala Bidang Integrasi Pengelolaan dan Diseminasi Statistik BPS Provinsi Gorontalo sekaligus sebagai nara sumber serta pejabat administrator dan pengawas OPD.

Rudi Cahyono menjelaskan terdapat 3 pendekatan penanggulangan kemiskinan guna peningkatan kinerja sektor yaitu pendekatan makro, pendekatan mikro dan pendekatan sektoral.

Rapat ini juga membuat komitmen bersama untuk dukungan semua unsur yang terlibat dalam keanggotaan Forum Data juga mensinergikan data dan informasi pembangunan, baik untuk kebutuhan perencanaan maupun sebagai evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah.

Juga dilahirkan komitmen bersama pembentukan serta mengintegrasikan hasil Forum Data tingkat provinsi yang memiliki peran penting dalam penyediaan Data.

 

Pewarta : Herman -  Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo mengadakan tatap muka sekaligus perpisahan dengan pejabat lama Kepala Dinas Rifli M Katili, Kamis (27/6/2019) di Ruang Rapat Dinas.

Perpisahan ini dilakukan karea Rifli Katili saat ini telah bertugas sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggantikan Nancy Lahay.

Pejabat baru kepala dinas  adalah Asri W Banteng, yang sebelumnya menjabat Staff Ahli Gubernur Gorontalo.

“Saya merasa berat untuk meninggalkan dinas yang telah saya pimpin 10 bulan, pasalnya telah terjalin komunikasi yang erat dan kedekatan emosional dengan personel di Dinas Kominfo,” kata Rifli Katili.

Rifli Katili berharap komunikasi yang selama terjalin tetap dijaga bahkan ditingkatkan meskipun sudah berpindah tugas.

Rifli Katili optimistis dengan kehadiran Asri Banteng sebagai nakhoda baru Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo mampu melakukan peningkatan kinerja dan prestasi.

Suasana makin khidmat saat para staf menyampaikan pesan dan kesan selama dipimpin oleh Rifli Katili. Semuanya tak bisa menyembunyikan keharuan pada acara ini.

“Kita semua di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo ini bisa menjaga kebersamaan, kekompakan dan ritme kinerja,”  ujar Rifli Katili.

 

Pewarta : Yoan Dunda - Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TILAMUTA – Internet harus menjadi sarana promosi pariwisata daerah dengan mengedepankan peran kaum muda sebagai ujung tombak pemasaran pariwisata.

Ini merupakan salah satu dari beberapa rekomendasi pada diskusi terpumpun dengan tema internet cerdas, kreatif dan produktif di Tilamuta yang dilaksanakan Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Gorontalo, Selasa (25/6/2019).

“Kaum muda yang melek internet jumlahnya mendominasi dari semua pengguna internet di Gorontalo. Mereka adalah penjelajah pelosok Gorontalo melalui beragam kegiatan di sekolah maupun komunitas yang diikuti,” kata Yulindawaty Rauf, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik.

Obyek dan potensi wisata harus dikedepankan untuk menggerakkan ekonomi warga yang dapat meningkatkan ekonomi desa dan mengurangi pengangguran.

Diskusi terpumpun ini juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi, antara lain terbentuknya komunitas anti-hoax, mengembangkan diskusi terpumpun di tingkat desa sebagai kegiatan dasa wisma, kolaborasi orang tua dan pemerintah desa untuk mengontrol anak dalam menggunakan internet dan membentuk Forum OSIS memberantas hoax.

Diskusi yang berlangsung di Hotel Citra Ayu Tilamuta Kabupaten Boalemo diikuti 70 peserta dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat ini juga menghadirkan sejumlah ahli di bidangnya. Syahril Mointi Kepala Dinas Kominfo Boalemo dan Reza Mediansyah, komisioner Komisi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID).

“Kami berharap masyarakat Boalemo lebih cakap dalan menggunakan internet, terutama untuk mempromosikan pariwisata, mampu menangkal hoax atau berita bohong, mampu memilih dan memilah informasi positif serta mengedukasi orang terdekat,” kata Yulindawaty Rauf.

  

Pewarta : Wisnawaty Saleh – Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

TILAMUTA – Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar diskusi terpumpun internet cerdas, kreatif dan produktif.

Diskusi yang berlangsung di Hotel Citra Tilamuta Kabupaten Boalemo ini menghadirkan sejumlah ahli di bidangnya, Selasa (25/6/2019).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Gorontalo yang disampaikan oleh Yulindawaty Rauf, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, penggunaan internet oleh masyarakat, terutama kaum muda sangat tinggi. Mereka melakukan komunikasi internet melalui surat elektronik (e-mail), jejaring sosial (social networking) yang dianggap lebih efektif dan efisien.

Mereka berkomunikasi di dunia maya sama seperti mereka berkomunikasi di dunia nyata, termasuk informasi yang didapatkan semakin terbuka baik konten positif maupun negatif.

Pengaruh negatif seperti pemuatan gambar porno, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik dan berita bohong.

“Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat (cyber ethics), untuk menghindari kebiasaan jelek di dunia nyata akan terbawa di dunia maya dan menimbulkan kembali efek negatif di dunia nyata,” kata Yulindawaty Rauf.

Sementara itu nara sumber lainnya Syahril Mointi Kepala Dinas Kominfo Boalemo menjelaskan lebih rinci bagaimana bersikap bijak dalam berinternet. Pembicara lainnya adalah Reza Mediansyah, komisioner Komisi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) yang menyajikan teknik berinternet cerdas, kreatif dan produktif.

“Kami berharap masyarakat Boalemo lebih cakap dalan menggunakan internet, mampu menangkal hoax atau berita bohong, mampu memilih dan memilah informasi positif serta mengedukasi orang terdekat,” kata Yulindawaty Rauf.

Sebelum diskusi, Tizar Abdullah Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Seksi Pengelolaan Saluran Komunikasi Publik melaporkan peserta diskusi terpumpun ini diikuti 70 orang yang berasal dari unsur mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum. Mereka juga terlibat tanya jawab dengan pemateri.

 

 

Pewarta : Wisnawaty Saleh – Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

GORONTALO – Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Statistik Sektoral bertempat di Citra Ayu Hotel Kabupaten Boalemo, Kamis (20/6/2019).

Bimtek dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Gorontalo yang diwakili Rudi Cahyono, Kepala Bidang Integrasi Pengelolaan dan Diseminasi Statistik, dan Sigit Nugroho Putra, Kepala Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik dan Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo yang diwakili Fatma Biki, Kepala Bidang Statistik, dan seluruh penanggungjawab data sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan unsur terkait Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Gorontalo.

Fatma Biki dalam sambutannya mengatakan pentingnya bimbingan teknis ini untuk memberikan arahan bagi personil data sektor memperhatikan kluster data, metadata, kualitas data, dan pemasukannya ke aplikasi e-Data.

“Semua variabel data sektor perlu ditetapkan faktor pendukung guna terwujud data yang valid, reliable dan akuntabel,”kata Fatma Biki.

Fatma Biki juga menjelaskan untuk indikator tertentu pada OPD yang memiliki pokja dengan BPS, seperi Dinas Kelautan dan Perikanan dalam merilis Nilai Tukar Nelayan dan indikator lainnya perlu merumuskan lagi metadata dan variabel non-sampling yang sudah menjadi rujukan.

Pada sesi awal bimbingan teknis ini, Rudi Cahyono, memberikan materi Peran BPS dalam pembinaan statistik sektoral. Data merupakan hal penting sehingga jika tidak memiliki daya maka tidak akan bisa mengambil keputusan.

“Dukungan data statistik berkualitas menjadi pondasi utama sebagai perumusan kebijakan pembangunan, alat control terhadap impelementasi perencanaan termasuk kebijakan yang bersifat evaluasi terhadap hasil kerja akhir,” kata Rudi Cahyono.

Dalam penyediaan statistik dasar, BPS setiap tahun mengeluarkan 6 jenis data, angka kemiskinan, ketimpangan pendapatan, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan indek pembangunan manusia.

Sementara itu Sigit Nugroho Putra, dalam materinya tentang Metadata dan Rekomendasi, ia menyampaikan untuk mendukung terwujudnya sistem statistik nasional yang handal, efektif dan efisian, maka dibuatkan aplikasi yang menyediakan informasi metadata kegiatan statistik dalam rangka menunjang terbentuknya sistem statistika nasional.

“Metadata merupakan informasi yang mendeskripsikan suatu informasi dan menjadikan mudah ditemukan, digunakan, atau di kelola, peserta Bimtek diharapkan dapat memanfaatkan memperhatikan tahapan penyelenggaraan statistik, baik dari identifikasi kebutuhan, rancangan, implementasi, pengumpulan, analisis, disemuinasi sampai dengan evaluasi,”papar Sigit Nugroho Putra.

Herman Pasue, Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi  Data dan Tata Kelola Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, menambahkan pentingnya peranan data yang nantinya menjadi basis informasi.

Dari kegiatan ini diharapkan penanggung jawab data Sektor OPD dapat berkoordinasi, konsultasi secara berjenjang dalam pengambilan data.

Data sektoral dibutuhkan dalam memberikan informasi bagi perencanaan pembangunan dan evalausi pelaksanaan pembangunan. Di akhir triwulan II 2019 setiap penanggung jawab data sektor harus menyampaikan data semester I.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Kadis Kominfo

BONE BOLANGO –  Hingga hari ke-19 Puasa Ramadan, Pimpinan dan staf Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo telah melakukan  2 kali khatam Al-Quran.

Sejak awal puasa, para pimpinan dan staf dinas ini secara rutin melakukan pengajian Al-Quran setiap pagi di aula Aula Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Kompllek perkantoran Ayula, Bone Bolango.

Mereka melakukan secara bersama-sama sehingga suasana Ramadan sangat terasa saat memasuki kantor ini.

Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, H Rifli M Katili, yang didampingi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang dan Kepala Seksi serta seluruh Aparat Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada Apel pagi Jum’at (24/5/2019) mengatakan membaca Al-Quran secara individual itu baik, namun jika dilakukan secara bersama-sama (berjamaah) itu jauh lebih baik.

“Membaca Al-Quran secara bersama-sama sangat baik, meskipun sebagian hanya mendengarkan saja dalam majelis ilmu itu sudah mendapat pahala dan Allah SWT mencatat kebaikan ini,” kata Rifli M Katili.

Rifli M Katili juga berpesan, semangat dan kebiasaan di bulan Ramadan ini harus bisa dilanjutkan di bulan-bulan berikut.

Yulin

Kebiasaan Salat jamaah yang sudah rutin dan disambung dengan tausiyah dalam kuliah tujuh menit (kultum) di Dinas Komunikasi Informatikan dan Statistik ini harus terus dilanjutkan. Demikian juga dengan kebiasaan membaca Al-Quran hingga khatam dalam sepekan sekali.

“Alhamdulillah, kita berdoa terus dan saling mendoakan, agar suasana kebersamaaan ini tidak hanya karena ikatan dinasnya saja, tapi kita juga diikatkan oleh tali persaudaraan dan kekeluargaan,”ujar H Rifli M Katili.

Kebiasaan Khatam Quran ini juga harus dibiasakan sebulan sekali, terutama pada saat peringatan ulang tahun, segala doa kebaikan dan hajat lain dapat disatukan untuk kebaikan bersama.

“Kebiasaan di Ramadan ini harus terus hidup dan berlanjut, 1 jam seminggu sekali pada hari Jumat duduk bersama melantunkan pengajian, ini sudah snagta luar biasa,” pinta H Rifli M Katili.

 

Pewarta : Yulindawaty P. Rauf  – Kominfo Statistik

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO -  Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama, Selasa (21/5/2019).

Kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Rifli Katili, Para Kepala Bidang, Kepala Seksi, Dharma Wanita, seluruh Aparat Sipil Negara (ASN), Pegawai tidak Tetap (PTT) dan petugas kebersihan ini dilaksanakan di ruang Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo.

Acara silaturrahmi dan buka puasa bersama ini diawali dengan sambutan Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Rifli Katili.

Rifli Katili mengatakan momen buka puasa bersama yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini dimaksudkan untuk menjalin kebersamaan antarpegawai Dinas Kominfo dan Statistik.

“Puasa Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan etos kerja, sebab puasa adalah salah satu jalan untuk bisa menjadikan tugas sebagai ladang amal,” kara Rifli Katili.

Lebih lanjut, Rufli Katili meminta segenap keluarga besar Dinas Kominfo dan statistik untuk mengembangkan diri di dalam lingkup kerja, mampu bekerja sama dalam tim, sehingga menciptakan sinergi.

Sinergi inilah yang menjadikan kehadiran Dinas Kominfo dan Statistik memiliki peran besar dalam mengabdi kepada Negara dan melayani masyarakat.

Silaturrahmi dan buka puasa bersama ini disuguhi santapan rohani dalam bentuk ceramah agama yang disajikan Ustad Mohamad Bakari. Pesan dalam petuahnya memberikan pengetahuan baru dan penyegaran pemahaman beragama.

Pada akhir acara dilakukan buka puasa bersama dan Sholat Magrib Berjamaah.

Sebelumnya, Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo rutin menggelar pengajian setiap pagi dan setiap hari Jumat diadakan khatam Qur’an.

 

Pewarta : Wisnawaty Saleh Kominfo

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik menggelar rapat koordinasi Pemerintah Daerah Bidang Kominfo, Statistik dan Persandian Provinsi Gorontalo.

Rapat yang dilaksanakan pada Selasa (21/5/2019) di ruang Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dipimpin Kepala Dinas Rifli M Katili dan dihadiri Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota serta Kepala Seksi Persandian Provinsi, Kabupaten /Kota.

Pascadisahkannya UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, persandian merupakan salah satu urusan wajib pemerintah daerah.

“Setiap pemerintah daerah memiliki kewenangan menyelenggarakan persandian untuk pengamanan informasi serta menetapkan pola hubungan komunikasi sandi antarperangkat daerah pada lingkup provinsi atau kabupaten/kota masing-masing,” kata Rifli M Katili, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Yulindawaty P Rauf memaparkan kegiatan audit keamanan informasi yang terdiri dari audit persandian dan audit keamanan informasi menggunakan tools indeks.

“Tujuan kegiatan ini adalah pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan tata kelola keamanan informasi dan persandian di lingkungan pemerintah daerah,” kata Yulindawaty P Rauf.

Dari rapat ini diketahui

Dari hasil pelaksanaan audit Kominfo ini dikeluarkan rekomendasi berdasarkan temuan, harapannya dapat ditindaklanjuti untuk perbaikan penyelenggaraan keamanan informasi dan persandian di daerah.

Hal lain yang dibahas adalah upaya Pemerintah Daerah untuk peningkatan urusan siber dan persandian seperti penerapan sistem manajemen keamanan informasi, pengembangan layanan keamanan informasi, literasi keamanan informasi Pemda dan publik, peningkatan kapasitas sumber daya aparatur pemerintah, dan penyusunan kebijakan tata kelola keamanan informasi.

“Di rakor ini juga diketahui  kendala yang dihadapi persandian di kabupaten/kota antara lain kurangnya SDM, peralatan penunjang persandian, infrastruktur persandian dan sebagian besar kabupaten/kota belum memiliki tempat kerja sandi,” papar Kepala Seksi Postel dan Persandian, Muksin Malabar.

Dari rapat ini juga diketahui hasil audit keamanan informasi Pemerintah  Daerah di Provinsi Gorontalo. Kota Goronalo memiliki nilai kepatuhan 34,96 (peringkat III), Kabupaten Gorontalo 45,97 (II), Boalemo 20,82 (IV), Kabupaten Pohuwato 49,47 (I), Bone Bolango 16,75 (VI) dan Gorontalo Utara 29,63 (V).

 

Pewarta :  Kominfo

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan pimpinan media massa di salah satu rumah makan di kota Gorontalo.

Pertemuan ini merupakan ajang untuk saling mengenal, tukar pendapat dan gagasan  serta menyamakan persepsi tentang beragam informasi pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Pembangunan di Provinsi Gorontalo berkembang dengan pesat, demikian perkembangan media massa yang telah mengisi peran penyebaran informasi pembangunan ke masyarakat,” kata Rifli M Katili, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Kamis (17/5/2019).

Sejumlah pimpinan dan wartawan media cetak, elektronik, dan media dalam jaringan (daring) hadir dalam silaturahmi ini. Mereka terlibat pembicaraan yang akrab dengan pimpinan Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo.

“Dinas Kominfo dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan kewenangan daerah di bidang pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi serta melaksanakan tugas pembantuan yang diberikan oleh pemerintah dan pemerintah provinsi, di mana dalam setiap  kegiatannya selalu berhubungan dengan pembangunan dan pengembangan sistem informasi,”kata Rifli M Katili.

Rifli M Katili juga menguraikan tugas dan kewenangannya untuk melakukan pengembangan dan pemeliharaan jaringan perangkat komputer antarbidang pengelolaan informasi publikasi, pengelolaan dan pengembangan komunikasi publik.

“Teknik Informasi dan Komunikasi merupakan perwujudan dari sistem pengembangan teknomogi elektronik yang ditekankan dalam aspek demokratisasi dan sistem tata kelola pemerintahan untuk menciptakan tercapainya keadilan, kemudahan, transparansi dan akuntabilitas dalam layanan pemerintahan kepada public,” jelas Rifli M Katili.

Sementara itu, perkembangan dan dinamika media sosial juga dibahas. Masyarakat diminta untuk bijak dalam mengelola dan menyikapi media sosial.

“Kami mengajak masyarakat agar bijak di dunia maya dan bersahabat di dunia nyata. Di bulan Ramadhan ini mari sama-sama menjaga kebersamaan, keutuhan dan persatuan,” kata Rifli M Katili menutup sambutannya.

Dalam pertemuan ini juga hadir Sekretaris Dinas Yahya Ichsan, dan Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Yulindawaty P Rauf.

 

Pewarta : Wisnawaty saleh

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

Manado, Humas – Guna meningkatkan pelayanan informasi publik, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID), yang dibuka oleh Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Asri Banteng, Kamis (7/2/2019) di Hotel Arya Duta Kota Manado.

Asri Banteng mengungkapkan, dalam revolusi industri 4,0 seluruh aktivitas yang dilakukan oleh manusia tidak bisa terlepas dari teknologi Informasi dan internet. Kecepatan dan kemudahan akses informasi membuat kebutuhan masyarakat akan informasi yang valid semakin hari semakin meningkat.

Menurut Asri, keterbukaan infomasi publik merupakan jaminan hukum bagi setiap orang untuk memperoleh informasi sebagai salah satu hak publik setiap warga masyarakat, yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 F.

“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”, terang Asri.

Oleh sebab itu tambahnya, PPID sangat berfungsi untuk memberikan layanan, menyebarluaskan informasi tentang arah kebijakan hingga program-program kerja lembaganya kepada semua elemen masyarakat, demi mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, transparan, efektif, dan efisien, akuntabel serta dapat di pertanggungjawabkan.

Kepala Bidang IKP Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Gorontalo Yulindawaty Rauf dalam laporannya menyebutkan, tujuan Bimtek PPID ini antara lain untuk mensosialisasikan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta meningkatkan kualitas PPID agar dapat menjalankan kewajiban sebagai pengelola informasi publik secara optimal.

“Kami juga mendorong agar PPID bisa menjadi humas di OPD masing-masing. Mereka nanti yang akan menginformasikan setiap program dan kegiatan organisasi. Hal ini mutlak dilakukan agar stigma “pemerintah tidak bekerja” karena ketiadaan informasi dapat diminimalisir,” jelasnya.

Bimtek yang diikuti oleh 70 peserta utusan PPID Pemprov Gorontalo dan 12 peserta PPID kabupaten/kota tersebut, akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 7-8 Februari 2019. Adapun narasumber pada bimtek ini yakni Kepala Bidang PPID Kementerian Kominfo R.I Sukartono, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo Rifli Katili serta Kasubag Peliputan dan Publikasi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Gorontalo Ismail Giu. (Hmsprov - Burhan)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 6 dari 6
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo