>

GORONTALO – Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel membuka Pendidikan dan Pelatiahn (Diklat) Kepemimpinan Tingkat III Angkatan VI Provinsi Gorontalo.

Diklat ini diikuti 35 orang yang berasal dari Pemerintah Provisi Gorontalo  8 orang, Pemerintah Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat  7 orang, Pemerintah Kota Tomohon 2 orang, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango  2 orang, Pemerintah Kabupaten Boalemo 1 orang, Pemerintah Kota Kotamobagu  7 orang, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 1 orang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara 1 orang, KPU Kalimantan Utara 1 orang dan Pemerintah Kota Gorontalo 5 orang.

“Diklat bertempat di Kampus II Badan Diklat Provinsi Gorontalo yang diikuti 35 orang dai berbagai daerah, dengan pola kontribusi dari masing-masing instansi pengirim,” kata Sofian Ibrahim, Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Senin (9/9/2019).

Sofian Ibrahim menjelaskan, Diklat Kepemimpinan Tingkat III bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural eselon III yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing serta mampu berkolaborasi dengan stekholder untuk menangani isu nasional strategis.

Dalam sambutannya Sukril Gobel, Asisten III Setda Provinsi Gorontalo menyampaikan tujuan utama Diklatpim III ini adalah untuk melahirkan pemimpin yang memiliki kompetensi visioner, memangku kepentingan strategis untuk menangani isu nasional strategis.

“Peserta Dillatpim II juga disiapkan menjadi pemimpin untuk peningkatan kinerja instansinya melalui penetapan visi atau arah kebijakan yang tepat serta mampu menjadi teladan bagi bawahan dan pemangku kepentingan dalam integritas, nasionalisme, standar etika publik, moralitas dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Sukril Gobel.

Sukril Gobel juga berharap peserta mampu melakukan kolaborasi secara internal dan eksternal dalam mengelola tugas-tugas organisasi ke arah pencapaian tujuan pembangunan nasional dan visi instansi.

“Sekarang dituntut memiliki kemampuan melakukan inovasi yang sesuai dengan bidang tugas guna penetapan arah kebijakan yang lebih efektif dan efisien,” ujar Sukril Gobel.

Para tenaga pengajar pada kegiatan ini berasal dari Widyaiswara Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kota Gorontalo.

Hadir dalam pembukaan Diklat ini adalah Suwarno Basiru, Koordinator Widyaiswara Provinsi Gorontalo,

Daniel Pontonuwu, Kepala BKPP Kota Tomohon dan sejumlah undangan.

 

Pewarta : Moh. Azwar Baruadi - Badan Diklat

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 40 orang peserta Pendidikan dan Pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan X dan 12 orang pendamping mengikuti benchmarking di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Para pendamping peserta ini berasal dari panitia dan widyaiswara/fasilitator yang dipimpin oleh Sofian Ibrahim.

Tim benchmarking Diklatpim Tingkat IV diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maros yang diwakili Asisten III Setda Kabupaten Maros, Sulaeman Samad di ruang Baruga 1 Kantor Bupati Maros.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah memilih Kabupaten Maros sebagai lokasi Benchmarking peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV,” kata Asisten III Setda Kabupaten Maros, Sulaeman Samad,

Yang menjadi lokasi benchmarking Diklatpim tingkat IV Angkatan X adalah Badan pengelolaan Keuangan Daerah, Dinas Tata Ruang dan Permukiman dan Kantor Komunikasi Dan Informasi.

Sulaeman Samad juga menyampaikan Badan Keuangan Kabupaten Maros telah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2013 sampai dengan 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  dalam hal pengelolaan keuangan.

Sofian Ibrahim menjelaskan tujuan pelaksanaan benchmarking ini adalah agar perserta mampu mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan sejumlah instansi/organisasi yang memiliki best practice dalam proses organisasinya .

“Benchmarking Diklatpim ini berlangsung pada Selasa-Jumat (28-30/8/2019),”  kata Sofian Ibrahim

 

Pewarta : M Azhar Baruadi 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar pelatihan dasar CPNS Golongan II dan III.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung BP-PAUD Kabupaten Gorontalo bertujuan untuk menyiapkan PNS yang mampu menyesuaikan dengan kultur birokrasi serta memiliki jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang kuat.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 Wita diawali pembacaan laporan panitia oleh Asisten Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

”Pelaksanaan Latihan Dasar dengan sistem on campus dan off campus. On campus selama 18 hari dan Off campus selama 30 hari,” kata Sofian Ibrahim, Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Selasa (6/8/2019).

Peserta yang mengikuti kegiatan latsar ini berjumlah 143 orang yang terdiri dari 93 orang Golongan III dan 50 orang Golongan II dengan formasi kesehatan, guru, dan penyuluh.

“Pelatihan Dasar CPNS ini sebelumnya dikenal sebagai Diklat Prajabatan, namun setelah adanya Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 berubah nama menjadi Pelatihan Dasar yang intinya lebih ditekankan pada penanaman jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang kuat dari masing-masing peserta. Selain itu setiap peserta diharapkan mampu menyesuaikan dengan kultur birokrasi,” ujar Sofian Ibrahim.

Sofian Ibrahim juga berharap setiap peserta bisa mengikuti semua proses kegiatan pembelajaran dan bisa menjaga kesehatan selama kegiatan diklat.  

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam penyampaiannya berharap seluruh peserta dapat menanamkan jiwa disiplin dan memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi persiangan birokrasi internasional pada tahun 2025.

“Sebagai generasi penerus di birokrasi pemerintahan diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi masing-masing  serta dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negara,” tutur Nelson Pomalingo.

 

Pewarta : M Azwar Baruadi - Badan Diklat

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Untuk membentuk kompetensi kepemimpinan operasional dan pemimpin perubahan pada pejabat structural eselon IV yang akan berperan melaksanakan tugas dan fungsinya, Badan Pendidikan dan Pelatihan menggelar Diklat Kepemimpinan Tingkat IV.

Diklat ini diikuti 40 orang beragam instansi dari Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara. Mereka berasal dari KPU Provinsi Sulawesi Utara 4 orang, Kabupaten Bolmong Utara Sulawesi Utara 5 Orang, Kota Kota Gorontalo 19 Orang, TVRI Stasiun Gorontalo  3 orang, Kota Kotamobagu 7 orang dan Kabupaten Bone Bolango 2 orang.

Pembukaan Diklat kepemimpinan ini dimulai pukul 09.00 Wita diawali laporan panitia oleh kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo,  Sofian Ibrahim.

“Diklat Kepemimpinan Angkatan X 2019 ini dilaksanakan dari 23 Juli sampai November 2019 dengan sistem on campus dan off campus,” kata Sofian Ibrahim di Aula Kampus I Badan Diklat Provinsi Gorontalo jalan Sapta Marga Kelurahan Botu, Kota Gorontalo.

Wakil Gubernur Idris Rahim saat membuka diklat ini mengatakan tujuan utama dari Diklat PIM IV ini adalah untuk melahirkan pemimpin perubahan bukan hal mudah, karena seorang pemimpin perubahan ditandai dengan perubahan sikap dan perilaku, perubahan kinerja, menguasai tugas pokok dan fungsi, harus terampil dalam mengelola pekerjaan serta bekerja lebih. Perubahan ini harus terlihat dalam proses kediklatan maupun pasca penyelenggaraan Diklat PIM IV ini.

“Peserta harus memperluas daya analisa terkait permasalahan yang ada. Setiap peserta diharapkan punya pisau analiasa yang tajam untuk membahas dan mendiskusikan persoalan yang muncul dalam aktivitas organisasi, peserta tidak terjebak dalam satu sudut pandang saja tapi harus mampu mengkaji persoalan dalam banyak aspek,” kata Idris Rahim.

Idris berpesan peserta harus mampu berinteraksi dengan peserta lain dari luar daerahnya, dan mengikuti proses pembelajaran Diklat PIM IV dengan baik serta belajar lebih keras untuk mendapat hasil yang besar sebagai seorang pemimpin perubahan.    

 

Pewarta : Moh. Azwar Baruadi - PPID Badan Diklat

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  -  Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo memperoleh Akreditasi A untuk kegiatan Latihan Dasar  (Latsar) dan akreditas  B untuk pelaksanaan pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PIM tingkat III dan PIM tingkat IV.

Capaian ini  disampaikan Erna Irawati, Kepala Pusat Program dan Perencanaan Pengembangan Kompetensi Aparat Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kamis (11/7/2019).

Erna Irawati juga memaparkan hasil penilaian akreditasi Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo merupakan satu-satunya lembaga diklat yang ada di Provinsi Gorontalo yang terkreditasi.

Masa berlaku penilaian akreditas ini selama 3 tahun untuk pelaksanaan diklat PIM III dan PIM IV, sedangkan untuk kegiatan Diklat Latsar CPNS selama 5 tahun.

“Gubernur Gorontalo, Wagub serta Sekretaris Daerah Provinsi Gorotalo sangat mendukung program pengembangan SDM Aparatur di Provinsi Gorontalo,”kata Sofian Ibrahim, Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Selasa (16/7/2019).

Bentuk dukungan pimpinan provinsi ini, kata Sofian Ibrahim, dalam wujud perhatian dengan peningkatan alokasi anggaran pengembangan  kompetensi ASN, dukungan sarana dan prasarana kediklatan seperti asrama baru, lahan kantor baru dan lain-lain.

Hasil penilaian akreditas ini merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan nilai akreditasi 3 tahun yang lalu.

“Ada beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti antara lain kelengkapan sarana prasarana, perbaikan SDM, peningkatan pemanfaatan teknologi informasi kediklatan (IT) serta perbaikan bahan ajar dari fasilitator/widyaiswara. Hal ini akan menjadi perhatian dari Badan Diklat untuk dioptimalkan pada proses rakreditasi ke depan,”tutur Sofian Ibrahim.

Penilaian akreditasi ini merupakan hasil akhir dari rangkaian penilaian lembaga diklat Pemerintah di Provinsi Gorontalo yang dilakukan sepanjang Januari sampai dengan Mei 2019.

“Tujuan akreditasi ini untuk menjaga kualitas penyelenggara diklat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar Sofian Ibrahim.

Selain Erna Irawati, pengumuman penilaian akreditasi yang dilaksanakan di Lembaga Admiistrasi Negara Jakarta ini dihadiri Muhammad Taufiq Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN LAN, Sofian Ibrahim Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Henry A Abay Sekretaris Badan Diklat dan Pejabat Esselon III Badan Diklat, serta Pimpinan Lembaga Diklat se-Sulawesi.

 

Pewarta : Moh. Azwar Baruadi -  Badan Pendidikan dan Pelatihan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 17 Mei 2019 15:33

Asesor LAN Visitasi Ke Badan Diklat

GORONTALO – Sejumlah asesor dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) melakukan visitasi ke Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo, Kamis (16/5/2019).

Kunjungan ini merupakan visitasi Tim Reakreditasi Lembaga Diklat Provinsi Gorontalo yang bertujuan untuk mewujudkan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan yang memilik standar.

Para asesor LAN ini dipimpin DR Joni Dawud dengan anggota Rudi Masthofany, Ratno Budihartono, Sukasdi, Gesma Dewi. Mereka diterima oleh Sofian Ibrahim, kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo dan sejumlah widyaiswara.

“Visitasi oleh tim reakredtasi ini  dalam rangka menjalankan amanat Peraturan Gubernur nomor 84 tahun 2019 tentang Pengembangan Kompetensi PNS dan Peraturan Gubernur nomor 85 tahun 2019 tentang Sistem Konversi Pengembangan Kompetensi,” kata Sofian Ibrahim.

Sofian Ibrahim menjelaskan Badan Pendidikan Dan Pelatihan memiliki visi dan misi untuk menjadi pusat pengembangan Sumber Saya Manusia yang berkualitas dan professional.

Selain itu terdapat perubahan nomenklatur kelembagaan dari Badan Diklat menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo.

Visitasi ini didahului dengan pemaparan data akreditasi Badan Diklat oleh Sofian Ibrahim, di aula kampus 2. Secara rinci Sofian Ibrahim memaparkan hasil pelaksanaan kegiatan Diklat sejak tahun 2016 hingga 2018.

“Pada tahun 2018 pencapaian PAD melampuai target, kami juga memaparkan layanan fasilitas, sarana dan prasarana yang ada di Badan Diklat saat ini,” kata Sofia Ibrahim.

Sofian Ibrahim juga menjelaskan Badan Diklat saat ini tengah mengupayakan perubahan nomenklatur perubahan nama OPD menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang direncanakan terealisasi tahun 2019.

Para asesor melakukan kunjungan dan mengecek langsung kelengkapan sarana dan prasarana yang sudah ada sesuai dengan data yang telah diunggah melalui aplikasi SIPKA LAN.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo