>
Sabtu, 21 Desember 2019 19:41

Tim Terpadu Dikirim Untuk Amankan Perbatasan Gorontalo Jelang Natal dan Tahun Baru

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO -  Tim terpadu pemberantasan minuman keras di perbatasan Provinsi Gorontalo Bertempat dilepas di aula Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Jum'at (20/12/2019).

Pelepasan tim terpadu ini dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Provinsi, Muhammad Ali Imran Bali, di dampingi Kepala Bagian Operasional (kabag Ops) Polda Gorontalo, AKBP Rahmat.

Operasi gabungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie pada acara deklarasi bersama perang kejahatan panah wayer dan peredaran minuman keras sekaligus menjaga stabilitas keamanan menjelang perayaan Natal dan Pergantian Tahun 2020.

Fokus operasi ini di wilayah perbatasan, yaitu Kecamatan Popayato yang berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah, Kecamatan Tolinggula dengan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Kecamatan Atinggola yang berbatasan dengan Sulawesi Utara, Kecamatan Taludaa dengan Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara serta Pelabuhan Anggrek dan Pelabuhan Kwandang.

“Personil yang bertugas di Posko-Posko pada Operasi Gabungan ini terdiri dari 10 personil Polda Gorontalo, 5 personil Korem 133/NW, 5 personil Lanal Gorontalo, 5 personil Dinas Satpol PP, 5 personil Kesbangpol, 5 personil Dinas Perhubungan, 5 Personil Koperindag,” kata Muhammad Ali Imran Bali.

Muhammad Ali Imran Bali juga mengapresiasi tindakan aparat TNI/Polri yang menggagalkan penyelendupan miras yang akan masuk Provinsi Gorontalo, provinsi yang berjuluk Serambi Madinah. Penyelendupan miras ini dapat digagalkan setelah aparat mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada miras yang akan dibawa ke Gorontalo, bukan lagi melalui jalur darat tetapi jalur laut bahkan menggunakan mobil ambulance.

“Untuk itu aktivitas dari pelaku harus kita Waspadai,” ujar Muhammad Ali Imran Bali.

Sementara Kabag Ops Polda AKBP Rahmat mengatakan personil yang bertugas di 5 lokasi perbatasan terdiri dari unsur Polsek setempat sehingga dapat bergabung dengan tim dari Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Satpol, Dinas Perhubungan, Dinas Koperindag, Korem 133/NW maupun Prajurit dari Lanal Gorontalo.

Arfan Sery Jusuf, Kepala bidang Bina Ideologi dan Wasbang Kesbangpol menambahkan secara keseluruhan personil yang berjumlah 40 orang akan dipantau terus oleh tiam mobile dan kegiatan ini akan berakhir 1 Januari 2020.

 

Pewarta : PPID Kesbangpol

Baca 108 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama