>
Senin, 14 Oktober 2019 00:46

Tujuh Tahun Terakhir Kenaikan Produksi Perikanan Sebanyak 65,95 persen

Oleh
Beri rating
(0 suara)

 

GORONTALO  - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Program NKRI Jilid 1 dan Jilid 2 menggagas dan menuangkan konsep kebijakan sektor kelautan dan perikanan berbasis pada pengelolaan economi perikanan dari hulu – hilir.

Konsep ini merupakan pengelolaan sektor Kelautan dan perikanan yang dimulai dari penguatan dan pemenuhan sarana dan prasarana kebutuhan pelaku usaha perikanan sampai pemenuhan kebutuhan pemasaran hasil perikanan.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo sejak tahun 2012 sampai sekarang melalui penganggaran berbasis Money Follow Program dengan kebijakan penganggaran 70 persen menunjang kegiatan publik dan 30 persen kegiatan operasional.

Pola penganggaran ini berhasil meningkatkan produksi perikanan Gorontalo dari tahun ke tahun. Tercatat sejak tahun 2012 – 2018 secara berurutan meningkat, tahun 2012 sebanyak 85,815 ton, 2013 sebanyak 92,171 ton, 2014 sebanyak 103,018 ton, 2015 sebanyak 105,517 ton, 2016 sebanyak 115,873 ton, 2017 sebanyak 136,157 ton dan 2018 sebanyak 142,411 ton.

Bila dipresentasekan kenaikan selama 7 tahun terakhir ini sebesar 65,95 persen atau naik 56,596 ton.

Dalam rapat evaluasi bulanan yang digelar pada Senin (7/10/2019) Kepala Dinas, Sila N Botutihe saat memimpin rapat evaluasi tersebut menjelaskan bahwa kenaikan produksi perikanan tidak lepas dari program dan kegiatan utama yaitu restrukturisasi armada perikanan tangkap, modernisasi pelabuhan perikanan serta zona potensi perikanan tangkap.

“Kami benahi sarana dan prasarana perikanan tangkap dari hulu hingga hilir ini, Kapal sudah sesuai kebutuhan, pelabuhan diperbaiki agar layak untuk didaratkan ikan serta segala kemudahan perizinan agar kapal yang melaut tidak ada kendala,” kata Sila Botutihe.

Sila Botutihe juga memaparkan DKP Provinsi Gorontalo telah membekali nelayan dengan alat yang mampu mendeteksi keberadaan ikan, perangkat ini merupakan hasil kerja sama DKP dengan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasiona (LAPAN) yaitu Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) sehingga nelayan saat turun ke laut sudah memiliki sasaran Fishing Ground  yang pasti.

Alat ini mampu memberi panduan ke lokasi ikan berkumpul, alat ini memiliki kemampuan mendeteksi keberadaan ikan

“khusus nelayan Gorontalo telah memiliki samboyan Nelayan ke laut menangkap ikan bukan mencari ikan” ujar Sila Botutihe.

Peningkatan Produksi perikanan ini membawa dampak positif bagi masyarakat, antara lain adalah meningkatkan Nilai Tukar Nelayan (NTN) Gorontalo yang melebihi NTN Nasional yaitu 1,77 persen : 1,64 persen per tahun dan meningkatkan pertumbuhan konsumsi ikan Gorontalo melebihi Nasional yaitu 7,67 persen : 6,82 persen pertahun.

Pewarta : Yanto - DKP

Baca 353 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama