>
Rabu, 09 Oktober 2019 04:13

Warga Dulamayo Diskusikan HIV/AIDS Bersama KPA Provinsi Gorontalo

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Idah Syahidah (topi,merah) selaku Ketua Tim Asistensi KPAP Gorontalo, berfoto bersama masyarakat yang ada di desa  Puncak Dulamayo Selatan, usai melaksanakan Sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS dan gerakan stop stigma. (Foto: istimewa) Idah Syahidah (topi,merah) selaku Ketua Tim Asistensi KPAP Gorontalo, berfoto bersama masyarakat yang ada di desa  Puncak Dulamayo Selatan, usai melaksanakan Sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS dan gerakan stop stigma. (Foto: istimewa)

TELAGA – Upaya Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Gorontalo menyosialisasikan bahaya HIV/AIDS di kalangan masyarakat terus dilakukan.

Kali ini melalui kegiatan Diskusi Kampung, Tim KPA yang dipimpin oleh Idah Syahidah selaku Ketua Tim Asistensi KPAP Gorontalo, memberikan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS dan gerakan stop stigma, untuk masyarakat, terutama kaum ibu di desa Puncak Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa, (8/10/2019).

“Diskusi kampung ini selain untuk membahas bahaya HIV/AIDS juga, agar supaya kita tidak melakukan stigma atau diskriminasi terhadap orang dalam HIV/AIDS. Artinya apa, jika ada diantara ibu dan bapak sekalian yang menderita penyakit ini jangan di asingkan, jangan dijauhi. Yang patut kita jauhi adalah penyakitnya bukan orangnya,” kata Idah Syahidah.

Idah Syahidah ini menambahkan sosialisasi HIV/AIDS telah gencar dilakukan disemua kalangan pelajar dan mahasiswa. Maka untuk itu, diskusi kampung ini dikhususkan untuk kalangan orang tua. Karena, sebagai orang tua wajib membentengi diri dengan tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap bahaya HIV/AIDS.

“Pasti kan ibu dan bapak sekalian punya anak anak dirumah. Ajari mereka, lakukan pendekatan secara alamiah. Bentengi mereka dengan nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai agama. Dan yang paling penting dorong anak anak kita untuk hidup dengan prestasi,” tandasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari jumlah penderita HIV/AIDS hingga Maret 2019 sebanyak 484 orang. Kaum laki laki mendominasi dengan angka 373 penderita, yang faktor utamanya didasari oleh kaum lelaki suka lelaki (LSL).

 

Pewarta : Echin - Humas

Baca 172 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama