>
Selasa, 17 Desember 2019 15:46

Waspadai Plagiarisme di Era Industri 4.0

Oleh
Beri rating
(0 suara)
GORONTALO - Perkembangan literasi pada era industri 4.0 sangat cepat dan tak terbatas.
Sekolah dituntut mampu memahami percepatan kemajuan zaman dan peran literasi informasi.
Literasi era informasi ini  banyak dimanfaatkan  siswa, pengajar atau dosen. Hal ini memberi manfaat dan kelebihan bagi pengaksesnya selain lebih mudah informasi yang didapat akan lebih beragam.
 "Namun ada kekurangan atau bisa menjadi salah jika pengaksesnya tidak dapat mencari, memahami dan menggunakan informasi secara benar," kata Yosef Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo saat membuka sosialisasi Duta Baca di ruang Diorama Mopoo Piyohe Lipunto, Selasa (17/12/2019).
Sosialisasi duta baca ini diikuti 50 peserta dari SMA/SMK di Provinsi Gorontalo. 
Yosef Koton juga mengingatkan penyalagunaan informasi juga rentan terjadi seperti plagiarisme. 
"Plagiarisme atau plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan, karangan, pendapat dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri," ujar Yosef Koton.
Ia menjelaskan upaya memerangi plagiariame dengan cara mendalami literasi informasi.
"Sangat diperlukan peran duta baca. Duta baca diharapkan mampu menggaungkan literasi informasi ke semua peserta didik di Provinsi Gorontalo," ujar Yosef Koton.
Yosef berharap peserta sosialisasi mengikuti materi yang akan disampaikan oleh narasumber Ismet Sulila.
Yosef berharap akan lahir calon-calon duta baca baru. "Dengan menjadi duta baca siapapun di antara adik-adik ini dapat menjadi perwakilan Dinas Arpus untuk menggaungkan pentingnya literasi dan gemar membaca kepada seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo," harap Yosef
 
 
Pewarta : Suleman - Diarpus
Baca 287 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama