>

Displaying items by tag: PPID Badan Penghubung

MAKASSAR –  Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Subid Makassar bersama  Kerukunan Keluarga  Indonesia Gorontalo (KKIG) Makassar melakukan koordinasi  pembentukan posko bantuan informasi warga Gorontalo yang berada di Makassar terkait pencegahan Covid-19.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) BPPG Subid Makassar, Agung Sugiarto, koordinasi ini dilakukan untuk memberikan informasi yang jelas jika ada informasi tertentu terkait virus Covid-19 yang  dibutuhkan warga Gorontalo di Makassar.

Ribuan orang Gorontalo banyak berada di Makassar, baik sebagai mahasiswa  ataupun yang sudah lama menetap di kota ini.

“Pembentukan posko ini dilakukan untuk membantu keluarga mendapatkan informasi jika ada pasien asal Gorontalo yang tidak mempunyai keluarga di Makassar yang terindikasi ataupun mendapat perawatan terkait virus Covid-19 ,” jelas Agung seusai melaksanakan
pembahasan pembentukan Posko Bantuan Informasi bagi warga gorontalo di Aula Asrama Putra Gorontalo, Kota Makassar, Selasa (17/3/2020).

Agung juga menjelaskan selain berkoordinasi dengan KKIG Makassar yang diketuai Rivai Jimmy Uno, ia juga melibatkan Himpunan Pelajar Mahasiswa Gorontalo (HPMIG) Cabang Makassar sebagai perwakilan Mahasiswa asal Gorontalo di Makassar.

“Kami melibatkan mahasiswa untuk membantu para orang tua mengetahui kondisi  anaknya yang sedang menimba ilmu di kota Makassar, mengingat saat ini perkuliahan dihentikan sementara waktu oleh pihak kampus dan dilarang untuk mudik ke Gorontalo untuk menghindari penyebaran Covid-19. Ini juga sekaligus memastikan mereka mengikuti anjuran kampus dan pemerintah untuk tidak pergi jalan jalan,” ungkap Agung .

Dalam kesempatan itu juga ia menginformasikan, jika ada warga Gorontalo yang berada di Makassar yang terindikasi mengidap Virus Covid-19, dapat mendatangi Posko Bantuan Informasi yang beralamat di Jl. Gunung Merapi No.116 Makassar (Ex. Aspuri Gorontalo) atau dapat menghubungi No. HP/WA :
– Moh. Agung Sugiarto (Plt. Subid Makassar) – 085299277705, Rivai Jimmy Uno (Ketua Umum KKIG Makassar) – 085342921110 dan Moh Gufran Lamalani (Ketua HPMIG Cabang Makassar) – 082292713214.

Ia berharap dengan dibentuknya Posko Bantuan Informasi terkait pencegahan/penanganan pasien Covid-19, dapat membantu masyarakat Gorontalo dalam mengetahui keluarga atau sanak saudara yang bermukim di Makassar.

 

Pewarta : PPID BPPG Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 06 Februari 2020 22:38

Biro P2E Gelar Finalisasi Penginputan DPA APBD

MAKASSAR – Biro Pengendalian dan Pembangunan Ekonomi (P2E) Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo menggelar acara finalisasi penginputan Dana Pelaksanaan Anggaran (DPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo ke dalam Aplikasi e-monep TA 2020 yang berlangsung di Hotel Fourpoint Makassar, 5-6 Februari 2020.

Asisten I Setdaprov Gorontalo, Syukri Botutihe dalam arahan pada hari kedua kegiatan meminta Sekretaris dan Kasubag program di masing-masing OPD harus mengontrol setiap anggaran kegiatan yang sudah terserap sesuai dengan rencana kegiatan.

“Kegiatan penginputan ini setiap opd dapat mempercepat realisasi baik fisik dan keuangan agar dalam rapat rapat evaluasi dengan pimpinan tidak ada lagi yang beralasan salah input dan lain halnya berhubungan teknis khususnya dalam penginputan,” ungkap Syukri.

Syukri menambahkan agar PNS tidak lagi berharap kepada PTT untuk melakukan penginputan. Ia menyebut masing-masing telah memiliki anjab sebagai staf entri.

Terdapat 23 OPD yang sudah menyampaikan target minimal penginputan e-monep. Kegiatan ini dilaksanakan hingga Kamis (06/02/2020).

 

Pewarta : PPID Penghubung Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MAKASSAR – Untuk terus memantapkan persiapan Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Makassar, Rabu, (29/1/2020), di Kantor Walikota Kota Makassar. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Rifly Katili dan diterima langsung oleh Sekretaris daerah Kota Makassar Muhammad Anshar.

Dalam pertemuan tersebut, Rifli menyampaikan kembali updating rencana kegiatan JWS yang mengambil titik start di Center Poin of Indonesia, di Makassar. Untuknya sebagai tuan rumah yang akan dikunjungi, dukungan penuh dari Pemda Makassar sangat dibutuhkan.

“Tadinya kegiatan ini akan mengambil titik start di Roterdam namun sesuai hasil diskusi dipindahkan di Center Poin of Indonesia. Jadi inti dari kunjugan kedua kami ke sini, sebagai bentuk koordinasi kembali. Dukungan dari pemerintah setempat serta komunikasi yang intensif bisa terus dibangun sebagai bentuk pemantapan kegiatan,” ungkap Rifly

Sementara itu Sekda Kota Makassar Muhammad Anshar menyambut baik kedatangan tim JWS dari Gorontalo. Ia mengakui Pemda Makassar mengapresiasi kegiatan yang mengambil Kota Makassar sebagai tuan rumah. Pihaknya pun akan untuk mengoptimalisasi kegiatan ini, dengan menunjuk Dinas Perhubungan Kota Makassar yang menjadi penanggung jawab kegiatan.

“Koordinasi seperti ini perlu, kita harus saling mendukung. Pemda Makassar akan menyiapkan sarana selama even berlangsung di Makassar seperti panggung, kursi, sound system dan WC mobile. Untuk Videotron kegiatan JWS akan disiarkan di beberapa titik di Makassar,” ungkap Anshar.

Selain Kadis Rifly , turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kominfo, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan serta Badan Penghubung.

JWS rencananya akan dimulai pada tanggal 22 Februari 2020. Rute yang dimulai dari Makassar Sulawesi Selatan itu rencananya akan melewati lima provinsi yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara.

 

Pewarta : PPID Badan Penghubung

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 21 November 2019 23:46

Sinergitas Antar Daerah Perlu Demi Jaga Inflasi

JAKARTA – Sinergitas antar daerah sangat dibutuhkan untuk saling membantu menjaga stabilitas inflasi masing-masing daerah, tidak terlepas juga Gorontalo yang saat ini juga mengalami inflasi.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pusat Dan Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tahun 2019, Kamis (21/11/2019).

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Kartika Candra itu digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri dan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).

“Di Gorontalo harga cabai cukup tinggi kalau tidak segera ditangani akan berpengaruh terhadap inflasi daerah, termasuk harga tiket pesawat ke Gorontalo. Jadi hal inilah yang sedang kita coba untuk mencari solusinya,” kata Darda Daraba.

Menurut Sekda, inflasi di Gorontalo sejauh ini terpantau stabil. Contohnya pada bulan Agustus 2019 tercatat inflasi Gorontalo 0,71 persen (mtm) meningkat dari bulan Juli 2019 sebesar -0,02 persen (mtm). Meski begitu, capaian itu masih di bawah sasaran inflasi nasional 3,5 + 1 persen.

Di tempat yang sama, Menteri Dalam Negeri diwakili oleh Dirjen Bina Bangda Kemendagri Muhammad Hudori dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi yang mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi dalam Mendukung Ketersediaan Pasokan dan Kelancaran Distribusi Pangan di Daerah”, ini merupakan tindak lanjut dari Rakornas yang dilaksanakan pada (25/07/019) lalu.

“Ini merupakan lanjutan dari pembahasan Rakornas kita Beberapa bulan lalu, maka dari itu harapan pak menteri mudah-mudahan forum ini dapat dijadikan ajang diskusi dan saling memberikan masukan terhadap berbagai hal terkait dengan pengalaman yang telah dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi daerah,” ujar Darda Daraba.

Berbagai jabaran kebijakan terkait pengendalian inflasi daerah yang dapat memberikan jawaban terhadap sinergi dan inovasi, yang harus dilakukan oleh masing-masing daerah dalam upaya pelaksanaan program Peta Jalan atau Road Map diharapkan lahir dari rakor tersebut.

 

Pewarta : Jusni - BPG

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MAKASSAR – Warga Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Makassar mendukung revisi Peraturan Daerah (Perda) miras yang sedang dibahas oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Hal tersebut terungkap dalam diskusi Refleksi 19 Tahun Provinsi Gorontalo di Aula Kantor KKIG, Makassar, Selasa, (12/11/2019).

“Dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan, warga Gorontalo rantau menggelar diskusi ini. Salah satunya berangkat dari keprihatinan terhadap maraknya penggunaan miras dan kriminilitas yang melibatkan remaja di Gorontalo,” ungkap Arfan S. Jusuf selaku Kabid II Bina Ideologi dan Wasbang Kesbangpol Provinsi Gorontalo usai acara.

Dijelaskan mantan Kepala Badan Penghubung Gorontalo di Jakarta itu, para peserta diskusi juga diikuti oleh unsur mahasiswa seperti HPMIG, HPMIB dan SWAT. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi terkait dengan dinamika Gorontalo saat ini.

Peserta diskusi meminta agar proyek jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) dan rencana pengembangan Rumah Sakit (RS) Hasri Ainun Habibie dapat segera terwujud. Pengembangan RS Ainun dengan Skema KPBU dinilai tepat mengingat kondisi fiskal daerah tidak cukup jika harus menggunakan APBD dalam waktu yang singkat.

“Harapannya jika rumah sakit Ainun terwujud maka tidak ada lagi warga Gorontalo yang dirawat di luar daerah. Cukup dirujuk di RS Ainun yang akan menjadi rumah sakit rujukan tipe B,” sambungnya.

Arfan menyebut rencana pengembangan RS Ainun saat ini tinggal menunggu persetujuan DPRD, sementara untuk jalan GORR terus diupayakan agar penganggarannya tetap berkelanjutan di tahun 2020 nanti.

Terkait dengan masalah miras keras dan aksi kriminalitas remaja, Arfan menjelaskan bahwa pemerintah serius mengatasinya. Salah satunya telah digelar pembinaan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada ribuan guru, orang tua dan siswa SMA/SMK pada Senin kemarin.

Pewarta: Kasubid Penghubung Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA – Disiplin dan profesionalitas kerja harus dikedepankan dalam diri pegawai Pemerintah Provinsi Gorontalo yang bertugas di kantor Badan Penghubung, Jakarta.

Mereka juga diharapkan memahami dan mengusai bidang tugasnya masing-masing dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Profesional kerja yang saya maksud di sini bukan cuma untuk PNS tapi juga untuk PTT khususnya untuk sopir. Jadi saya minta agar profesi sopir ini betul-betul dipertimbangkan harus yang tahu jalan dan harus yang mampu merawat kendaraan,” kata Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo saat memberikan pembinaan kepada pegawai Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (30/10/2019).

Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Badan Kepegawai Daerah, Zukri Surotinojo dan Kepala BPPG, Sudarman Samad.

Masalah disiplin dan profesional ini, lanjut kata Rusli Habibie, erat kaitannya dengan efisiensi anggaran pemerintah. Ia menyebut pada akhir tahun akan melakukan pengurangan Pegawai Tidak Tetap (PTT) karena dipandang membebani pengeluaran daerah.

“Jumlah PTT di lingkup Pemprov Gorontalo lebih dari 4000 orang dan PNS kita lebih dari 5000 orang. Kebanyakan kerja PNS itu dialihkan ke PTT, sementara mereka tidak mengerjakan apa-apa. Makanya akhir tahun ini ada sekitar dua ribu orang PTT yang akan kita putus kontraknya,” ujar Rusli Habibie.

Hal lainnya menyangkut penggunaan kain karawo dan upia karanji sebagai identitas daerah. Sebagai etalase wajah Gorontalo di ibu kota, Gubernur Rusli meminta agar semua pegawai menjadi promotor budaya dan pariwisata.

“Jangan malu menggunakan bahasa Gorontalo, jangan malu menggunakan pakaian khas kita, jangan malu menggunakan upia karanji karena itu adalah simbol kita. Itu adalah tanda pengenal kita sebagai orang Gorontalo,” pungkasnya.

 

Pewarta: Jusni - BPPG

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA  – Wafatnya Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) pada 11 September 2019 lalu masih meninggalkan duka bagi bangsa Indonesia. Tidak terkecuali bagi masyarakat Gorontalo, tempat nenek moyangnya berasal.

Untuk menghormati jasa Presiden ke-3 RI itu, dewan adat beserta lima lembaga adat Gorontalo menganugerahi BJ Habibie dengan gelar adat “Ta Lopo Lolade Tilango”. Penganugerahan “Gara’i” dilaksanakan pada prosesi “Hileyiya Wopato Pulu Huyi” atau doa arwah hari ke-40 yang berlangsung di kediaman almarhum Patra Kuningan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum atas sambutan dan dukungannya sehingga upacara adat ini bisa terlaksana, terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan ini,” ungkap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie selaku “Tauwa lo Lipu” atau pemimpin negeri.

Semasa hidup, BJ Habibie sudah memiliki “Pulanga” atau gelar adat Gorontalo. Mantan Menristek era Soeharto itu dianugerahi gelar adat “Ti Tilango lo Madala” yang bermakna Cahaya Negeri. Pemberiaan Gara’i melengkapi penghargaan orang Gorontalo kepada salah satu putra terbaiknya itu.

Berbeda dengan Pulanga, Gara’i diberikan kepada orang yang telah meninggal atas jasa-jasanya. Gara’i tidak harus pejabat atau mantan pejabat, tapi siapa saja yang punya karya besar yang diharapkan bisa menginspirasi orang yang masih hidup.

Gara’i “Taa Lopo Lolade Tilango” bermakna putra terbaik yang dapat menyebarluaskan perwujudan ilmu dan teknologi serta tokoh yang diakui oleh internasional. Lima negeri adat atau “Ulimo lo Pohalaa” yakni Suwawa, Limboto, Gorontalo, Atinggola, dan Bulango sepakat memberikan gelar adat tersebut pada almarhum.

 “Saya mewakili seluruh masyarakat Gorontalo menyampaikan belasungkawa atas kepergian beliau, dan turut mendoakan semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima disisi-Nya,” doa Rusli.

Selain dihadiri oleh keluarga besar almarhum dan pemangku adat, pemberian Gara’i dihadiri oleh Wakil Bupati Boalemo Anas Jusuf dan Wabup Gorut Thariq Modanggo.

Hadir juga tokoh-tokoh Gorontalo di  Jakarta seperti mantan Menpora Adhyaksa Daud dan Henki Uno, ayah dari Sandiaga Uno.

 

Pewarta: Jusni - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MAKASSAR  – Sejumlah 451 jamaah haji Gorontalo Kloter 27, transit di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, pada pukul 12.20 Wita, Jumat (6/9/2019).

Sebelum jamaah tiba, Kepala Keamanan Bandara Sultan Hasanuddin, Selamat Riyadi dalam briefing bersama staf menyampaikan, bahwa penerimaan jamaah transit akan dilakukan semaksimal mungkin.

“Maksimalkan semua pelayanan penerimaan jamaah. Jika ada kekurangan akan menjadi bahan evaluasi pada penerimaan jamaah  transit berikutnya,” kata Selamat Riyadi.

Kepala Biro Kesra Mitran Tuna juga menyampaikan, bahwa jamaah akan trasnit selama kurang lebih 4 jam dan akan diterbangkan ke Gorontalo dengan pesawat Lion charter yang dibagi dalam 3 penerbangan yaitu pada pukul 14.20 Wita, lebih cepat dari jadwal yang seharusnya yaitu pukul 16.00 Wita. Penerbangan selanjutnya dengan selisih waktu kurang lebih 20 menit

Mitran juga mengharapkan agar pada kloter berikutnya, jamaah mendapat tempat yang lebih akomodatif mengingat jamaah transit cukup lama yaitu kurang lebih 4 jam.

“Pastikan untuk selanjutnya seluruh jamaah mendapatkan akses yang lebih baik, karena para jamaah transitnya cukup lama, kurang lebih 4 jam,” pintanya.

Pada kloter ini terdapat 1 orang jamaah haji dari kloter 34 yang Tanazul yaitu jamaah yang memisahkan diri atau pulang lebih awal.

Rencananya jamaah  akan tiba pada pukul 17.30 Wita dan diterima di Mess Haji Provinsi Gorontalo oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Jemaah tiba dengan Pesawat Garuda dan disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan, M. Jamal Nganro, Kepala Biro Kesra Mitran Tuna, pihak Angkasa Pura, Kemenag Provinsi Gorontalo, KKP makassar, dan Penghubung Gorontalo subid Makassar.

 

Pewarta : PPID Penghubung Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MAKASSAR – Gubernur se Sulawesi menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina dan BPH Migas untuk optimalisasi pendapatan daerah bertempat di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (13/8/2019).

Acara yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini diharapkan mampu memaksimalkan data penjualan BBM di enam provinsi. Selain itu, kerjasama yang dihadiri oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada gilirannya dapat meningkatkan Penerimaan Asli Daerah (PAD) khususnya Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

 “Jika pendapatan daerah meningkat maka pembangunan juga dapat ditingkatkan termasuk pembangunan infrastuktur. Salah satunya dengan tersedianya data BBM  dan penyalurannya yang transparan dan bisa diakses secara terbuka,” ujar Alexander.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang turut hadir menyambut baik nota kesepakatan bersama itu. Menurutnya, ini merupakan ihtiar bersama untuk mendapatkan angka pajak migas yang baik dan benar untuk daerah.

“Selama ini dinilai oleh KPK mungkin belum maskimal, masih ada kebocoran. Makanya hari ini kita tandangani MoU untuk meningkatkan PAD,” tutur Rusli.

Selain Gubernur Gorontalo, Hadir juga Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah selaku tuan rumah serta Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Hadir juga Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Wagub Sulbar Eny Anggraeni Adnan, Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa serta Dirut Pemasaran Ritel Pertamina Masud Khamid.

 

Pewarta: Subbid Penghubung Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA – Usai dilantik oleh Gubernur Gorontalo pada tanggal 30 Juli yang lalu, pejabat eselon 3 dan 4 yang ada di lingkup Badan Penghubung Gorontalo – Jakarta, menggelar serah terima jabatan, yang dilaksanakan di Kantor Badan Penghubung, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2019).

Sertijab ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Gorontalo, Zukri Surotinojo.

Dalam kesempatan tersebut Zukri mengucapkan selamat kepada para pejabat baru dan berterima kasih atas kerja keras dan dedikasi para pejabat lama. Mantan Kepala Biro Umum ini pun berpesan agar pejabat yang baru saja dilantik bisa menjalankan kinerja yang lebih baik untuk jabatan yang baru ini.

 “Saya berharap pejabat eselon III dan IV yang baru saja dilantik agar cepat menyesuaikan, agar setelah sertijab ini bisa lebih memaksimalkan tugas dan fungsinya untuk menyiapkan program kerja di tahun anggaran 2020, disamping menyelesaikan program kerja yang sudah dianggarkan di tahun 2019 ini,” ungkapnya

Hal senada juga disampaikan oleh mantan Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wasbang pada Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo Arfan Sery Jusuf. Arfan mengucapankan terimakasih kepada segenap pegawai ASN dan PTT di lingkup Badan Penghubung yang telah bekerjasama mensukseskan program kerja yang telah dirancang selama periode kepeminpinannya.

“Terimakasih untuk semua dukungan yang telah rekan rekan berikan selama saya menjabat, dan saya berharap beberapa program yang belum terselesaikan agar dapat dilanjutkan oleh Plt Kepala BPPG yang baru,” tuturnya.

Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo yang sebelumnya dijabat oleh Arfan Sery Jusuf digantikan oleh Deswinarta Sidiki sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPPG sekaligus menjabat Kasubbid Fasilitasi Informasi dan Promosi. Semantara untuk jabatan Kasubag tata usaha dijabat oleh Lanny Wantongia menggantikan Alfin Usman dan jabatan Kassubid fasilitas hubungan dan kelembagaan dari Lanny Wantongia diserahkan kepada Alfin Usman.

 

Pewarta : BPPG 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 2
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama