>

TILONG KABILA – Sebanyak 4 kelompok usaha yang tergabung dalam Forum Generasi Berencana (Genre) Gorontalo mendapatkan bantuan bibit ayam ternak gratis.

Setiap kelompok mendapat 100 ekor ayam Kampung Unggulan Rusli (KUR) yang diserahkan Idah Syahidah selaku Ketua TP PKK sekaligus Bunda Genre Provinsi Gorontalo, Senin, (21/1/2020), di desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.

Usai membagikan bantuan, dalam sambutannya Idah menyampaikan kegiatan ini adalah suatu langkah kongkrit bagi generasi milenial yang memiliki keberanian untuk menjadi entrepreneur muda di Gorontalo, khususnya wirausaha peternakan ayam.

“Saat ini adalah eranya generasi milenial (generasi Y), mereka sudah harus memasuki dunia kerja dan terjun ke berbagai bidang industri sebagai pelaku usaha, demikian halnya dengan anak-anak pramuka di Gorontalo. Untuknya melalui bantuan bibit ayam Kampung Unggulan Rusli (KUR) ini, diharapkan mereka siap menjadi entrepreneur muda,” kata Idah

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menambahkan jika program menyangkut pemberdayaan generasi milenial, pihaknya akan terus mendukung baik biaya sendiri (pribadi) maupun dengan mendorong generasi milenial untuk terjun dalam program-program pemberdayaan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Untuknya saya berharap, penerima bantuan dapat mengembangkan modal bibit ayam ini, dengan demikian kalian tidak saja akan berbisnis ternak ayam, tapi juga sekaligus bisa menjadi pemasok ayam kedepannya nanti,” tandasnya.

Bantuan masing-masing 100 bibit ayam ternak ini diserahkan Idah kepada empat Kelompok Usaha, yakni kelompok PIK AT Taubah Fondation, PIK A2KT, PIK Sinergi Tamboo dan PIK Molamahu Tamboo.

 

Pewarta : Ecin/Riri - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) melaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja untuk tahun 2020. Kegiatan ini dilakukan setelah 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelumnya melakukan hal yang sama.

Bertempat di aula Dinas Koperindag, Senin (20/1/2020) penandatanganan dilakukan langsung dihadapan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba yang disaksikan oleh seluruh staf.

Penandatanganan perjanjian kinerja diawali Sekretaris Dinas, disusul para kepala bidang dan kepala seksi serta diakhiri kepala Dinas Koperindag Drs. M. Nadjamudin.

Selain perjanjian kinerja juga dilakukan penandatangan serta pembacaan pakta integritas.

Sekdaprov dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas Koperindag karena menjadi OPD ke empat yang melakukan penandatangan. Ia mengatakan ini merupakan bentuk komitmen OPD untuk segera melaksanakan program di 2020.

“Percepat tender-tender. Tunjukan bahwa dengan penetapan APBD tercepat bisa mempengaruhi penyerapan anggaran. Tahun lalu kita tidak melakukan penandatangan seperti ini tapi mampu mempercepat penyerapan anggaran. Jangan sampai tahun ini malah tidak bisa,” ujar Darda.

Panglima ASN itu juga menuturkan agar seluruh ASN di Dinas koperindag selalu memperhatikan performa dengan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan tidak melakukan perbuatan tercela atau penyalahgunaan kewenangan dan jabatan.

Dinas koperindag merupakan salah satu OPD yang memiliki peran dalam turunnya angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo melalui program pasar bersubsidi. Untuk itu, Ia berharap program 2020 outputnya lebih baik lagi agar angka kemiskinan di Gorontalo semakin turun sesuai dengan harapan Gubernur dan Wakil Gubernur.

 “Yang sudah bagus kemarin insyaallah kita laksanakan secara kontinu. Yang kurang tolong diperbaiki lagi,” pungkasnya.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Peserta Kirab Hari Patriotik 23 Januari 1942 ke-78 tahun 2020 dilepas oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba di aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol), Senin, (20/1/2020).

Darda Daraba dalam sambutannya saat melepas peserta kirab mengatakan pemerintah mengapresiasi keterlibatan pemuda dengan dilibatkannya secara penuh dalam kegiatan ini melalui KNPI.

” Ini wujud nyata bahwa pemuda tidak akan melupakan jasa para pahlawan khususnya pahlawan Nani Wartabone”, kata sekda.

Selain kirab kata Darda, ada juga napak tilas yang mengingatkan masyarakat tentang jejak-jejak para pahlawan.

” Itu semua untuk membangkitkan semangat perjuangan kita, bahwa perjuangan tidak hanya sampai disini. Perjuangan yang harus kita isi sekarang adalah perjuangan agar kita dapat merasakan hasil-hasil pembangunan hingga ke anak cucu,” urai Darda.

Sekda berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kirab ini hingga bisa terlaksana dengan baik.

Kirab Bendera Merah Putih akan dimulai dari Kabupaten Pohuwato, berlanjut ke Boalemo, Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, lalu akan berakhir di Kabupaten Bone Bolango pada 23 Januari 2020.

Hadir dalam pelepasan kirab bendera Kepala Kesbangpol Provinsi Gorontalo Imran Bali, Ketua KNPI Provinsi Gorontalo Ghalieb Lahidjun bersama sejumlah pengurus, kepolisian, perhubungan, pramuka, BEM Provinsi Gorontalo, paskibraka, dan karang taruna.

 

Pewarta : Anie- Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Menyambut Hari Patriotik 23 Januari 1942, Pemerintah Provinsi Gorontalo mematangkan berbagai persiapan. Salah satunya kegiatan pencatatan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori Pembentangan Bendera Merah Putih Terpanjang di Jalan Protokol.

Ketua KNPI Provinsi Gorontalo Ghalieb Lahidjun menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan tanggal 23 Januari 2020. Pembentangan mengambil tempat di jalan Pandjaitan atau tepatnya di depan Universitas Negeri Gorontalo hingga ke Kantor Pos.

Kantor pos dipilih karena menjadi bangunan sejarah pengibaran bendera merah putih tahun 1942 silam. Selama proses pembentangan berlangsung jalan Pandjaitan akan ditutup untuk umum mulai jam 12 siang.

“Panjang bendera yang kami siapkan yakni 2.300 meter dengan lebar 3 meter. Bendera ini memiliki pesan semangat patriotik 23 Januari 1942 kepada seluruh masyarakat khususnya generasi muda Gorontalo,” jelas Ghalieb.

Acara yang digerakkan oleh KNPI serta Komunitas Pekerja Panggung dan Seni Pertunjukkan (KOMPAK) itu rencananya akan melibatkan 2301 siswa-siswi SMA/SMK se Gorontalo. Proses pekerjaan bendera dilakukan selama dua hari dan sudah siap dibentangkan.

Pembentangan bendera membutuhkan 102 gulungan kain merah putih, delapan lusin gulungan benang dan empat mesin jahit. Proses penjahitan bendera dilakukan dengan mesin dan jahit tangan oleh delapan pekerja.

“Sebelum pembentangan bendera terpanjang, akan ada upacara puncak Hari Patriotik 23 Januari yang akan dipimpin oleh Bapak Gubernur di lapangan Ikada Kecamatan Kabila, Bone Bolango. Bendera pusaka 23 Januari akan diserahkan pada acara puncak usai dikirab mengeliling enam kabupaten/kota,” terangnya.

Peringatan 23 Januari 1942 ditutup dengan Konser Patriotik bertempat di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo pada 23 Januari malam. Konser yang melibatkan elemen pekerja seni itu diisi dengan teatrikal, pidato perjuangan dan acara hiburan.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TILONG KABILA – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba mengatakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo harus manjadi contoh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Provinsi.

Hal ini dikatakannya pada pembinaan seluruh ASN dilingkungan Badan Diklat Provinsi Gorontalo, Senin (20/1/2020) bertempat di aula Kampus II Badan Diklat.

Sekda Darda mengungkapkan, sebagai OPD baru, tahun 2019 Badan Diklat sudah mampu menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang telah diakui ditingkat nasional. Menurutnya, untuk mendapatkan pengakuan berupa akreditasi tidaklah mudah.

“Banyak tempat pendidikan dan pelatihan dari sabang sampai merauke. Dikementerian dan lembaga pun ada, tapi yang telah diakui itu hanya sedikit. Ini berarti Badan Diklat Provinsi Gorontalo mampu sejajar dengan Provinsi lain ditingkat nasional. Kinerja-kinerja yang seperti itulah yang harus dicontoh oleh organisasi yang Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Selain itu sekda mengharapkan, sebagai pelaksanaan kebijakan daerah di bidang pendidikan dan pelatihan aparatur, ASN yang ada di Badan Diklat baik itu pejabat eselon, staf serta Widyaiswara terus meningkatkan kompetensinya. Jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai di 2019.

“Diklat itu tempatnya orang didik dan tempat orang mendapatkan ilmu. Standar seorang ASN itu ada di Badan Diklat, Jadi seyogyanya sebagai pendidik itu harus bisa memberikan contoh yang baik. Terus terang saya bangga punya Badan Diklat ini, apalagi sudah diakui nasional,” kata Darda.

Pada kesematan itu Badan Diklat Provinsi Gorontalo melaksanakan penandatangan perjanjian kinerja tahun 2020 dan pakta integritas bagi pejabat struktural.

Dengan adanya penandatanganan itu, Panglima ASN itu berpesan agar program-program yang telah disusun segera dilaksanakan sesuai dengan prosedurnya.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO – Sebanyak 1862 liter minuman keras (miras) jenis cap tikus dan oplosan berhasil diamankan oleh tim terpadu operasi gabungan di wilayah perbatasan Provinsi Gorontalo.

Hal itu terungkap dalam Rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (20/01/2020).

Ribuan liter miras tersebut diamankan di empat wilayah perbatasan, seperti perbatasan Atinggola, Taludaa, Tolinggula dan Popayato. Dua pelabuhan di Kabupaten Gorontalo Utara juga menjadi target operasi yang dilaksanakan menjelang natal 2019 dan tahun baru 2020 tersebut.

“Kami akan menyerahkan dan memberikan tugas sepenuhnya kepada TNI/POLRI untuk pemberantasan ini. Kita semuanya bertanggung jawab. Baik dari pemerintah, dari kejaksaan, dari pengadilan, dari BINDA, semuanya,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Ditempat yang sama, Kapolda Gorontalo bersama Komandan Korem 133/NWB menyatakan tidak akan segan memberantas peredaran miras. Bahkan menurut keduanya, bagi anggotanya yang terlibat juga akan diberikan hukuman setimpal.

Selain 1862 liter miras, ada berbagai merk miras lainnya yang berhasil diamankan. Diantaranya Valentine 19 botol, Carlorosi 7 botol, Bar Gin 15 botol, Tanduay 1 botol, dan bir 3 botol.

Rapat forkopimda yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo ini selain membahas masalah pemberantasan peredaran miras, juga membahas masalah antrian BBM dan kesiapan menghadapi bencana alam.

Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Badan Keuangan melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Wilayah I Kota Gorontalo dan Bone Bolango mengintensifkan layanan Samsat Keliling. Mobiil tersebut siap melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor pelat hitam warga di kedua daerah.

Program yang bekerjasama dengan Polda Gorontalo dan PT Jasa Rahardja (Persero) itu memberikan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Warga tidak perlu ke kantor Samsat, cukup membayar di mobil yang disiagakan di tiga lokasi setiap pekannya.

“Samsat keliling jauh lebih memudahkan warga yang ingin bayar pajak. Cukup membawa stnk asli, KTP dan biayanya maka tidak lebih dari lima menit mereka sudah terlayani,” jelas Kepala Bidang Pendapatan, Badan Keuangan Pemprov Gorontalo, Yendi R. Dude.

Lokasi dan waktu pelayanan dibagi menjadi tiga setiap pekannya. Samsat Keliling parkir dan melayani warga Kota Gorontalo dan Bone Bolango di depan Rumah Dinas Gubernur setiap hari Senin, Selasa dan Jumat. Hari Rabu beroperasi di Lapangan Kecamatan Suwawa dan hari Kamis parkir di Pasar Kamis, Kecamatan Tapa.

“Perlu diingat pelayanan ini hanya untuk pajak yang belum terlambat, atau paling tidak terlambat hanya hitungan bulan. Kalau membayar pajak sudah terlambat tahun atau mengurus pajak lima tahunan harus dibayar di kantor Samsat tiap daerah,” imbuhnya.

Kehadiran Samsat Keliling diharapkan bisa mempermudah warga untuk membayar kewajibannya. Pada gilirannya diharapkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah setiap tahunnya.

Untuk diketahui, Badan Keuangan Pemprov Gorontalo pada tahun 2019 sukses membukukan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) lebih kurang Rp111 miliar, naik Rp12 miliar dari target yang hanya lebih kurang Rp99 miliar.

Sementara untuk pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tahun 2019 sukses mengumpulkan lebih kurang Rp131 miliar. Angka itu naik Rp17,5 miliar atau 115% dari target Rp114 miliar.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

SUMALATA TIMUR  – Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim selaku Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) Alkhairaat Provinsi Gorontalo memimpin pendataan dan inventarisir aset milik Alkhairaat.

“Pendataan ini merupakan program kerja Komwil Alkhairaat Gorontalo dalam rangka penataan pengelolaan aset-aset Alkhairaat,” jelas Wagub Idris Rahim usai meninjau aset berupa lahan milik Alkhairaat di Desa Deme I, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (19/1/2020).

Idris menambahkan, pelaksanaan pendataan dan inventarisir meliputi aset yang ada pada Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, serta Komda Gorontalo Utara. Dikatakannya, inventarisir aset tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi dan data yang akurat tentang aset yang dimiliki oleh Alkhairaat.

Sementara itu Sekretaris Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo Hamka Husain yang turut serta pada inventarisir aset tersebut mengutarakan bahwa Alkhairaat memiliki aset yang tersebar di kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo.

“Kami tahu di daerah-daerah itu ada aset Alkhairaat baik itu lahan pertanian maupun ternak. Tetapi aset-aset itu tidak jelas adanya,” ujarnya.

Hamka mencontohkan aset berupa lahan yang ada di Desa Deme I Kabupaten Gorontalo Utara seluas kurang lebih 200 hektar. Dari hasil peninjauan dan dialog dengan Kepala Desa Deme I, lahan tersebut tersisa kurang lebih 100 hektar.

“Padahal saya tahu persis 200 hektar itu ada dokumennya. Ternyata hari ini tinggal 100 hektar. Oleh karena itu perlu ada pendataan kembali yang dilakukan bersama oleh Komwil dan Komda Alkhairaat,” tandas Hamka Husain.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim meminta pengurus organisasi kemasyarakatan untuk menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam pengelolaan organisasi. Hal itu disampaikannya pada pengukuhan pengurus Sagela Commnunity periode 2020-2023 digelar di Rumah Adat Dulohupa, Kota Gorontalo, Jumat (17/1/2020).

“Setiap organisasi harus menggunakan ilmu manajemen dalam pengelolaannya. Empat prinsip dasar manajemen terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, tindakan atau pergerakan, serta pengawasan,” kata Wagub Idris Rahim.

Penerapan prinsip manajemen dalam berorganisasi, kata Idris, mutlak dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi. Apalagi dengan latar belakang profesi dan politik dari setiap anggota dan pengurus yang berbeda, Sagela Commnity harus memiliki satu visi dan pandangan.

Wagub optimis, di bawah kepengurusan baru yang dipimpin oleh tokoh masyarakat yang sekaligus sebagai pengusaha perikanan Gorontalo, Sarlis Mantu, Sagela Community akan menjadi ormas yang bisa memberi manfaat bagi anggotanya dan seluruh masyarakat.

“Saya menilai pengurus Sagela Community yang baru ini kapabel dan akseptabel. Ketuanya adalah raja ikan Gorontalo yang saya harapkan bisa membawa organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam membantu pemerintah dan masyarakat,” ujar Idris.

Sementara itu Ketua Sagela Community Gorontalo periode 2020-2023, Sarlis Mantu mengatakan bahwa di bawah kepengurusan dirinya akan fokus pada pengembangan koperasi serba usaha yang antara lain akan mengelola usaha perikanan tangkap dan toko pesisir. Usaha tersebut merupakan langkah strategis pengurus dalam mewujudkan organisasi yang lebih mandiri dalam pelaksanaan program-program sosial.

 “Sagela Community merupakan organisasi sosial yang membantu masyarakat seperti dalam pembanguan rumah ibadah dan kegiatan sosial lainnya. Tentunya hal itu membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga itu dibutuhkan upaya agar organisasi ini lebih mandiri,” jelas Sarlis.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo tengah menyiapkan Innovation Government Award (IGA) tahun 2020.

Persiapan dimatangkan dalam sebuah pertemuan yang digelar Kamis (16/1/2020) di Ruang Saronde lantai 1 gedung Bapppeda.

"Kegiatan ini pertama kali kami lakukan di Provinsi Gorontalo yang bertujuan memberi semangat inovasi ke semua komponen khususnya pemerintah daerah yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik,” kata Titi Iriani Darau, Kepala Bidang penelitian dan Pengembangan.

Bapppeda melihat ada banyak inovasi yàng sudah dilakukan namun banyak yang belum terekspos ke masyarakat. Bapppeda menginisiasi kegiatan ini untuk mengapresiasi kerja inovatif yang telah dilakukan berbagai pihak dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan ini dihadiri Tim Komite Inovasi yang terdiri dari unsur Bapppeda dan beberapa dari perguruan tinggi. Tim ini akan mengawal prosesi kegiatan hingga tahap akhir.

"Jika daerah ingin tetap eksis dalam pembangunan maka jawabannya adalah Inovasi. Inovasi menjadi sebuah keharusan dalam era teknologi sekarang. Terobosan atau pembaruan dibutuhkan oleh daerah dalam mengakselerasikan pembangunan. Pemerintah daerah kabupaten, kota danprovinsi berkompetisi menjadi daerah terinovasi di Bumi Hulontalo," papar Mahyudin Humalanggi, Kepala Sub-Bidang Penelitian dan Pengembangan Sosial Budaya selaku PPTK kegiatan ini.

Sesuai agenda kegiatan ini akan berlangsung mulai dari Februari hingga Bulan Mei 2020.

 

Pewarta : PPID Bapppeda

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama