>

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mendukung diselenggarakannya ajang pencarian bakat anak muda Gorontalo oleh Indonesia Creative Model Searching (ICMS).

Ajang kreatif ini menghadirkan anak muda Gorontalo yang memiliki bakat di bidang acting, fashion, standup comedy, menyanyi, presenting (MC), dance, dan lain sebagainya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami mendukung acara pencarian bakat seperti ini. Dimana anak anak muda Gorontalo bisa mengasah bakat mereka dan bisa menyalurkannya,” ungkap Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi, saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Gorontalo pada malam final ICMS, di Ballroom Hotel Maqna, Minggu, (8/9/2019).

Sutanpun berharap peserta yang nanti memenangkan ajang ini dan akan mewakili Gorontalo di Jakarta, bisa membawa harum nama Gorontalo di kancah nasional.

Seleksi pencarian anak muda berbakat telah dilakukan kurang lebih 6 bulan. Dari 180 finalis, tersisa 60 finalis yang akan diseleksi kembali. Mereka yang meraih juara akan mengikuti casting di Jakarta dengan membawa nama Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 08 September 2019 13:34

Hari Senin Besok Warga Dembe Pesta Apangi

GORONTALO – Warga Kelurahan Dembe Satu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, mulai bersiap menghadapi pelaksanaan Festival Apangi yang digelar setiap malam 10 Muharram. Persiapan nampak dari rumah warga yang mulai membuat kue apangi, salah satu jenis kue tradisional Gorontalo yang akan disajikan kepada tamu yang berkunjung ke rumah-rumah warga.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh keluarga Agustina Husain, yang pada tahun ini akan membuat kue apangi dalam jumlah fantastis, yakni sebanyak 3.500 biji. Kue apangi sebanyak itu akan menghabiskan bahan berupa kelapa untuk membuat santan sebanyak 50 biji, tepung terigu 50 kilogram, tepung beras 50 kilogram, serta bahan lainnya seperti gula pasir dan garam, yang semuanya akan dicampur untuk membuat adonan kue apangi.

Tim kerja Lurah Dembe I, Zulkarnain Husain saat diwawancara di kediaman keluarga Agustina Husain, Sabtu (7/9/2019, mengatakan bahwa Festival Apangi dimulai pada tahun 2016 yang diinisiasi oleh Pemerintah Kelurahan bersama Karang Taruna Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, PKK, serta mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat. Dijelaskannya, penyelenggaraan Festival Apangi tersebut bertujuan untuk mempromosikan, mendukung, dan sekaligus menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Dembe I yang sejak tahun 2005 ditetapkan sebagai destinasi Wisata Budaya di Kota Gorontalo.

“Pada tahun 2016 seluruh elemen masyarakat menyepakati diadakannya sebuah festival yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Dembe I, yaitu Festival Apangi. Konsepnya kita menyajikan kue apangi kepada setiap pengunjung yang datang ke rumah-rumah warga di Kelurahan Dembe I yang waktu pelaksanaannya kita tetapkan bertepatan dengan 10 Muharram karena sesuai budaya masyarakat Gorontalo kue apangi itu dikonsumsi saat berbuka puasa pada hari Assyura,” jelas Zulkarnain.

Zulkarnain menambahkan pada tahun keempat pelaksanaan Festival Apangi yang akan digelar pada tanggal 9 September 2019, ditargetkan jumlah apangi yang akan disajikan berjumlah 200.000 biji kue apangi.

“Tahun 2018 target kami hanya 100.000 biji, ternyata realisasinya jauh melampaui target yaitu sebanyak 180.000 biji kue apangi. Sehingga itu tahun ini kita targetkan sebanyak 200.000 biji kue apangi,” ujarnya.

Persiapan juga nampak dari kesibukan panitia yang mulai menyiapkan panggung utama Festival Apangi di lapangan Kelurahan Dembe 1, termasuk menyiapkan satu buah lagu khusus untuk Festival Apangi yang diberi judul Apangi 4. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap penyelenggaraan Festival Apangi, panitia menciptakan satu buah lagu khusus berbahasa daerah Gorontalo.

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie angkat bicara terkait dengan eksistensi warga rantau yang belajar atau mencari nafkah di Gorontalo. Bagi Rusli, warganya sangat ramah dan mampu menerima orang lain tanpa membedakan suku, ras dan agama.

“Pak Lucas Enembe Gubernur Papua pernah kuliah di Gorontalo. Waktu itu masih IKIP, beliau sendiri yang cerita sama saya. Setelah beliau sarjana muda melanjutkan kuliahnya di Unsrat Manado,” buka Rusli Habibie saat diwawancara usai mengikuti Adventure Offroad di Kabupaten Gorontalo, Sabtu (7/9/2019).

Menurut Rusli, selama ini warga dan pemerintah membuka diri bagi semua orang untuk datang dan tinggal di Gorontalo. Tidak saja bagi warga Papua, tapi juga warga dari daerah lain. Seperti yang dialami warga asli Gorontalo yang merantau di daerah lain.

“Mahasiswa Papua kurang lebih tiga ratusan tersebar di berbagai kampus. Sering juga mereka datang ke saya untuk silaturahim. Mereka sangat terterima, itu sifat orang Gorontalo yang sangat menerima dan menghargai para tamu, masyakarat, mahasiswa termasuk warga Papua,” imbuhnya.

Gubernur dua periode itu menilai riak-riak di Papua tidak terjadi jika semua pihak mampu menghargai dan menghormati antar sesama. Eksistensi warga tidak dinilai dari perbedaan suku, ras dan agama tetapi dipersatukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami juga memberikan pelayanan tidak pilih kasih. Tidak ada karena mayoritas – minoritas berdasarkan agama dan seterusnya,” sambungnya.

Gubernur Rusli mencontohkan baru-baru ini ia bangga karena ada warga kelahiran Abepura, Jayapura yang menjadi konsultan pembangunan jalan di Gorontalo. Carter Lobook dipercaya merancang ruas jalan provinsi Mananggu-Kramat di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo karena kemampuan akademik S3 serta pengalaman bi bidang teknik sipil.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar Adventure Offroad etape kedua yang menyisir sejumlah Desa di Kabupaten Gorontalo, Sabtu (7/9/2019). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan istri Idah Syahidah serta puluhan offroader lokal mengikuti gelaran ini.

Sedikit berbeda dengan etape pertama yang digelar pekan lalu, jalur kali ini dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur masuk dan mengikuti aliran sungai di Desa Talumelito. Rute berlanjut ke perbukitan Desa Dulamayo Barat, Desa Malahu dan finish di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Di awal lintasan, offroader yang menunggangi mobil jenis jip dan hartop 4×4 atau four wheel drive (4WD) sudah disuguhkan oleh lintasan bebatuan sungai sepanjang 1,5 kilometer. Beberapa mobil harus DNF (do not finish) lebih awal karena masalah mesin. Beruntung saat ini sedang musim kemarau sehingga kondisi air sungai sedang mengering.

Obstacle atau rintangan berikutnya yang harus ditaklukkan yakni jalur mendaki sebelum lepas dari sungai. Satu mobil peserta mengalami freelock atau mesin penggerak roda depan tidak berfungsi sehingga sulit melahap jalur menanjak.

Upaya untuk menarik dengan winch mobil offroader lain tidak bisa mengatasi tantangan tersebut. Warga dan peserta lain terpaksa menarik dengan tali agar mobil bisa dievakuasi.

Jalur di perbukitan Desa Dulamayo Barat tidak kalah menantang. Lintasan yang sempit antara jurang dan tebing cukup untuk menaikkan adrenalin offroader. Peserta yang tidak mampu mengendalikan mobil saat menuruni bukit harus terperosok keluar dari jalur.

Jalur Talumelito – Dulamayo Selatan ini rencananya akan salah satu etape atau Special Stage (SS) dalam event Adventure Offroad Jelajah Wisata Alam Gorontalo (JAWG) Desember 2019 nanti. Event itu akan digelar besar-besaran dengan skala nasional.

“Jadi akan ada tiga etape. Etape pertama di jalur ini kita nanti nginap dan akan ada games di situ. Hari berikutnya kita lanjut etape Kabupaten Gorontalo Utara – Boalemo kita nginap lagi, terakhir di Kabupaten Pohuwato,” terangnya.

Event JAWG rencananya akan menjadi agenda parwisata tahunan pemerintah Provinsi Gorontalo. Diharapkan melalui ajang itu bisa mempromosikan keindahan alam daerah kepada para pecinta otomotif seperti event serupa yang digelar daerah lain.

Pada pelaksanaan adventure offroad itu, Gubernur Rusli beserta istri menyerahkan paket bantuan pangan kepada warga yang dilewati. Ada juga penyerahan bantuan kepada lebih kurang 250 KK miskin yang digelar di garis finish.

Sulitnya medan ditambah cuaca yang terik membuat mobil Gubernur Rusli dan beberapa mobil lain mengalami overheat mesin. Radiator menjadi panas dan berasap. Perjalanan pun sempat terhenti beberapa menit.

“Karena saya sudah terbiasa dengan offroad jalur ini tantangannya masih “kacang-kacang” (kecil atau mudah). Tapi jalur ini lebih sulit dengan jalur sebelumnya (pada etape pertama, Gorut – Boalemo),” diakui Gubernur Rusli.

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menghadiri malam keakraban anggota DPRD Provinsi Gorontalo di rumah jabatan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Malam keakraban dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2014-2019 dan juga anggota DPRD terpilih untuk periode 2019-2024.

Dalam sambutannya Wagub Gorontalo dua periode tersebut mengutarakan bahwa selama periode 2014-2019, anggota DPRD telah berkinerja dan bersinergi dengan Pemprov Gorontalo sehingga mampu mendorong suksesnya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakat.

Fungsi DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, yaitu fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, berjalan dengan baik sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Meski anggota DPRD itu berbeda warna, berbeda pandangan, dan berbeda visi, tetapi sesungguhnya kita dibalut oleh satu tujuan yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu atas nama Pemprov Gorontalo saya ucapkan terima kasih kepada anggota DPRD periode 2014-2019,” ujar Idris.

Kepada anggota DPRD yang baru terpilih untuk periode 2019-2024, Idris berharap menjadi mitra Pemprov Gorontalo untuk mewujudkan Gorontalo yang lebih unggul, maju, dan sejahtera. Wagub mengibaratkan Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan dua sisi dalam satu mata uang yang selalu menyatu untuk kepentingan bersama yakni masyarakat Gorontalo yang sejahtera.

“Apalagi saya melihat anggota DPRD yang baru ini merupakan wajah-wajah lama. Semoga ke depan kita bisa lebih bersinergi dan bermitra untuk kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tutur Wagub Idris Rahim

Dijadwalkan 45 anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2019-2024 akan dilantik pada hari Senin, 9 September 2019. Dari 45 anggota DPRD tersebut 22 orang di antaranya merupakan anggota DPRD periode 2014-2019 yang terpilih kembali untuk periode 2019-2024. Sisanya sebanyak 23 orang adalah anggota baru untuk periode 2019-2024.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TIBAWA – Warga Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo sebentar lagi bisa berbahagia. Mereka tidak lagi terisolir sebab jalan di kampungnya sudah hampir rampung.

Jalan dengan konstruksi rabat beton itu dikerjasamakan dengan TNI melalui Komando Resort Militer (Korem) 133 Nani Wartabone. Anggaran Rp 2.5 miliyar dikucurkan untuk membiayai jalan usaha tani sepanjang 2.638 meter.

Pekerjaan jalan tersebut ditinjau oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Jumat (6/9/2019). Hadir pula Danrem 133 Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw.

“Jalan ini ketika saya kampanye di sini bersama kepala desa diaspirasikan oleh rakyat, mereka minta hanya jalan. Saya janjikan insyaallah saya terpilih jadi gubernur jalan ini akan saya perbaiki dan alhamdulillah sekarang sudah mulai, progres fisiknya sudah 48%,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat bertatap muka dengan ratusan warga setempat.

Beberapa yang juga menjadi aspirasi masyarakat yakni tentang ketersediaan listrik. Di kampung yang tidak jauh dari jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) itu belum teraliri listrik. Termasuk jembatan yang dilintasi oleh jalan.

“Insyaallah Senin saya perintahkan tim ke sini dan juga dari PLN, untuk meninjau dan segera kita lakukan pemasangan listrik. Ini adalah hadiah yang saya berikan kepada kalian, setelah saya kembali menjabat maka pembangunan kerja nyata harus diwujudkan tidak hanya janji janji belaka,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangdam XIII Merdeka mengaku senang TNI bisa dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur untuk membantu rakyat. Hal ini menurutnya sebagai wujud nyata Kemanunggalan TNI yang mencintai dan dicintai rakyat.

“Korem 133 ini baru satu tahun berdiri tetapi sudah dekat dengan rakyat. Ibu bapak sekalian, kami tentara itu berasal dari rakyat, sebelum jadi tentara kami rakyat, bekerja untuk rakyat dan nantipun setelah pensiun kami akan jadi rakyat,” jelas Tiopan.

Jenderal bintang dua itu juga sedikit menyinggung tentang eksistensi TNI AD di Gorontalo yang saat ini sudah ketambahan dua Komando Distrik Militer yakni Kodim 1313 Pohuwato dan Kodim 1314 Gorontalo Utara. Tiopan mengajak warga yang ingin anaknya masuk tentara untuk mendaftar sepanjang memenuhi standar dan kriteria yang ditetapkan.

 

Pewarta: Ecyhin - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 444 jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 27 Ujung Pandang (UPG) asal Kota Gorontalo tiba dengan selamat di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Kedatangan jemaah haji Kloter 27 UPG disambut langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Hamka Arbi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Jamaah haji Kloter 27 UPG diterbangkan dari Bandara Hasanuddin Makassar menuju Bandara Jalaluddin menggunakan maskapai Lion Air yang dibagi dalam tiga penerbangan.

Penerbangan pertama tiba di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo sekitar pukul 18.00 Wita.

Pada awal diberangkatkan, jamaah haji Kloter 27 UPG berjumlah 450 orang. Namun yang kembali dan diterima di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo hanya 444 jemaah ditambah satu jemaah dari Kloter 34 UPG.

Empat jamaah di antaranya pulang lebih awal karena sakit dan alasan dinas. Sementara dua jamaah lainnya wafat di Arab Saudi.

Jamaah yang wafat atas nama Raudhah Hulinggi Saini, anggota rombongan 9 regu 36 yang wafat di Rumah Sakit Arab Saudi pada tanggal 11 Agustus 2019. Satu jamaah lainnya yang wafat atas nama Darwin Yantu Hatama, rombongan 8 regu 31 yang wafat di Pemondokan Maktab 24 nomor rumah 232 Mekkah pada tanggal 16 Agustus 2019.

Dalam sambutannya saat menerima kembali kedatangan jemaah haji Kloter 27 UPG, Wagub Idris Rahim atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo mengucapkan syukur jamaah  haji Kloter 27 UPG tiba dengan selamat di Gorontalo.

“Syukur alhamdulillah bapak ibu jamaah  haji telah tiba dengan selamat di kampung halaman,” ucap Idris.

Wagub mewakili Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji sejak pemberangkatan hingga pemulangan jemaah.

“Kami mohon maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah  haji. Kami mendoakan seluruh jemaah jamaah  haji mabrur,” ujar Idris Rahim.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PULUBALA – Sebanyak 1750 personil gabungan dari berbagai unsur siap menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Kesiapsiagaan diperoleh usai menggelar latihan bersama yang digelar di Markas Komando Resort Militer (Makorem) 133 Nani Wartabone di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Latihan selama dua hari itu ditutup oleh Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Berbagai unsur ikut terlibat seperti TNI, Polri, BPBD Provinsi dan Kabupaten, Dinas Sosial, PMI, Damkar dan Pramuka.

Latihan bersama fokus untuk meningkatkan keterampilan petugas dalam menghadapi kebakaran hutan. Terlebih saat ini daerah Gorontalo sedang menghadapi kemarau panjang.

“Latihan ini menurut saya sudah tepat karena sekarang musim kemarau dan bencana kekeringan di mana-mana, termasuk adanya potensi kebakaran hutan. Setelah ini kita musim penghujan, bencana banjir dan lain-lain bisa terjadi yang juga harus diantisipasi,” terang Gubernur Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu berharap latihan semacam ini bisa meningkatkan keterampilan petugas dari semua unsur. Khususnya menyangkut komunikasi, koordinasi serta mengetahui peran dan tugasnya masing-masing.

Senada dengan Gubernur Gorontalo, Pangdam XIII Merdeka menilai pelaksanaan latihan gabungan sudah berjalan dengan baik. Perlu ditingkatkan yakni rutinitas latihan dengan melakukan perencanaan yang matang dan terukur.

“Kita buat perencanaan dan bagaimana protap (protokol tetap). Harapan kita latihan semacam ini bisa berkelanjutan agar petugas semakin terampil dan percaya diri,” terang jenderal bintang dua itu.

Selain menutup latihan gabungan penanggulangan bencana alam, Pangdam bersama Gubernur Rusli didampingi Bupati Pohuwato meninjau pelaksanaan proyek jalan usaha tani di Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Jalan bernilai Rp2,5 miliar dibangun dengan konstruksi rabat beton dengan panjang 2.638 meter. Progres pekerjaannya saat ini sudah 48% atau lebih kurang 927 meter.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo, rencananya akan mengikuti Lomba Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kementerian Keuangan bulan Oktober mendatang.

Untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah setempat, Kakanwil Perbendaharaan, Fahma Sari Fatmah bersama rombongan melakukan pertemuan dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, di rumah dinas, Jumat, (6/9/2019).

“Kami meminta izin Gubernur, kepala daerah untuk mengikuti lomba PUG nanti dan alhamdulillah Pak Rusli Habibie sangat mendukung. Bahkan beliau harapkan kita mendapatkan juara, karena memang juga lomba ini dari kementerian keuangan yang terpilih hanya 5 unit termasuk Kanwil Perbendaharaan, dimana jurinya akan survey langsung ke masing-masing unit terkait pemahaman tentang PUG ini,” kata Iwan Handoko, selaku  Kabag Umum Perbendaharaan usai melakukan pertemuan.

Iwan menambahkan lomba impelemntasi PUG ini sangat relevan dengan proyek literasi buku yang telah selesai dibuat oleh Kanwil Pembendaharan. Dimana pihaknya telah menciptakan sebuah buku dengan judul Resonansi Kesetaraan “Gender” di balik Pembangunan Gorontalo.

“Tadi kami juga membawah bukunya diperlihatkan ke pak gubernur dan kami serahkan satu kepada beliau. Dalam buku itu kita menyampaikan beberapa hal terkait dengan kesamaan peran dari semua unsur masyarakat dengan tidak memandang status, usia, maupun jenis kelamin yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan Provinsi Gorontalo,” tandasnya.

Terkait lomba Implementasi Pengarusutamaan Gender diadakan oleh Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Untuk penilaian akan dimulai pada 12 september mendatang, sedangkan untuk pengumuman pemenang dilakukan bulan Oktober bertepatan dengan hari Oeang Republik Indonesia (ORI).

 

Pewarta : Echin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 06 September 2019 08:20

Rusli Habibie Jamu Makan Malam Para Jenderal

GORONTALO – Sejumlah jenderal bintang dua dan tiga dari unsur TNI dan Polri berkumpul di Gorontalo pada Kamis, (5/9/2019). Mereka dipertemukan tugas masing-masing. Pangdam XIII Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang hadir di Gorontalo untuk pengresmian jembatan dan pencanangan jalan yang dikerjasamakan pemerintah provinsi dengan TNI.

Sementara itu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius datang untuk memberikan kuliah umum di Universitas Gorontalo. Satu perwira tinggi lainnya yakni Irjen Pol Rachmad Fudail, Kapolda Gorontalo, baru saja menerima kenaikan pangkat.

Momentum langka ini dimanfaatkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk menggelar jamuan makan malam bertempat di Hotel Horison, Kota Gorontalo, Kamis (5/9/2019). Suasana berjalan santai dan penuh canda.

“Sedikit saya sampaikan bahwa kondisi di Gorontalo pasca pemilu berlangsung aman dan kondusif, itu semua tak luput dari kerja keras dari seluruh stakeholder aparat TNI Polri kita yg selama ini melaksanakan pengamanan. Termasuk melakukan upaya-upaya deteksi dini pencegahan paham-paham radikal dengan melakukan program sosialisasi pencegahan di berbagai kalangan masyarakat,” kata Rusli.

Di hari yang sama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto juga berada di Gorontalo, namun ia langsung kembali ke Jakarta. Jenderal bintang tiga itu hadir untuk memimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Kapolda Gorontalo dari Brigjen Pol ke Irjen Pol.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo