>

Displaying items by tag: PPID Humas

MANADO – Ketua Dewan Pembina Indonesia Offroad Federation (IOF), Letnan Jenderal TNI AM Putranto mengaku bangga dengan keberhasilan Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) tahun 2020, yang digagas oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama JK Merah Putih Community (JKMPC).

Menurutnya touring yang mengambil titik start di Provinsi Sulawesi Selatan 22 Februari lalu dan berakhir hari ini, Sabtu (29/2/2020), di Provinsi Sulawesi Utara ini, berperan penting untuk menaikkan pesona pariwisata Indonesia khususnya di Sulawesi.

“Ini secara tidak langsung kita membantu kinerja para pemimpin negeri, misalnya Menteri Pariwisata pasti sangat terbantu dengan ini. Intinya apapun yang kita lakukan, hobby kita harus bisa bermanfaat bagi orang lain,” kata Letjend Putranto saat menghadiri ramah tamah di Novotel Grand Kawanua bersama tim JWS.

Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan darat inipun bercerita, dalam organisasi yang berhubungan dengan otomotif, rasa kekeluargaan pasti akan sangat terasa. Contohnya di JWS ini, banyak sekali yang bergabung dari segala unsur bahkan ada yang Gubernur. Tetapi di dalam situ, ia tak melihat Rusli Habibie seorang gubernur, hanya seorang teman yang punya hobby yang sama.

“Bro Rusli ini sangat welcome. Setiap saya WA saja langsung di balas, padahal gubernur. Disini jiwa gubernurnya tidak terlihat, hanya sesama anggota offroader. Ini membuktikan, di otomotif itu tidak ada yang hebat semua saling membantu dan saling mengisi. Terimakasih Bro Rusli dan JKMPC,” tambahnya

Hal senada juga di ungkapkan oleh Rusli Habibie. Menurutnya selama mengikuti JWS, rasa kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa. Bahkan JKMPC langsung menawarinya untuk touring lagi, setelah kegiatan ini usai.

“Terimakasih rekan-rekan JKMPC, insyaallah tahun depan kita buat lagi. Terimakasih juga untuk pak Dankodiklat sudah jauh-jauh ke Manado hanya untuk menjemput kami tim JWS finish disini. Itulah kekuatan silahturahim kita para pecinta otomotif, kebersamaan kita memperkuat silahturahim,”tuturnya.

JWS 2020 digelar sejak tanggal 22 Februari lalu dengan melintasi empat provinsi mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara. Touring yang diikuti pecinta mobil Robicon itu melintasi dan singgah di 17 kabupaten dan kota.

 

Pewarta : Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 01 Maret 2020 19:12

Manado Tujuan Akhir Jelajah Wisata Sulawesi

MANADO – Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) tahun 2020 berakhir di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), sabtu (29/2/2020). Rombongan yang dipimpin oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu masuk ke garis finish di Rumah Jabatan Gubernur Sulut sekitar pukul 17.33 Wita.

JWS 2020 digelar sejak tanggal 22 Februari lalu dengan melintasi empat provinsi mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara. Touring yang diikuti pecinta mobil Robicon itu melintasi dan singgah di 17 kabupaten dan kota.

Di garis finish, rombongan ditunggu oleh Sekretaris Daerah Sulut Edwin Silangen dan jajaran pemerintah setempat. Ada pengalungan bunga kepada Gubernur Rusli dan Ketua JK Merah Putih Community (JKMPC) Bakrie sebagai ucapan selamat datang.

“Setelah kurang lebih dua minggu kami menikmati perjalanan, yang jelas kesannya sangat baik tidak bisa diungkapkan lagi dengan kata kata. Kami star sejak dari Makassar dan akhirnya finish d Manado sangat luar biasa,” kata Rusli Habibie Gubernur Gorontalo dalam sambutannya.

Ketua Penda IOF Gorontalo terpilih menyebut, ada banyak hal yang didapat dari perjalanan touring ini. Ada kebersamaan antar peserta, keramahan masyarakat dan pemerintah daerah, menikmati alam Sulawesi yang begitu Indah, ternasuk budaya dan kuliner..

“Inilah Indonesia, inilah keindahan Sulawesi. Siapa lagi kalau bukan kita yang memperkenalkan kepada masyarakat luas. Teman teman saya yang ikut ini dari JKMPC, mereka banyak yang sudah pernah keluar negeri, tetapi menurut mereka alam dan pesona pariwisata di Indonesia khususnya pulau Sulawesi adalah yang terbaik,” ungkap Rusli.

Sementara itu Sekretaris Daerah Sulut Edwin Silangen yang mewakili Gubernur Sulut menyampaikan rasa terimakasih karena peserta JWS telah memilih Kota Manado sebagai lokasi finish. JWS rencananya akan menjadi agenda tahunan bersama pemerintah regional Sulawesi.

“Senin besok akan ada pertemuan Badan Kerjasama Pemerintah Regional Sulawesi (BKPRS). Nanti akan kita deklarasikan, kegiatan ini menjadi sebuah paket wisata Sulawesi. Kami menilai JWS kali ini sangat berhasil di bawah pimpinan rombongan Pak Gubernur Rusli,” pungkasnya.

 

Pewarta : Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 01 Maret 2020 19:10

JWS Menyinggahi Danau Linow

TOMOHON – Pesona wisata Danau Linow yang ada di Kota Tomohon, menjadi salah satu destinasi wisata peserta touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020, Sabtu, (29/2/2020).

Wisata yang terkenal dengan pemandangan danau dan pegunungan indah ini, adalah salah satu wisata yang sangat terkenal di Kota Tomohon. Wisata ini mampu menyedot hampir 95 persen wisatawan yang datang dari luar maupun dalam negeri, saat berkunjung ke Sulawesi Utara.

“Kami berterimakasih kepada pak Gubernur Gorontalo yang datang bersama rombongan touring JWS. Kebetulan Tomohon adalah Kota dengan destinasi wisata terlengkap di Sulut. Bukan membanggakan tetapi memang, 95 persen turis yang datang ke Sulut pasti menyempatkan diri ke Tomohon,” kata Jimmy Feidy Eman, Wali Kota Tomohon.

Sementara itu, Gubernur Rusli menilai Tomohon layak menjadi destinasi wisata unggulan di Sulawesi. Selain punya keindahan dan kesejukan alamnya, warga Tomohon dinilai ramah dengan pendatang.

“Inilah Indonesia inilah keindahan Sulawesi. Siapa lagi kalau bukan kita yang memperkenalkan kepada masyarakat luas. Suasana di sini memang cukup dingin, tetapi tadi Pak Wali menyambut kami dengan cukup hangat. Terimakasih untuk sambutannya,” tutur Rusli.

Danau Linow di Kota Tomohon menjadi salah satu destinasi JWS 2020. Etape 8 menjadi garis akhir petualangan sejak tanggal 22 Februari lalu. Etape 8 yang diikuti oleh JK merah Putih Community (JKMPC) melintasi Kota Kotamobagu, Bolmong Timur, Minahasa Tenggara, Tomohon dan berakhir di Kota Manado.

 

Pewarta : Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 01 Maret 2020 19:08

Kacang Kawangkoan Sajian Peserta JWS

KAWANGKOAN – Event touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 yang sudah memasuki etape 8 dimanfaatkan oleh peserta menikmati kacang Kawangkoan di Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu, (29/2/2020). Kacang Kawangkoan menjadi produk unggulan setempat yang sudah terkenal di Sulawesi.

Gubernur Rusli dan rombongan touring dari JK Merah Putih Community (JKMPC) singgah di salah satu warung kopi warga. Sambil menyeruput kopi dan menikmati gurihnya kacang, sejumlah peserta touring mengisi bahan bakar kendaraan di SPBU yang tidak jauh dari lokasi.

“Kami mampir menikmati alam yang sejuk dan bagus, kami juga menikmati kacang khas Kawangkoan., ini enak banget kacangnya. Sekaligus kita membagi bagi rezeki kepada pedagang kecil di sini, membeli semua produk- produk yang jadi khas di sini, kita belanja,” kata Rusli.

Rusli terlihat akrab dengan para pedagang dan warga setempat. Mantan Bupati Gorontalo Utara itu berbagi cerita pengalaman berjelajah dengan roda empat mengitari Sulawesi. Kota Kotamobagu, melewarii Bolmong Timur, Minahasa Tenggara, Minahasa dan berakhir di Manado menjadi etape terakhir JWS yang dimulai sejak 22 Februari lalu.

“Saya senang, touring kali ini banyak manfaatnya. Pesan saya, mari kita datang ke Sulawesi pasti anda puas. Bagus jalan jalan seperti ini, saya saja menyetir sendiri tapi tetap ditemani supir saya. Jadi anggap saja supir saya merasa jadi gubernur,” tutup Rusli yang diiringi tawa pedagang dan peserta JWS.

Setelah menikmati gurihnya kacang Kawangkoan, Gubernur Rusli bergerak melanjutkan perjalanan ke Danau Linow. Salah satu destinasi unggulan di Kota Tomohon. Sebelumnya oeserta diterima secara adat oleh Wali Kota Tomohon di vila pribadinya.

Kedatangan rombongan juga disambut oleh pecinta otomotif dan offroader se setempat. Mereka mengawal iring-iringan rombongan dengan tunggangannya masing-masing dari kantor bupati hingga ke Danau Linow.

 

Pewarta: Ecyhin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Sabtu, 29 Februari 2020 06:42

Rusli Habibie Pimpin IOF Gorontalo

GORONTALO – Rusli Habibie dipercaya menjadi Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Indonesian Off-road Federation (IOF) Gorontalo periode 2020-2024.

Gubernur Gorontalo itu mendapat dukungan dari delapan klub mobil offroad pada Musyawarah Daerah (Musda) IOF yang digelar pada Minggu 23 Februari 2020 di Hotel Horizon Kota Gorontalo.

“Bro Rusli terpilih secara aklamasi, meski dia saat itu sedang mengikuti Jelajah Wisata Sulawesi. Hasil Musda nanti akan disampaikan oleh tim formatur untuk diagendakan pelantikan,” jelas Taufik Sidiki selaku ketua panitia Musda IOF, Jumat (28/2/2020).

Terpilihnya mantan Bupati Gorontalo Utara itu sudah diprediksi kalangan pecinta mobil petualang. Di tangan Rusli, geliat komunitas GO-JIP yang ia pimpin sudah menggelar berbagai aktivitas offroad. Ketua Umum IOF sekaligus Dankodiklat-AD Mayjen Putranto pernah ke Gorontalo untuk event serupa.

“Olahraga otomotif bukan hanya membutuhkan kemapanan dalam mengelola organisasi, tapi lebih dari itu membutuhkan sosok penggerak yang memang memiliki hobby dan kepedulian dalam olahraga otomotif. Bro Rusli punya kriteria itu,” imbuhnya.

Rusli Habibie sosok yang peduli terhadap olahraga uji adrenalin itu. Selain rutin menggelar offroad dan touring di beberapa daerah, Rusli membuat srikuit offroad di lahan milik keluarganya di Kabupaten Bone Bolango.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Sabtu, 29 Februari 2020 06:39

Rusli Habibie Sapa Warga KKIG di Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyapa Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Jumat (28/2/2020). Silaturahmi yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota tersebut dihadiri oleh tuan rumahnya Tatong Bara dan jajaran pemerintah setempat.

Kehadiran Gubernur Rusli dalam rangkaian Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) yang sudah memasuki etape 7. Touring diikuti puluhan pecinta mobil Rubicon dari berbagai daerah yang tergabung dalam JK Merah Putih Community (JKMPC).

Tatong Bara menjelaskan, Kota Kotamobagu memiliki sejumlah potensi yang layak dilirik. Selain kondisi alamnya yang sejuk dengan produksi pangan dan buah, Kota Kotamobagu memiliki kopi khas yang sudah melegenda.

“Mudah-mudahan touring ini membawah kesan positif bagi pak gubernur dan tim JWS untuk Kotamobagu, jujur Kotamobagu ini masih kurang terkenal dibandingkan dengan Kota Tomohon dan lain-lain. Untuk itu semoga JWS ini bisa memberi referensi kepada masyarakat luas tentang keindahan Kotamobagu,” ungkap Tatong

Sementara itu, Gubernur Rusli meminta masyarakat asal Gorontalo yang ada di Kotamobagu untuk selalu menjaga kerukunan dan kedamaian. Ia menitipkan warganya asal Gorontalo yang mencari nafkah di Kotamobagu.

“Ibu Wali warga saya ini biasanya banyak pedagang. Jadi pasti mereka banyak yang di pasar. Kalau mereka tak berjualan, pasti ibu wali tidak bisa membeli bahan makanan. Jadi saya titip mereka bu, tolong lia-lia akang pa dorang (tolong jaga mereka),” pinta Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu menanyakan kepada warga apa yang bisa dibantu oleh pemerintah. , Banyak aspirasi warga KKIG yang disampaikan diantaranya bantuan membuat jalan dan pagar di kompleks pemakaman yang pernah dihibahkan Pemprov Gorontalo.

“Kalau jalan mohon maaf kami tidak bisa. Karena APBD Provinsi Gorontalo tidak bisa membantu Kabupaten di luar Gorontalo. Kalau pagar mungkin bisa. Nanti kita bantu, seperti sebelumnya kan kami bantu ambulans. Tapi jangan takut, untuk jalan mumpung ada ibu Wali, bisa langsung didengarkan,” pungkas Rusli.

Pelaksanaan etape 7 JWS berakhir di Kota Kotamobagu setelah sebelumnya rombongan singgah di Kabupaten Bolsel dan Boltim. Besok rombongan dijadwalkan bertolak ke Kota Tomohon dan Kota Manado yang menjadi etape 8 sekaligus tujuan akhir touring lintas Sulawesi.

 

Pewarta : Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Sabtu, 29 Februari 2020 06:36

Pesona Danau Tondok Pikat Peserta JWS

BOLTIM – Peserta Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 terpikat dengan pesona Danau Tondok di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Destinasi wisata ini menjadi salah satu tempat yang disinggahi, Jumat, (28/2/2020).

Meski tiba saat senja, keindahan Danau Tondok tetap mempesona. Warga dan peserta JK Merah Putih Community (JKMPC) berpencar untuk mencari tempat berswafoto. Mereka tidak ingin melewatkan momen dengan latar belakang danau yang indah.

Pemkab Boltim juga sudah menyiapkan makanan ringan dan kopi untuk menyambut tamu yang datang. Suasana sejuk khas pegunungan menambah syahdu suasana sore itu.

“Tempat ini seperti yang ada di Lembang, sangat sejuk. Saya dan teman teman JKMPC sangat senang, setiap singgah di satu daerah, kita selalu diterima oleh pemerintah setempat dengan tangan terbuka. Tadi kami dijemput ibu Wali Kota Kotamabagu dan seluruh jajarannya. Terimakasih untuk sambuntannya,” kata Rusli.

Kepala Dinas Pariwisata Boltim Rizky Lamaluta atasnama Pemda Boltim berterima kasih sudah menjadikan daerahnya sebagai destinasi. Ia berharap semakin banyak wisatawan yang datang bisa lebih mempopulerkan Danau Tondok.

Kabupaten Boltim menjadi etape 7 pelaksanaan touring JWS bersamaan dengan Bolsel dan Kota Kotamobagu. Sebelum sampai ke Danau Tondok, gubernur dan tim diterima secara adat oleh seluruh Pemda Kota Kotamobagu, termasuk wali kota Tatong Bara dan wakil wali kota Nayodo Korniawan.

 

Pewarta: Echyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOLSEL – Setelah menghabiskan waktu perjalanan sekitar 3,5 jam, peserta touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 tiba di kantor Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (28/2/2020). Rombongan tiba di masjid kantor bupati untuk melaksanakan shalat Jumat berjamaah.

Usai shalat rombongan disambut oleh Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dan jajarannya di pantai Boulevard, Kecamatan Bolaang Uki. Di salah satu obyek wisata dan kuliner itu, Gubernur Rusli dan rombongan komunitas JK Merah Putih Community (JKMPC) dijamu makan siang bersama.

“Atasnama masyarakat dan pemerintah kami mengucapkan selamat datang kepada bapak gubernur dan rombongan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” buka Iskandar saat memberi sambutan.

Mantan Wakil Bupati Bolsel itu menyebut daerahnya punya banyak potensi pariwisata berbasis alam dan atraksi budaya. Bolsel memiliki 32 titik menyelam bawah laut, kawasan mangrove, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone serta kawasan konservasi burung Maleo.

“Dalam waktu dekat kita juga akan melakasanakan Festival Teluk Tomini pada bulan April 2020 dengan banyak sekali konten acara yang spektakuler. Kita bahkan pernah mencatatkan rekor jumlah penyelelam bawah laut terbanyak dan jumlah foto bawah laut terbanyak,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berterima kasih atas sambutannya saudara tetangga Provinsi Gorontalo itu. Selain dekat secara geografis, Rusli menilai ada ikatan emosional yang kuat antara Bolsel dan Gorontalo.

 “Saya sering ketemu teman teman yang keluar negeri, mereka bangga sudah ke mana-mana. Padahal di Indonesia, khususnya di Sulawesi khususnya di Bolsel banyak potensi alam yang bagus. Harus kita jual dan kita perkenalkan kepada semua masyarakat,” jelas Rusli.

Kabupaten Bolsel menjadi satu destinasi pada etape 7 JWS 2020. Rombongan selanjutnya bergerak ke Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Di daerah itu rombongan akan singgah dan rehat di Danau Tondok. Malamnya akan silaturahmi dengan Pemda Kota Kotamobagu dan KKIG setempat.

 

Pewarta: Isham - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Peserta Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 melanjutkan petualangan mereka mengelilingi Pulau Celebes. Etape 7 dengan tujuan Sulawesi Utara dimulai dengan garis mula di depan Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Jumat (28/2/2020). Gubernur Rusli dan rombongan dilepas oleh sekretaris daerah provinsi Darda Daraba.

“Sebelumnya kita akan singgah dulu ke Kota Kotamobagu. Bermalam di sana, besok hari baru kita akan bertolak ke Manado. Di Manado kita akan disambut oleh Pak Mayjen Putranto, Dankodiklat bersama teman temannya,” kata Rusli.

Gubernur menambahkan, ajang ini sebagai momentum bagus untuk memperkenalkan spot-spot pariwisata di Pulau Celebes. Pemerintah daerah yang disinggahi juga antusias dengan melakukan penyambutan di setiap daerah.

“JWS adalah perjalanan untuk memperkenalkan pada masyarakat luas bahwa Sulawesi adalah Provinsi dengan segudang budaya dan pariwisatanya. Kami sangat bahagia melihat kekayaan alam yang ada di Sulawesi,” tutupnya.

Beberapa kabupaten/kota akan dilewati dan disinggahi oleh rombongan. Diantaranya Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Boltim, kota Kotamobagu, Kota Tomohon Dan berakhir di Manado.

Pelepasan touring JWS ditandai dengan swafoto peserta dan tunggangannya di panggung foto Yang sudah disiapkan. Foto menjadi bukti bahwa mobil jenis Rubicon mereka sudah pernah mencicipi aspal Gorontalo.

Touring JWS ke Sulawesi Utara diikuti oleh komunitas JK Merah Putih Community (JKMPC) sebanyak14 mobil. Sisanya kendaraan pendukung seperti patroli lalu lintas, tim dinas perhubungan, mekanik dan tim medis dengan total iring-iringan lebih kurang 40 unit.

 

Pewarta: Echyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) Provinsi Gorontalo di Ballroom Hotel Maqna, Kamis (27/2/2020).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Hukum Organisasi dan Humas BKKBN RI, Kepala BKOW Provinsi Gorontalo, Kepala BPS Gorontalo, Direktur RS Ainun Habibie, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Kota se-Provinsi Gorontalo.

Darda Daraba dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk menyinkronkan program BKKBN pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

“Tujuan utama rapat kerja ini adalah merembukkan program program Banggakencana di Provinsi Gorontalo,” ucap Darda Daraba.

Darda Daraba mengingatkan dalam penyusunan program agar mempertahankan kegiatan yang sudah bagus. Program yang tidak berjalan sesuai harapan agar diidentifikasi dengan baik apa saja yang menjadi kendalanya.

Capaian kinerja BKKBN Provinsi Gorontalo memiliki implikasi yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan serta pembangunan karakter bangsa melalui keluarga yang berketahanan.

“Ketahanan di keluarga mencerminkan ketahanan nasional karena kalau keluarga itu sehat, cerdas dan sejahtera akan menjadi bekal di dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara ”, kata Dara Daraba.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Muhammad Edi Muin dalam laporannya mengatakan, Rakerda Banggakencana tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2020 merupakan tindak lanjut dari Rakernas kemitraan program Banggakencana yang dilaksanakan pada tanggal 10-14 Februari 2020 di Jakarta.

Tema sentral rapat kerja tahun ini “Banggakencana Dalam Era Milenial Untuk Indonesia Maju, Sejahtera dan Berkeadilan”.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan sekaligus pembacaan pernyataan komitmen penerapan program pengendalian gratifikasi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo beserta pejabat Administrator di lingkungan BKKBN Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama