>
Rabu, 08 Januari 2020 21:49

Rektor UNG Silaturahmi ke Gubernur Gorontalo

GORONTALO – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr Eduart Wolok bersama jajarannya menggelar silaturahmi dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (8/1/2020).

Kunjungan ini menjadi yang pertama usai Eduart dilantik dan melantik unsur pimpinan di kampus merah maroon beberapa waktu lalu.

“Yang pertama saya ingin memperkenalkan jajaran pimpinan UNG yang baru periode 2019-2023 sekaligus menyampaikan program-program UNG ke depan dan seperti apa program yang akan disinergikan dengan pemerintah provinsi,” kata Eduart Wolok.

Ketua ISNU Provinsi Gorontalo ini menyebut ada beberapa program strategis yang ingin dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Salah satunya menyangkut beasiswa bagi putra putri daerah yang dibiayai melalui APBD.

“Kemudian juga supporting pemprov untuk armada lalu lintas ke kampus UNG yang baru di Kabupaten Bone Bolango. Kampus itu akan kita buka pada 20 Januari nanti. Ada empat fakultas yang pindah di sana dengan jumlah kurang lebih 8.700 mahasiswa,” ujar Eduart Wolok.

Hal lain yang disampaikan Eduart tentang kerjasama pengembangan SDM melalui penelitian-penelitian yang aplikatif serta penyediaan dokter dan tenaga kesehatan untuk kebutuhan rumah sakit di daerah.

“Fakultas kedokteran sudah tahun kedua berjalan. Memang tahun ini baru terbatas 50 mahasiswa yang bisa diterima nanti setelah kita diakreditasi dua tahun ke depan kita bisa menambah jadi 100 orang,” jelasnya.

Kedatangan Rektor UNG didampingi sejumlah pimpinan di antaranya Ketua Senat Prof Dr Rauf Hatu, Wakil Rektor (WR) Bidang Akademik Dr Harto Malik serta WR Bidang Keuangan dan Kepegawaian Dr Fence Wantu.

Hadir pula WR Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Karmila Machmud PhD serta WR Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Prof Ikhfan Haris PhD.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendorong agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk menanam sayur dengan sistem aquaponik seperti yang dikembangkan istrinya Idah Syahidah. Keduanya panen sayur di kediaman pribadi Kelurahan Moodu, Kota Timur, Rabu (8/1/2020).

Sayur pakcoy dan selada ditanam di pipa yang ditata berjejer. Gelas plastik yang diberi busa menjadi wadah pengganti tanah dan diletakkan di sela sela pipa yang telah diberi lubang. Air dan nutrisi sayuran diambil dari saringan air kolam ikan nila yang berada di bagian bawah.

“Ini usia tanamnya sudah 30 hari, jadi sudah waktunya panen. Selain sehat karena tanpa pestisida, aquaponik juga bisa dikembangkan di rumah yang tidak cukup lahan untuk bercocok tanam,” jelas Idah Syahidah.

Gubernur Rusli yang menyaksikan proses panen nampak cukup antusias. Ia bertanya tentang berapa modal yang harus disiapkan di tempat berukuran 2,5×2,5 meter, bagaimana mekanisme aquaponik dan berbagai kenggulannya.

“Ini cocok buat ASN kita. Cukup ditinggal kerja, tanaman tumbuh sendiri. Ikan-ikan yang dipelihara juga. Sayurnya tidak perlu beli dipasar kalau mau makan cukup panen di rumah. Sayur yang dihasilkan juga sehat,” ujar Rusli.

Kepada petugas Dinas Pangan yang turut mendampingi, ia meminta untuk merancang program tersebut yang diintegrasikan dengan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Ia meminta dihitung berapa modal yang dibutuhkan untuk mengintervensi kelompok warga di daerah daerah rawan pangan.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Rabu, 08 Januari 2020 21:38

Mesin Jahit Untuk 14 Industri Kecil Menengah

GORONTALO –  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo menyerahkan bantuan mesin jahit dan bahan kepada 14 Industri Kecil Menengah (IKM) se-Provinsi Gorontalo.

Bantuan tersebut berasal dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pusat, yang diserahkan oleh Ketua Dekranasda, Idah Syahidah melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Selasa, (7/1/2019).

“Jadi ini adalah bantuan langsung dari pemerintah pusat. Beberapa waktu yang lalu kami semua dikumpulkan, seluruh isteri-isteri gubernur karena melekat jabatan kami
pada ketua Dekranasda Provinsi. Jadi disitu kami menceritakan kondisi daerah masing- masing, seperti ditanyakan oleh ibu ketua Dekranas, Ibu Gorontalo kerajinannya apa saja? Kemudian kendala-kendala apa saja? akhirnya kita diberikan bantuan, walau tidak banyak,” kata Idah

Mantan ketua Dekranasda Gorontalo Utara ini menambahkan, bantuan-bantuan ini sebagai stimulan untuk pengrajin usaha kecil dan bisa menjadi modal untuk pengembangan usahanya. Serta dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo, dimana IKM sebagai ujung tombaknya.

“Bantuan ini sebenarnya memang hanya sebagai pancingan, agara pelaku IKM bisa termotivasi dan kedepannya bisa mandiri untuk memajukan usahanya. Untuknya kenapa kita serahkan bantuan ini perkelompok? karena agar supaya pelaku IKM bisa maju bersama, bisa saling membantu,” tambahnya.

Anggota DPR RI ini pun berharap setelah menerima bantuan ini, dengan melihat pelaku IKM di Gorontalo yang sudah sangat beragam, bantuan ini bisa menambah wawasan para pengrajin agar lebih kreatif, inovatif dan berkualitas serta hasil produksnya bernilai jual tinggi.

Terkait bantuan yang diserahkan dalam kesempatan tersebut yakni mesin jahit portable sebanyak tiga buah kepada tiga IKM, bahan kain sebanyak 20 meter, benang bordir sebanyak 10 roll, benang metalik sebanyak dua roll, benang rawang sebanyak enam roll. Adapula bantuan bahan kepada satu IKM kerajinan upiya karanji berupa 20 ikat bahan mintu, 20 ikat bahan rotan, 17 buah pisau, dua pak gunting kuku dan empat buah meteran kain.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Idah Syahidah, isteri Rusli Habibie Gubernur Gorontalo menaruh perhatian besar terhadap permasalahan sosial yang melibatkan anak-anak.

Tidak hanya anak-anak yang menjadi korban, tetapi perhatian khusus turut diberikan kepada anak-anak yang bermasalah hukum. Untuk itu Idah Syahidah memfasilitasi pelatihan untuk anak-anak bermasalah hukum, melalui rumah singgah yang didirikan sendiri oleh Idah, yang di beri nama “Ummu Syahidah”.

“Ada beberapa diantara anak-anak ini yang ingin bekerja, dan kami memfasilitasinya dengan memberikan pelatihan. Untuk pelatihan ini berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Maka, kami mengirim anak-anak itu untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan yang berguna dalam dunia kerja, namun ada juga yang tidak mau maka kami bantu di rumah singgah, hingga mereka bisa mandiri,” kata Idah saat mengunjungi dan memberikan bantuan berupa sembako kepada anak anak yang ada di rumah singgah Ummu Syahidah, Senin, (6/1/2020).

Anggota DPR RI Komisi VIII ini menambahkan, pada dasarnya anak yang bermasalah dengan hukum adalah anak bangsa yang harus diselamatkan. Selama ini penangangan terhadap permasalahan hukum yang melibatkan anak-anak, hanya pada sisi korban saja. Oleh karena itu rumah singgah Ummu Syahidah ini didirikan, dalam rangka turut memberikan perhatian bagi anak-anak yang bermasalah hukum.

“saat ini rumah singgah bekerja sama dengan dinas sosial, tapi insya Allah 3 bulan kedepan kami sudah punya rumah sendiri, yang akan menampung anak-anak yang terlibat dalam hukum, anak-anak yang menjadi korban dan juga para anak terlantar,” pungkasnya.

Selain dari para anak yang terlibat hukum, rumah singgah juga menampung anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang banyak ditampung di rehabilitasi sosial seperti, para gepeng, orang terlantar dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu pula Idah yang hadir didampingi Kepala Dinas sosial Provinsi Gorontalo Risjon Sunge, turut menyerahkan bantuan berupa sembako kepada 183 anak yang hadir. Bantuan tersebut berasal dari Kementrian Sosial RI, yang diserahkan melalui anggota DPR RI Idah Syahidah.

 

Pewarta : Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 06 Januari 2020 19:09

Pemakaman Umum Gorontalo Segera Difungsikan

GORONTALO – Kabar gembira bagi warga Gorontalo. Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi Gorontalo segera membuka lahan untuk pemakaman umum muslim di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Kepastian itu diperoleh saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meninjau pekerjaan gerbang dan pagar di kompleks pemakaman, Senin (6/1/2020). Meski belum sepenuhnya dibangun fasilitas seperti masjid dan kantor, namun Gubernur Rusli menginginkan sudah bisa dimanfaatkan dalam waktu dekat.

“Saya minta waktu satu dua bulan lagi. Kita benahi dulu ini setelah itu kita buka untuk umum secara gratis,” ucap Gubernur Rusli.

Kedepannya pemakaman umum itu akan dikelola oleh Biro Pemerintahan dan Kesra. Akan disiapkan petugas khusus untuk mengelola dan membersihkan makam. Pekuburan umum diperuntukkan bagi warga yang ingin memindahkan jenazah keluarganya atau jenazah yang baru meninggal dunia.

“Jadi umpama ada warga yang meninggal di Bongoime atau di Molisipat Kabupaten Pohuwato sana yang ingin dimakamkan di sini maka kami siapkan mobil jenazah. Biayanya gratis. Disiapkan keluarga hanya biasa prosesi pemakamanannya,” imbuhnya.

Lahan seluas 2,7 hektare itu dibebaskan pemprov sejak beberapa tahun lalu. Masih ada beberapa ratus meter lagi yang belum bisa dibebaskan karena konflik internal keluarga ahli waris.

Penyediaan lahan pekuburan umum diharapkan bisa meminimalisir konflik lahan pekuburan keluarga. Selain itu, kebiasaan warga yang menguburkan keluarganya di halaman rumah bisa diminimalisir. Dikhawatirkan pemakaman di kompleks perumahan bisa mengurangi nilai jual tanah dan rumah di kemudian hari.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

TALAGA JAYA – Untuk terus meningkatkan jiwa wirausaha bagi anak-anak pramuka, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, membagikan 100 ekor bibit ayam ternak, kepada wirausaha Pramuka Dewan Kerja Ranting (DKR) di Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Senin,(6/1/2019).

Usai membagikan bantuan, dalam sambutannya Idah menyampaikan kegiatan ini adalah suatu langkah kongkrit bagi generasi milenial yang memiliki keberanian untuk menjadi entrepreneur muda di Gorontalo, khususnya wirausaha peternakan ayam.

“Saat ini adalah eranya generasi milenial (generasi Y), mereka sudah harus memasuki dunia kerja dan terjun ke berbagai bidang industri sebagai pelaku usaha, demikian halnya dengan anak-anak pramuka di Gorontalo. Untuknya melalui bantuan bibit ayam Kampung Unggulan Rusli (KUR) ini, diharapkan mereka siap menjadi entrepreneur muda,” kata Idah

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menambahkan jika program menyangkut pemberdayaan generasi milenial, pihaknya akan terus mendukung baik biaya sendiri (pribadi) maupun dengan mendorong generasi milenial untuk terjun dalam program-program pemberdayaan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Bantuan ayam KUR ini memang program langsung dari pak gubernur, melalui UPT Dinas Peternakan. Karena pak gubernur inginkan semua rakyatnya sejahtera, ekonominya bisa meningkat. Untuknya saya berharap, penerima bantuan dapat mengembangkan modal bibit ayam ini, dengan demikian kalian tidak saja akan berbisnis ternak ayam, tapi juga sekaligus bisa menjadi pemasok ayam kedepannya nanti,” tandasnya.

Bantuan 100 bibit ayam ternak ini diserahkan Idah kepada Kelompok Usaha Ekonomi Produktif dari pramuka milenial yang diwakili oleh Ilyas Antu, sebagai pengurus DKR Telaga Jaya dan juga bantuan kepada masyarakat yang di wakili oleh Zikran dan Ahim dari Desa Helumo.

 

Pewarta : Echin - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengingatkan kepada aparaturnya untuk meningatkan disiplin kerja. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel kerja awal tahun bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (6/1/2020).

“Marilah di tahun 2020 semua ahlak kita perbaiki. Disiplin waktu, tanggungjawab terhadap tugas sebagai ASN, sebagai pejabat. Tolong ini diubah, jangan sampai saya yang ubah. Kalau saya yang ubah saya tindak dengan aturan. Kalau memang harus dipecat saya suruh pecat,” terang Rusli.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu merasa dipermalukan karena ada salah satu aparaturnya tertangkap mengedarkan narkoba di akhir tahun 2019 kemarin. Bersangkutan diduga sudah kali kedua terjerat kasus yang sama.

“Sudah berulang kali sebagai pimpinan, sebagai keluarga, sebagai teman saya ingatkan terus. Ini tahun 2020, pak Kaban (BKD) ada yang ketahuan merokok, narkoba, main judi dan lain lain agar ditindak tegas. Ketahuan dan cukup bukti maka berhentikan atau turunkan pangkat. Sudah cukup delapan tahun hanya peringati-peringati,” tandasnya.

Di sisa waktu dua tahun kepemimpinanannya, Gubernur Rusli meminta aparaturnya untuk bekerja maksimal melayani rakyat. Ia mengingatkan tentang beberapa program yang masih tumpang tindih dengan kabupaten/kota maupun program yang dinilai belum efektif.

“Saya ucapkan selamat bertugas. Tinggalkan yang tidak bagus di 2019, kita tingkatkan kinerja di tahun 2020. Mari kita bawa gerbong kapal induk NKRI ini ke tujuan akhir untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyebut ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya yang terpapar paham radikalisme. Paham yang menentang ideologi Pancasila dan ingin menggantinya dengan ideologi tertentu.

“Saya akan rapat dengan Forkopimda untuk melihat laporan intel intel saya tentang ASN yang mulai ikut paham radikal. Ada jelas namanya, di instansi mana saja, jelas kegiatan apa saja. Sudah terecord,” sebut Rusli saat memimpin apel awal tahun di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (6/1/2020).

Rusli menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terpapar paham radikal. Menuruntya kondisi Indonesia dan Gorontalo pada khususnya saat ini dalam kondisi aman. Jangan dirusak oleh aksi-aksi yang tidak terpuji karena perbedaan agama, suku dan ras.

Menurutnya ada kurang lebih 26 persen ASN di Indonesia yang ingin merubah idelogi negara kita. Oleh karena itu ia meminta kepada Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah untuk menindak tegas ASN yang sudah masuk radar jaringan radikal.

“Kita bekerja aman, beribadah aman, bersilaturahim aman. Mau lagi ikut ikut aliran sesat dan sangat menyesatkan baik kepada dirinya sendiri, keluarganya maupun negara. Ketika sudah berbahaya bagi negara harus kita tindak tegas,” imbuhnya.

Rusli berpesan kepada aparaturnya untuk bekerja lebih baik dan disiplin di tahun 2020 ini. Ia tidak ingin ada aparaturnya terlibat perbuatan tercela dan merusak citra Pemerintah Provinsi Gorontalo

 

Pewarta : Isham - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Mengawali tahun 2020 Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar du’a lo ulipu (doa untuk negeri) bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (5/1/2020). Doa yang dipimpin oleh Iman Besar Kota Gorontalo (Kadi) KH Rasyid Kamaru itu diniatkan untuk keselamatan dan keamanan Gorontalo.

Turut hadir dalam doa bersama itu Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Sekdaprov Darda Daraba dan sejumlah pimpinan OPD. Puluhan anak-anak panti asuhan juga ikut diundang.

“Bapak ibu sekalian saya bermohon kepada tokoh-tokoh agama, tokoh adat dan Tuan Kadi marilah kita mendoakan Indonesia khususnya Gorontalo terhindar dari bencana. Terutama curah hujan dan angin yang awal tahun ini sangat besar berpotensi banjir dan lain-lain,” pinta Rusli.

Selain untuk keselamatan dan keamanan negeri, du’a lo ulipu sebagai bentuk syukuran kembali dengan selamat Gubernur Rusli bersama keluarga besarnya dari ibadah umroh. Sejak tanggal 23 Desember lalu dirinya cuti untuk melaksanakan sunnah agama.

“Juga doakan kami, saya dan Pak Idris Rahim, Pak Sekda seluruh staf, para bupati wali kota. Mengawali tahun 2020 ini dengan semangat baru, situasi baru dan insyaallah bisa melayani masyarakat dan memajukan Provinsi Gorontalo sebagaimana yang kita cita-citakan,” imbuhnya.

Pemprov Gorontalo rencananya pada Senin 6 Januari 2020 akan menggelar apel besar awal tahun yang akan dipimpin oleh Gubernur Rusli. Sebelumnya, pada 2 Januari 2020 apel dilaksanakan sebatas lingkungan OPD masing-masing.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TILONG KABILA – Center point Kabupaten Bone Bolango di Kecamatan Tilongkabila akan dilengkapi dengan sirkuit offroad. Sebagai tahap awal, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beserta belasan pecinta otomotif menjajal sirkuit tersebut pada Minggu, (5/1/2019). Lahan dengan luas sekitar 3.700 meter persegi itu merupakan milik keluarga besar Habibie, sebagian lainnya sudah dihibahkan untuk sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia.

Arena offroad dirancang untuk menguji ketangguhan mobil bermesin 4×4 atau 4 wheel drive. Sejumlah obstacle disiapkan diantaranya kolam air, gundukan tanah dan parit yang harus ditaklukkan. Kendaraan yang ditunggangi oleh Gubernur Rusli sempat dibuat tak berdaya saat melintasi parit. Akibatnya mobil terpaksa harus ditarik oleh kendaraan lain.

“Dulu tahun 2007 ketika saya masih kontraktor pernah buat sirkuit di sini. Bahkan saya pernah buat kejurnas moto cross di sini yang dihadiri oleh ribuan orang,” terang Rusli.

Rusli berharap dengan difungsikan kembali sebagai sirkuit, lahan tersebut bisa digunakan oleh pecinta otomotif untuk latihan menguji ketangkasan. Rusli menilai, pecinta otomotif di Gorontalo belum memiliki sarana yang memadai. Oleh karena itu, ia berharap sirkuit ini bisa menjadi wadah khususnya bagi generasi milenial. Rusli juga berkeinginan untuk menggelar kejurnas otomotif.

“Anak saya Alham Prasogo mengusulkan, kebetulan lahan ini milik keluarga Habibie, jadi sekarang akan dibuat sirkuit untuk anak-anak muda yang hobi. Kita juga akan membuat kejurnas otomotif roda empat dan moto cross roda dua,” imbuhnya.

Pemprov Gorontalo juga berencana menggelar Jelajah Wisata Sulawesi pada tanggal 22 Februari 2020 nanti. Rute yang dimulai dari Makassar Sulawesi Selatan itu rencananya akan melewati lima provinsi yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara.

Persiapan Jelajah Wisata Sulawesi terus dimatangkan. Rencananya dalam waktu dekat dinas terkait akan melakukan road show ke pemerintah daerah yang dilintasi untuk meminta dukungan dan partisipasi mensukseskan acara tersebut.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama