>

Displaying items by tag: PPID Humas

GORONTALO – Budiyanto Sidiki terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Gorontalo periode 2020-2025. Pemilihan pengurus digelar melalui konferensi IKAPTK Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Nayumi, Kota Gorontalo, Sabtu (1/2/2020).

“Ada lima kandidat yang diusulkan oleh maaing-masing daerah, dari provinsi dan kabupaten/kota. Untuk Kabupaten Pohuwato dan Bone Bolango tidak mengusulkan kandidatnya,” jelas Sekretaris IKAPTK Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili.

Kelima kandidat tersebut yaitu Budianto Sidiki dari Provinsi Gorontalo, Sumanti Maku kandidat dari Kabupaten Gorontalo, serta Iskandar Moerad dari Kota Gorontalo. Sementara dari Kabupaten Gorontalo Utara dan Boalemo masing-masing Marzuki Tome dan Hisam Tambiyo.

“Dari lima kandidat itu kemudian tiga mengundurkan diri, tersisa pak Budianto Sidiki dan Sumanti Maku. Karena alasan satu dan lain hal pak Sumanti Maku juga mengundurkan diri, sehingga secara aklamasi seluruh peserta konferensi memilih pak Budianto Sidiki,” jelas Wahyudin Katili yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Gorontalo.

Budianto Sidiki merupakan Angkatan IV Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN). Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah (BAPPPEDA) Provinsi Gorontalo tersebut lulusan STPDN tahun 1995.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Bunda Disabilitas Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah mengungkapkan niatnya untuk membuat sebuah kafe untuk anak anak disabilitas.

Niatan Idah ini di ungkapkan usai menjadi keynote speaker, pada diskusi dan sharing Profesi dan Bisnis Kaum Milenial di Era Revolusi Industri 4.0, Jumat malam, (31/1/2020) di Ballroom Hotel Damhil UNG.

“Saya ingin membuat kafe untuk anak anak disabilitas,  kafe bisu namanya. Saya sangat terharu malam ini, di diskusi ini banyak mereka yang hadir. Bisa dilihat dari sini niatan mereka ingin menjadi pengusaha muda juga.  Saya ingin membuat mereka merasa nyaman berada disatu tempat yang di khususkan untuk mereka,” kata Idah

Istri Gubernur ini memaparkan konsep kafenya akan di desain selayaknya berada di tengah tengah kaum mereka. Jadi masyarakat umum yang ingin menikmati kafe, bisa merasakan juga kekurangan yang mereka rasakan. Misalnya,  penggunaan bahasa isyarat wajib di kafe itu

“Masyarakat umum harus mengikuti mereka.  Kalau ingin ke kafe itu, mari pakai bahasa isyarat, biar kita semua tahu dan bisa berbaur dengan mereka. Lagipula bahasa isyarat itu bahkan sudah ada Hari Peringatannya loh jadi wajib kita galangkan.  InsyaAllah dikonsep dulu, nanti saya diskusikan dengan teman-teman ,” tandasnya.

 

Pewarta : Ecyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 02 Februari 2020 10:27

Menteri Pertanian Akan Kunjungi Gorontalo

GORONTALO – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo direncanakan akan melakukan kunjungan kerja di Gorontalo pada 5 Februari mendatang. Kunjungan Mentan SYL di Gorontalo dengan sejumlah agenda. Di antaranya, peresmian gedung Brigade Alsintan, pencanangan gerakan tanam padi sawah, melepas perdana ekspor pertanian serta meninjau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di kecamatan Tibawa.

Guna mempersiapkan hal itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo melaksanakan rapat koordinasi di ruang Huyula kantor gubernur, Jumat (31/1/2020).

“Jadi setelah meresmikan gedung brigade alsintan dan meninjau BPP di Kecamatan Tibawa, pak Menteri akan ke UNG untuk memberikan kuliah umum. Malamnya, ramah tamah dengan gubernur, bupati walikota, forkopimda serta seluruh stakeholder pertanian se Provinsi Gorontalo,” ucap Kepala Dinas Pertanian Muljadi Mario.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba yang memimpin rapat tersebut meminta kepada semua OPD untuk mempersiapkan segala persiapan yang ada. Mulai dari lokasi penjemputan, lokasi acara dan materi yang materi acara yang akan dijalani oleh Mentan bersama Gubernur Gorontalo.

“Persiapkan dengan matang siapa berbuat apa. Mengingat ini merupakan kali pertama Mentan berkunjung ke Gorontalo sebagai pejabat negara, Mentan SYL akan disambut secara adat ‘mopotilolo’ saat tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo,” tandas Darda.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie angkat bicara terkait sikap tidak terpuji sejumlah oknum warga di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara yang merusak musala. Ia mengimbau warga Gorontalo dan warga asal Gorontalo rantau di provinsi tetangga itu tidak terprovokasi dengan aksi tersebut.

“Saya mengimbau warga Gorontalo tidak mudah terpancing. Jangan anarkis, jangan buat gerakan apa-apa, serahkan semuanya kepada pemerintah setempat dan aparat untuk diproses hukum,” buka Rusli saat dihubungi melalui sambungan telpon, Kamis (30/1/2020).

Menurutnya apa yang terjadi pada Rabu malam kemarin murni merupakan aksi kriminal oleh pribadi. Aksi perusakan tempat ibadah tidak membawa dan merepresentasikan agama tertentu terhadap agama lain.

“Saya minta jangan mudah percaya dengan berita-berita yang simpang siur di media sosial, apalagi sampai memprovokasi warga. Kita berharap suasana di Gorontalo dan khususnya warga Gorontalo di Minahasa Utara tetap aman dan damai,” harap Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Pihaknya juga sudah menghubungi Ketua Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Sulut untuk diminta laporannya. Suasana di Minut berangsur membaik dan pelaku sedang diusut untuk diproses hukum lebih lanjut.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo menyelenggarakan forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dilaksanakan di hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (30/1/2020).

Forum yang mempertemukan antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi, UPT Kementerian dan Kabupaten/Kota ini dalam rangka menyatukan persepsi sekaligus mengevaluasi permasalahan pembangunan sebagai bahan penting dalam penyusunan perencanaan untuk tahun 2021.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, dalam menyusun program kerja, dibutuhkan identifikasi masalah terlebih dahulu. Idintifikasi ini dimaksudkan untuk melihat kendala yang menghambat pelaksanaan program dan kegiatan ditahun-tahun sebelumnya.

“Identifikasi benar permasalahan yang ada di 2019 dan 2020 tentunya. Jadi, kita sudah tau langkah-langkah apa yang harus diambil untuk mengurangi permasalahan yang timbul dalam program yang akan dijalankan nanti,” jelasnya.

Mantan Kadis PU Pohuwato itu berharap, rencana kerja yang akan di susun ini dapat mendukung prioritas daerah. Untuk bidang lingkungan hidup dan kehutanan mendukung prioritas daerah yang ke 8, yakni lingkungan hidup yang lebih lestari.

Aspek lingkungan merupakan salah satu aspek pembangunan ekonomi kedepan. Perubahan iklim dan menurunnya daya dukung lingkungan dapat berdampak negatif terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi.

“Olehnya, pembangunan kedepan harus diarahkan untuk mempertahankan keseimbangan pertumbuhan ekonomi demi terwujudnya masyarakat Gorontalo yang maju, unggul dan sejahtera sebagaiamana visi Provinsi Gorontalo dalam RPJMD 2017-2022,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kepala Dinas DLHK Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka mengatakan, forum ini merupakan tahapan selanjutnya dari temu konsultasi yang dilaksanakan oleh Bapppeda Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu.

“Saya berharap melalui forrum ini, tersusunnya dokumen perencanaan Renja OPD yang efisien, efektif, akuntabel dan berkualitas,” tutup Mantan Kepala Satpol PP itu.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah tak kenal lelah melakukan sosialisasi pengurangan sampah plastik.

Kali ini anggota DPR komisi VIII ini memanfaatkan media radio untuk melakukan kampanye penyadartahuan pengurangan penggunaan plastic kepada seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo, melalui frekuensi Pro I  Radio Republik Indonesia (RRI) Gorontalo, Kamis, (30/1/2020).

Melalui dialog tersebut Idah mengungkapkan, sosialisasi ini tentang menjaga lingkungan dari sampah plastik kepada masyarakat luas dengan berbagai kegiatan nyata. Istri Gubernur Gorontalo ini bahkan sering membagikan botol minum (tumbler) kepada masyarakat  yang ditemuinya atau menjadikan tumbler sebagai hadiah dalam sebuah kegiatan.

“Contohnya kalau kita beli botol kemasan air, sekali pake buang itu namanya pemborosan dan banyak yang belum menyadari itu. Nah kalau kita memanfaatkan tumbler atau botol minum itu pertama kita tentu saja hemat karena kita bisa mengisi air sendiri di rumah dan tentunya air heginis juga,” kata Idah

Ka Kwarda Gorontalo ini menambahkan saat ini sudah ada sekitar 2000 botol tumbler yang ia bagikan kepada masyarakat luas. Contohnya pada perayaan Hari Ibu desember 2019 yang lalu, Idah menyediakan 600 botol tumbler yang sudah di isi air dan dibagikan kepada ibu-ibu yang hadir.  Selain itu pula, untuk anak anak pramuka disetiap perkemahan dan disetiap pertemuan wajib membawah botol tumbler sendiri.

Terkait pembagian tumbler ini Idah berprinsip bahwa 0,1 % tindakan lebih baik dari pada 100 % teori. Jadi secara pribadi khususnya sebagai anggota DPR RI Komisi VIII, sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memulai semua ini.

“Saya pribadi memulai ini sudah lama, sejak suami saya pak Rusli dilantik jadi Gubernur. Awalnya dirumah pribadi kami tidak menyediakan lagi air kemasan apalagi yang gelas, ada memang botol air besar, tetapi meneguhnya pakai gelas. Nah Alhamdulillah sekarang sudah lebih gampang karena sudah ada tumbler. Bahkan saya meminta pak gubernur dan jajaran OPD harus pakai tumbler disetiap kegiatan. Dan jangan lupa membawah tumbler kemana-mana,” tutur Idah.

Dialog interaktif yang berlangsung kurang lebih satu jam itu mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat yang bergabung memelalui via telpon. Banyaknya masyarakat yang turut bergabung dalam dialog interaktif tersebut, diharapkan Idah bisa merubah maindset masyarakat untuk tidak lagi menggunakan plastik,  baik botol air kemasan maupun kantong plastik belanjaan pada umumnya.

 

Pewarta : Ecyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO –  Siswa dan duru SMA Negeri 4 Kota Gorontalo sangat antusias saat mengunjungi Museum Purbakala Popa-Eyato Provinsi Gorontalo, Kamis (30/01/2020).

Kunjungan ini merupakan rangkaian program lawatan sejarah yang dilaksanakan oleh sekolah. Rombongan sekolah ini diterima para pejabat struktural UPTD Museum Purbakala Popa-Eyato.

Dalam kunjungan ini, para siswa dan guru pendamping diberikan penjelasan tentang koleksi dalam rentang sejarah yang berurut. Mereka juga dikenalkan perkembangan kebudayaan Gorontalo pada masa lampau. Selain itu mereka juga diberi kesempatan untuk melihat ke dalam ruang pameran atau galeri Museum yang mempunyai koleksi berupa koleksi numismatika, etnografika, keramalogika, filologika, teknologika, geologika serta koleksi seni dan budaya.

“Alhamdulillah, kunjungan ke Museum ini lebih menambah wawasan kami tentang sejarah dan kebudayaan Gorontalo serta telah menjadi media pembejaran tambahan selain kegiatan belajar kami di Sekolah,” kata salah satu siswa.

Suharto Nasaru, Kepala Tata Usaha Museum Purbakala berharap dengan adanya kunjungan ini dapat membuat museum lebih dikenal masyarakat, dan membuat tingkat kunjungan ke museum dari tahun ke tahun akan mengalami peningkatan.

“Museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda purbakala, namun juga sebagai media pembelajaran bagi siswa dan guru,” ujar Suharto Nasaru.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba membuka pelatihan teknis aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perjalanan Dinas (SIM-PD).

Dalam arahannya Sekda mengungkapkan, pelatihan aplikasi SIM-PD ini diluncrukan untuk memaknai dengan jelas apa sebenarnya fungsi dari perjalanan dinas.

“Pejalanan dinas itu bukan karena maunya kita jalan atau apa, bukan. Tetapi, perjalanan dinas itu untuk melaksanakan manajemen pemerintahan,” kata Darda saat membuka kegiatan pelatihan teknis aplikasi SIM-PD tahun 2020, dilingkup Pemprov Gorontalo, Kamis, (30/1/2020) di Balroom Hotel Grand Q.

Mantan Kepala Dinas PU Pohuwato ini  mencontohkan seorang staf yang keluar melaksanakan perjalanan dinas, namun tak diketahui orang lain yang berada seruangan atau satu kantornya dan akhirnya disangkakan negatif karena tidak mengetahui keberadaan staf tersebut.

”Jadi pergerakan kita memang perlu kita tau, perlu orang lain tau, jadi harus di informasikan . Ini untuk diri sendiri dan orang lain serta aturan. Jadi kenapa ini di perlukan? supaya tau bahwa perjalanan dinas kita sesuai aturan dan sesuai perintah,” tambahnya

Menyangkut sitem perjalanan dinas, Darda menyebutkan bahwa ini berarti ada yang harus terus ditata. Contohnya petugas pembuat telaah. Kenapa telaah ? Karena telaah untuk membuktikan perjalanan dinas yang dilakukan dan menghindari dari fitnah. Mengenai telaah sistemnya tentu saja harus disetujui oleh pimpinan yang berjenjang dari kepala dinas atau kepala biro, asisten,sekda,  hingga wakil gubernur dan gubernur.

“Jadi perjalnan dinas harus ada rangakaiannya dan telaah (yang terlah disetujui) adalah hal utama setelah undangan dari kegiatan yang nanti akan di ikuti. Setelah kita pulang dari perjadis, hasilnya harus membuat laporan perjadis yang tentu saja harus akuntabel juga. Perlu ada bukti fotonya, kemudian laporan itu harus disusun sendiri.  Jangan kita yang pergi, orang lain yang merangkai laporan apalagi orang itu juga yang tanda tangan, Itu salah,” jelasnya.

Diakhir arahannya Sekda berharap seluruh peserta betul-betul mengikuti pelatihan ini dan menerapkannya dengan sungguh sungguh.

“Pelajari baik baik yang ada disini, tanya apa kira kira sangsinya kalau kita tidak memasukkan (telaah) di sistem, terlambat memasukkan dan tepat memasukkan, atau telaah belum disetujui tetapi sudah melakukan perjadis, disini ada pakarnya, jadi silahkan bertanya,” pungkas Darda.

Pelatihan aplikasi SIM-PD yang dilaksanakan selama dua hari ini, diikuti sebanyak 130 orang yang terdiri dari petugas administrator dan operator OPD lingkup Pemprov Gorontalo. Pemateri dari  Tim Pengembang Aplikasi SIM-PD PT Nusaraya Jakarta, Joni Farizal dan juga Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Huzairin Roham.

 

Pewarta : Ecyn - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 30 Januari 2020 16:31

Bank BTN Siap Jadi Bank Operasional Pemerintah

GORONTALO – Bank Tabungan Negara (BTN) siap menjadi bank operasional untuk membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah V BTN, Edward Alimin Sjarief, saat bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di rumah jabatan Wagub, Kamis (30/1/2020).

“Kami bersedia ditugaskan menjadi salah satu bank operasional Pemprov Gorontalo sebagai bank operasional satu, dua, ataupun tiga. Itu harapan kami,” ujar Edward.

Edward menuturkan, BTN memiliki core atau inti bisnis di sektor perumahan. Meski demikian, sebagai bank umum negara, BTN juga mempunyai orientasi untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Kami ingin memberi kontribusi positif terhadap pemerintah dan masyarakat Gorontalo dengan membantu menghimpun pendapatan asli daerah,” tutur Kakanwil V BTN yang berkedudukan di Makassar tersebut.

Wagub Idris Rahim mengapresiasi dan menyambut baik komitmen BTN untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Gorontalo. Menurutnya, perbankan memiliki peran yang sangat besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.

“Saya mengapresiasi dukungan BTN untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Gorontalo. Dengan dukungan ini kami berharap akan mendorong percepatan akses keuangan masyarakat,” tandas Wagub Idris Rahim.

Pada silaturahmi itu, Kakanwil V BTN yang didampingi oleh Kepala Cabang BTN Gorontalo Berry Gunawan, juga menyampaikan rencana pembangunan gedung kantor BTN Cabang Gorontalo yang berlokasi di tengah Kota Gorontalo. Kantor bertingkat tiga tersebut direncanakan akan diresmikan bertepatan dengan ulang tahun KPR ke-44 pada bulan Desember 2020.

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 30 Januari 2020 16:28

Kas Dana BOS SMA Diperiksa Inspektorat

GORONTALO – Inspektorat Provinsi Gorontalo melakukan pemeriksaan kas dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2019. Selain itu, dilaksanakan juga pencatatan persediaan oleh Badan Keuangan, di ruang Huyula kompleks Gubernuran, Kamis (30/01/2020).

Siti Badriyah Huntuyungo, pengendali teknis tim menyebut kegiatan ini dilakukan untuk memastikan persediaan dan pengelolaan kas dana BOS telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan pengelolaan kas khususnya penetapan saldo kas akhir per 31 desember 2019, dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Gorontalo tahun 2019.

“Kami ingin memastikan bahwa saldo akhir yang dilaporkan telah benar sesuai dengan saldo BKU, saldo tunai dan saldo bank serta telah didukung dengan bukti pertanggungjawaban yang cukup,” ungkap Siti.

Siti melanjutkan kegiatan ini penting, mengingat proses pencatatan masih manual, belum menggunakan aplikasi simda seperti OPD di Provinsi, sehingga perlu pengendalian yang lebih optimal. Oleh karenanya, disamping melakukan pemeriksaan kas, tim juga memberikan saran perbaikan dalam proses pengelolaan kas yang baik dan benar kepada bendahara dana bos.

Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak senin (27/01/2020) dan akan berakhir pada sabtu (01/02/2020). Seluruh SMA sederajat di lima kabupaten dan satu kota datang untuk melaporkan pencatatan dana bos di masing-masing sekolahnya.

 

Pewarta : Gina/Siti Badriyah - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama