>

GORONTALO – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Gorontalo Rahmadi silaturahmi dengan Gubernur Rusli Habibie di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (2/9/2018). Pertemuan ini sebagai perkenalawan awal dirinya yang baru saja dilantik.

Rahmadi sebelumnya bertugas di AKN VII BPK Pusat. Ia menggantikan posisi Muhaimin yang dilantik sebagai Kepala BPK Sulawesi Tengah.

“Kita untuk komunikasi awal saja. Saya baru di sini, kita mungkin akan mengundang beliau tanggal 11 September nanti,” terang Rahmadi usai pertemuan.

Sementara itu, Gubernur Rusli menyambut baik pelantikan tersebut. Ia berharap kepala BPK yang baru dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam hal pengawasan keuangan.

“Saya sampaikan ke beliau, jika perlu BPK menjadi semacam portal. Jadi kalau ada yang salah dalam hal pengelolaan keuangan di awal atau pertengahan kami diberi masukan atau teguran sehingga pengelolaan keuangan bisa lebih baik,” ucap Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu berkomitmen pengelolaan keuangan pemerintah tahun 2019 ini bisa meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat yang diraih enam tahun berturut turut hingga tahun 2018 lalu.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MOOTILANGO – Pelaksanaan Adventure Offroad Jelajah Alam Wisata Gorontalo (JAWG) menjadi berkah tersendiri bagi warga Dusun Pasir Putih, Desa Pilomonuz Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Dusun tersebut menjadi titik akhir lintasan offroad yang dilalui Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan rombongan, Sabtu (31/8/2019).

“Di sini mau ada listrik? Hari Senin saya suruh staf saya ke sini untuk tinjau lokasi. Saya akan minta ke PLN dusun ini jadi prioritas dialiri liatrik,” ucap Rusli.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu menjelaskan, salah satu manfaat pelaksanaan adventure offroad untuk melihat dari dekat kondisi rakyatnya yang sulit diakses. Salah satu yang dikeluhkan adanya sekolah SMP namun kekurangan tenaga guru.

“Sekolahnya tidak ada guru? Tolong humas dicatat, saya akan teruskan ke Pak Bupati untuk ditindaklanjuti. Kalau sekolah SMA menjadi kewenangan saya, tapi SD dan SMP menjadi kewenangan Bupati,” imbuhnya.

Selain menjanjikan listrik masuk desa dan penambahan guru, Gubernur yang didampingi putranya Alham Prasogo Habibie dan pimpinan OPD ikut menyerahkan bantuan sembako gratis. Sebanyak 250 warga menerima bantuan tersebut.

 

Pewarta : Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo sukses menggelar adventure offroad untuk pertama kalinya pada Sabtu (31/8/2019). Adventure offroad bertajuk Jelajah Alam Wisata Gorontalo (JAWG) dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur, melintasi Desa Helumo Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara tembus hingga ke Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo.

Jelajah alam tersebut menempuh jarak lebih kurang 45 kilometer yang dibagi ke dalam dua spesial stage (SS). Jalur menanjak di sepanjang Hutan Tanaman Industi (HTI) menjadi menu offroad menantang yang harus ditaklukkan para peserta.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Putranya Alham Prasogo Habibie ikut menjadi peserta masing masing mengendarai Jeep Hartop. Ada sekitar 30 mobil ikut ambil bagian ditambahkan dengan lebih kurang 100 peserta dengan motor trail.

Di hutan tersebut, peserta disambut pohon-pohon jenis jabon, sengon, kaliptus, dan kaliandra serta beberapa kera endemik hutan. Sayangnya offroad kali ini berlangsung saat musim kemarau sehingga jalur lintasan terasa belum cukup menantang.

“Saya ingin memperkenalkan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa Gorontalo indah. Saya akan buat wisata otomotif seperti jelajah Sumatera, Aceh, Kalimantan dan seterusnya,” jelas Rusli.

Menurutnya, saat ini wisata otomotif sudah menjadi tren bukan saja bagi kaum milenial, tapi bagi kaum urban. Para pengusaha dan pejabat ibu kota membentuk klub klub otomotif untuk mengelilingi alam Indonesia.

Oleh karena itu, Gubernur memastikan adventure offroad ini akan menjadi kegiatan tahunan pariwisata Pemprov Gorontalo. Setiap tahun akan digelar dua kali yakni pada bulan Agustus dan Desember.

“Bulan Desember nanti akan kita buat lagi dengan mengundang offroader dari daerah tetangga bahkan nasional,” imbuhnya.

Offroad juga dirangkaikan dengan Bhakti Sosial NKRI Peduli. Di sepanjang rute Gubernur Rusli membagikan sembako gratis pada warga yang ia temui. Sekitar 250 warga di Desa Pilomonu juga mendapat berkah sembako gratis dari kegiatan tersebut.

 

Pewarta : Isam – Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Karnaval Relawan Anti Narkoba yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo menutup seluruh rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2019. Karnaval yang diisi dengan parade opera, yel-yel, nyanyian dan tarian, yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa, aparatur pemerintah, dan masyarakat, mengambil start di Kampus Universitas Negeri Gorontalo dan finis di halaman Kantor BNNP Gorontalo, Jumat (30/8/2019).

“Karnaval ini menutup seluruh rangkaian peringatan HANI tahun 2019 di Provinsi Gorontalo,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayan Masyarakat (P2M) BNNP Provinsi Gorontalo, Abdul Muchars Daud, saat diwawancarai di Kantor BNNP Provinsi Gorontalo.

Muchars menjelaskan, dalam rangka memperingati HANI 2019 pihaknya menggelar sejumlah kegiatan sejak bulan Februari 2019, di antaranya talkshow dan kampanye bahaya narkoba kepada para siswa, mahasiswa, karyawan perusahaan, aparatur instansi pemerintah, dan masyarakat umum. Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat menekan jumlah pengguna narkoba di Provinsi Gorontalo yang berdasarkan data BNN RI prevalansinya hingga saat ini mencapai 1,9 persen atau sebanyak 10.244 orang dari total jumlah penduduk Provinsi Gorontalo.

“Kita akan terus mengkampanyekan bahaya narkoba untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Harapannya jumlah pengguna narkoba di Gorontalo akan terus menurun,” ujarnya.

Terkait maraknya penggunaan lem di kalangan pelajar dan remaja sebagai bahan yang memabukkan,  Kabid P2M BNNP Gorontalo tersebut mengajak peran serta seluruh pihak untuk melakukan upaya preventif atau pencegahan dengan cara memberikan edukasi kepada pelajar secara rutin dan terus menerus.

“Guru, orang tua, dan seluruh masyarakat harus terlibat aktif memberikan edukasi kepada generasi muda kita tentang bahaya narkoba, miras, termasuk menghirup uap lem yang bisa memabukkan,” tutur Muchars.

Pada Karnaval Relawan Anti Narkoba sejumlah peserta menampilkan atraksi opera, drama, dan yel-yel anti narkoba. Salah satunya seperti yang ditampilkan oleh siswa dari Pesantren Al Huda Kota Gorontalo yang menampilkan opera seorang anggota Polisi yang menangkap seorang pengedar narkoba. Ada pula komitmen dari para siswa MAN 1 Gorontalo untuk siap menolak narkoba, siap menghancurkan narkoba, dan siap memberantas narkoba.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 SMK Negeri 1 Gorontalo digelar jalan sehat yang diikuti oleh para siswa, guru, dan alumni. Jalan sehat dilepas oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim di halaman SMK Negeri 1 Gorontalo, Sabtu (31/8/2019).

“Atas nama Pemprov Gorontalo saya mengucapkan selamat merayakan ulang tahun ke 64 SMK Negeri 1 Gorontalo kepada seluruh siswa, guru, dan para alumni. Kita patut bersyukur pada perayaan ulang tahun ini dilaksanakan berbagai kegiatan yang sangat bermanfaat,” kata Wagub Idris Rahim dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.

Idris mengutarakan, peringatan ulang tahun harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sudah sejauh mana kiprah SMK Negeri 1 Gorontalo dalam membentuk generasi yang unggul, berkualitas dan memiliki daya saing. Apalagi menurut Wagub, SMK Negeri 1 merupakan sekolah favorit di Provinsi Gorontalo.

“Reputasi dan prestasi SMK Negeri 1 Gorontalo harus lebih ditingkatkan agar sekolah ini benar-benar bermanfaat bagi para siswa, orang tua, serta masyarakat dan pemerintah. Tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan ke depan semakin berat, persaingan semakin terbuka di era digitalisasi saat ini,” tutur Idris.

Lebih lanjut Idris mengatakan, pada periode kedua kepemimpinannya bersama Gubernur Rusli Habibie, sektor pendidikan menjadi program unggulan dengan tujuan untuk mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas di Provinsi Gorontalo. Untuk mencapai tujuan itu, Pemprov Gorontalo sesuai dengan amanat undang-undang telah mengalokasikan 20 persen dana APBD untuk sektor pendidikan.

 “Saya berharap anggaran yang telah dikucurkan Pemprov Gorontalo ke SMK Negeri 1 Gorontalo melalui program bantuan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana prasarana penunjuang kegiatan pendidikan demi tercapainya kualitas anak didik kita,” pungkas Idris Rahim.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo Ramlah Habibie, para pensiunan guru SMK Negeri 1 Gorontalo, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Selain jalan sehat, peringatan HUT ke-64 SMK Negeri 1 Gorontalo juga diisi dengan berbagai kegiatan dan lomba, di antaranya anjangsana ke panti asuhan, bola voli antara guru dan siswa, tarik tambang, senam, vokal grup, hadang, lari sarung, tata upacara bendera, foto dan video jurnalistik, serta debat bahasa Indonesia.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

 

Plh Sekda Provinsi Gorontalo Syukri Botutihe menyerahkan penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Prasetya Gorontalo  Nikartin Pakaya. (Foto: Nova – Humas).

GORONTALO – Ketua Yayasan Pendidikan Prasetya Gorontalo Nikartin Pakaya menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo karena telah memberikan sumbangsih bagi kemajuan pendidikan.

Nikartin Pakaya yang dikenal sebagai dokter anak di Provinsi Gorontalo ini dianggap memiliki jasa yang luar biasa dengan menyerahkan seluruh aset yayasan serta pengelolaan SMA Prasetya Gorontalo untuk dikelola menjadi sekolah negeri.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda, Syukri Botutihe kepada Ketua Yayasan Nikartin Pakaya di ruang kerja sekda kantor gubernur, Kamis (29/8/2019).

“Saya mewakili Gubernur Gorontalo dan seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga atas dedikasi yang telah diberikan oleh ketua yayasan yang menyerahkan SMA Prasetya menjadi tanggung jawab pemerintah,” kata Syukri.

Asisten Bidang Pemerintahan itu berharap, ketika beralih status menjadi negeri, SMA Prasetya bisa berkembang menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Terkait nama sekolah, Ia mengatakan akan tetap mempertahankan nama Prasetya karena ada makna sejarahnya serta tetap menjaga tradisi yang sudah dijalankan selama ini.

“Mungkin hanya ada ketambahan kata Negeri karena ini sudah menjadi sekolah milik pemerintah. Jangan sampai besok-besok ada lulusan SMA Prasetya yang ingin melegalisir ijazah tapi sudah tidak menemukan di mana SMA Prasetya,” ujar Sukri.

Sementara itu Kepala SMA Prasetya Gorontalo Amran Saleh mengatakan, pengalihan status ini dikarenakan kondisi perubahan sekarang di mana siswa lebih banyak memilih sekolah negeri.

Jika SMA Prasetya bertahan di swasta, kemungkinan sekolah yang beridiri sejak 17 Agustus 1980 ini akan sulit mendapatkan siswa, bisa-bisa sekolah ini tutup.

“Contohnya saja tahun kemarin untuk kelas sepuluh kami hanya dapat 3 ruang belajar, untuk tahun ini hanya 2 ruang belajar dengan jumlah siswa yang hanya 60-an. Dengan kondisi tersebut kami berpikir untuk mengubah dan alhamdulillah mendapatkan respon positif, baik dari ketua yayasan dan pemerintah untuk alih status,” kata Amran Saleh.

Amran berharap dengan beralihnya status dari swasta ke negeri ini akan ada peningkatan baik itu secara kualitas maupun kuantitas.

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

MAKASSAR – Setelah 40 hari berada di tanah Suci dan telah melakukan proses ibadah haji, jamaah asal Provinsi Gorontalo direncanakan akan tiba di tanah air awal September mendatang.

Jadwal kepulangan jamaah haji ini diperoleh Pemerintah Provinsi Gorontalo saat menggelar rapat koodinasi pemulangan jamaah haji, embarkasi haji antara Gorontalo musim haji 1440 H di aula serba guna kantor Otorita Bandara (Otban) Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis, (29/8/2019).

Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim ini diketahui Kelompok Terbang (Kloter) 27 jamaah haji asal Gorontalo akan berangkat dari madinah pada   5 September pukul 19.15 waktu Arab Saudi, dan diperkirakan tiba di Makasar pada 6 September pukul 11.45 Wita. Selanjutnya berangkat ke Gorontalo 15.45 dan tiba 16.50 Wita

“Sesuai dengan jadwal Kloter 27 itu jumlah jamaah ditambah dengan petugas haji ada 449 orang. Beda pemberangkatan dengan pemulangan. Kalau pemberangkatan alhamdulillah kita telah melewatinya dengan lancar dan sukses, maka pemulangan juga harus kita laksanakan selancar dan sesukses mungkin,” kata Idris Rahim.

Untuk kloter 29 dijadwalkan berangkat dari Madinah pada 7 September pukul 05.30 dan tiba di Makasar di tanggal yang sama pukul 20.00 Wita. Rombongan ini langsung menuju Gorontalo pukul 22.00 Wita, dengan jumlah jamaah 453 orang.

“Yang terakhir Kloter 34, berangkat dari Madina 10 September, tiba di Makasar pukul 14.20 Wita, selanjutnya menuju Gorontalo dan diperkirakan akan tiba di Gorontalo pukul 19.25 Wita dengan jumlah 280 orang,” ujar Idris Rahim.

Idris Rahim mengharapkan semua pihak yang terlibat harus memaksimalkan kinerja sebelum hari H kepulangan jamaah. Yang perlu diperhatikan kesiapan pesawat maskapai Lion Air, Dinas Kesehatan harus siap jika ada jamaah yang sakit, begitu pula dengan Badan Penghubung Gorontalo di Makassar untuk kesiapan konsumsi dan lain sebagainya.

“Perhatikan semuanya kita jangan sampai lalai, karena begitu tiba di Makassar jamaah haji itu yang pertama pasti ingin cepat berangkat ke Gorontalo, yang kedua berat bagasi mereka pasti bertambah, mereka juga pasti lapar, mengantuk, karena pada dasarnya mereka semua capek dan yang paling penting perlu pendataan ulang jamaah. Karena mungkin ada jamaah haji yang tercatat di Gorontalo tapi dia asal Makassar pada akhirnya kita mengalami kesulitan untuk pendataan akhir,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Otoritas Bandar Udara V, GM PT Angkasa Pura, Wakil Ketua DRPD Provinsi Gorontalo, Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Kadis Perhubungan Gorontalo, Kabiro Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo bersama jajaran, Staf Badan Penghubung Makasar, perwakilan Feeder Lion Air, serta tim teknis yang terkait dengan pelaksanaan debarkasi haji Gorontalo di Bandara Sultan Hasanuddin.

 

Editor : Echin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Para offroader Nusantara segera memiliki tantangan  baru, namanya  Jelajah Wisata Alam Gorontalo (JWAG) yang rencananya digelar Sabtu, 31 Agustus 2019 oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo .

Event ini diharapkan menjadi agenda awal promosi pariwisata dan alam Gorontalo kepada pecinta offroad Nusantara.

Kesiapan pelaksanaan acara terus dimatangkan melalui rapat yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda Syukri Botutihe, Kamis (29/8/2019). Hadir sejumlah pimpinan OPD serta unsur TNI dan Polri.

“Offroad ini akan menjadi agenda tetap pariwisata, nanti rencananya tiap tahun akan ada dua kali kegiatan seperti ini. Offroad kali ini sebagai uji coba pertama, kalau memang bagus untuk dikembangkan dan ada nilai jualnya untuk pariwisata, Desember nanti direncanakan akan dilaksanakan kegiatan yang sama,” jelas Syukri.

Pada rapat tersebut terungkap rute sepanjang 45 kilometer yang akan dilalui offroader. Rute tersebut dibagi ke dalam dua special stage (SS). SS1 masuk dari Desa Helumo, Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara, melintasi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan keluarnya di Desa Helumo, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo.

“Start peserta diagendakan dari Rumah Jabatan Gubernur pada pukul tujuh pagi. Perjalanan dari Kota Gorontalo menuju SS1 diperkirakan memakan waktu satu jam setengah,” imbuh Syukri.

Di antara rute SS1 sepanjang 28 kilometer itu dipersiapkan rest area bagi peserta di kilometer 15. Keluar dari SS1 peserta masih akan merasakan sensasi alam di SS2 jaraknya sejauh 17 KM tembus hingga ke Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Goronto.

Sebanyak 60 offroader dengan kendaraan mobil termasuk Gubernur Gorontalo Rusli Habibie direncanakan ikut dalam JAWG. Offroader sepeda motor untuk sementara dibatas untuk 150 orang. Para pecinta alam dari daerah tetangga seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan sudah menyatakan keikutsertaannya.

Panitia sudah menyiapkan doorprize satu unit motor dan  pesertalainnya bagi yang berhasil finish hingga di SS2. Di lokasi itu juga direncanakan akan digelar Bakti Sosial NKRI Peduli bagi warga setempat.

Bagi anda pecinta offroad bisa menghubungi panitia di nomor HP/WA 085299991667 dan Ichy 081241547197.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melaksanakan launching dan panen perdana jagung program emPOWERed Farmers atau Petani Berjaya.

Panen jagung varietas hibrida dengan produktivitas sebesar 5,5 ton per hektar ini dilakukan di lahan uji coba seluas 105 hektar, di Desa Motinelo Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/8/2019).

“Alhamdulillah hasilnya mulai kelihatan meskipun sekarang musim yang sangat sulit dan keterlambatan musim tanam. Tapi dengan pola pendampingan yang dilakukan iGrow, kita masih mampu menjaga produktifitas walaupun belum sesuai harapan,” kata Kepala Bapppeda Budiyanto Sidiki.

Plh Sekda Provinsi Gorontalo Syukri Botutihe mengatakan, dengan melihat hasil uji coba ini, pola kemitraan ini harus dijaga dan harus saling percaya antara lintas agro dengan petani.

Menurutnya, pemerintah punya keterbatasan dalam membantu  para petani karena banyak yang harus ditanggulangi dalam pembangunan daerah, bukan hanya bidang pertanian. Kita membutuhkan dukungan pola kemitraan seperti ini, apalagi dukungan kepastian pasar.

Syukri berharap pola kemitraan ini bukan hanya bekerjasama dengan pemprov, tetapi juga dengan kabupaten kota

“Provinsi hanya menjadi pilot project, dengan catatan bukan hanya pemerintah saja yang semangat mengembangan pola kemitraan ini, tetapi juga harus di dukung oleh petani itu sendiri,” imbuhnya.

Keuntungan dari program kemitraan ini, petani mitra bisa langsung menjual kepada pihak iGrow dalam bentuk tongkol ( gelondong) . Harganya mengikuti harga jual di pasaran. Jika harganya turun, iGrow akan menggunakan harga standar yakni 2.300/Kg dan petani tidak akan mengeluarkan lagi biaya pengangkutan karena pihak iGrow yang langsung menjemput dilokasi.

Panen tersebut dihadiri  Sekda Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, perwakilan iGrow, UNDP dan pimpinan OPD lainnya.

 

Pewarta  : Nova - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

BALI – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menghadiri puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 di Denpasar, Bali, Rabu, (28/8/2019).

Peringatan Hakteknas yang berlangsung 24-28 Agustus 2019 dan dipusatkan di Bali tersebut diisi dengan beragam kegiatan bidang sains dan teknologi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya, sebagaimana dilansir RRI, menekankan pentingnya sebuah negara meningkatkan temuan atau berinovasi lebih banyak lagi. demi memperbaiki catatan prestasi di dunia.

Wapres mengakui Indonesia yang memiliki ribuan universitas ataupun perguruan tinggi di tanah air, tetapi masih kalah dari negara negara tetangga, seperti Singapura ataupun Malaysia. Indonesia hanya unggul dari Kamboja.

“Teknologi berkembangnya luar biasa. Kita banyak melakukan sesuatu, namun kita juga memahami kita sendiri menyadari banyak ketertinggalan dengan banyak negara. Diantara 120 besar negara yang diberikan index oleh Global Inovation Index. Kita itu nomor 89, Singapura nomor 85, Malaysia nomor 30 dan kita hanya mengalahkan Kamboja. Negara yang lebih kecil dan baru saja mau maju, Kamboja. Artinya adalah kita masih perlu kerja keras,” ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Mohammad Natsir melihat peringatan Hakteknas ke-24 dapat lebih memotivasi seluruh masyarakat untuk lebih kreatif dalam berinovasi.

“Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 di Denpasar, Bali menghargai upaya dan kreatifitas bangsa dalam menguasai, mengembangkan, ilmu pengetahuan dan teknologi dan inovasi sebagai penggerak pembangunan nasional,” tutur Mohammad Natsir.

Hakteknas tahun ini mengusung tema “Iptek dan Inovasi Dalam Industri Kreatif 4.0” dengan sub tema “Industri Kreatif 4.0 untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa” dan tagline : “Inovasi, Bangun Bangsa”.

Dalam puncak Hakteknas 2019 ini, Wakil Presiden bersama rombongan didampingi Menristekdikti Mohamad Nasir menyempatkan untuk meninjau Ritech Expo 2019. Pameran tahunan yang diselenggarakan Kemenristekdikti ini menampilkan hasil-hasil riset dan inovasi di berbagai bidang teknologi. Pameran ini menyajikan berbagai produk inovasi unggulan dari perguruan tinggi, lembaga riset, industri, hingga para innovator yang keseluruhannya marupakan karya anak bangsa.

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo