>
Kamis, 23 Agustus 2018 14:47

Pramuka Gorontalo Berbagi Daging Kurban

KOTA GORONTALO, Humas – Perayaan Hari Idul Adha disambut suka cita oleh seluruh umat muslim, tidak terkecuali anggota dan pengurus Praja Muda Karana (Pramuka) Kwartir Gorontalo. Organisasi yang dipimpin oleh Idah Syahidah itu menggelar penyembelihan sapi dan pembagian daging kurban bertempat di Kantor Kwarda Pramuka di Jalan Tondano, Kelurahan Tapa, Kota Gorontalo, Kamis (23/8/2018).

“Ini (penyembelihan kurban) sudah menjadi tradisi. Alhamdulillah tahun lalu kami juga membagikan dua ekor sapi sebagai bentuk kepedulian pramuka kepada sesama,” kata istri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu.
Idah cukup kaget mendapati proses penyembelihan sapi berjalan cukup lambat. Hingga pukul 10.00 wita pembagian daging belum belum selesai. Akibatnya, banyak masyarakat calon penerima harus menunggu di luar pagar.

“Tadi saya pas sampai ke sini masyarakatnya hanya di luar dan proses pembagian dagingnya menurut saya agak lambat. Langsung saya perintahkan suruh masuk saja kedalam. Saya bilang ke anak- anak pramuka, kalian harus peka melihat hal-hal yang demikian. Pramuka harus bisa memanusiakan manusia artinya mampu menghargai sesama,” sambung Idah.

Tampak keceriaan terpancar dari warga penerima daging kurban. Masing-masing mendapatkan satu kilogram daging dan tulang untuk dibawa pulang ke rumah.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Kota Gorontalo, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, melaksanakan sholat Idul Adha 1439 Hijriyah di masjid Al-Mukhlisin, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (22/8/2018).

Wakil Gubernur yang juga didampingi beberapa unsur Forkopimda dan OPD, menyampaikan agar masyarakat dapat mengikuti semangat Nabi Ibrahim As dalam berkorban kepada Allah SWT.

“Tentunya kita sebagai umat muslim agar dapat meneladani dan mencontohi apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim khususnya dalam pelaksanaan pembangunan di Provinsi Gorontalo” kata Idris.

Usai pelaksanaan sholat, wagub menyerahkan 1 ekor sapi limosin seberat 1 ton kepada takmirul masjid Al-Mukhlisin.
Perayaan Idul Adha tahun ini, pemerintah Provinsi Gorontalo menyumbangkan hewan kurban sebanyak 35 ekor dengan rincian 28 ekor dari dana APBD dan 7 ekor sumbangan dari pegawai dan beberapa OPD yang didistribusi ke beberapa masjid yang ada di Gorontalo.

Selain menyerahkan sapi qurban di mesjid tempat sholat Idul Adha, wagub juga melaksanakan penyembelihan hewan qurban berupa 2 ekor sapi yang dilaksanakan di rumah dinas Wakil Gubernur Gorontalo.(Hmsprov-Rian).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meninjau korban kebakaran yang terjadi di Jl. Umar Sidiki, Kelurahan Wonggaditi Timur, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Selasa (21/8/2018).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.30 Wita tersebut menghanguskan dua unit rumah yang didiami tiga kepala keluarga yakni keluarga Ramin Djafar, Keluarga Yahya Dalie dan Keluarga Marwan Kustur.
14 orang terpaksa harus kehilangan semua barang berharganya kecuali pakaian di badan. Beruntung tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut.

Gubernur Rusli bersama istri Idah Syahidah datang ke lokasi untuk melihat langsung kondisi para korban. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI serta Dinas Sosial Provinsi dan Kota Gorontalo juga sudah berada di lokasi.

“Tidak banyak yang ingin saya sampaikan, hanya ucapan turut berduka, turut prihatin atas kejadian ini. Tetaplah berdoa dan bersabar karena Ini merupakan ujian dari Allah,” buka Rusli saat memberikan sambutan.

Untuk membantu para korban, sejumlah bantuan sudah disiapkan. Mulai dari bantuan kebutuhan harian di antaranya Beras dua koli, mie instan empat karton, makanan siap saji, terpal 3 set, sandang 6 set, selimut 3 set, perlengkapan kebersihan dan fimily kit.
Selain itu, gubernur juga meminta kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk membantu pembangunan rumah layak huni bagi korban. Pembangunan rumah akan dikerjakan bersama pemerintah kota.
“Di kita itu ada bantuan subsidi rumah 15 Juta. Nanti bantuannya ditambahkan dengan pemda kota untuk segera membangun kembali rumah yang terbakar,” pinta Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Rusli bahkan menawarkan Rumah Jabatan Gubernur kepada para korban. Sambil menunggu rumah mereka selesai dikerjakan, mereka dipersilahkan untuk makan, minum dan tidur secara gratis di rumah yang oleh Rusli disebut “rumah rakyat” itu.(Hmsprov-Isam).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KOTA-Gorontalo, Humas – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah, Pemprov Gorontalo membagikan 35 ekor sapi ke kabupaten/kota. Sapi-sapi tersebut berasal dari berbagai sumber yakni 28 dari APBD serta 7 ekor lainnya sumbangan dari pegawai di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Alhamdulillah tahun ini kita kembali mendistribusikan sapi untuk disembelih di berbagai masjid. Hal ini untuk memberi kesempatan kepada masyarakat menikmati daging kurban di Hari Raya Idul Adha,” terang Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Senin, (20/8/2018).

Gubernur menyebut permintaan hewan kurban kepada pemerintah cukup tinggi. Permintaan tersebut tidak semuanya bisa dipenuhi mengingat keterbatasan anggaran. Meski begitu, Rusli berharap masjid-masjid se-Gorontalo bisa melakukan penyembelihan hewan kurban pada hari raya nanti.
Pegawai pemprov kami bebaskan untuk berkurban, mau di masjid di kompleks masing-masing juga silahkan. Terpenting bahwa setiap muslim yang mampu harus berkurban sesuai dengan kemampuan masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan Shalat Idul Adha nanti, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama keluarga direncanakan akan shalat di Masjid Al-Mutakaddir di Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Sementara Wakil Gubernur Idris Rahim bersama keluarga akan shalat di Masjid Almuhlisin, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur.(Hmsprov-Isam).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke 57 Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) yang jatuh tanggal 14 Agustus, Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Gorontalo menggelar aksi galang dana untuk korban bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) tersebut mengusung tema “Song For Humanity Untuk Lombok”. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda Idah Syahidah bertempat di halaman Kwarda Gorontalo, Selasa, (14/8/2018).
Beberapa hari sebelumnya, Idah sudah terlibat dengan aksi galang dana bersama para seniman jalanan itu. Ia ingin agar kreativitas seni dipadukan dengan aksi anggota pramuka untuk menggalang dana bagi korban gempa di Lombok.

“Pramuka dan KPJ itu sama sama memiliki rasa kepedulian tapi caranya yang berbeda. Nah hari ini kita satukan. Dalam posko pramuka peduli, kita hadirkan pagelaran seni yang tampil menyanyi adalah anak anak KPJ. Ini kesempatan kita galang dana untuk Lombok, yang hadir wajib menyisihkan rupiahnya,” jelas Idah.
Aksi sosial ini menurut Idah lebih menjadi atensinya dibandingkan dengan tugas ke luar daerah yang harus ia jalanani di hari yang sama. Pada peringatan HUT ke-57 Pramuka, istri Gubernur Gorontalo itu harusnya menerima penghargaan Karya Bhakti Pramuka dari Kwarnas atas dedikasinya pada pramuka Gorontalo.
Kegiatan ini itu sudah kita kemas sedemikian rupa, untukn agenda luar daerah saya batalkan. Saya ingin berbaur dengan anak anak pramuka sekaligus bisa menggandeng teman – teman KPJ. Menurut saya mereka semua memiliki semangat yang tinggi dalam hal membantu sesama,” tutur idah yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo.Dalam kesempatan itu, Idah bersama jajaran Kwarda Provinsi Gorontalo mengresmikan tugu pramuka yang ada di depan kantor Kwarda Gorontalo. Tugu yang berbentuk buah kelapa dan tunasnya itu menjadi ciri khas gerakan pramuka.
Idah juga turut ikut mencicipi kopi yang dibuat oleh Komunitas warung kopi yang tergabung dalam KPJ. Semua hasil penjualan kopi turut didonasikan untuk korban bencana Lombok.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, mendukung aksi Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) untuk menggalang dana bagi korban bencana Lombok. Hal ini terlihat saat Idah, turun langsung ke jalanan bersama kelompok penyanyi jalanan, saat melakukan aksi “Song For Humanity Untuk Lombok” yang berlangsung di depan Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu, (12/8/2018).
Idah sudah beberapa kali terlihat berkumpul bersama kelompok penyanyi jalanan ini. Kekaguman Ketua TP PKK itu tidak saja pada kreativitas anak-anak tersebut, tapi juga kesungguhan hati mereka untuk membantu sesama.

” Beberapa hari ini saya bergaul dengan Kelompok Penyanyi Jalanan ini, saya pernah kerumah singgah mereka. Saya kagum terhadap aksi-aksi sosial yang mereka lakukan, bahkan ketika saya tanya lalu berapa persen uang yang terkumpul mau dikirimkan ke Lombok ? Kata mereka, semuanya bu sesuai niatan kita,” kata Idah bercerita.Sebelumnya Ka Kwarda Provinsi Gorontalo itu juga memerintahkan jajarannya di Pramuka Gorontalo untuk membentuk posko posko peduli korban Lombok. Dalam kesempatan itu Idah bahkan mencontohkan, pramuka jangan kalah dengan aksi aksi kelompok penyanyi jalanan dalam hal kepedulian
Saya katakan kepada teman teman Pramuka jangan kalah sama penyanyi jalanan. Makannya saya perintahkan untuk membentuk posko peduli bencana. Bentuk kepedulian kita sama, tapi caranya berbeda. Penyanyi jalanan aksi mereka tentu di jalanan, sementara di pramuka caranya lebih tertata karena ada aturannya,” tutur Istri Gubernur

Tiga hari penggalangan dana dilakukan, KPJ sukses mengumpulkan donasi sebesar Rp.4.492.000,-. Dana tersebut diperoleh dari kegiatan menyanyi, baca puisi hingga konsep “secangkir kopi untuk Lombok”. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama seminggu kedepan dengan berbagai konsep dan lokasi yang berbeda-beda.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Bencana gempa bumi yang melanda Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat menuai duka dan keprihatinan dari semua pihak. Tidak terkecuali dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Pihaknya menyampaikan perasaan duka kepada segenap para korban.
“Saya atasnama pemerintah dan rakyat Gorontalo mengucapkan bela sungkawa dan turut prihatin atas kejadian gempa bumi di Lombok, NTB. Duka mereka duka seluruh Indonesia,” kata Rusli kepada awak media, Rabu (8/8/2018).

Untuk membantu meringankan beban para korban, Pemprov Gorontalo menyediakan rekening khusus untuk donosi uang kepada para korban. Pegawai Negeri Sipil (PN) atau Warga yang ingin menyumbang dipersilahkan untuk mentransfer ke rekening BRI dengan nomor 0027-01015190-53-1 atasnama NKRI Peduli Lombok Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

“Saya menghimbau kepada PNS dan masyarakat Gorontalo untuk berdonasi untuk meringankan para korban. Saya sudah perintahkan Kadis Sosial untuk membuka rekening khusus untuk itu,” imbuh Rusli.Selain bantuan berupa uang, warga juga diminta untuk mendonasikan dalam bentuk barang berupa pakaian layak pakai. Sumbangan yang telah terkumpul di Dinas Sosial selanjutnya akan dikirim ke Lombok.

Selain donasi uang, Pemprov Gorontalo juga sudah mengirimkan tujuh orang relawan yang berasal dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) madya ke Lombok, Selasa (7/8/2018). Tujuh orang tersebut merupakan orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan di bidang dapur umum, evakuasi dan psikososial.

“Mereka tim khusus yang bisa melayani 1000 orang di lokasi pengungsian. Mereka Tagana yang sudah berpengalaman di berbagai lokasi bencana,” kata Kadis Sosial Provinsi Gorontalo Risjon Sunge.(Hmsprov-Isam).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Menteri Kesehatan RI (Menkes) Nila F. Moeloek siap membantu pengembangan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie (RS Ainun) Provinsi Gorontalo yang saat ini dalam tahap penjajakan dengan investor. RS Provinsi tipe D itu rencananya akan dikembangkan melalui skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) agar bisa menjadi rumah sakit rujukan tipe B di Gorontalo.

“Tadi kan fisiknya akan bekerjasama dengan KPBU dan mudah-mudahan berhasil. Setelah fisiknya jadi, maka pusat bisa memberikan bantuan. Di kita itu ada DAK (Dana Alokasi Khusus, untuk transfer ke daerah) namanya. Jadi sudah ada fisiknya maka pusat bisa bantu,” terang Menkes saat menggelar Temu Media Ekspose Pembangunan Kesehatan Provinsi Gorontalo bertempat di Hotel Dumhil, Kota Gorontalo, Senin (16/7/2018).

Lebih lanjut Menkes menjelaskan, ada beberapa yang bisa menjadi fokus Kemenkes untuk membantu pengembangan RS Ainun. Di antaranya dengan memfasilitasi peralatan medis dan pengembangan Sumber Daya Manusia tenaga medis dan non medis.

“Kita di pusat ada namanya tugas belajar. Jadi kalau di daerah ingin mengirim untuk mendapatkan beasiswa untuk S2 juga ada. Jika kekurangan dokter, kita di pusat juga bisa membantu dengan terobosan-terobosan yang kami buat,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjelaskan pengembangan RS Ainun mendesak untuk dilakukan. Selain sebagai cikal bakal RS Pendidikan untuk Fakultas Kesehatan di Gorontalo, RS Ainun diharapkan menjadi rumah sakit rujukan di Gorontalo dan daerah sekitarnya.

“Masyarakat kita kalau ingin mendapatkan rujukan harus ke Manado, ke Makassar atau Jakarta. Itu bagi yang punya uang? Kalau nggak sanggup akhirnya kematian itu ditunggu di rumah. Itu yang memotivasi kami mendirikan rumah sakit,” jelas Rusli.

Pembangunan RS Ainun yang terletak di eks Mall Limboto, Kabupaten Gorontalo saat ini masih berada di eks bangunan seadanya. Fasilitas dokter dan perawat masih serba terbatas sehingga rumah sakit yang dirintis tahun 2014 itu masih berstatus tipe D.

Pemprov berupaya mengakselerasi pengembangannya melalui dana pihak swasta melalui skema KPBU. Rencananya proposal bisnis akan dilelang kepada investor pada 18 Juli 2018 dengan nilai investasi sebesar 842 Milyar Rupiah.(Hmsprov-Isam).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Ramadhan yang penuh berkah ini Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Sayhidah Rusli Habibie memberikan santunan sebesar 50 juta rupiah pada acara Buka Bersama anak-anak Panti Asuhan Al-Ikhlas di Mesjid At Taqwa Desa Tunas Jaya Kecamatan Bone Pantai Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (2/6/2018).

Keinginan untuk bertemu dengan para pengasuh dan anak panti asuhan Al-Ikhlas Desa Tunas Jaya sudah direncankan beberapa tahun lalu namun dengan berbagai kesibukannya baru kali ini Idah yang juga Ketua LKKS Provinsi Gorontalo bisa menyempatkan berkunjung dan menyapa mereka.

“ Saya sudah beberapa tahun lalu berkeinginan datang kesini, saya ingin sekali mempererat tali silaturahmi dengan anak-anak panti dan Alhamdulillah hari ini dapat terwujud,” jelas Idah.

Kedatangannya kata Idah, selain mempererat silaturahmi juga untuk melihat secara langsung permasalahan social khususnya bagi mereka yang kurang beruntung yakni anak-anak panti asuhan.

“ Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama utamanya anak-anak panti asuhan, semoga menjadi berkah serta bermanfaat dan lebih meningkatkan lagi tali silaturahmi yang ada,”tutur istri Gubernur Gorontalo.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Koordinator Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Gorontalo ini berlangsung dengan sederhana dan penuh dengan kekeluargaan. Acara diisi pula tausiah ramadhan oleh Ustad Bakari.

Selain pemberian santunan kepada 6 pengurus dan 25 anak panti asuhan Al-Ikhlas ada juga penyerahan sembako bagi masyarakat sekitar serta penyerahan bantuan sebesar lima juta untuk pengurus Takmirul Mesjid At Takwa dan diakhiri dengan buka bersama.(Hmsprov-Burhan).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo mencairkan bantuan bagi para pedagang korban kebakaran Shopping Center di Kecamatan Limboto, bulan Maret lalu. Pencairan bantuan senilai 2 Milyar Rupiah itu diserahkan secara simbolis oleh Gubenur Gorontalo Rusli Habibie kepada Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo di gedung Kasmat Lahay, Kantor Bupati Gorontalo, Senin (28/05/2018).

“Jadi ketika itu, saya disampaikan pak Bupati ada ada kerugian masyarakat sekitar tiga milyar. Hari ini saya bantu dua milyar untuk para korban. Sisanya ditanggulangi oleh pemerintah kabupaten,” kata Rusli.

Rusli menjelaskan, bantuan ini bukanlah ganti rugi barang milik para pedagang. Bukan juga seperti asuransi yang menanggung seluruh total kerugian pedangang. Bantuan hanya untuk meringankan beban para pedagang.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo atas nama pedagang menyampaikan terima kasih atas kepedulian Gubernur Rusli. Ia menilai, Rusli sejak awal kebakaran hingga kini terus menaruh perhatian bagi para korban.

“Sejak kebakaran beliau sangat tanggap melihat langsung di lapangan. Untuk jangka pendek, pak gubernur membantu dana 2 Milyar. Tahun depan melalui APBD pembangunan shopping center senilai 25 Milyar Rupiah,” puji Nelson.

Para pedagang tidak bisa menutupi rasa syukurnya. Mereka berterima kasih karena pemprov sudah mencairkan santunan bagi para korban. Sesuatu hal yang sangat mereka nantikan, terlebih di suasana bulan Ramadan seperti saat ini.(Hmsprov-Isam).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 11
© 2018, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo