>

GORONTALO – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang sangat terkesan dengan sinergitas dan kekompakan Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kekaguman itu diungkapkan dan terlihat pada jamuan makan malam yang digelar di RM Angelato, Kota Gorontalo, Selasa (25/6/2019). Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengundang Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Kapolda Gorontalo Birgjenpol Rachmad Fudail, Kepala BIN Daeng Rosada untuk makan malam.

Di tempat yang sama hadir Direktur Bela Negara Brigjen TNI Tandyo Budi Revita hadir di Gorontalo. Nampak juga Danrem 133/NW Kolonel Czi Arnold Ritiauw dan Dandim, Letkol Inf. Alan Surya Lesmana serta Danlanal Gorontalo Letkol (L) Tonny Sundah.

“Sinergitasnya di sini bagus. Buktinya Pemilu berjalan aman, itu kan salah satu bentuk sinergitas,” kata Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Secara khusus Mayjen TNI Tiopan Aritonang mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten/kota yang telah membantu terwujudnya 2 satuan baru TNI AD yakni Kodim di Pohuwato dan Gorontalo Utara.

“Gubernur sangat proaktif, dulu Kodim hanya satu, sekarang sudah tiga. Pak Rusli Habibie mau minta lagi Kodim Bone Bolango, Boalemo dan Kabupaten Gorontalo. Harapan saya mungkin 6 kabupaten/kota di sini 100 persen punya Kodim,” ujar Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Di tempat yang sama, Gubernur Rusli menyebut sinergitas ini sangat penting untuk daerah. Ia menilai hubungan harmonis tidak saja berdampak pada keamanan dan ketertiban daerah, tapi juga menimbulkan ketentraman di masyarakat.

“Kalau kita kompak dan bersinergi, insyaallah rakyat juga menilai baik dan merasa senang. Oh gubernur dengan Pangdam bagus, dengan Kapolda bagus. Tapi kalau kita di atas nggak kompak, yang di bawah juga akan goyang,” kata Rusli Habibie.

Sejak menjabat sebagai Gubernur Gorontalo tahun 2012 lalu, Gubernur Rusli Habibie dikenal sangat proaktif membangun sinergitas tidak saja dengan TNI dan Polri, tetapi juga kejaksaan, pengadilan tinggi, BIN, serta instansi vertikal di daerah.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki menanggapi dingin kritik yang disampaikan oleh para aktivis LSM dan politisi di sejumlah media.

Mereka mempersoalkan rencana Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah dr Hasri Ainun Habibie (RS Ainun) yang dinilai menyalahi aturan. Selain itu mekanisme pembiayaan selama 20 tahun dinilai akan membebani APBD.

“Kalau memang ada yang tidak yakin atau meragukan mekanisme ini saya sarankan sebaiknya crosscheck langsung ke kementerian terkait yang ada di kantor sekretariat bersama. Soal pedoman teknis KPBU ada di Bappenas, pembayaran AP itu ada di Kementrian Dalam Negeri, perusahaan mana yang yang akan menjadi badan usaha pelaksana mekanisme pengadaannya itu di LKPP,” kata Budiyanto Sidiki, Selasa (25/6/2019).

Pihaknya merasa tidak perlu membalas setiap kritikan atau penolakan yang disampaikan melalui media.

Menurutnya setiap orang bisa punya persepsi yang berbeda tentang KPBU RS Ainun. Budiyanto Sidiki  hanya memastikan bahwa mekanisme yang selama ini ditempuh oleh pemerintah Provinsi Gorontalo sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan semua Kementerian dan Lembaga terkait dengn KPBU RS Ainun.

Aturan yang dimaksud tersebut yakni kebijakan Presiden Joko Widodo dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 38 tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.

Aturan itu diatur secara lebih teknis dalam Permen PPN/Bappenas nomor 4 tahun 2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastuktur.

Ada juga Peraturan Kepala LKPP nomor 19 tahun 2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengadaan Badan Usaha Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Dalam Penyediaan Infrastruktur, PMK Nomor 190/PMK.08/2015 tentang Pembayaran Ketersediaan Layanan Dalam Rangka Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.

Permendagri nomor 96 tahun 2016 tentang Tata Cara Pembayaran Ketersediaan Layanan (Availability Payment) Dalam Rangka Kerjasama Pemerintah Daerah Dengan Badan Usaha Untuk Penyediaan Infrastruktur di Daerah.

“Pada prinsipnya pemerintah menghargai setiap pendapat yang ada. Itu sah-sah saja, tapi jika berbicara soal aturan dan bagaimana KPBU ini berproses sebaiknya langsung mengecek ke kementrian terkait. Prosesnya terbuka dan semua bisa mengetahui,” ujar Budiyanto Sidiki.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggelar pelatihan dasar sumber daya manusia kepariwisataan bagi guru se-Provinsi Gorontalo.

Narasumber pelatihan ini adalah Nurlaila, Kepala Bidang Hubungan Antarlembaga I Unit Kerja Asisten Deputi Pengemmabgan SDM Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Suwarno Basiru.

Pelatihan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah, Darda Daraba ini diikuti oleh guru SMA dan SMK Jurusan pariwisata, dinas pendidikandan dinas pariwisata kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dasar SDM kepariwisataan bagi para guru, yang selanjutnya diharapkan menjadi kader sekaligus agen perubahan dalam pengembangan pariwisata di daerah,” kata Darda Daraba, Selasa 925/6/2019).

Darda Daraba juga berharap peserta mampu meningkatkan pengetahuan dan kualitas kepariwisataan, terutama mereka yang tinggal berdekatan dengan destinasi pariwisata.

Sekretaris Daerah ini juga mengingatkan SDM pariwisata harus meningkatkan jumlah maupun kualitas sesuai standar Masyarakat Ekonomi ASEAN.

“Kalau SDM berkualitas maka ia memiliki keunggulan komparatif jika dibandingkan tenaga kerja dari Negara lain,” kata Darda Daraba.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Nancy Lahay mengharapkan pariwisata dapat menjadi sector penting dalam mendorong peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha dan infrastruktur sehingga perlu secara serius menggarapnya untuk kepentingan daerah dan nasional.

 

Pewarta : Intan – Dinas Pariwisata

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

TILAMUTA – Internet harus menjadi sarana promosi pariwisata daerah dengan mengedepankan peran kaum muda sebagai ujung tombak pemasaran pariwisata.

Ini merupakan salah satu dari beberapa rekomendasi pada diskusi terpumpun dengan tema internet cerdas, kreatif dan produktif di Tilamuta yang dilaksanakan Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Gorontalo, Selasa (25/6/2019).

“Kaum muda yang melek internet jumlahnya mendominasi dari semua pengguna internet di Gorontalo. Mereka adalah penjelajah pelosok Gorontalo melalui beragam kegiatan di sekolah maupun komunitas yang diikuti,” kata Yulindawaty Rauf, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik.

Obyek dan potensi wisata harus dikedepankan untuk menggerakkan ekonomi warga yang dapat meningkatkan ekonomi desa dan mengurangi pengangguran.

Diskusi terpumpun ini juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi, antara lain terbentuknya komunitas anti-hoax, mengembangkan diskusi terpumpun di tingkat desa sebagai kegiatan dasa wisma, kolaborasi orang tua dan pemerintah desa untuk mengontrol anak dalam menggunakan internet dan membentuk Forum OSIS memberantas hoax.

Diskusi yang berlangsung di Hotel Citra Ayu Tilamuta Kabupaten Boalemo diikuti 70 peserta dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat ini juga menghadirkan sejumlah ahli di bidangnya. Syahril Mointi Kepala Dinas Kominfo Boalemo dan Reza Mediansyah, komisioner Komisi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID).

“Kami berharap masyarakat Boalemo lebih cakap dalan menggunakan internet, terutama untuk mempromosikan pariwisata, mampu menangkal hoax atau berita bohong, mampu memilih dan memilah informasi positif serta mengedukasi orang terdekat,” kata Yulindawaty Rauf.

  

Pewarta : Wisnawaty Saleh – Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

GORONTALO – Sebanyak 12 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Selasa (25/6/2019).

Dua dari pejabat yang dilantik berdasarkan mekanisme lelang jabatan, sementara 10 sisanya digeser dari jabatan lama.

Dua nama yang diakomodir berdasarkan lelang jabatan yakni Sila Botutihe yang sebelumnya menjabat Plt Kadis Pangan dilantik menjadi Kadis Pangan Definitif, serta Zukri Surotinojo dari Karo Umum kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Huzairim Roham yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur digeser jadi Kepala Badan Keuangan. Posisinya diganti oleh Iswanta yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum. Asisten Administrasi Umum yang baru dijabat oleh Sukril Gobel yang sebelumnya dipercaya sebagai Kaban Keuangan.

Sutrisno yang sudah 8 tahun duduk sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan sekarang dipercaya sebagao Staf Ahli Gubernur. Ia diganti oleh Husen Hasni yang sebelumnya menjabat Kadis PNM, ESDM, Nakertrans. Posisi Husen Hasni digantikan oleh Bambang Trihandoko yang sebelumnya menjabat Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Faizal Lamakaraka yang sebelumnya menjabat sebagai Kakan Satpol PP menduduki jabatan baru sebagai Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Nancy Lahay digeser ke Staf Ahli dan posisinya sebagai Kadis Pariwisata digantikan oleh Rifli Katili yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo. Asri Banteng yang sebelumnya duduk sebagai Staf Ahli diberi amanah sebagai Kadis Kominfo.

Gubernur Rusli dalam arahannya menyebut pelantikan pejabat seperti ini adalah hal yang biasa dalam birokrasi. Setiap orang harus siap dilantik dan diberhentikan dari jabatannya sesuai kebutuhan dan dinamika organisasi.

 “Jabatan ini adalah amanah. Tidak usah dikejar-kejar, tidak harus dicari-cari tetapi murni merupakan kebijakan dari pimpinan untuk memberikan tugas dan tanggungjawab kepada kita. Hari ini kalian dilantik hari ini juga kalian melaksanakan tugas. Bersedia juga mungkin besok atau lusa ada mutasi lagi karena ini ada dinamika yang selalu berubah ubah sesuai dengan kebutuhan, jabatan dan keahlian yang kalian miliki,” tegasnya.

Rusli menegaskan kepada para pejabatnya untuk senantiasa berinovasi dan membangun kebersamaan dengan pejabat dan staf lain. Ia berharap setiap OPD kompak, jauh dari saling fitnah dan menjelek-jelekkan antar sesama.

“Tidak ada yang sempurna. Saya hanya mencari yang ideal, menghampiri sempurna. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Jadi laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tanggungjawab kita besar, dan hindari perbuatan tercela,” pintanya.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO –  Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo mendorong dunia usaha dan lembaga yang terkait untuk melakukan pemagangan angkatan kerja secara mandiri.

Hal ini disampaikan oleh Sekreatris Dinas, Rugaya Biki saat menutup program pemagangan berbasis pengguna, Selasa (25/6/2019).

Pada program pemagangan angkatan kerja tahun ini diikuti 350 orang peserta magang yang ditempatkan pada 24 perusahaan. Ratusan peserta ini dibiayai dana yang bersumber dar9i APBD dan APBN.

“Dalam program pemagangan ini, sebanyak 150 peserta magang di 14 perusahaan yang dibiayai dana APBD. Sementara dana APBN membiayai 200 peserta magang di 14 perusahaan,” ujar Siskarosita Mootalu, Kepala Seksi Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo saat melaporkan kegiatan pemagangan.

Menurur Rugaya Biki, saat ini peserta program pemagangan sudah mengacu untuk jabatan-jabatan pada perusahaan. Ke depan ia berharap pengusaha di Gorontalo dapat melakukan pemagangan secara mandiri. Sehingga upaya peningkatan kompetensi dapat tercapai lebih cepat.

“Kita mendorong Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk melakukan pemagangan mandiri,” ujar Rugaya Biki.

Program pemagangan ini menjadi sangat penting, karena kegiatan ini tidak hanya menjadi media transfer pengetahuan dan keterampilan saja. Tapi lebih dari itu kegiatan ini juga mampu menjadi media Transfer Of Attitude.

Meski demikian program peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM) ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan semua pihak. Untuk mensukseskan program ini dibutuhkan peran dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dinas tenaga kerja, dunia usaha dan angkatan kerja yang aktif.

Rugaya Biki menjelaskan, angkatan kerja harus rajin mencari informasi kepada dinas tenaga kerja setempat. Pemerintah juga harus memanfaatkan media untuk memaksimalkan publikasi agenda pembangunan ketenagakerjaan dan bersinergi dengan organisasi masyarakat.

 

Pewarta : Cheni Mahmud – Dinas Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo terus menggenjot percepatan peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja melalui Pendidikan dan Pelatihan vokasi seperti program Pemagangan.

Upaya ini dilakukan untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan seperti pengangguran dan ketidakberpihakan kualitas angkatan kerja yang di dominasi oleh lulusan SMP ke bawah.

“Peningkatan kompetensi dan sertifikasi tersebut dilakukan dengan cara fokus dan masif melalui kerjasama pemerintah dengan dunia usaha melalui program pemagangan,” kata Kepala Seksi Tenaga Kerja, Siskarosita Mootalu, pada penutupan program pemagangan berbasis pengguna, Selasa (25/6/2019).

Dalam program pemagangan ini, sebanyak 150 peserta magang di 14 perusahaan yang dibiayai dana APBD. Sementara dana APBN membiayai 200 peserta magang di 14 perusahaan,  sehingga total perusahaan yang terlibat dalam program pemagangan adalah 28 perusahaan dengan 350 orang peserta magang.

Pada penutupan pemagangan ini, Kepala Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo melalui Sekretaris Dinas, Rugaya Biki, mengatakan peserta pemagangan telah mendapatkan pengalaman pada dunia kerja yang sesungguhnya. Hal ini membentuk mental, perilaku kerja dan kompetensi yang sesuai dengan pasar kerja.

Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja, Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi terus menggenjot melalui sejumlah program unggulan terutama pemagangan. Program ini dipilih karena angkatan kerja Gorontalo didominasi lulusan SMP ke bawah.

 

Pewarta : Cheni Mahmud – Dinas Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KWANDANG – Komandan Korem 133/Nani Wartabone Kolonel Arnold Ritiauw mengungkapkan rasa terima kasihnya atas hadirnya Korem dan 2 Kodim baru di Provinsi Gorontalo yang merupakan inisiasi Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

“Saya atas nama Komandan Korem dan warga Korem mengucapkan terima kasih karena Gubernur sangat perhatian kepada TNI khususnya Angkatan Darat. Dari beliaulah sudah lahir beberapa satuan baru. Pertama Korem, yang kedua, 2 Kodim ini. Semua ini atas inisiasi beliau,” kata Kol Arnold Ritiauw saat peresmian Markas Kodim 1314/Gorontalo Utara di Desa Botungobungo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (25/6/2019).

Arnold menilai dukungan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie sangat berarti hingga berhasil terwujud Korem dan 2 Kodim yang akan segera diikuti pembangunan beberapa koramil.

“Saya melihat Pak Rusli Habibie ingin sekali memajukan Gorontalo, terutama kaum mudanya,” ujar Arnold Ritiauw.

Danrem 133/Nani Wartabone ini juga berharap ada putra-putri Gorontalo yang bisa menjadi Komandan Kodim atau Komandan Korem nantinya.

Hadirnya Kodim 1314/ Gorontalo Utara ini kata Arnold Ritiauw bisa berguna untuk meningkatkan efisiensi rentang kendali, sehingga kesiapsiagaan satuan jajaran TNI Angkatan Darat yang ada di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Gorontalo, semakin cepat dan optimal dan dapat lebih cepat merespon setiap kontijensi yang mungkin terjadi.

Kodim 1314/ Gorontalo Utara yang berada di Desa Botungobungo Kecamatan Kwandang ini melengkapi 2 Kodim sebelumnya yaitu Kodim 1304/Kota Gorontalo dan Kodim 1313/Pohuwato.

Kodim 1314/ Gorontalo Utara membawahi 8 koramil yaitu Koramil Telaga, Koramil Limboto, Koramil Batudaa, Koramil Tibawa, Koramil Boliyohuto, Koramil Kwandang, Koramil Atinggola, dan Koramil Sumalata.

 

Pewarta : Asriani- Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

TILAMUTA – Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar diskusi terpumpun internet cerdas, kreatif dan produktif.

Diskusi yang berlangsung di Hotel Citra Tilamuta Kabupaten Boalemo ini menghadirkan sejumlah ahli di bidangnya, Selasa (25/6/2019).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Provinsi Gorontalo yang disampaikan oleh Yulindawaty Rauf, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, penggunaan internet oleh masyarakat, terutama kaum muda sangat tinggi. Mereka melakukan komunikasi internet melalui surat elektronik (e-mail), jejaring sosial (social networking) yang dianggap lebih efektif dan efisien.

Mereka berkomunikasi di dunia maya sama seperti mereka berkomunikasi di dunia nyata, termasuk informasi yang didapatkan semakin terbuka baik konten positif maupun negatif.

Pengaruh negatif seperti pemuatan gambar porno, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik dan berita bohong.

“Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat (cyber ethics), untuk menghindari kebiasaan jelek di dunia nyata akan terbawa di dunia maya dan menimbulkan kembali efek negatif di dunia nyata,” kata Yulindawaty Rauf.

Sementara itu nara sumber lainnya Syahril Mointi Kepala Dinas Kominfo Boalemo menjelaskan lebih rinci bagaimana bersikap bijak dalam berinternet. Pembicara lainnya adalah Reza Mediansyah, komisioner Komisi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) yang menyajikan teknik berinternet cerdas, kreatif dan produktif.

“Kami berharap masyarakat Boalemo lebih cakap dalan menggunakan internet, mampu menangkal hoax atau berita bohong, mampu memilih dan memilah informasi positif serta mengedukasi orang terdekat,” kata Yulindawaty Rauf.

Sebelum diskusi, Tizar Abdullah Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Seksi Pengelolaan Saluran Komunikasi Publik melaporkan peserta diskusi terpumpun ini diikuti 70 orang yang berasal dari unsur mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum. Mereka juga terlibat tanya jawab dengan pemateri.

 

 

Pewarta : Wisnawaty Saleh – Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

KWANDANG  – Markas Kodim 1314/Gorontalo Utara diresmikan dengan ditandai pembukaan selubung papan nama dan juga pengguntingan pita oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie yang disaksikan Danrem 133/Nani Wartabone Arnold Ritiauw, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin dan sejumlah pejabat, di Desa Botungobungo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo, Selasa (25/6/2019).

Dengan diresmikannya Kodim 1314/Gorontalo Utara, Gubernur Rusli Habibie mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas keberhasilan pembangunan sarana dan fasilitas hingga beroperasinya secara resmi institusi militer ini.

Menurutn Rusli Habibie, adanya Kodim yang baru ini menggambarkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan TNI Angkatan Darat untuk membangun markas Kodim dan juga mengembangkan markas Koramil di tiap kecamatan.
”Pada prinsipnya kami sangat mendukung demi masyarakat,” jelas Rusli.

Rusli mengutarakan, dengan lahirnya Korem 133/Nani Wartabone langsung melahirkan 2 Kodim.

“Sekarang tinggal bagaimana pemuda Gorontalo ingin masuk tentara. Saya berharap mereka bisa menempati posisi-posisi strategis,” kata Rusli Habibie.

Pada peresmian ini juga dilakukan penandatanganan berita acara pemisahan personil, materiil, dan aset dari Dandim 1304 Gorontalo kepada Plh Kasdim 1314/Gorontalo Utara dan juga dilakukan penyerahan mobil dinas Kasdim dari Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin ke Danrem 133/Nani Wartabone Kol Arnold Ritiauw.

Markas Kodim 1314/ Gorontalo Utara dibangun sejak akhir 2017 dengan luas kurang kawasan lebih dari 3 hektar. Markas ini dilengkapi dengan gedung utama dua lantai, rumah dinas dan juga akan dibangun beberapa fasilitas pendukung.

Kodim 1314/Gorontalo Utara berada di Desa Botungobungo Kecamatan Kwandang ini melengkapi 2 Kodim sebelumnya yaitu Kodim 1304/Kota Gorontalo dan Kodim 1313/Pohuwato.

Kodim 1314/Gorontalo Utara membawahi 8 koramil yaitu Koramil Telaga, Koramil Limboto, Koramil Batudaa, Koramil Tibawa, Koramil Boliyohuto, Koramil Kwandang, Koramil Atinggola, dan Koramil Sumalata.

Pewarta : Asriani - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara
Halaman 1 dari 28
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo