>
GORONTALO - Tiga amalan yang akan mengantarkan manusia pada kesuksesan adalah memiliki perasaan saling tenggang rasa, menghargai orang lain, dan berlaku amanah (jujur).
Hal ini disampaikan oleh Ustad Syaifudin Mateka, penceramah agama yang disajikan di ruang Diorama Moppoopiyohe lipuntho pada Jum'at (17/1/2020).
Kegiatan keagamaan ini merupakan dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat tali silaturrahim dan mengawali kerja pimpinan baru bersama para pejabat dan seluruh pegawai dinas.
Siraman rohani ini disuguhkan dalam bentuk ceramah agama  yang menarik.
"Kalau seseorang bisa mengamalkan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah maka insyaallah apa yang dicita-citakan akan didapatkan," kata Syaifudin Mateka.
Sementara Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Sul A Moito menyampaikan bahwa capaian kinerja dari dinas ini sangat memuaskan
"Saya berharap apa yang telah ditorehkan oleh bapak ibu pejabat dan seluruh ASN akan kita lanjutkan dan tingkatkan dengan bersama-sama berpegang teguh pada ajaran Rasulullah," ujar Sul Moito.
 
 
Pewarta: Suleman Diarpus - Diarpus
Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 198 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Suwawa Kabupaten Bone Bolango mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Ratusan siswa ini dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Yosef Koton, Kamis (16/1/2020).

Kedatangan ke sekolah ini merupakan kunjungan ke satuan pendidikan perdana Yosef Koton setelah dilantik menjadi Kepala Dinas Dikbudpora.

Dalam sambutannya, Yosef Koton menegaskan proses pendidikan ditentukan oleh Sumnber Daya Manusia (SDM) yang  unggul melalui pemantapan dalam praktek kerja di dunia usaha atau dunia industri.

“Melalui program link and match antara dunia pendidikan dan industri yang saat ini menjadi tuntutan era revolusi 4.0,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton menjelaskan perlu digalakkan merdeka belajar di mana guru dituntut sesuai kompetensi yang dimilikinya melakukan terobosan inovasi baru dalam mentransfer ilmunya ke peserta didik sesuai dengan bakat minat siswa sehingga siswa menguasai dan trampil dalam menjalankan profesi yang dipilihnya

Ia berharap siswa dapat menjadi calon wirausaha muda yang dapat menciptakan lapangan kerja baru sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO – Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo tengah menyiapkan Innovation Government Award (IGA) tahun 2020.

Persiapan dimatangkan dalam sebuah pertemuan yang digelar Kamis (16/1/2020) di Ruang Saronde lantai 1 gedung Bapppeda.

"Kegiatan ini pertama kali kami lakukan di Provinsi Gorontalo yang bertujuan memberi semangat inovasi ke semua komponen khususnya pemerintah daerah yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik,” kata Titi Iriani Darau, Kepala Bidang penelitian dan Pengembangan.

Bapppeda melihat ada banyak inovasi yàng sudah dilakukan namun banyak yang belum terekspos ke masyarakat. Bapppeda menginisiasi kegiatan ini untuk mengapresiasi kerja inovatif yang telah dilakukan berbagai pihak dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan ini dihadiri Tim Komite Inovasi yang terdiri dari unsur Bapppeda dan beberapa dari perguruan tinggi. Tim ini akan mengawal prosesi kegiatan hingga tahap akhir.

"Jika daerah ingin tetap eksis dalam pembangunan maka jawabannya adalah Inovasi. Inovasi menjadi sebuah keharusan dalam era teknologi sekarang. Terobosan atau pembaruan dibutuhkan oleh daerah dalam mengakselerasikan pembangunan. Pemerintah daerah kabupaten, kota danprovinsi berkompetisi menjadi daerah terinovasi di Bumi Hulontalo," papar Mahyudin Humalanggi, Kepala Sub-Bidang Penelitian dan Pengembangan Sosial Budaya selaku PPTK kegiatan ini.

Sesuai agenda kegiatan ini akan berlangsung mulai dari Februari hingga Bulan Mei 2020.

 

Pewarta : PPID Bapppeda

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Temu Konsultasi Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan tahun 2020, Kamis, (16/1/2020) di Ballroom Karawo, Kantor Bapppeda.

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim yang membuka temu konsultasi ini mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kesepahaman agenda prioritas antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk melaksanakan pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun dan tentunya kita semua mengetahui persis bahwa, kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang strategis untuk menyatukan presepsi kita, pandangan kita khususnya kearah tahun 2021 yang akan datang. Disini kita berbicara tentang perencanaan, pengendalian dan juga evaluasi, maka data yang akurat menjadi satu keharusan untuk menyusun rencana guna mengatasi berbagai kebutuhan di daerah,” kata Idris Rahim.

Idris Rahim menambahkan tahun 2021, merupakan tahun keempat masa kepemimpinannya bersama Gubernur Rusli Habibie, RPJMD yang disusun dalam waktu 5 tahun telah memasuki tahun keempat. Idris Rahim mengungkapkan salah atu harapannya agar tetap mengedepankan kinerja dan inovasi serta memastikan tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan daerah, menuju terwujudnya visi Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Yang paling penting adalah anggaran harus berorientasi dan bermanfaat untuk rakyat, serta berorientasi pada pencapaian program prioritas daerah, dengan mengandung prinsip efesiensi dan efektivitas. Jangan lupa juga untuk Bapppeda dan Badan Keuangan harus tetap fokus pada rencana prioritas pembangunan untuk tahun 2021,” tambah Idris Rahim.

Sementara itu Kepala Bapppeda, Budiyanto Sidiki menyampaikan pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah  di Provinsi Gorontalo, sebagaimana diterapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2007 tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi.

Budiyanto Sidiki menambahkan ada beberapa point penting dilaksanakannya dari pertemuan ini, yang pertama melaporkan hasil analisa program kegiatan dan anggaran  sekaligus evaluasi kinerja pembangunan tahun 2019.

Yang kedua, tentang informasi dan solusi terkait pencapaian kinerja pembangunan tahun 2019. Yang ketiga, menyamakan presepsi terkait tahapan pelaksanaan pembangunan 2020 dan point keempat adalah singkronisasi tahapan pelaksanaan pembangunan antara Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Sedangkan tujuan dari pertemuan ini adalah agar terciptanya kesepakatan aktivitas daerah untuk  tahun 2021, serta dukungan dan kerjasama semua OPD dilingkup Pemprov Gorontalo.  Melalui  kegiatan ini pula akan disampaikan, apa yang menjadi fokus dari setiap OPD berdasarkan evaluasi RPJMD,” ujar Budiyanto Sidiki.

 

Pewarta : Fikry/Ecin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan yang digelar di Ballroom The Ritz-Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Acara yang mengambil tema “Ekosistem Keuangan Berdaya Saing untuk Pertumbuhan Berkualitas itu dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo.

Presiden Jokowi menyoroti tentang defisit neraca perdagangan Indonesia. Data BPS menyebutkan total ekspor Indonesia selama tahun 2019 sebesar 167.53 miliar USD sementara impor sebesar 170.72 miliar USD. Artinya ada defisit 3.20 miliar USD.

“Bapak Presiden hal itu dipengaruhi oleh banyak aturan yang masih menghambat investasi dan perdagangan ini. Makanya di forum tadi beliau sampaikan pekan depan akan mengajukan rancangan undang-undang Omnibus Law ke DPR RI,” ucap Kepala Badan Keuangan Huzairin Roham yang turut mendampingi Gubernur Rusli.

Lebih lanjut dijelaskan Huzairin, pemerintah daerah juga diminta untuk mendorong inklusi keuangan hingga ke tingkat desa. Warga diharapkan memiliki literasi tentang pemanfaatan jasa keuangan dalam berbagai berbagai bidang.

“Inklusi keuangan ini secara bertahap kita lakukan. Tidak saja pada pemanfaatan jasa keuangan seperti perbankan, tapi juga mengurangi transaksi keuangan secara manual. Contohnya untuk pembayaran gaji, tunjangan dan pembayaran pajak kendaraan kita lakukan secara digital. Lebih cepat dan mudah,” imbuhnya.

Pada pertemuan tersebut diserahkan tiga penghargaan yakni Provinsi Penggerak Inklusi Keuangan Bidang Pendidikan yang diraih oleh Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan kelompok Penggerak UMKM dengan Pola Klaster diraih oleh CV Ben Buana Sejahtera serta penghargaan Penggerak Keuangan Mikro Syariah yang Mendukung Penciptaan lapangan Kerja diraih oleh Pondok Pesantren Darussalam, Ciamis.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) eselon III dan IV.

Serah terima jabatan eselon III tersebut adalah Kepala Bidang Industri dari Harun Enggowa kepada Iwan Ahmad Sondakh, dan pejabat esselon VI Kepala Seksi Kelembagaan Koperasi dari Helly Mangundap diserahkan ke Sarwanto, Kepala Seksi Industri Logam Mesin dari Iwan Ahmad Sondakh diserahkan ke Fahmi Ihsan dan Kepala Seksi Perdagangan Luar Negeri dari Fahmi Ihsan diserahkan ke Syarif Malopo.

Sertijab ini dipimpin Kepala Dinas Kumperindag, M. Nadjamudin di aula Kantor Diskumperindag, Kamis  (16/1/2020).

“Atas nama pimpinan kami mengucapkan selamat kepada pejabat baru, pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik dan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab,” kata M Nadjamudin.

M Nadjamudin juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang telah bekerja dan mendedikasikan pengabdian kepada tugas pokok dan fungsinya selama ini.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Diskumperindag

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pejabat Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo dilarang mematikan telefon genggamnya agar koordinasi dan layanan kepada masyarakat berjalan baik.

Hal ini disampaikan oleh Mulyadi Mario, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo pada serah terima jabatan (Sertijab) 7 pejabat administrator yang meliputi Kepala Bidang maupun Kepala UPTD Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo di ruang rapat dinas, Kamis (16/01/2019).

Mulyadi D Mario mengungkapkan ada beberapa hal penting yang menentukan berjalan tidaknya pekerjaan dan program pertanian di Provinsi Gorontalo. Terkait dengan hal tersebut Mulyadi Mario memberikan peringatan keras kepada pejabat esselon III maupun IV untuk tidak mematikan telepon genggam 1x24 jam.

“Saya minta kepada Bapak Ibu pejabat esselon III maupun IV jangan sampai menonaktifkan telepon genggam,” kata Mulyadi Mario.

Permintaan ini diharapkan karena setiap pimpinan tidak mengenal waktu dan tempat bisa meminta informasi, karena dinamika lapangan serta apa yang terjadi di lapangan itu tidak mengenal waktu dan tempat.

“Jangan sampai komunikasi dan koordinasi akan terhambat karena telepon genggam tidak aktif,” tambah Mulyadi Mario.

Mulyadi Mario memaparkan target dan program yang akan dilaksnakan tahun 2020 memiliki tantangan pekerjaan yang akan dihadapi setiap bidang dan UPTD, seperti pada UPTD Balai Perbibitan Ternak pada tahun 2020 ini akan dibangun Pusat Breeding Farm atau pembibitan ayam yang berlokasi di Kecamatan Pulubala dan pembangunan ini diharapkan bisa menggenjot produksi ayam DOC.

Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian memiliki tantangan mendesak terkait pupuk bersubsidi dan membuat penataan kembali khusus Alsintan sekaligus meluncurkan aplikasi khusus Alsintan di awal tahun 2020.

Sementara itu di tahun ini juga diharapkan lebih mendorong penangkaran benih padi ladang dan juga simulasi kesiapan benih. Juga adanya dorongan untuk penangkaran hortikultura dan perkebunan agar proses penyediaan benih dapat mengkuti aturan yang berlaku.

“Diharapakan semua pejabat dapat menciptakan kerjasama tim demi keberhasilan program pertanian, ibarat kendaraan maka tidak ada yang tidak penting di dalam tim kerja ini, baik esselon III, IV, maupun staff dan PTT,” kata Mulyadi Mario.

 

Pewarta : Oman - Distan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi D Mario mengingatkan pejabat yang baru melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) harus segera menyesuaikan dengan lingkungan kerjanya.

Hal ini disampaikan saat menggelar Sertijab di lingkungan Dinas Pertanian yang dihadiri pejabat esselon III dan esselon IV, Kamis (16/1/2020). Sertijab ini adalah tindak lanjut dari pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan beberapa waktu lalu di Belle Li Mbui Oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Pejabat yang melaksanakan sertijab ini adalah Nurbaya Gani yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang PSP menjadi Kepala Balai BPPSBP menggantikan Yusbar A Ismail yang kini menjabat sebagai Kabid Penyuluhan menggantikan Rina A Thayeb.

Kepala Balai Perlindungan Tanaman sekarang dinakhodai oleh Rahmat Suratinoyo yang sebelumnya di jabat oleh Junawir Panigoro yang sekarang menjabat Kepala Balai Pelatihan Teknis Pertanian.

Kepala Balai Perbibitan Ternak yang sebelumnya dijabat oleh Rahmat Suratinoyo digantikan dengan wajah baru, Averus Zainuddin yang sebelumnya menjabat Kabag Administrasi pada Biro Pengadaan Setda Provinsi Gorontalo.

Pada kegiatan sertijab ini sekaligus melepas salah seorang pejabat esselon III yang akan bertugas di tempat baru yakni Hafri Syam Masyhur yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Pelatihan Teknis Pertanian kini menjadi Kabag Kebijakan Strategis dan Informasi Biro Pengadaan Setda Provinsi Gorontalo.

“Pelantikan ini sudah sesuai hasil penilaian yang murni, Ini juga keinginan pimpinan melakukan roling atau penyegaran organisasi di Dinas Pertanian yang sudah sesuai pada bidang keahlian masing-masing. Karena untuk bidang pertanian ini sangat sulit jika tidak mempunyai latar belakang teknis,” kata Mulyadi Mario.

Mulyadi Mario berharap pejabat yang bertugas di tempat yang baru untuk dapat cepat melakukan penyesuaian dan melakukan langkah cepat untuk proses adaptasi di tempat pekerjaan masing-masing.

“Banyak tantangan pekerjaan dan target dalam pencapaian program pertanian khususnya di Provinsi Gorontalo tahun 2020, ini merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan butuh keseriusan,” ujar Mulyadi Mario.

 

Pewarta : Oman - Distan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan studi banding ke Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (16/1/2020). Kunjungan kerja ini dipimpin Wakil Ketua DPRD, Sofyan Puhi.

Dalam kunjungan ini Komisi IV ingin melihat upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Sulawesi Selatan dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarsutamaan gender. Upaya Pemerintah Sulawesi Selatan ini telah memperoleh penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Pemerintah Pusat

“Upaya Pemerintah Sulawesi Selatan dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender ini telah mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat dengan diterimanya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya,” kata Wakil Ketua Komisi IV, Suharsi Igirisa.

Perjuangan dan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah dilaksanakan sejak tahun 2011 dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) komitmen Pengarusutamaan Gender (PUG) antara Gubernur dan para kepala daerah Kabupaten/Kota.

Dari kesepakatan kesepahaman ini kemudian diterbitkan Peraturan Daerah tantang PUG yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan Peraturan Gubernur.

“Yang sangat penting dalam pengarusutamaan gender adalah termaktubnya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Renja dan Renstra benar–benar mengikat dalam rangka mengawal komitmen yang telah dibangun,” kata Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, Nur Anti.

Dengan gambaran yang dipaparkan oleh Pemerintah Sulawesi Selatan ini terlihat adanya komitmen bersama terkait dengan anggaran yang responsif terhadap gender dan dengan dipayungi oleh Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubernur untuk dijadikan referensi Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Yani Uno – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar serah terima jabatan (Sertijab) pejabat administrator di ruang rapat, Kamis (16/1/2020).

Sertijab ini dipimpin Kepala Dinas Perhubungan yang sebelumnya Plt Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, M Jamal Nganro dan Kepala Dinas Kominfo definitif, Wahyudin Katili.

Jabatan yang diserahterimakan adalah sekretaris  dinas yang diduduki Yusnan Ahmad diserahterimakan kepada Hifny Tegela.

“Dalam hidup harus dinamis dan harus out of the box, jangan bertahan di zona nyaman karena tidak akan membuat kita berkembang,” kata Wahyudin Katili, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo.

Sementara itu M Jamal Nganro yang menjabat Plt Kadis Kominfo dan Statistik selama 5 bulan juga memberikan arahan kepada Aparat Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) agar lebih meningkatkan kemampuan dan terus berkreatifitas.

“Apa yang sudah dikerjakan selama ini sudah baik dan lebih baik jika ditingkatkan lagi. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah membantu dalam melaksanakan tugas,” kata M Jamal Nganro.

Dalam sambutannya Yusnan Ahad meminta permohonan maaf jika ada kesalahan yang dilakukan tanpa sengaja selama 5 bulan bertugas di Dinas Kominfo dan Statitik. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran yang selama ini membantu melaksanakan tugasnya.

 

Pewarta : Yoan Dunda - Dinas Kominfo

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 176
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo