>

Displaying items by tag: Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Pengurus Wilayah Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin- Maluku melaksanakan gelar wicara daring dengan tema menuju pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Ambon melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (5/5/2020).

Pada forum tersebut, Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,  Triyanto S Bialangi yang menjadi narasumber memberikan informasi terkait pelaksanaan PSBB di Provinsi Gorontalo.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO - Sebanyak 55 tenaga medis dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasri Ainun Habibie yang terindikasi terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil rapid test dinyatakan negative setelah hasil pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Sebelumnya, rumah sakit secara internal melakukan test terhadap seluruh tenaga medis untuk memastikan bahwa setiap petugas yang menangani pasien bebas dari Covid-19. Dari ratusan petugas medis serta tata usaha, 55 orang dinyatakan reaktif atau positif berdasarkan rapid test tersebut.

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

LIMBOTO – Rumah Sakit Umum Ainun Habibie (RSAH) menggelar In House Training Tatalaksana Penanganan Covid-19 bagi tenaga kesehatan dan manajemen, Selasa (28/4/2020).

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur Gorontalo dalam menyiapkan rumah sakit di daerah sebagai lokasi penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Orang Tanpa Gejala  (OTG).

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
Kamis, 19 Maret 2020 17:15

Himbauan Terkait Corona Virus COVID-19

covid

Dipublikasikan pada Pengumuman

 

JAKARTA – Provinsi Gorontalo menjadi daerah terbaik nasional dan menerima penghargaan atas prestasi kinerja program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang merupakan kolaborasi TBC – HIV. 

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Reyke Uloli, pada Pertemuan Nasional program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit HIV AIDS, Tuberculosis dan Malaria, Kamis (8/8/2019) di Jakarta.

Dari 34 provinsi yang hadir pada pertemuan tersebut, ada 3 provinsi terbaik yang menerima penghargaan yaitu Provinsi Bali, Lampung dan Gorontalo. 

Reyke Uloli menjelaskan program penanggulangan Tuberculosis (TBC) mempunyai tantangan yang cukup besar. Angka prevalensi HIV yang semakin meningkat membutuhkan penanganan yang serius.

 “Di Provinsi Gorontalo lebih dari 80 persen pasien TBC – HIV yang terlapor di Sistem Informasi Terpadu Tuberkulosis (SITT) dan Sistim Informasi HIV AIDS (SIHA), telah ditindaklanjuti dengan pengobatan secara bersama,” kata Reyke Uloli.

Keberhasilan atas kinerja ini berkat kerja keras para pengelola program, baik itu dari jajaran Pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kepala Seksi yang membawahi program tersebut, Pengelola Program juga PPO, Wasor TB dan HIV Provinsi, Kabupaten dan Kota yang telah bekerja dan menunjukan kinerjanya. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” ujar Reyke ULoli.'

 

Pewarta : PPID Dinas Kesehatan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama