>

Displaying items by tag: Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi persiapan operasi dan penindakan hukum angkutan umum orang dan barang di ruang Poboide,  Selasa (11/2/2020).

Pertemuan yang dihadiri Kepala Bidang Angkutan Jalan, Abd Karim Rauf, Dinas Perhubungan kabupaten/kota, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXI, penguji dan PPNS kabupaten/kota serta Direktorat Polda Gorontalo.

“Penertiban dan penindakan secara terpadu akan dilaksanakan selama 5 hari di kabupaten/kota. Untuk angkutan barang pemeriksaan dilakukan oleh penguji kendaraan bermotor dan akan dilakukan sosialisasi mengenai penerapan surat tilang lalu lintas dan angkutan jalan,” kata Abd Karim Rauf.

Kerja kolaboratif berbagai pihak ini merupakan bentuk sinergitas antara Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dengan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, BPTD XXI dan Ditlantas Polda Gorontalo. Sinergi kali ini akan dietrapkan  pada penertiban dan penindakan angkutan umum  orang dan barang di Provinsi  Gorontalo dan adanya Kendaraan angkutan barang yang overload atau overdimensi .

Pemerintah serius akan menindak truk yang memiliki berat dan ukuran lebih atau Over Dimension Over Load (ODOL). Truck seperti ini sangat merugikan masyarakat dan Pemerintah Daerah, sebab truk bermuatan dan ukuran lebih membuat jalan cepat dan rusak.

“Dalam rapat telah kita sepakati untuk menyatukan persepsi dan menyusun jadwal kegiatan penertiban truk yang masuk kategori ODOL,” kata Abd Karim Rauf.

Pemerintah berupaya seluruh kendaraan yang beroperasi mematuhi aturan berlalu lintas. Upaya penegakan hukum akan dilakukan bagi setiap pelanggar kendaraan over dimensi dan Overload (ODOL).

“Penegakan ini bertujuan memberikan efek jera kepada sopir angkutan. baik angkutan barang atau angkutan penumpang yang beroperasi agar betul-betul mematuhi segala peraturan yang ada, apalagi sekarang banyak angkutan penumpang yang memakai plat hitam, dan kendaraan ODOL atau kendaraan dengan dimensi dan muatan yang tidak sesuai dapat membahayakan pengendara lain di jalan raya,” ucap Abd Karim Rauf.

 

Pewarta : Idfy B - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Memasuki era digital pengelola pelabuhan dituntut untuk memberi pelayanan yang mudah dan cepat sesuai program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah yang lebih melayani.

Untuk mendukung hal tersebut Kementerian Perhubungan melalui Kantor KSOP Kelas III Gorontalo  bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo akan menerapkan aplikasi Inaportnet di Pelabuhan Gorontalo tahun 2020.

Inaportnet adalah sistem informasi layanan tunggal elektronik berbasis internet untuk mengintegrasikan aplikasi pada bidang kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan, termasuk sistem layanan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), pergerakan PBM, JPT dan terminal operator.

Langkah awal yang dilakukan Kantor KSOP Kelas III Gorontalo  adalah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Dinas Perhubungan melakukan sosialisasi awal kepada pemangku kepentingan di pelabuhan .

“Kami mengimbau pengusaha Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) dan Perusahan Bongkar Muat (PBM) yang belum menyesuaikan dengan ketentuan yang ada untuk segera memenuhinya, seperti  melakukan registrasi ulang melalui Online Single Submission (OSS), menjadi anggota Asosiasi ALFI/ILFA Provinsi Gorontalo untuk pengusaha Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) dan melapor di Kantor Otoritas Pelabuhan,” kata Abdul Munir Humokor, Kepala Bidang Pelayaran Penerbangan dan Perkeretaapian, Rabu (12/2/2020). 

Abdul Munir Humokor berharap diterapkannya aplikasi  Inaportnet di pelabuhan Gorontalo ini dapat mengubah proses layanan kapal dan barang yang sebelumnya dilakukan secara manual, kini dapat diproses secara terintegrasi, transparan dan akuntable sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi daerah dan daya saing global.

 

Pewarta : Idfy B - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Bertempat di ruang Poboide Dinas Perhubungan Provinsi gorontalo digelar rapat evaluasi Angkutan Sewa Khusus (ASK) dan Ojek Online (Ojol) yang beroperasi di Gorontalo, jumat (15/1/2020).

Pertemuan ini digelar untuk mencermati kondisi layanan transportasi khususnya yang menggunakan sepeda motor sebagai angkutan orang berbasis aplikasi (ojol) yang saat ini semakin meningkat, salah satu aplikatornya adalah Grab.

Sesuai Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri Perhubungan nomor  PM 12 tahun 2019 tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat. Dinas Perhubungan memandang perlu untuk melakukan verifikasi dan pendataan kembali seluruh akun Ojol.

Kepala Dinas Perhubungan, M Jamal Nganro mengatakan terdapat berbagai laporan masyarakat atau pengguna Ojol khususnya Grab tidak sesuai dengan identitas pengemudinya  atau akun bodong.

Pertemuan ini melibatkan Komisi I dan Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXI, Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Perwakilan Grab, Gojek, Nujek, Get, dan ADO serta Koperasi Angkasa dan Koperasi GCO.

“Kami akan melakukan verifikasi dan pendataan kembali seluruh akun yang ada, mengakomodir para pengemudi/driver pengguna akun yang tidak sesuai dan benar-benar ingin beroperasi menggunakan aplikasi Grab tanpa menambah jumlah, kuota pengemudi, driver yang sudah ada,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan provinsi gorontalo.

Selain itu juga, M Jamal Nganro akan menindak tegas dan menonaktifkan akun serta tidak menggantinya dengan pengemudi/driver yang tidak sesuai ketentuan.

Dari Berbagai data dan informasi yang diperoleh bahwa sebagian akun tersebut disewakan ke orang lain dan sebagian lainnya diperjualbelikan dengan alasan bahwa pihak Grab sudah titdak melakukan penerimaan/pendaftaran pengemudi/driver Ojol baru.

Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo akan menertibkan dan melakukan pengawasan terhadap laporan dari pengguna Ojol.

Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo akan melakukan pengaturan layanan aplikasi bagi penggunaan sepeda motor agar berpedoman pada ketentuan PM 12 tahun 2019 khususnya kewajiban pemenuhan aspek keselamatan,keamanan, kenyamanan, keterjangkauan dan keteraturan.

 

Pewarta : Idfy Banggu - Dinas Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan berupaya melayani sarana lalu lintas secara baik, aman dan nyaman serta mengurangi dampak kemacetan.

Salah satu yang saat ini sedang dilaksanakan adalah pengelolaan rekayasa lalu lintas di kota Gorontalo. Untuk membahas ini, Dinas Perhubungan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi teknis yang bertempat di ruang Poboide Dinas Perhubungan, Jumat (17/1/2020).

Rapat koordinasi ini melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo, Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Balai Transportasi Darat Wilayah XXI, Dinas pekerjaan umum dan penataan Ruang (PUPR) serta satuan lalu lintas polres Kota Gorontalo.

“Rapat ini digelar untuk membahas minimalisir risiko perubahan arus di Kota Gorontalo yaitu di jalan Sudirman Arah Kampus UNG Ke stasiun RRI dan persiapan pemasangan traffic ligh simpang 5 Talaga,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi gorontalo.

Selain rapat, personel Dinas perhubungan juga mengamati langsung lalu lintas di lapangan dan selalu menempati personil pada titik ruas jalan yang ditentukan.

Terhitung sejak 7 Januari 2020, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dan Dinas Perhubungan Kota Gorontalo telah memberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Sudirman, tepatnya di kawasan  Kampus UNG menuju ke gedung RRI.

Rekayasa Lalu Lintas ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas terutama pada sore hari antara pukul 16.00-18.00 Wita. Pada jam tersebut arus lalu lintas sangat padat, sehingga diberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) dengan harapan lalu lintas dapat berjalan dengan lancar.

“Pemberlakuan Sistem Satu Arah tersebut sudah dimulai 7 Januari 2020. Kita uji coba satu arah di jalan Sudirman tepatnya arah Kampus UNG menuju RRI. Ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan pada sore,” jelas M Jamal Nganro.

Jamal Nganro meambahkan untuk mensukseskan sistem satu arah ini, pihaknya bersama instansi terkait akan memasang rambu lalu lintas di ruas jalan yang diberlakukan sistem satu arah dan selalu mensosialisasikan secara langsung maupun di media.

“Masa uji coba akan kami berlakukan selama sebulan. Ini cukup untuk menyosialisasikan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat bisa mematuhi,”pungkas M Jamal Nganro.

 

Pewarta : PPID Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO - Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo mengelar rapat sinergitas program lingkup angkutan jalan yang dihadiri unsur dinas perhubungan Kabupaten/kota dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI Provinsi Gorontalo di ruang rapat Poboide, Rabu (15/1/2020).

Kepala Dinas Perhubungan yang diwakili Kepala Bidang Angkutan Jalan, Abdul Karim Rauf mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut karena untuk menyamakan persepsi/sinergitas terkait pengujian kendaraan bermotor dan penertiban dan penindakan angkutan.

“Ini merupakan suatu program yang setiap tahun kita lakukan. Kegiatan ini merupakan suatu program sinergitas antara Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota dan BPTD Wilayah XXI,” Abdul Karim Rauf.

Selanjutnya, Kabid Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo ini mengingatkan  ke depannya akan melaksanakan rapat koordinasi di dinas perhubungan kabupaten/kota.

“Kami akan menyampaikan jadwal kegiatan penertiban dan penindakan angkutan ke Kabupaten/Kota, sehingga kegiatan penertiban dan penindakan bisa bersinergi dengan kegiatan yang diselenggarakan dinas perhubungan dan BPTD Wilayah XXI,” jelas Abdul Karim Rauf.

Kabid Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo juga mengatakan akan menyelenggarakan kegiatan tertib angkutan untuk meningkatkan keselamatan di jalan yang dirangkaikan dengan Hari Perhubungan Nasional tahun 2020 dengan diawali apel gelar pasukan.

 

Pewarta : Idfy Banggu - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Kabar gembira bagi masyarakat di akhir tahun 2019, karena Provinsi Gorontalo kembali menerima bantuan bus sekolah sebanyak 4 unit dar Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“Alhamdulillah, Kementerian Perhubungan memberi kepercayaan dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan memberikan bantuan 4 bus sekolah,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jumat (27/12/2019).

Bantuan 4 bus ini merupakan hasil upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI Gorontalo yang terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memenuhi kebutuhan angkutan yang memenuhi standar keselamatan, keamanan, terjangkau, dan nyaman, khususnya bagi para pelajar dan mahasiswa di daerah ini.

“Perjuangan untuk meyakinkan Kementerian Perhubungan ini membuahkan hasil dengan keluarnya Keputusan Menteri Perhubungan nomor 242 tahun 2019 tentang Alokasi Bantuan Bus Sekolah Ukuran Kecil,” ujar M Jamal Nganro.

Pengalokasian 4 bus ini nantinya untuk 2 bus untuk perguruan tinggi di Gorontalo, yakni Universitas Gorontalo dan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (STIKES) Bina Mandiri Gorontalo, serta 2 unit untuk pemerintah kabupaten, Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo.

“Keempat bus tersebut sudah berada di Gorontalo, dan saat ini sementara menunggu proses administrasi terkait serah terima dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk selanjutnya diserahkan ke penerima bantuan bus tersebut,” tutup M Jamal Nganro.

 

Pewarta : Monika Oktviarini - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
GORONTALO - Dalam rangka memaksimalkan pelayanan bongkar muat di Pelabuhan dan kelancaran arus lalulintas kontainer, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo melaksanakan rapat Pembinaan Pengusaha Jasa Usaha Transportasi (JPT) dan Arus Lalu Lintas container pada hari Jum’at, 20 Desember 2019 bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo. Rapat yang dipimpin oleh Kadishub Provinsi Gorontalo, M. Jamal Nganro dan dihadiri oleh Kepala KSOP Kelas III Gorontalo, Unsur PT. Pelindo IV cabang Gorontalo serta para pengusaha Jasa Usaha Transportasi (JPT).
Adapun JPT yang beroperasi di Gorontalo dan sudah memiliki ijin operasional berjumlah 24 JPT.  Selanjutnya berdasarkan amanat PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik maka pengusaha JPT yang telah memiliki ijin operasional tersebut juga diwajibkan untuk mendaftarkan usahanya melalui OSS. Dari total 24 JPT, 17 diantaranya sudah mendaftarmelalui OSS dan sisanya dalam proses. 
“Bagi pengusaha JPT yang dalam tahap proses OSS diberi kesempatan untuk segera dapat menyelesaikannya, dan apabila tidak indahkan maka akan diberikan surat peringatan. jika peringatan tersebut juga tidak maka ijin usaha yang telah diterbitkan sebelumnya akan dibekukan/dicabut”. ungkap Kepala Dinas Perhubungan H. Muh. Jamal Nganro.
Selain itu, juga masih ditemukan kendaraan container milik JPT yang melanggar lintasan dan jam operasional yang telah ditentukan dalam Peraturan Gubernur tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang Khusus dan hal tersebut dapat menyebabkan rawan terjadinya kecelakaan dan kemacetan arus lalu lintas. “Pergub No. 73 Tahun 2017 telah kami sosialisasikan berulang-ulang olehnya Bagi JPT yang masih melanggar maka akan kami berikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku yaitu diberikan surat teguran sampai dengan pembekuan dan pencabutan ijin”, tegas H. Muh. Jamal Nganro.
Untuk memudahkan pengawasan dan koordinasi, para pengusaha JPT dihimbau untuk bergabung di dalam suatu wadah asosiasi yaitu Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Cabang Gorontalo karena oleh Pihak KSOP Kelas III Gorontalo bersan dengan PT. Pelindo IV Cabang Gorontalo akan memberlakukan suatu system yang nantinya hanya membolehkan JPT yang memiliki ijin dan sudah tergabung dalam Asosiasi ALFI/ILFA, yang dapat beroperasi di Pelabuhan Gorontalo. 
 
Pewarta : Monika Oktaviarini - Dishub
Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
GORONTALO - Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim bertindak sebagai pembina apel kesiapan dan pembukaan posko terpadu penyelenggaraan angkutan laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Pelabuhan Gorontalo, Rabu (18/12/2019).
Kepala dinas perhubungan Provinsi Gorontalo H. Muh. Jamal Nganro menyatakan bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo bersama Kepala KSOP Gorontalo, Kepala BPTD Wilayah XXI Gorontalo bersama istansi terkait siap menyongsong Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Sebanyak empat belas armada kapal disiapkan untuk melayani para pemudik dalam menghadapi perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mendatang. Keempat belas armada kapal penumpang tersebut akan beroperasi di Pelabuhan Umum Gorontalo, Pelabuhan Penyeberangan ASDP Gorontalo, Pelabuhan Tilamuta, Pelabuhan Kwandang Pelabuhan dan Pelabuhan Penyeberangan Marisa.
Di Pelabuhan Gorontalo terdapat 8 unit kapal yang siap melayani penumpang yang akan melaksanakan perjalanan terdiri dari 2 unit kapal Pelni, 2 unit Kapal Penyeberangan dan 4 unit Kapal Perintis dan dilakukan maping jadwal sehingga tidak terjadi kekosongan pelayanan. Selain itu di pelabuhan Kwandang terdapat 3 unit kapal yang terdiri dari 2 unit kapal perintis dan 1 unit kapal tol laut khusus ternak. Di pelabuhan tilamuta terdapat 2 unit kapal yaitu 1 unit kapal perintis dan 1 unit kapal Tol Laut Barang. Di pelabuhan penyeberangan marisa terdapat 1 unit kapal penyeberangan sedangkan Pelabuhan Anggrek di khususkan untuk pelayanan angkutan barang.
Sedangkan untuk angkutan udara, maskapai Garuda siap melayani penerbangan secara regular sampai dengan akhir tahun (1 kali tiap hari), begitu juga dengan Lion Group (Batik Air 1 kali, Lion Air 2 kali dan Wings air 2 kali setiap hari). Sedangkan Citilink akan menyesuaikan kembali dengan jadwal regulernya (4 kali seminggu) pada tanggal 16 Desember 2019. Khusus untuk maskapai Garuda pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengusulkan untuk penambahan rute Gorontalo – manado di tahun 2020 mendatang
Untuk memastikan kelaikan armada angkutan yang akan digunakan pada penyelenggaraan angkutan Nataru ini, KSOP dan UPBU Djalaluddin serta BPTD Wilayah XXI Gorontalo bersama dengan Dishub Provinsi Gorontalo serta instansi terkait telah melakukan ramp check yang dimulai pada bulan November 2019. Lebih lanjut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa di sektor perhubungan laut, udara dan darat telah dilakukan rump check yakni di Pelabuhan Gorontalo pada tanggal 28 dan 29 November 2019 dan di bandara  Djalaluddin Gorontalo pada tanggal 16 Desember 2019 serta di terminal dari tanggal 13 s.d 18 Desember 2019 guna memastikan kelaikan moda angkutan (kapal, pesawat dan Bus).
Pada tahun 2019 ini penyelenggaraan natal dan tahun baru 2020 bertepatan dengan masa libur sekolah sehingga diperkirakan adanya lonjakan penumpang walupun lonjakannya tidak signifikan jika dibandingkan dengan pada penyelenggaraan angkutan lebaran yang lalu.
Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang bertindak sebagai pembina apel berharap penyelenggaraan angkutan laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Provinsi Gorontalo sesuai dengan slogan mudik Kementerian Perhubungan yakni ‘PASTINYA’, atau Pelayaran yang Aman, Selamat, Tertib dan Nyaman.
“Sesuai dengan sambutan Dirjen Perhubungan Laut tadi bahwa untuk menghadapi natal dan tahun baru itu ada kenaikan penumpang kurang lebih 1,84 persen. Sehingganya kita harus persiapkan semuanya dengan baik,” kata Wagub Idris Rahim.
Pelaksanaan posko terpadu penyelenggaraan angkutan laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 akan berlangsung selama 22 hari, terhitung mulai 18 Desember 2019 hingga 08 Januari 2020.
 
Pewarta :  Monika Oktaviarini - Dishub
Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melaksanakan finalisasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Kamis (12/12/2019).

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, M Jamal Nganro untuk mengecek kesiapan tim penyelenggara Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Berbagai instansi hadir di antaranya Dishub Kabupaten/Kota, Penyelenggara  Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo, KSOP Kelas III Gorontalo, para kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan, BPTD wilayah XXI Gorontalo, DAMRI, ASDP dan Maskapai Penerbangan Garuda, Citilink dan Lion Group.

“Berbagai pihak menyatakan sudah siap mensukseskan angkutan Natal dan Tahun Baru. Bandara Djalaluddin Gorontalo telah melakukan ramp chek, begitu juga dengan pelabuhan laut dan BPTD wilayah XXI Gorontalo serta instansi teknis lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” kata M Jamal Nganro.

M Jamal Nganro  menjelaskan untuk angkutan udara, maskapai Garuda Indonesia siap melayani penerbangan secara regular sampai dengan akhir tahun (1 kali tiap hari), begitu juga dengan Lion Group (Batik Air 1 kali, Lion Air 2 kali dan Wings air 2 kali setiap hari).

Sedangkan Citilink akan menyesuaikan kembali dengan jadwal regulernya (4 kali seminggu) pada tanggal 16 Desember 2019. Khusus untuk maskapai Garuda Indonesia, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengusulkan untuk penambahan rute Gorontalo – Manado di tahun 2020 mendatang.

Untuk angkutan laut dan Penyeberangan di Kota Gorontalo terdapat 8 unit kapal yang siap melayani penumpang yang akan melaksanakan perjalanan terdiri dari 2 unit kapal Pelni, 2 unit Kapal Penyeberangan dan 4 unit Kapal Perintis dan dilakukan maping jadwal sehingga tidak terjadi kekosongan pelayanan. Selain itu di pelabuhan Kwandang terdapat 3 unit kapal yang terdiri dari 2 unit kapal perintis dan 1 unit kapal tol laut khusus ternak.

Di pelabuhan tilamuta terdapat 2 unit kapal yaitu 1 unit kapal perintis dan 1 unit kapal Tol Laut Barang. Di pelabuhan penyeberangan marisa terdapat 1 unit kapal penyeberangan sedangkan Pelabuhan Anggrek di khususkan untuk pelayanan angkutan barang.

Pada tahun 2019 ini penyelenggaraan natal dan tahun baru 2020 bertepatan dengan masa libur sekolah sehingga diperkirakan adanya lonjakan penumpang walupun lonjakannya tidak signifikan jika dibandingkan dengan pada penyelenggaraan angkutan lebaran yang lalu.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap Insya Allah penyelenggaraan angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini dapat berjalan dengan lancar dan semua penumpang bisa terlayani dengan baik.

 

Pewarta : Dharmawangsah - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Selama sepekan Dinas Perhubungan melakukan pembinaan dan penertiban angkutan darat di sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dipimpin oleh Abdul Karim Rauf, Kepala Bidang Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo yang didukung oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI, PT Asuransi Kecelakaan Jasa Eaharja dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota.

Selama sepekan tim terpadu ini melalukan penertiban dan pembinaan kepada operator dan sopir angkutan darat di di sejumlah ruas jalan.

“Pada 24 September kami melakukan penertiban dan pembinaan di jalan nasional depan Masjid Alikhlas Kabupaten Gorontalo, sehari kemudian dilanjutkan di jalan nasional Desa Pontolo Kabupaten Gorontalo Utara dan 26-27 September di jalan nasional Desa Tangkobu Kabupaten Boalemo dan di jalan nasional depan jembatan timbang Kota Marisa Kabupaten Pohuwato,” kata Abdul Karim Rauf, Kepala Bidang Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo, Selasa (1/10/2019).

Abdul Karim Rauf  menambahkan operasi penertiban dan pembinaan di Kota Gorontalo dilaksanakan pada 30 September di jalan HB Jassin dan di Kabupaten Bone Bolango di jalan jembatan timbang Molotabu.

“Pembinaan dan penertiban ini sebagai wujud sinergitas antara Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/kota dengan pihak Kepolisian Daerah Gorontalo dalam upaya penegakan peraturan yang berlaku. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan transportasi yang tertib dan nyaman bagi masyarakat,” jelas Abdul Karim Rauf.

Dalam penertiban ini diketahui adanya pelanggaran izin trayek yang sudah mati sehingga diberi kesempatan untuk mengurus izin.

Kendaraan yang tidak aktif izin trayeknya apabila mengalami klecelakaan tidak akan dibayarkan santunan Jasa Raharja.

 

Pewarta : Idfy Banggu - Dinas Perhubungan

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 3
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama