>

Displaying items by tag: Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan berupaya melayani sarana lalu lintas secara baik, aman dan nyaman serta mengurangi dampak kemacetan.

Salah satu yang saat ini sedang dilaksanakan adalah pengelolaan rekayasa lalu lintas di kota Gorontalo. Untuk membahas ini, Dinas Perhubungan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi teknis yang bertempat di ruang Poboide Dinas Perhubungan, Jumat (17/1/2020).

Rapat koordinasi ini melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo, Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Balai Transportasi Darat Wilayah XXI, Dinas pekerjaan umum dan penataan Ruang (PUPR) serta satuan lalu lintas polres Kota Gorontalo.

“Rapat ini digelar untuk membahas minimalisir risiko perubahan arus di Kota Gorontalo yaitu di jalan Sudirman Arah Kampus UNG Ke stasiun RRI dan persiapan pemasangan traffic ligh simpang 5 Talaga,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi gorontalo.

Selain rapat, personel Dinas perhubungan juga mengamati langsung lalu lintas di lapangan dan selalu menempati personil pada titik ruas jalan yang ditentukan.

Terhitung sejak 7 Januari 2020, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dan Dinas Perhubungan Kota Gorontalo telah memberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Sudirman, tepatnya di kawasan  Kampus UNG menuju ke gedung RRI.

Rekayasa Lalu Lintas ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas terutama pada sore hari antara pukul 16.00-18.00 Wita. Pada jam tersebut arus lalu lintas sangat padat, sehingga diberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) dengan harapan lalu lintas dapat berjalan dengan lancar.

“Pemberlakuan Sistem Satu Arah tersebut sudah dimulai 7 Januari 2020. Kita uji coba satu arah di jalan Sudirman tepatnya arah Kampus UNG menuju RRI. Ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan pada sore,” jelas M Jamal Nganro.

Jamal Nganro meambahkan untuk mensukseskan sistem satu arah ini, pihaknya bersama instansi terkait akan memasang rambu lalu lintas di ruas jalan yang diberlakukan sistem satu arah dan selalu mensosialisasikan secara langsung maupun di media.

“Masa uji coba akan kami berlakukan selama sebulan. Ini cukup untuk menyosialisasikan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat bisa mematuhi,”pungkas M Jamal Nganro.

 

Pewarta : PPID Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO - Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo mengelar rapat sinergitas program lingkup angkutan jalan yang dihadiri unsur dinas perhubungan Kabupaten/kota dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI Provinsi Gorontalo di ruang rapat Poboide, Rabu (15/1/2020).

Kepala Dinas Perhubungan yang diwakili Kepala Bidang Angkutan Jalan, Abdul Karim Rauf mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut karena untuk menyamakan persepsi/sinergitas terkait pengujian kendaraan bermotor dan penertiban dan penindakan angkutan.

“Ini merupakan suatu program yang setiap tahun kita lakukan. Kegiatan ini merupakan suatu program sinergitas antara Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota dan BPTD Wilayah XXI,” Abdul Karim Rauf.

Selanjutnya, Kabid Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo ini mengingatkan  ke depannya akan melaksanakan rapat koordinasi di dinas perhubungan kabupaten/kota.

“Kami akan menyampaikan jadwal kegiatan penertiban dan penindakan angkutan ke Kabupaten/Kota, sehingga kegiatan penertiban dan penindakan bisa bersinergi dengan kegiatan yang diselenggarakan dinas perhubungan dan BPTD Wilayah XXI,” jelas Abdul Karim Rauf.

Kabid Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo juga mengatakan akan menyelenggarakan kegiatan tertib angkutan untuk meningkatkan keselamatan di jalan yang dirangkaikan dengan Hari Perhubungan Nasional tahun 2020 dengan diawali apel gelar pasukan.

 

Pewarta : Idfy Banggu - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Kabar gembira bagi masyarakat di akhir tahun 2019, karena Provinsi Gorontalo kembali menerima bantuan bus sekolah sebanyak 4 unit dar Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“Alhamdulillah, Kementerian Perhubungan memberi kepercayaan dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan memberikan bantuan 4 bus sekolah,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jumat (27/12/2019).

Bantuan 4 bus ini merupakan hasil upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI Gorontalo yang terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memenuhi kebutuhan angkutan yang memenuhi standar keselamatan, keamanan, terjangkau, dan nyaman, khususnya bagi para pelajar dan mahasiswa di daerah ini.

“Perjuangan untuk meyakinkan Kementerian Perhubungan ini membuahkan hasil dengan keluarnya Keputusan Menteri Perhubungan nomor 242 tahun 2019 tentang Alokasi Bantuan Bus Sekolah Ukuran Kecil,” ujar M Jamal Nganro.

Pengalokasian 4 bus ini nantinya untuk 2 bus untuk perguruan tinggi di Gorontalo, yakni Universitas Gorontalo dan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (STIKES) Bina Mandiri Gorontalo, serta 2 unit untuk pemerintah kabupaten, Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo.

“Keempat bus tersebut sudah berada di Gorontalo, dan saat ini sementara menunggu proses administrasi terkait serah terima dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk selanjutnya diserahkan ke penerima bantuan bus tersebut,” tutup M Jamal Nganro.

 

Pewarta : Monika Oktviarini - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
GORONTALO - Dalam rangka memaksimalkan pelayanan bongkar muat di Pelabuhan dan kelancaran arus lalulintas kontainer, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo melaksanakan rapat Pembinaan Pengusaha Jasa Usaha Transportasi (JPT) dan Arus Lalu Lintas container pada hari Jum’at, 20 Desember 2019 bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo. Rapat yang dipimpin oleh Kadishub Provinsi Gorontalo, M. Jamal Nganro dan dihadiri oleh Kepala KSOP Kelas III Gorontalo, Unsur PT. Pelindo IV cabang Gorontalo serta para pengusaha Jasa Usaha Transportasi (JPT).
Adapun JPT yang beroperasi di Gorontalo dan sudah memiliki ijin operasional berjumlah 24 JPT.  Selanjutnya berdasarkan amanat PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik maka pengusaha JPT yang telah memiliki ijin operasional tersebut juga diwajibkan untuk mendaftarkan usahanya melalui OSS. Dari total 24 JPT, 17 diantaranya sudah mendaftarmelalui OSS dan sisanya dalam proses. 
“Bagi pengusaha JPT yang dalam tahap proses OSS diberi kesempatan untuk segera dapat menyelesaikannya, dan apabila tidak indahkan maka akan diberikan surat peringatan. jika peringatan tersebut juga tidak maka ijin usaha yang telah diterbitkan sebelumnya akan dibekukan/dicabut”. ungkap Kepala Dinas Perhubungan H. Muh. Jamal Nganro.
Selain itu, juga masih ditemukan kendaraan container milik JPT yang melanggar lintasan dan jam operasional yang telah ditentukan dalam Peraturan Gubernur tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang Khusus dan hal tersebut dapat menyebabkan rawan terjadinya kecelakaan dan kemacetan arus lalu lintas. “Pergub No. 73 Tahun 2017 telah kami sosialisasikan berulang-ulang olehnya Bagi JPT yang masih melanggar maka akan kami berikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku yaitu diberikan surat teguran sampai dengan pembekuan dan pencabutan ijin”, tegas H. Muh. Jamal Nganro.
Untuk memudahkan pengawasan dan koordinasi, para pengusaha JPT dihimbau untuk bergabung di dalam suatu wadah asosiasi yaitu Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Cabang Gorontalo karena oleh Pihak KSOP Kelas III Gorontalo bersan dengan PT. Pelindo IV Cabang Gorontalo akan memberlakukan suatu system yang nantinya hanya membolehkan JPT yang memiliki ijin dan sudah tergabung dalam Asosiasi ALFI/ILFA, yang dapat beroperasi di Pelabuhan Gorontalo. 
 
Pewarta : Monika Oktaviarini - Dishub
Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
GORONTALO - Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim bertindak sebagai pembina apel kesiapan dan pembukaan posko terpadu penyelenggaraan angkutan laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Pelabuhan Gorontalo, Rabu (18/12/2019).
Kepala dinas perhubungan Provinsi Gorontalo H. Muh. Jamal Nganro menyatakan bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo bersama Kepala KSOP Gorontalo, Kepala BPTD Wilayah XXI Gorontalo bersama istansi terkait siap menyongsong Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Sebanyak empat belas armada kapal disiapkan untuk melayani para pemudik dalam menghadapi perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mendatang. Keempat belas armada kapal penumpang tersebut akan beroperasi di Pelabuhan Umum Gorontalo, Pelabuhan Penyeberangan ASDP Gorontalo, Pelabuhan Tilamuta, Pelabuhan Kwandang Pelabuhan dan Pelabuhan Penyeberangan Marisa.
Di Pelabuhan Gorontalo terdapat 8 unit kapal yang siap melayani penumpang yang akan melaksanakan perjalanan terdiri dari 2 unit kapal Pelni, 2 unit Kapal Penyeberangan dan 4 unit Kapal Perintis dan dilakukan maping jadwal sehingga tidak terjadi kekosongan pelayanan. Selain itu di pelabuhan Kwandang terdapat 3 unit kapal yang terdiri dari 2 unit kapal perintis dan 1 unit kapal tol laut khusus ternak. Di pelabuhan tilamuta terdapat 2 unit kapal yaitu 1 unit kapal perintis dan 1 unit kapal Tol Laut Barang. Di pelabuhan penyeberangan marisa terdapat 1 unit kapal penyeberangan sedangkan Pelabuhan Anggrek di khususkan untuk pelayanan angkutan barang.
Sedangkan untuk angkutan udara, maskapai Garuda siap melayani penerbangan secara regular sampai dengan akhir tahun (1 kali tiap hari), begitu juga dengan Lion Group (Batik Air 1 kali, Lion Air 2 kali dan Wings air 2 kali setiap hari). Sedangkan Citilink akan menyesuaikan kembali dengan jadwal regulernya (4 kali seminggu) pada tanggal 16 Desember 2019. Khusus untuk maskapai Garuda pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengusulkan untuk penambahan rute Gorontalo – manado di tahun 2020 mendatang
Untuk memastikan kelaikan armada angkutan yang akan digunakan pada penyelenggaraan angkutan Nataru ini, KSOP dan UPBU Djalaluddin serta BPTD Wilayah XXI Gorontalo bersama dengan Dishub Provinsi Gorontalo serta instansi terkait telah melakukan ramp check yang dimulai pada bulan November 2019. Lebih lanjut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa di sektor perhubungan laut, udara dan darat telah dilakukan rump check yakni di Pelabuhan Gorontalo pada tanggal 28 dan 29 November 2019 dan di bandara  Djalaluddin Gorontalo pada tanggal 16 Desember 2019 serta di terminal dari tanggal 13 s.d 18 Desember 2019 guna memastikan kelaikan moda angkutan (kapal, pesawat dan Bus).
Pada tahun 2019 ini penyelenggaraan natal dan tahun baru 2020 bertepatan dengan masa libur sekolah sehingga diperkirakan adanya lonjakan penumpang walupun lonjakannya tidak signifikan jika dibandingkan dengan pada penyelenggaraan angkutan lebaran yang lalu.
Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang bertindak sebagai pembina apel berharap penyelenggaraan angkutan laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Provinsi Gorontalo sesuai dengan slogan mudik Kementerian Perhubungan yakni ‘PASTINYA’, atau Pelayaran yang Aman, Selamat, Tertib dan Nyaman.
“Sesuai dengan sambutan Dirjen Perhubungan Laut tadi bahwa untuk menghadapi natal dan tahun baru itu ada kenaikan penumpang kurang lebih 1,84 persen. Sehingganya kita harus persiapkan semuanya dengan baik,” kata Wagub Idris Rahim.
Pelaksanaan posko terpadu penyelenggaraan angkutan laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 akan berlangsung selama 22 hari, terhitung mulai 18 Desember 2019 hingga 08 Januari 2020.
 
Pewarta :  Monika Oktaviarini - Dishub
Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melaksanakan finalisasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Kamis (12/12/2019).

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, M Jamal Nganro untuk mengecek kesiapan tim penyelenggara Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Berbagai instansi hadir di antaranya Dishub Kabupaten/Kota, Penyelenggara  Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo, KSOP Kelas III Gorontalo, para kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan, BPTD wilayah XXI Gorontalo, DAMRI, ASDP dan Maskapai Penerbangan Garuda, Citilink dan Lion Group.

“Berbagai pihak menyatakan sudah siap mensukseskan angkutan Natal dan Tahun Baru. Bandara Djalaluddin Gorontalo telah melakukan ramp chek, begitu juga dengan pelabuhan laut dan BPTD wilayah XXI Gorontalo serta instansi teknis lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” kata M Jamal Nganro.

M Jamal Nganro  menjelaskan untuk angkutan udara, maskapai Garuda Indonesia siap melayani penerbangan secara regular sampai dengan akhir tahun (1 kali tiap hari), begitu juga dengan Lion Group (Batik Air 1 kali, Lion Air 2 kali dan Wings air 2 kali setiap hari).

Sedangkan Citilink akan menyesuaikan kembali dengan jadwal regulernya (4 kali seminggu) pada tanggal 16 Desember 2019. Khusus untuk maskapai Garuda Indonesia, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengusulkan untuk penambahan rute Gorontalo – Manado di tahun 2020 mendatang.

Untuk angkutan laut dan Penyeberangan di Kota Gorontalo terdapat 8 unit kapal yang siap melayani penumpang yang akan melaksanakan perjalanan terdiri dari 2 unit kapal Pelni, 2 unit Kapal Penyeberangan dan 4 unit Kapal Perintis dan dilakukan maping jadwal sehingga tidak terjadi kekosongan pelayanan. Selain itu di pelabuhan Kwandang terdapat 3 unit kapal yang terdiri dari 2 unit kapal perintis dan 1 unit kapal tol laut khusus ternak.

Di pelabuhan tilamuta terdapat 2 unit kapal yaitu 1 unit kapal perintis dan 1 unit kapal Tol Laut Barang. Di pelabuhan penyeberangan marisa terdapat 1 unit kapal penyeberangan sedangkan Pelabuhan Anggrek di khususkan untuk pelayanan angkutan barang.

Pada tahun 2019 ini penyelenggaraan natal dan tahun baru 2020 bertepatan dengan masa libur sekolah sehingga diperkirakan adanya lonjakan penumpang walupun lonjakannya tidak signifikan jika dibandingkan dengan pada penyelenggaraan angkutan lebaran yang lalu.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap Insya Allah penyelenggaraan angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini dapat berjalan dengan lancar dan semua penumpang bisa terlayani dengan baik.

 

Pewarta : Dharmawangsah - Dishub

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Selama sepekan Dinas Perhubungan melakukan pembinaan dan penertiban angkutan darat di sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dipimpin oleh Abdul Karim Rauf, Kepala Bidang Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo yang didukung oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI, PT Asuransi Kecelakaan Jasa Eaharja dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota.

Selama sepekan tim terpadu ini melalukan penertiban dan pembinaan kepada operator dan sopir angkutan darat di di sejumlah ruas jalan.

“Pada 24 September kami melakukan penertiban dan pembinaan di jalan nasional depan Masjid Alikhlas Kabupaten Gorontalo, sehari kemudian dilanjutkan di jalan nasional Desa Pontolo Kabupaten Gorontalo Utara dan 26-27 September di jalan nasional Desa Tangkobu Kabupaten Boalemo dan di jalan nasional depan jembatan timbang Kota Marisa Kabupaten Pohuwato,” kata Abdul Karim Rauf, Kepala Bidang Angkutan Jalan Provinsi Gorontalo, Selasa (1/10/2019).

Abdul Karim Rauf  menambahkan operasi penertiban dan pembinaan di Kota Gorontalo dilaksanakan pada 30 September di jalan HB Jassin dan di Kabupaten Bone Bolango di jalan jembatan timbang Molotabu.

“Pembinaan dan penertiban ini sebagai wujud sinergitas antara Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/kota dengan pihak Kepolisian Daerah Gorontalo dalam upaya penegakan peraturan yang berlaku. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan transportasi yang tertib dan nyaman bagi masyarakat,” jelas Abdul Karim Rauf.

Dalam penertiban ini diketahui adanya pelanggaran izin trayek yang sudah mati sehingga diberi kesempatan untuk mengurus izin.

Kendaraan yang tidak aktif izin trayeknya apabila mengalami klecelakaan tidak akan dibayarkan santunan Jasa Raharja.

 

Pewarta : Idfy Banggu - Dinas Perhubungan

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO – Sejumlah pengurus koperasi angkutan yang membawahi para pengemudi angkutan dalam jaringan (daring) atau online menyerahkan dokumen perkumpulan mereka ke Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

Mereka diterima oleh Kepala Dinas, M Jamal Nganro di ruang kerjanya, Selasa (24/9/2019). Bersama mereka juga hadir perwakilan aplikator Grab, Gojek dan Nujek. M Jamal Nganro didampingi Kepala Bidang Angkutan.

Selain penyerahan dokumen asosiasi, mereka juga melakukan pembahasan penataan angkutan u8mum khususnya angkutan dalam jaringan (online).

“Kami berharap jika ada masalah tariff angkutan roda dua yang tidak sesuai dan kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat, kami dapat mencarikan solusinya,” kata M Jamal Nganro.

Pertemuan antara perwakilan Grab, Gojek dan Nujek, koperasi dan pemerintah ini merupakan cara untuk membangun sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat, termasuk operator angkutan di jalan.

 

Pewarta : Monika Oktviarini – Dinas Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Setiap 17 September oleh Pemerintah Pusat hingga daerah diperingati sebagai Hari Perhubungan Nasional. Peringatan ini merupakan wadah silaturahim insan perhubungan untuk berkolaborasi meningkatkan pelayanan transportasi.

Upacara puncak Hari Perhubungan Nasional tahun 2019 tingkat Provinsi Gorontalo dilaksanakan di Halaman Terminal Dungingi, Kota Gorontalo (17/9/2019), dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Sutan Rusdi.

Tema yang diangkat tahun ini adalah “Merajut Nusantara Membangun Bangsa, Bakti Nyata Insan Perhubungan Untuk Indonesia Unggul Indonesia Maju.

“Peringatan Hari Perhubungan Nasional ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan bidang perhubungan untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan dan yang perlu ditingkatkan,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Rabu (17/9/2019).

Pada upacara ini, M Jamal Nganro memaparkan bahwa ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memeriahkan Harhubnas tahun ini antara lain bersih-bersih peralatan faskes LLAJ, Perhubungan Mengajar, bersih-bersih pantai dan bersih-bersih peralatan bandara. Disamping itu pula dilakukan lomba olahraga dan kesenian,  serta pada hari puncak juga dilakukan penanaman pohon di Kawasan Terminal Dungingi, penyerahan dokumen perizinan, angkutan sewa umum, dan Launching Aplikasi Tiket On Line Angkutan Darat. Serta banyak kisah sukses Karya Nyata Insan Perhubungan, sektor perhubungan darat di bawah koordinator Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXI Gorontalo secara bertahap memfungsikan Terminal Tipe A, Terminal Dungingi dan Terminal Isimu, peningkatan layanan angkutan penyeberangan baik di Kota Gorontalo maupun di Marisa, serta beroperasinya Jembatan Timbang Molotabu, selain itu fasilitas keselamatan jalan juga secara bertahap dilakukan pergantian dan perbaikan, khususnya Traffic Light di Kota Gorontalo.

“Di bidang angkutan jalan ada beberapa hal yang telah dilaksanakan diantaranya penataan dan pembenahan Angkutan Dalam Trayek dan Angkutan Tidak Dalam Trayek, dukungan untuk bus gratis bagi siswa sekolah yang tidak terjangkau oleh angkutan reguler, serta layanan angkutan perintis bagi daerah yang belum terlayani angkutan dalam trayek.

“Tujuan angkutan perintis ini adalah mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, daya beli masyarakat dan menekan tingkat inflasi,” jelas M Jamal Nganro.

Untuk sektor Perhubungan Udara, Bandara Djalaludin Gorontalo saat ini terus melengkapi peralatan penunjang untuk operasional guna meningkatkan pelayanan termasuk telah dilakukan studi review master plan untuk dapat mengakomodasi mendapat EHA penuh, Bandara alternatif  Sam Ratulangi Manado, Bandara Kargo dan mendukung program pariwisata. Demikian halnya Bandara Pohuwato yang pembangunannya terus berlanjut, tambah M Jamal Nganro.

Serta untuk sektor Perhubungan Laut, M Jamal Nganro menjelaskan KSOP Gorontalo telah naik status dari kelas IV menjadi kelas III, demikian halnya dengan Pelabuhan Anggrek yang semula KUPP Kelas III menjadi KUPP Kelas II.

Di sampinng itu pula dengan Pelabuhan Gorontalo, Kwandang dan Tilamuta merupakan pangkalan angkutan perintis laut.

Terkait program strategis nasional yang disenergikan dengan program Pemerintah Provinsi Gorontalo, dalam hal ini peningkatan kapasitas SDM baik ASN Perhubungan dan masyarakat  telah dilaksanakan MoU antara Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, KSOP Kelas III Gorontalo, PIP Makasar dan PIP Sulawesi Utara terkait Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil  bagi para nelayan, setelah mengikuti Diklat para nelayan berhak mendapat Kartu Pelaut Merah yang  diterbitkan oleh KSOP, dengan demikian nelayan tersebut adalah nelayan yang telah tersertifikasi. Seluruh pembiayaan Diklat tersebut ditanggung PIP Makasar dan PIP Sulawesi Utara.

M Jamal Nganro juga menekankan tantangan insan perhubungan ke depan, di antaranya masih ada masyarakat yang menggunakan badan jalan pada ruas jalan Provinsi dan Jalan Nasional untuk kepentingan pribadi, hal ini bertentangan dengan UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dimana  Ruas jalan proviinsi dan jalan nasional hanya diperuntukan bagi kegiatan umum yang berskala nasional.

Tantangan lain yang harus dihadapi adalah bertumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di kota seperti warung kopi, rumah makan, dan mini market  yang tidak diikuti dengan penyiapan lahan parkir terutama di pusat kota menyebabkan kemacetan jalan yang diakibatkan tidak tertibnya parkir kendaraan. Demikian hal nya dimana masih ditemukan pengoperasian kendaraan kontainer di jam kerja dan luar lintasan, hal ini disebabkan masih adanya  gudang-gudang  di dalam kota.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan kesadaran dan sinergitas semua pihak karena penyelesaian masalah tersebut bukan hanya tugas pemerintah namun merupakan tugas bersama terutama dukungan kesadaran masyarakat ini bukan hanya perhubungan namun juga sektor lain, dan yang lebih utama adalah kesadaran masyarakat,” ujar M Jamal Nganro.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - Dinas Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinamis, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo terus melakukan upaya inovasi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Dengan menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menggelar sejumlah Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keselamatan Pelayaran kepada nelayan.

Diklat ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Gorontalo sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur, Rusli Habibie – Idris Rahim yang menginginkan Organisasi Perangkat Daerah untuk berinovasi karena terbatasnya anggaran.

Kerjasama dengan BPSDM Perhubungan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU  antara Dinas Perhubungan, KSOP Kelas III Gorontalo dengan Badan Diklat Imu Pelayaran (BP2IP) Sulawesi Utara dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar selaku UPT Kementerian Perhubungan yang ada di daerah untuk melakukan Diklat Pemberdayaan Masyarakat secara gratis.

Dinas Perhubungan saat ini telah dilakukan beberapa Diklat antara lain Pemberdayaaan masyarakat sebanyak 745 nelayan Gorontalo telah selesai mengikuti diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mil yang dilaksanakan secara bertahap.

Tahap pertama dilaksanakan oleh BP2IP Sulut dari tanggal 19 Maret sampai dengan 12 April 2019 yang dilaksanakan di Amurang yang diikuti 160 nelayan . Tahap kedua dilaksanakan oleh PIP Makassar dari tanggal 22 Juli sampai dengan 10 Agustus 2019 dalam 3 angkatan yang dilaksanakan di Kota Gorontalo dan diikuti oleh 585 nelayan dari target 600 nelayan asal Kabupaten Gorontalo Utara, daerah pertama yang menjadi sasaran pelaksanaan Diklat PIP Makassar. Yang selanjutnya kepada 745 nelayan tersebut diberikan buku pelaut merah secara gratis yang dikeluarkan oleh KSOP kelas III Gorontalo.

Diklat yang lainnya adalah Dasar-Dasar Kesyahbandaran khusus Dinas Perhubungan yang dilaksanakan oleh BP2IP Sulawesi Utara dari tanggal 26-30 Agustus 2019 bertempat di Hotel Amaris Kota Gorontalo yang diikuti 60 orang Aparat Sipik Negara ASN Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Untuk meningkatkan keselamataan pelayaran, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo juga mengadakan Diklat Keselamatan Pelayaran yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub dari 4-6 September 2019 bertempat di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo yang diikuti 60 orang peserta dari stakeholder di Provinsi, Kabupaten dan Kota. Diklat ini dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim dan dihadiri Gigih Retnowati, Kasubdit Rancang Bangun Stabilitas dan Garis Muat Kapal Direktorat Perkapalan Dan Kepelautan mewakili Dirjen Perhubungan Laut, Bupati Gorontalo Utara, Wakil Walikota Gorontalo, Dirpolair Polda Gorontalo, Danlanal Gorontalo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi/Kab/Kota, dan Pelaku Usaha di Perairan .

Semua upaya untuk meningkatkan kualitas SDM melalui Pendidikan dan Pelatihan ini merupakan bukti inovasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

“Pelaksanaan semua Diklat tersebut merupakan bentuk komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mewujudkan SDM Gorontalo yang unggul dan kompetitif,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Rabu (4/9/2019).

Diklat tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di laut  dan sejalan dengan amanah Peraturan Presiden nomor 56 tahun 2018.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini – Dinas Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 2 dari 4
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama