>

Displaying items by tag: Satpol PP dan Damkar Provinsi Gorontalo

Kamis, 13 Februari 2020 21:24

Satpol PP Gelar Pembinaan Fisik

GORONTALO – Satuan Polisi Pamong Praja Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo menggelar pembinaan fisik bagi anggotanya. Pembinaan yang bekerja sama dengan Badan SAR Nasional Gorontalo ini dilakukan di Aula Kantor Satpol PP, Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo, Kamis (13/02/2020).

Sudarman Samad Kepala Dinas Satpol PP Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo saat membuka kegiatan tersebut mengatakan kegiatan ini bertujuan mengenalkan Peralatan SAR dan keknik pencarian, pertolongan dan penyelamatan.

“Kegiatan ini laksanakan dalam rangka peningkatan Kemampuan dan kompetensi Satpol PP, Linmas dan Kebakaran khususnya dalam hal pencarian, pertolongan dan penyelamatan bagi korban yang mengalami kecelakaan atau musibah baik di air, di darat ataupun kecelakaan lainnya,” ungkap Sudarman.

Sudarman secara langsung mengapresiasi latihan dengan Basarnas Gorontalo tersebut. Menurutnya, Satpol PP merupakan satuan yang sewaktu-waktu bisa diperbantukan dalam mengantisipasi berbagai kejadian atau bencana di Provinsi Gorontalo.

“Bahwa kegiatan ini juga penting dalam rangka peningkatan kemampuan dan kompetensi Satuan Polisi PP, Linmas dan Kebakaran ketika dilibatkan dalam penyelamatan, pencarian dan pertolongan, serta dalam kegiatan penanggulangan bencana yang sering terjadi diwilayah provinsi Gorontalo,” tambahnya.

Kepala Seksi Mobilisasi dan Pelatihan Rustam Lihimi menambahkan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Materi latihan yang lain dan diperlukan dalam rangka menunjang salah satu tugas pokok dan fungsi menyelenggarakan perlindungan masyarakat sesuai amanat PP 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja akan terus dilakukan,” kata Rustam

Kegiatan ini di ikuti oleh 50 orang anggota Satpol PP, Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo. Menghadirkan pemateri dari Kantor SAR Gorontalo yakni Kepala Seksi Operasi M Rizal, beserta anggota Basarnas Gorontalo lainnya yang juga sebagai instruktur dalam kegiatan tersebut.

 

Pewarta : PPID Satpol - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 11 Oktober 2019 18:47

Enam Pengemis Ditertibkan Tim Terpadu

GORONTALO – Sebanyak 6 orang pengemis diamankan tim terpadu di sejumlah lokasi karena dianggap menganggu ketertiban masyarakat, Kamis (10/10/2019).

Tim terpadu yang berasal dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Perlindungan Masyarakat dan kebakaran serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan Kota Gorontalo. Para pengemis ini diamankan di 2 lokasi, 1 orang di Kabupaten Gorontalo dan 5 orang di Kota Gorontalo.

Para pengemis ditertibkan di kompleks jembatan telaga, sepanjang jalan John Ario Katili, di depan Mall Gorontalo serta perempatan masjid Baiturrahim kota Gorontalo.

Saat ditertibkan, para pengemis tidak memberikan perlawanan sehingga langsung dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Sekretaris Dinas Satpol PP, Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo, Ruly Lasulika mengatakan, penertiban ini adalah program rutin yang dilaksanakan secara berkala dan sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP).

“Penertiban ini sebagai tindak lanjut hasil pemantauan lapangan sejak beberapa hari terakhir terhadap para Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) yang cenderung mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan diri mereka sendiri,”kata Ruly Lasulika.

Setelah diamankan, para pengemis selanjutnya diberikan pembinaan dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi. Ia berharap agar keluarga atau kerabat bisa menjaga dan melakukan pendampingan mandiri kepada PGOT.

 

Pewarta : PPID Satpol PP

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Sebanyaki 8 orang pengemis yang meminta-minta di pinggir jalan Kota Gorontalo ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Linmas dan Kebakaran, Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Satpol PP dan Linmas dan Dinas Sosial Kota Gorontalo, Jumat (23/8/2019).

Para pengemis tak berkutik saat terkena razia di tempat mangkalnya masing-masing. Mereka ditertibkan  di pertokoan Gelael, Makro, kawasan Mall Gorontalo, Hotel Yulia dan sepanjang jalan John Ario Katili (ex jln Andalas) serta jembatan Potanga.

Para pengemis yang sebagian besar pernah terkena operasi serupa pada waktu lalu tidak memberikan perlawanan. Mereka pasrah digelandang Tim gabungan untuk dibawa ke Rumah Singgah "Ummu Syahidah" Dinas Sosial Provinsi Gorontalo di Kelurahan Buladu Kota Gorontalo.

Di rumah singgah ini mereka mendapatkan pembinaan dan bekal untuk hidup mandiri, tidak menggantungkan kepada orang lain dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo

“Kegiatan razia ini program rutin yang dilaksanakan secara berkala dan sesuai Standar Operasional Prosedur,” kata Plt Kepala Satpol PP, Fayzal Lamakaraka.

Faiyzal Lamakaraka menambahkan, Satpol PP Provinsi Gorontalo sebelum melaksanakan razia sudah melakukan pemantauan beberapa hari di lokasi tersebut. Dalam pemantauan ini sejumlah pengemis diidentifikasi. Mereka juga melakukan pemnatauan terhadap keberadaan orang terlantar dan gelandangan yang cenderung mengganggu ketertiban umum.

“Razia ini sebagai tindak lanjut hasil pemantauan lapangan sejak beberapa hari terakhir terhadap para Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) yang cenderung mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan diri mereka sendiri,” jelas Fayzal Lamakaraka.

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

SUWAWA – Sebanyak 136 botol berisi minuman keras berhasil disita tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Gorontalo dan Satpol PP Kabupaten Bone Bolango, Jumat,  (12/7/2019).

Minuman keras yang disita ini terdiri dari berbagai merek, diantaranya cap tikus, bir bintang, pinaraci, dan bir hitam.

Menurut Plt Kepala Satpol PP,  Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, razia minuman keras ini memang telah dilaksanakan secara terpadu kerjasama dengan Satpol-PP kabupaten/kota.

“Pada Sabtu malam di Desa Botu Barani Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango kami mengamankan136 botol miras yang akan diperjualbelikan,” kata Fayzal Lamakaraka.

Fayzal Lamakaraka juga menegaskan, pihaknya terus menggelar operasi yustisi untuk merazia peredaran miras dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Gorontalo nomor 16 tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol.

“Kegiatan razia minuman keras ini sebagai upaya mengatasi penyakit masyarakat dan mencegah tindak kriminalitas yang terjadi akibat pengaruh minuman keras. Kami menegakkan Perda miras di kabupaten/kota,” tambah Fayzal Lamakaraka.

Sementara itu Kasat Satpol PP Bone Bolango Sugondo Makmur mengatakan kegiatan operasi gabungan bersama Satpol-PP Provinsi ini diharapkan terus dilaksanakan, karena Satpol-PP sebagai penegak Perda untuk menjaga ketertiban masyarakat.

Terkait peredaran miras ini, di berbagai kegiatannya Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tak henti-hentinya menegaskan bahaya miras ini, ia bertekat memberantas secara tegas. Bahkan ia meminta kepada TNI/Polri tegas terhadap pelaku pengedar miras. Jika perlu, pengedar diminta tembak di kaki untuk memberi efek jera.

 

Pewarta : PPID Satpol PP

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama