>

Displaying items by tag: Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo

BILATO  – Dalam kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo asal daerah pemilihan IV Boliyohuto cs mengunjungi kelompok tani penghasil gula aren binaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VI Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berada di Desa Totopo Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo.

Kelompok tani ini sudah memproduksi Brown Sugar yang telah dipasarkan dengan harga jual di tingkat petani Rp30 ribu per kilogram dan di tingkat pengecer seharga Rp50 ribu per kilogram.

Selain brown sugar gula aren ini, juga diproduksi gula – gula Soba yang saat ini sedang booming di daerah Gorontalo dengan harga jual seharga Rp20 ribu per kotak yang berisi 15 buah.

Pangsa pasar produk brown sugar ini adalah Negeri Belanda yang diekspor melalui pelabuhan Bitung dengan jumlah 500 Kg. Gula aren ini sudah memenuhi uji laboratorium PT Unilever Indonesia.

Venny Anwar, anggota legislatif Dapil IV sangat mengapresiasi usaha kelompok tani ini yang mampu berinovasi dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi aren. Selama ini banyak petani yang menggunakan air nira ini sebagai penghasil minuman beralkohol, cap tikus.

“Produksi gula aren ini harus lebih banyak dipasarkan, diperkenalkan kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan daya jual. Kami berharap kepada dinas terkait, DLHK lebih memperbanyak pelatihan kepada kelompok tani untuk menumbuhkembangkan produk gula aren ini,” kata Venny Anwar.

 

Pewarta : Yani Uno – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MARISA – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo asal daerah pemilihan VI, Boalemo – Pohuwato turun lapangan meninjau sarana pendidikan di kabupaten Pohuwato.

Aktifitisa ini terkait laporan masyarakat adanya fasilitas yang terbengkalai tidak dipergunakan oleh pihak SMK Negeri 1 Marisa selama bertahun-tahun.
“Kita temukan ada bantuan mesin produksi di SMK Negeri 1 Marisa hingga saat ini tidak dipergunakan, dengan alasan tidak memiliki Standar Operasional Prosedur penggunaannya,” kata Ketua tim reses dapil VI Boalemo–Pohuwato.
Sementara anggota tim reses lainnya, I Wayan Sudiartha menyatakan, ini menjadi potret dunia pendidikan di Gorontalo.
”Pastinya, kita tindaklanjuti, seperti yang dikatakan ketua tadi. Setelah itu, kita akan rapat dengar pendapat,” ujar I Wayan Sudiarta.
I Wayan Sudiarta menambahkan, untuk SMK Negeri 1 Marisa ini mereka tahu jika sekolah berbasis kejuruan mampu menciptakan lapangan kerja, namun peralatan yang dimiliki oleh sekolah tidak dibarengi dengan sumber daya manusianya.
”Setiap melakukan pengadaan peralatan untuk penunjang sekolah berbasis kejuruan, wajib memiliki SDM yang mampu mengoperasikan,” tambahnya.
Lain hal yang disampaikan oleh Sekertaris Komisi IV, La Ode Haimudin, banyak pengadaan sekolah tidak sesuai perencanaan, bahkan ada peralatan dari tahun 2011 tidak bisa dioperasikan.
”Kami sangat menyayangkan banyak bantuan ke SMK–SMK terbengkalai,” tegas aleg Fraksi PDI – Perjuangan.
Sementara itu Sahrudin, Tenaga Pendidik di SMK Negeri 1 Marisa mengatakan, untuk 2 bua mesin bubut serta alat produksi lainnya yang pengadaannya dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo pada tahun anggaran 2019 senilai Rp330 juta, dari bulan agustus 2019 hingga saat ini tidak bisa digunakan dengan kendala yang dihadapi berupa tidak memiliki alat sambungan aliran listrik.
”Kami mengharapkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo terutama Daerah Pemilihan Boalemo – Pohuwato untuk mendesak Dinas Dikbudpora bisa menurunkan tim untuk mengoperasikan mesin tersebut,” kata Sahrudin.
Pihak sekolah sangat mengharapkan di tahun mendatang jika melakukan pengadaan barang harus di barengi dengan tim tekhnis, agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.
Dari hasil kunjungan ini, seluruh tim reses DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Boalemo–Pohuwato akan membahasnya di tingkat parlemen pada Alat Kelengkapan Dewan.

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

SUWAWA – Sungai Bone di Desa Bulobulondu Kecamatan Suwawa mengalami abrasi atau pengikisan. Keadaan ini semakin diperparah dengan hujan hingga aliran air di sungai semakin deras mengikis tanah.
Kondisi ini adalah hasil pantauan tim reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo asal daerah pemilihan Kabupaten Bone Bolango yang didampingi staf Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Gorontalo, Kamis(12/03/2020).

M Kris Wartabone anggota tim reses ini mengatakan sebagian tanah di pinggir sungai mulai terkikis arus air karena tidak adanya beton penahan aliran air.

Selain itu, pohon-pohon yang ditanam di tepi sungai sudah mulai roboh diakibatkan tidak adanya lagi tanah sebagai tempat penopang akar.
”Dinas PU Bidang SDA harus cepat mempersiapkan data anggaran untuk pembangunan tanggul tersebut, agar kami akan membawa aspirasi ini,” kata M Kris Wartabone.

Warga di Desa Bulobulondu juga menambahkan informasi jika air Sungai Bone meluap besar, maka tebing-tebing pinggir sungai akan terbawa arus sungai. Selain itu sampah dan juga kayu akan menyangkut di bagian tepi sungai.
“Kami khawatir jika tebing terus terkikis aliran sungai maka perkebunan dan rumah yang berada di sekitar sungai akan ambruk ,” tutur salah seorang warga desa.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TOLINGGULA – Masa reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang berasal dari daerah pemilihan V (Gorontalo Utara) mengunjungi 2 lokasi yang menjadi lokus aspirasi masyarakat.

Kedua hal di daerah ini adalah kebutuhan pembuatan saluran air yang lancar sampai ke area persawahan penduduk di kecamatan Tolinggula dan kebutuhan pembangunan tanggul untuk mencegah abrasi pantai di Buladu.

“Sesuai komitmen, kami melakoni masa reses ini dengan menyisir sampai ke wilayah-wilayah pelosok desa,” kata Idrus Mopili, Kamis (12/3/2020).

Saat berada di lokasi pertama, di pusat Kecamatan Tolinggula, tim Dapil V yang diketuai Idrus Mopili ini menemukan masalah aliran air akibat penyusutan bangunan dari sebuah plat deker, yang tersisa dengan ketinggian hanya sekitar 20 centimeter saja, dengan lebar 1 meter.

“Jika air besar datang meluap sampai ke wilayah permukiman karena terhalang plat deker yang begitu sempit, sehingga aliran air terganggu ke persawahan petani,” kata Idrus Mopili yang didampingi 4 anggota tim-nya, Jasin Dilo, Nasir Majid, Ance Robot, dan Indri Monoarfa.

Anggota DPRD ini bersepakat akan upayakan penganggaran untuk membenahi plat deker yang menjadi masalah ini di APBD perubahan 2020 nanti. Karena begitu urgensi dibutuhkan,” ucap Idrus Mopili.

Sementara itu, dititik kedua, para anggota dewan menjaring aspirasi kebutuhan tanggul pencegah abrasi di pantai Buladu, dibutuhkan 300 meter tanggul yang memanjang untuk mencegah gempuran ombak ke pantai.

“Di lokasi ini memang sudah saatnya ada pembangunan tanggul pencegah abrasi panta. Jika tidak akan mengancam keberadaan pasar yang telah dibangun dengan anggaran Rp1,5 miliar. Lokasinya tak jauh dari bibir pantai Buladu,” jelas Idrus Mopili.

 

Pewarta : Hengki – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

BILATO – Masa reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Gorontalo A dimanfaatkan dengan meninjau akses jalan menuju Kecamatan Bilato di Biluhu Barat, Kamis (12/3/2020).

Akses jalan menuju Kecamatan Bilato di Biluhu Barat memang salah satu program prioritas.

Para pimpinan dan anggota DPRD asal dapil Gorontalo A berharap agar pekerjaannya sesuai target yang diinginkan, sesuai waktu pelaksanaan 345 hari kalender, serta tidak mengganggu jalan lalu lintas.

Salah satu anggota dewan dari wilayah ini, Adnan Entengo mengatakan mengingat akses jalan nasional dari Kota Gorontalo menuju Kecamatan Bilato sangat strategis, untuk itu kualitas pekerjaan harus diperhatikan.

“Kami berharap selalu ada sinergitas antara Balai Jalan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Gorontalo, sehingga pekerjaan ini berkualitas baik dan sesuai target yang diinginkan,” kata Adnan Entengo.

 

Pewarta : Hengki – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

 

MANANGGU – Preservasi pelebaran jalan Trans Sulawesi sepanjang 91 km yang dikerjakan PT Tri Sandi Yuda dengan menggunakan konsultan PT Bermuda Consultan sudah selesai dikerjalan.

Pekerjaan jalan sepanjang Paguyaman-Tabulo  ini dibawah tanggungawab Satuan Kerja Balai Pelaksana Jalan Nasional menelan anggaran Rp68,368 miliar.
“Paket pekerjaan ini berupa pemeliharaan, di antaranya pembersihan badan jalan termasuk saluran air dengan panjang ruas jalan kurang lebih 91 Km yang pekerjaannya di mulai dari titik nol jalan Paguyaman Kabupaten Pohuwato dan berakhir di ruas jalan Polres Marisa, Kabupaten Pohuwato,” kata Yakop, konsultan pada perusahan PT Tri Sandi Yuda.
Pekerjaan jalan ini ditinjau oleh tim reses DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan VI, Selasa (10/3/2020).

Pekerjaan jalan ini sudah sesuai dengan hasil yang diharapkan, namun dengan syarat pemeliharaannya tetap wajib dilaksanakan.

Tim reses DPRD Provinsi Gorontalo di hari ketiga masa penjaringan aspirasi (reses)  ini  terus melakukan pemantauan hasil pembangunan dan memastikan berjalan baik untuk pelayanan kepada masyarakat. Mereka juga turun untuk menjaring aspirasi dan menjawab berbagai tuntutan masyarakat.


Pewarta : ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

PULUBALA  – Hari pertama reses masa sidang kedua tahun 2019 – 2020 sejumlah anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang berasal dari daerah pemilihan Gorontalo B mengunjungi SMA 1 Pulubala Kabupaten Gorontalo, Selasa (10/3/2020) untuk melihat lokasi rencana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) laboratorium komputer.

Pembangunan laboratorium komputer beserta perabotnya ini sudah dianggarkan pada Dana Alokasi Khusus tahun 2020.

Dalam kunjungan ini juga dijaring aspirasi dari sekolah seperti keinginan untuk membangun masjid, toilet dan pagar yang representatif.

“Khusus untuk pembangunan masjid sudah diawali dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo pada bulan November 2019,” kata Manaf Hamzah, anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Anggota dewan lainnya, Sun Biki menyampaikan akan membantu secara pribadi pembangunan masjid sekolah ini di samping akan memperjuangkan lewat alokasi hibah masjid dengan syarat harus segera memasukan proposal yang ditujukan kepada Gubernur Gorontalo.

Terkait pembangunan toilet dan pagar sekolah, anggota dewan akan diupayakan memperjuangkan melalui anggota legislatif yang berasal dari Kabupaten Gorontalo B, Manaf Hamzah, Venny Anwar, Wasito Somawiyonodan Usman Radjak lewat anggaran APBD Provinsi Gorontalo aahun anggaran 2021.

 

Pewarta : Yani Uno – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

BOTUMOITO – Pembangunan di Provinsi Gorontalo harus terkait dengan kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran. Untuk itu dibutuhkan harmonisasi dan keselarasan antara program yang dijalankan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

Keselarasan kebutuhan dan program pemerintah dibuktikan di perumahan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Desa Rumbia Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo, yang ditinjau oleh tim reses DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan VI (Boalemo dan Pohuwato) yang dipimpin oleh ketua tim reses, Oktohari Dalango, Selasa (10/3/2020).

Dalam kunjungannya, tim yang beranggotakan, Suharsi Igirisa, La Ode Haimudin, Ismail Alulu, I Wayan Sudiartha, Hidayat Bouty, Sintje Kadji, Nani Mbuinga, Irwan Berahim, Dedi Hamzah dan Sri Masri Sumuri selaku sekertaris, melihat sebanyak 39 unit rumah KAT yang telah dibangun yang pendanaannya bersumber dari anggaran tahun 2019 sebesar Rp1,248 miliar yang dikerjakan oleh CV Asrindo Putra Mandiri.

Dari hasil kunjungan ditemukan, bahwa pembangunan 39 unit rumah KAT tersebut sudah ditempati oleh 39 Kepala Keluarga (KK) yang benar-benar layak sebagai penerima bantuan.

Ketua tim reses, Oktohari Dalango menjelaskan program bantuan rumah KAT ini telah tepat sasaran yang mengacu pada Basis Data Terpadu (BDT), bahwa salah satu faktor masyarakat yang dinilai layak menerima adalah masyarakat miskin yang terdaftar dalam BDT.

”Kunjungan kali ini kami melihat lebih dekat apakah pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo telah sesuai prosedur atau tidak, kami sebagai wakil rakyat berharap yang terbaik buat rakyat, sehingga dari hasil pantauan benar adanya pembangunan ini telah sesuai peruntukannya,” jelas Oktohari Dalango.

Oktohari Dalango mengharapkan masyarakat dapat mendukung setiap  program pembangunan yang disusun pemerintah. Dukungan tersebut, dapat berupa partisipasi dan peran aktif masyarakat dengan menjaga ketertiban dan kebersamaan sebagai upaya menciptaan suasana yang nyaman.

Legislator Dapil Boalemo – Pohuwato ini menambahkan, perencanaan merupakan modal penting dalam tahap pelaksanaan pembangunan untuk meminimalisir dan mengantisipasi output kegiatan tepat guna dan memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat.

“Kunjungan reses ini merupakan titik kunci pencapaian kegiatan, apakah benar-benar menyentuh masyarakat atau menyimpang,”ujarnya.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

 

BATUDAA PANTAI – Tim reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Gorontalo III (Kabupaten Gorontalo A) melakukan peninjauan bantuan perahu fiber untuk nelayan di Desa Bongo, Batudaa Pantai, Selasa (10/3/2020).

Bantuan perahu ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap sebagai salah satu program unggulan Provinsi Gorontalo. Penggunaan prahu fiber ini diharapkan mampu meningkatkan tangkapan ikan yang secara langsung akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Gorontalo.

Kunjungan lapangan tim reses dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana azas pemanfaatan bantuan kepada masyarakat penerima, dan salah satu yang dikunjungi adalah bantuan perahu fiber yang berada di Desa Bongo Kecamatan Batudaa pantai.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris RA Jusuf, yang juga berasal dari Dapil Gorontalo A ini dalam kunjungannya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para nelayan Bongo.

”Kami atas nama lembaga beserta teman-teman Dapil Gorontalo A berharap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo dapat  memprogramkan lebih banyak lagi alokasi bantuan nelayan seperti perahu fiber. DPRD melakukan fungsi budgeting/penganggaran akan mendukung hal tersebut sepanjang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Paris Jusuf.

Tim reses yang melakukan kunjungan ini didampingi pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo menemukan fakta pemanfaatan bantuan perahu fiber lengkap dengan mesin ini sangat menunjang bagi kelayakan nelayan dan meningkatkan pendapatan kelompok nelayan.

Salah satu nelayan berharap spesifikasi perahu fiber ini perlu dilakukan penambahan karena yang merasakan adalah nelayan, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian dari dinas terkait.

 

Pewarta : Hengki – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

TALAGA – Ketua tim reses DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Gorontalo A, Espin Tulie menilai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus mampu berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan nasional.

UMKM terbukti mampu bertahan di tengah guncangan ekonomi, menggerakkan perekonomian desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu dalam skala lokal menjadi efek pengganda ekonomi kawasan karena penggunaan bahan bakunya seluruhnya berasal dari daerah.

Karena sejalan dengan misi pembangunan, DPRD Provinsi Gorontalo terus mendorong pengembangan UMKM yang banyak dikelola masyarakat.

“UMKM Gorontalo perlu kita dorong. Agar mereka bisa berkembang dan produknya bisa dipasarkan sampai di luar Daerah,”kata Espin Tulie usai meninjau bantuan terhadap UKM Adilah Galery, di Kecamatan Talaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (9/3/2020).

Menurut Espin Tulie, untuk mengembangkan UMKM ini, bantuan yang diberikan kepada pelaku usaha harus tepat sasaran.

“Perlu juga pendampingan yang sangat intens dari dinas koperasi, perdagangan dan industri. Sudah disampaikan tadi bahwa mereka masih butuh magang, butuh bantuan kemasan dan sebagainya. Ini yang perlu menjadi perhatian,” ucap Espin Tulie.

Sementara itu, reses yang dilakukan DPRD di Kabupaten Gorontalo itu juga dihadiri pimpinan DPRD, Paris Jusuf, Sopyan Puhi, Awaluddin Pauweni, dan anggota tim reses lainnya Adnan Entengo, Hamid Kuna, Nurain Sompie, serta didampingi Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Hengki – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama