>

Displaying items by tag: Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo

TILAMUTA – Dalam rangka reses masa persidangan II tahun sidang 2019 – 2020 anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari daerah pemilihan VI (Boalemo-Pohuwato) meninjau hasil pembangunan jalan lingkungan desa yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Kunjungan tim reses di hari pertama ini di 2 desa, yakni Piloliyanga dan Hungayonaa Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo, Senin (9/3/2020).

Tim reses daerah pemilihan VI dipimpin Oktohari Dalango, yang beranggotakan Sri Masri Sumuri sekertaris tim, Suharsi Igirisa, La Ode Haimudin, Ismail Alulu, I Wayan Sudiartha, Hidayat Bouty, Sintje Kadji, Nani Mbuinga, Irwan Berahim, Dedi Hamzah, serta para pendamping yang dikoordinir M Zahda Panigoro.

“Reses ini adalah masa di mana para anggota DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPRD. Misalnya untuk melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan anggota secara perseorangan maupun secara tim,” kata Oktohari Dalango.

Kunjungan tim reses ini dilakukan untuk melihat pembangunan jalan lingkungan desa yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2019 dengan besaran anggaran Rp1,425 miliar di 2 desa dengan besar masing-masing Rp712,5 juta.

Oktohari Dalango menjelaskan reses kali ini juga menggelar pertemuan dengan masyarakat dan meninjau hasil pembangunan yang dilaksanakan di wilayah daerah pemilihannya.

“Salah satu yang kita kunjungi adalah pembangunan jalan lingkungan desa yang telah dianggarkan pada tahun 2019, sebab salah satu fungsi DPRD adalah fungsi pengawasan, sehingga kunjungan ini perlu kita laksanakan,” ujar Oktohari Dalango.

Legislator fraksi Golkar ini mengatakan, tim reses ini juga meninjau jalan lingkungan di Desa Hungayonaa.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

 

KABILA BONE – Kunjungan kerja reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II Bone Bolango  dilakukan di Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Senin (9/3/2020).

Kunjungan yang dipimpin Ketua tim reses yang dipimpin Yeyen Sidiki ini difokuskan pada kelompok tenaga kerja wanita Cahaya Rezeki. Rombongan tim reses didampingi Dinas Penanaman Modal, Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Transmigrasi Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo.

“Kami di kelompok Cahaya Rezeki masih membutuhkan bantuan modal usaha untuk meningkatkan produksi kelompok dan bantuan listrik,” kata Ervina Katili, Ketua kelompok Tenaga Kerja Perempuan.

Dalam reses awal ini banyak aspirasi yang telah ditampung dari masyarakat, terutama yang menyangkut kepenringan kelompok dan terkait layanan pemerintah dan fasilitas umum. Berbagai aspirasi ini akan disingkronkan dengan kewenangan masing-masing wilayah, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun Pemerintah Pusat.  

“Aspirasi warga kami tampung, kami pilah sesuai dengan komisi terkait dan akan koordinasikan dengan anggota legislatif lainnya di semua level,” kata Yeyen Sidiki.

Yeyen Sidiki menjelaskan reses ini adalah sarana silaturahmi dengan masyarakat asal daerah pemilihan anggota dewan dan menjadi sarana pertanggungjawaban kinerja, penyampaian informasi kebijakan Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk menginformasikan perjuangan para wakil rakyat dalam pembahasan anggaran dan kebijakan pembangunan.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menerima kunjungan reses sejumlah anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo Utara, di ruang rapat bupati, Senin (09/03/2020).

Indra Yasin berharap kunjungan para wakil rakyat dari puncak botu ini adalah terjalinnya kerjasama yang baik, antara kedua pihak dalam hal menyampaikan dan menerima aspirasi untuk pembangunan Gorontalo Utara ke depan.

“Kami banyak berharap kepada anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil Gorontalo Utara bisa menyerap “asmara” aspirasi masyarakat, dari sini semoga dengan kunjungan ini kita akan semakin kenal dengan perwakilan Gorontalo Utara di puncak botu sehingga setiap aspirasi kita bisa selalu diterima dan diperjuangkan,” kata Indra Yasin.

Ketua Tim Reses Dapil Gorontalo Utara, Thomas Mopili mengatakan ini merupakan reses yang kedua sejak dilantik beberapa bulan yang lalu, Thomas Mopili senantiasa membuka kesempatan kepada masyarakat ataupun OPD, yang ingin menyampaikan aspirasinya untuk dibawa dan diperjuangkan,.

“Beberapa waktu lalu kami sudah bertemu dengan Bapak Gubernur Gorontalo, menyampaikan salah satu aspirasi terkait penyelesaian penyelesaian jalan by pass Gorontalo Utara. Kemarin juga kami sounding ke bapak gubernur untuk penyelesaian jalan by pass, dan langsung direspon oleh bapak Gubernur untuk buat pengusulan, “tutup Thomas Mopili”.

Pewarta : PPID Dungaliyo

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Berbagai usulan diterima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I kota Gorontalo pada reses masa sidang II tahun 2019 – 2020, Senin(9/3/2020).

Pada reses anggota DPRD gabungan alat kelengkapan dewan ini mengunjungi sejumlah infrastruktur yang telah dianggarkan pada tahun 2019, di antara monitoring di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, Rumah Sakit Bunda serta sejumlah Rumah Layak Huni.

Di hari pertama tersebut tim reses dibawah Ketua Tim Adhan Dambea melihat sejumlah fakta di lapangan yakni 2 gedung sekolah di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo yang masing–masing senilai Rp5 Miliar saat ini belum difungsikan dengan alasan banyaknya yang ditanggulangi oleh APBD Provinsi Gorontalo sementara ada keterbatasan anggaran. Gedung tersebut terakhir dimanfaatkan tahun 2015.

Pihak Sekolah mengharapkan pada wakil rakyat dapat memanfaatkan lagi gedung untuk boarding, membutuhkan pagar karena, karena sudah ada kejadian pelemparan kaca sekolah oleh oknum.

Untuk Rumah Sakit Bunda, aspirasi yang diserap berupa kebutuhan tenaga spesialaisai dalam, bedah, mata, gigi, pelayanan secara umum, yang paling urgen adalah klaim mata. Alat mata dikerjasamakan dengan pihak lain, pengelolaan limbah insenerator tidak aktif karena izin dari LH belum diterbitkan, pengelolaan limbah kerjasama dengan pihak ketiga dengan perusahaan yang memiliki izin dari KLHK.

Komisi I menegaskan pentingnya insinerator rumah sakit untuk memproses sampah medis agar tidak berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat.

Terkait keterlambatan pembayaran pihak BPJS, rumah sakit melakukan MOU dengan perusahaan obat, dan sering terjadi penundaan pembayaran jasa bagi para petugas medis.

Selanjutnya tim reses DPRD Provinsi Gorontalo dapil 1 kota Gorontalo melakukan peninjauan mahayani di Kelurahan Limba B yang progres Pekerjaan telah selesai serta rumah sudah ditempati oleh pemiliknya.

Ketua Tim Reses Dapil I kota Gorontalo Adhan Dambea, mengatakan, hasil kunjungan dihari pertama ini akan kami bahas di tingkat parlemen bersama alat kelengkapan dewan.

”Secepatnya kami akan bahas serta tindaklanjuti,” kata politisi senior.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Virus Corona yang pertama kali muncul di Wuhan China, telah menewaskan ratusan orang dan ribuan orang positif terinfeksi dan belum mampu ditangani secara efektif.

Kondisi yang memperihatinkan ini terungkap dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kesejahteraan rakyat bersama Dinas Kesehatan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, selasa (3/3/2020).

Dalam rapat ini Suharsi Igirisa, Wakil Ketua Komisi IV meminta masyarakat di Provinsi Gorontalo untuk menjaga kesehatan dan memahami gejala-gejala terpapar virus corona. Suharsi Igirisa juga meminta pemerintah provinsi melalui dinas kesehatan dan rumah sakit untuk melakukan antisipasi.

Suharsi Igirisa mengatakan virus corona saat ini belum ditemukan obatnya dan sejumlah orang yang terjangkit virus ini dikabarkan meninggal dunia.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kesehatan harus waspada dan mengetahui siapa saja orang-orang yang datang dari luar negeri khususnya yang baru kembali dari Cina, terutama yang baru pulang menjalankan ibadah umroh. Pemeriksaan harus dilakukan secara intensif,” kata Suharsi Igirisa

Suharsi Igirisa juga mengingatkan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi melalui rumah sakit yang ada, menyiapkan fasilitas bagi korban.

“kita semua berdoa, semoga warga Gorontalo tidak ada yang terkena virus tersebut,” ujar Suharsi Igirisa

Untuk mengantisipasi jika ada warga yang terkena virus tersebut,  rumah sakit harus sudah menyiapkan ruang isolasi dan penanganannya.

Pemerintah provinsi Gorontalo juga diminta melakukan langkah strategis  termasuk menyampaikan kepada masyarakat terkait virus ini, sehingga masyarakat tahu gejala dan langkah yang harus dilakukan.

“jangan sampai ada masyarakat terkena virus ini,” ucap Suharsi Igirisa.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO –  Merebaknya wabah virus Corona yang banyak menelan korban jiwa diberbagai Negara telah membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo prihatin.

Apalagi Prsiden Joko Widodo telah mengumumkan adanya 2 orang Warga Negara Indonesia yang berada di dalam negeri telah terkena virus Corona. Fakta ini membuat masyarakat semakin cemas dengan kemungkinan menyebarnya penyakit yang mematikan ini.

Mengantisipasi mewabahnya virus Corona ini di Gorontalo, Ketua Komisi IV, Hamid Kuna dalam rapat kerja bersama mitranya, Dinas Kesehatan dan kementerian Agama meminta Pemerinrtah Provinsi Gorontalo  melakukan sejumlah tindakan untuk mencegah penyebaran virus  corona ini.

Salah satu yang diminta Hamid Kuna adalah pembagian masker gratis bagi warga yang berada di daerah ini.

”Upaya pencegahan di Gorontalo dengan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat,” kata Hamid Kuna, Selasa (3/3/2020).

Selain Hamid Kuna,  anggota DPRD lainnya Since Kadji, yang berasal dari daerah pemilihan Pohuwato-Boalemo juga meminta pemerintah untuk lebih cekatan dalam penanganan masalah virus ini.

”Jangan hanya berkoar-koar di rapat kerja, implementasi di lapangan masih diragukan,” kata Since Kadji.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – DPRD Provinsi Gorontalo berkonsultasi dan melakukan studi tiru ke Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Provinsi Jawa Barat terkait bantuan rumah layak huni (Mahyani) di daerah ini, Jumat (12/2/2020).

Kunjungan itu dipimpin Sekretaris Komisi III, Erwin Ismail bersama anggota komisi serta Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Gorontalo.

Erwin Ismail mengungkapkan berdasarkan hasil konsultasi Dinas Perkim Jawa Barat memiliki 2 macam program yakni rumah tidak layak huni (Rutulahu) yaitu agenda bedah rumah serta pembangunan rumah baru.

“Jumlahnya di sana juga banyak hampir 11 ribu rumah pertahun,“ kata Erwin Ismail.

Erwin Ismail menjelaskan model pengerjaan mahyani di Jawa Barat dalam pengerjaannya menggunakan potensi budaya local masyarakat setempat atau gotong royong. Selain itu ada juga yayasan sosial yang bergerak untuk menangani rumah tinggal.

Dalam pratiknya, pembangunan rumah layak huni juga menggunakan terobosan lainnya seperti menggunakan bahan-bahan local yang berkualitas yang tersedia di daerah tersebut seperti bambu sebagai bahan dasar tembok yang kemudian disemen.

“Alhamdulillah kami mendapat banyak ilmu dan wawasan. Insyaallah kami dapat terapkan di Provinsi Gorontalo,” kata Politisi Demokrat ini.

 

Pewarta Hengki – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo mendorong produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk masuk minimarket yang tersebar di daerah.

Anggota Komisi II, Espin Tulie mengatakan DPRD selama ini terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk memfasilitasi para pelaku UMKM agar produknya bisa dijual di minimarket.

“Di Gorontalo mitra kerja seperti Alfamart dan Indomaret, itu masih menjadi kewenangnya Pemerintah Kabupaten/kota. Kami harap produk daerah seperti keripik, gula aren, hasil kerajinan tangan, dan yang lain bisa dijual di sana,” ujar Espin usai rapat bersama Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Senin (10/2/2020).

Espin Tulie menginginkan UMKM di Provinsi Gorontalo harus berkembang seperti halnya UMKM di Provinsi tetangga, Sulawesi Utara, yang sangat maju karena dorongan Pemerintah provinsi/kabupaten/kota setempat.

“Sekarang ini sudah banyak program pemerintah terkait UMKM yang sudah masuk dalam sekolah-sekolah. Namun, pihaknya ingin mendorong agar UMKM yang ada di Gorontalo bisa masuk ke universitas, serta dipromosikan melalui event yang ada di Provinsi Gorontalo,” papar Espin Tulie.

Dengan masuknya program UMKM di perguruan tinggi diharapkan mahasiswa setelah kuliah mempunyai kreatifitas dan tidak menjadi pengangguran, mendidik mahasiswa menjadi lebih kreatif, memiliki daya juang dan tidak muidah putus asa.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 11 Februari 2020 01:19

Komisi III Dan IV Gelar Rapat Gabungan

GORONTALO – Komisi III yang membidang perencanaan pembangunan dan Komisi IV yang membidang kesejahteraan sosial dan Iptek DPRD Provinsi Gorontalo melakukan rapat gabungan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, Senin (10/2/2020).

Dalam rapat gabungan yang berlangsung di ruang Dulohupa ini, Thomas Mopili didampingi Ketua Komisi IV, Hamid Kuna.

Thomas Mopili mengatakan rapat ini dilaksanakan dalam rangka mengetahui proyek infrastruktur apa saja yang ada di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) maupun di Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar perencanaan dan pengawasan yang dilakukan Komisi III dan Komisi IV lebih optimal.

“Fungsi kontrol sangat penting,” kata Thomas Mopili.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Yuliana Rivai menjelaskan kegiatan pemeliharaan rehabilitasi pemeliharaan SMA di Provinsi Gorontalo serta ada beberapa pembangunan SMA.

“Untuk kegiatan fisik tahun ini kami fokus pada pembangunan jalan blok plan drainase dan juga pagar akan kami coba tuntaskan tahun ini dengan anggaran yang tersedia,“ kata Yuliana Rivai.

 

Pewarta : Hengki – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Maraknya kejahatan menggunakan panah wayer di Gorontalo menjadi keprihatinan dan diseriusi Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (10/2/2020).

Mereka meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menambah anggaran operasional untuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi I, Fikram Salilama usai mengikuti rapat dengan Badan Kesbangpol dan Satpol PP di ruang kerja Komisi I dalam rangka membahas tindak lanjut kasus panah wayer di Gorontalo.

Ada 4 hal yang menjadi perhatian dalam rapat ini, lemahnya kerja Satpol PP dan Badan Kesbangpol yang tidak cekatan, tidak cepat mendeteksi dini persoalan yang muncul, terungkap alasannya adalah minimnya perlengkapan dan fasilitas yang ada, bahkan mereka tidak diberi kegiatan perjalanan untuk melakukan deteksi.

“Alasan mengapa Badan Kesbang dan Satpol PP tidak maksimal dalam melakukan pendeteksian panah wayer, karena tidak adanya dana operasional yang memadai, sehingga staf Kesbang maupun Satpol PP hanya bekerja seadanya,” kata Fikram Salilama.

Fikram meminta porsi anggaran tersendiri kepada mereka agar mampu melaksanakan tugas dan fungsinya di tengah masyarakat.

Terungkap juga kebanyakan pelaku panah wayer adalah anak di bawah umur, Fikram berharap Pemerintah Provinsi  Gorontalo bisa mengerahkan para ulama dan dai agar bisa memberi pencerahan terhadap pelaku, keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap pemerintah untuk mengerahkan seluruh dai dan para ulama untuk membuka wawasan kepada mereka, bahwa perbuatan seperti ini adalah perbuatan yang tidak baik,” ujar Fikram Salilama.

Lain hal dengan yang disampaikan oleh Ketua Komisi I, AW Thalib, ia prihatin dan mengecam aksi panah wayer yang terjadi akhir-akhir ini.

“Kami mengecam pelaku panah wayer. Kami akan bicarakan lagi persoalan ini bersama Gubernur atau Sekda nanti pada rapat berikutnya,” ucap AW Thalib.

 

Pewarta : Ferdi Igirisa – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama