>

Displaying items by tag: PPID

GORONTALO – Penyerapan anggaran Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo hingga saat mencapai 58,3 persen untuk fisik dan 47,51 persen untuk keuangan.

Penyerapan anggaran ini berkat realisasi pendagaan sapi, benih padi, pembangunan saung tani, Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Initiative (READSI), dan lainnya. 

Besarnya capaian ini terungkap dalam rapat evaluasi program Dinas Pertanian yang dikemas dalam bentuk Coffee Morning yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian, Mulyadi D Mario.

Coffee morning ini bertujuan untuk mengetahui progres pelaksanaan kegiatan yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai posisi Juni 2019.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (1/7/2019) penuh keakraban dan bernas ini  dihadiri oleh seluruh pejabat eselon III dan IV di lingkup Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo.

“Kami rutin menggelar coffee morning ini. Tadi membahas capaian dan setelah itu membincang rencana kegiatan yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” kata Mulyadi D Mario.

Pada rapat ini juga dievaluasi pascapelaksanaan Musyawarah perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) dan pembukaan kembali e-Proposal 2020.

Mulyadi D Mario mengingatkan untuk mengawal dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota agar perbaikan maupun pemasukan e-Proprosal 2020 sesuai kesepakatan dengan eselon 1 masing-masing pada waktu desk Musrenbangtan.

Pewarta : Oman Moningka – Dinas Pertanian

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe memimpin rapat perdana koordinasi bersama para kepala Kepala Bidang dan Kepala kepala seksi lingkup Dinas Pangan Provinsi Gorontalo.

Topik yang menjadi bahasan ini adalah upaya percepatan kinerja pejabat eselon III dan IV dan memastikan semua program kerja berjalan maksimal

Sila Botutihe menegaskan pentingnya koordinasi antarsesama eselon III dan IV dalam menjalankan program Dinas Pangan .

“Setiap eselon III dan IV harus mampu melakukan tupoksinya dengan baik, dapat dipastikan semua program yang diaksanakan berjalan dengan baik, sehingga kerja pimpinan terbantu dan ringan,” ujar Sila Botutihe, Selasa (1/7/2019).

Selain itu Sila Botutihe mengharapkan seluruh pegawai Dinas Pangan mampu menjunjung kekompakan dan soliditas mendukung program kegiatan pimpinan saat ini.

Hadir dalam rapat para eselon III Sekretaris Dinas, Kepala bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, kepala UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan.

Para pejabat Eselon IV hadir Kasubag Kepegawaian dan Umum, Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Kepala Seksi Ketersediaan Pangan, Kepala Seksi Sumber Daya Pangan, Kepala Seksi Kerawanan Pangan, Kepala Seksi Distribusi Pangan, Kepala Seksi Cadangan Pangan, Kepala Seksi Harga Pangan.

Kepala Seksi Penganekaragaman Keamanan Pangan, Kepala Seksi Konsumsi Pangan, Kepala Seksi Keamanan Pangan, Kepala SubTata Usaha, UPTD Kepala Seksi Manejemen Mutu, Kepala Seksi Seritifikasi dan Pengujian Mutu.

 

Pewarta : Hariman - Dinas Pangan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pelaksana tugas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Gorontalo Masran Rauf menginstruksikan seluruh jajarannya jika menemui kendala segera berkoordinasi ke pimpinan.

“Kepada seluruh staf apabila menemukan masalah segera konsultasikan ke pimpinan. Saya juga tidak keberatan apabila ada staf yang ingin datang menemui saya saat jam istirahat di rumah,” kata Masran saat coffee morning Biro Humas dan Protokol, di ruang Huyula Kantor Gubernur, Senin (1/7/2019/)

Dalam arahannya, Masran juga memberikan kesempatan kepada seluruh jajaran Humas dan Protokol yang ingin memanfaatkan ruang kerjanya untuk melakukan aktifitas keagamaan seperti membaca Al-Quran setiap pagi sebelum memulai pekerjaan.       

Menurutnya kebijakan baca Quran tersebut akan membawa pengaruh positif kepada seluruh staf Humas dan Protokol yang dapat berpengaruh pada etos kerja.

“Membaca Al-Quran dapat menenangkan pikiran dan batin juga meningkatkan rasa cinta terhadap Allah SWT dan rasulnya”, urai Masran.

Dalam coffee morning ini juga, Masran Rauf yang masih menjabat Kabag Protokol mengingkatkan kepada setiap pejabat di bawahnya baik administrator maupun pengawas agar bisa membagi tugas dengan baik kepada setiap staf yang ada serta  memperhatikan apa yang menjadi hak setiap ASN dan PTT di Biro Humas dan Protokol.

 

Pewarta : Asriani - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 600 nelayan asal Kabupaten Gorontalo Utara akan mendapat pendidikan dan pelatihan (Diklat) gratis.

Diklat ini adalah Keterampilan Dasar-Dasar Keselamatan Kapal Tradisional dan Kecakapan Kapal Tradisional Penangkap Ikan Dengan Pelayaran Maksimal 60 Mil Bagian Dek dan Bagian Mesin.

Usai mengikuti diklat selama 6 hari nantinya ratusan nelayan ini akan mendapat Surat Keterangan Kecakapan 60 mil (SKK 60) yang harus dimiliki para nelayan dan pelaut tradisional.

“Diklat dilaksanakan 22 Juli-10 Agustus 2019 yang dibagi dalam 3 angkatan. Setiap angkatan berjumlah 200 orang peserta sehingga total peserta diklat berjumlah 600 orang,” kata Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Senin (1/7/2019).

Diklat nelayan tradisional ini merupakan buah dari penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, KSOP Kelas III Gorontalo dan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.

“Alhamdulillah untuk tahun 2019 Kabupaten Gorontalo Utara yang menjadi daerah pertama di Provinsi Gorontalo yang menjadi lokus diklat pemberdayaan masyarakat secara gratis terutama diperuntukkan kepada para nelayan, sebagian besar mata pencaharian masyarakat di Gorontalo Utara adalah nelayan tradisional,” papar Jamal Nganro.

Ke depan KSOP akan melakukan Patroli Laut untuk menertibkan para nelayan yang belum memiliki sertifikat SKK 60 dan buku pelaut merah.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - Dinas Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, KSOP Kelas III Gorontalo dan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding atau nota sepahaman, Senin (1/7/2019).  

Nota kesepahaman ini dimaksudkan untuk melaksanakan amanah Peraturan Presiden Nomor 56 tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Program Pemerataan Ekonomi Melalui Pendidikan, Pelatihan Vokasi di bidang pelayaran dan memenuhi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepelautan.

”Tujuan kesepakatan bersama ini untuk memberikan kepastian hukum kewenangan sebagai bukti keterampilan dalam bentuk Surat Keterangan Kecakapan 60 mil (SKK 60) yang dimiliki para nelayan dan pelaut tradisional,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

Jamal Nganro menjelaskan jenis pendidikan dan pelatihan kepelautan yang dilaksanakan adalah Diklat Keterampilan Dasar-Dasar Keselamatan Kapal Tradisional dan Kecakapan Kapal Tradisional Penangkap Ikan Dengan Pelayaran Maksimal 60 Mil Bagian Dek dan Bagian Mesin.

Diklat dilaksanakan selama 6  hari, Senin-Sabtu, 22 Juli-10 Agustus 2019 yang dibagi dalam 3 angkatan. Setiap angkatan berjumlah 200 orang peserta sehingga total peserta diklat berjumlah 600 orang.

Politeknik Ilmu Pelayaran  (PIP) Makassar adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Perhubungan Kementerian Perhubungan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor PM.87 tahun 2015 tentang Statuta Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - dinas Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 01 Juli 2019 12:22

Rifli Katili Siap Terapkan 4A Pariwisata

GORONTALO  – Di sela-sela serah terima jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Gorontalo, Rifli Katili Kepala Dinas Pariwisata yang baru menyatakan berada di dunia pariwisata adalah tantangan yang menarik.

Dalam jabatan barunya menggantikan Nancy Lahay yang bergeser menjadi staf ahli Gubernur, Rifli Katili akan berupaya sejalan dengan komitmen Kementrian Pariwisata dan Kabupaten dan Kota untuk menerapkan “4A” pariwisata.

4 A yang dimaksud Rifli Katili adalah Accesability, Attraction, Amenities, dan Ancillary.

Accesability terkait dengan akses ke obyek wisata, Attraction berkaitan dengan “how to see” dan “how to do” oleh wisatawan yang berkunjung.  Amenities terkait dengan sarana penunjang dan akomodasi, serta ancillary terkait dengan kelembagaan.

“Pariwisata harus dikelola oleh organisasi swasta yang ikut menjaga dan melestarikan pariwisata,” kata Rifli Katili.

Serah terima jabatan ini dipimpin Sekretaris Daerah, Darda Daraba di Kantor Gubernur, Senin (1/7/2019).

Sertijab tersebut tindak lanjut dari 12 pejabat yang dilantik pada Selasa pekan lalu. 2 pejabat lain merupakan pelaksana tugas untuk mengisi jabatan yang kosong.

Darda Daraba berharap pergantian pejabat ini dapat dimaknai sebagai peningkatan kinerja. Mutasi adalah hal yang biasa untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan organisasi.

 “Reposisi dibutuhkan untuk membangkitkan dinamika yang baru sehingga inovasi untuk menjalankan roda organisasi yang lebih bagus bisa tercapai,” kata Darda Daraba.

Adapun 12 pejabat yang dilantik yakni Sila Botutihe yang menjabat Kadis Pangan, Zukri Surotinojo menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Huzairin Roham sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah.

Asisten Administrasi Umum dipercayakan kepada Sukril Gobel. Nancy Lahay menjabat staf ahli, serta Asri Banteng yang kini dipercaya sebagai Kadis Kominfo dan Statistik.

Sutrisno menjabat staf ahli, Husen Hasni sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan, Bambang Trihandoko menjabat Kadis PNM, ESDM dan Nakertras. Faizal Lamakaraka promosi menjadi Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rifli Katili digeser menjadi Kadis Pariwisata.

Selain serah terima jabatan 12 pejabat yang dilantik, ada juga serah terima jabatan dua pelaksana tugas (Plt) yakni Biro Humas dan Protokol serta Biro Umum. Kepala Biro Humas dan Protokol sebelumnya dipegang Wardoyo Pongoliu kini dipercayakan kepada Masran Rauf yang juga menjabat Kabag Protokol. Plt Kepala Biro Umum dipercayakan kepada Reflin Buata yang menggantikan posisi Zukri Surotinojo.

 

Pewarta : Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba memimpin serah terima jabatan 14 Pimpinan Tinggi Pratama bertempat di Kantor Gubernur, Senin (1/7/2019).

Sertijab tersebut tindak lanjut dari 12 pejabat yang dilantik, Selasa pekan lalu. Dua pejabat lain merupakan pelaksana tugas untuk mengisi jabatan yang kosong.

Darda Daraba berharap pergantian pejabat ini dapat dimaknai sebagai peningkatan kinerja. Mutasi adalah hal yang biasa untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan organisasi.

“Reposisi dibutuhkan untuk membangkitkan dinamika yang baru sehingga inovasi untuk menjalankan roda organisasi yang lebih bagus bisa tercapai,” kata Darda Daraba.

Adapun 12 pejabat yang dilantik yakni Sila Botutihe yang menjabat Kadis Pangan, Zukri Surotinojo menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Huzairin Roham sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah.

Asisten Administrasi Umum dipercayakan kepada Sukril Gobel. Nancy Lahay menjabat staf ahli, serta Asri Banteng yang kini dipercaya sebagai Kadis Kominfo dan Statistik.

Sutrisno menjabat staf ahli, Husen Hasni sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan, Bambang Trihandoko menjabat Kadis PNM, ESDM dan Nakertras. Faizal Lamakaraka promosi menjadi Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rifli Katili digeser menjadi Kadis Pariwisata.

Selain serah terima jabatan 12 pejabat yang dilantik, ada juga serah terima jabatan dua pelaksana tugas (Plt) yakni Biro Humas dan Protokol serta Biro Umum. Kepala Biro Humas dan Protokol sebelumnya dipegang Wardoyo Pongoliu kini dipercayakan kepada Masran Rauf yang juga menjabat Kabag Protokol. Plt Kepala Biro Umum dipercayakan kepada Reflin Buata yang menggantikan posisi Zukri Surotinojo.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Apel gabungan Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo Statistik dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo,  Muhammad Jamal Nganro bertempat di halaman kantor.

Dalam arahannya, Muhammad Jamal Nganro mengharapkan Aparat Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) di kedua dinas ini saling mengenal dan akrab sehingga tercipta komunikasi yang baik.

“Dengan adanya komunikasi yang baik dan efektif dapat memperpendek birokrasi,” kata Muhammad Jamal Nganro, Senin (1/7/2019).

Muhammad Jamal Nganro juga menyinggung menegaskan kedisiplinan PNS dan PTT harus lebih ditingkatkan, termasuk melaksanakan apel yang menjadi kewajiban PNS dan PTT pada pagi dan sore, yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan personil dalam melaksanakan tugas.

Muhammad Jamal Nganro juga menyinggung dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, ASN dan PTT sesungguhnya tidak perlu lagi diperintah, karena masing-masing sudah ada tupoksi yang telah terbagi sampai jenjang pelaksana.

“Tunjangan Kinerja Daerah atau TKD itu diberikan karena ada kinerja,” kata Muhammad Jamal Nganro.

Muhammad Jamal Nganro menjelaskan kalau gaji, pemerintah sudah menjamin setiap ASN menerima gaji sebelum bekerja, namun TKD sesungguhnya adalah hasil yang diperoleh karena kinerja.

“Waktu  kerja dibatasi dari pukul 08.00-16.30, namun apabila setelah lewat dari jam kerja masih ada tugas yang diperintahkan oleh pimpinan wajib dilaksanakan dan itulah kita diberikan TKD,” ujar Muhammad Jamal Nganro.

Apel diikuti oleh seluruh pejabat administrator, pengawas, pelaksana dan PTT di Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo dan Statistik.


Pewarta : Monika Oktaviarini - Dinas Perhubungan dan Kominfo & Statstik

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Bagi masyarakat Gorontalo, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Gorontalo Letkol Laut (P) Tonny Sundah bukanlah orang asing, termasuk di kalangan pelaku pariwisata.

Pada masa akhir tugasnya di Gorontalo Letkol Laut (P) Tonny Sundah, melaksanakan Exit Briefing kepada prajurit dan keluarga, Jumat (28/6/2019). 

Dalam arahannya Letkol Laut (P) Tonny Sundah menyampaikan Lanal Gorontalo harus siap melaksanakan tugas fungsi dan perannya sesuai dinamika lingkungan yang strategis.

Pembinaan kekuatan dan kemampuan prajurit Lanal Gorontalo diarahkan untuk mewujudkan kesiapan satuan operasional guna mendukung kesiapsiagaan TNI AL dalam melaksanakan operasi keamanan laut (kamla) terbatas melalui peningkatan kesiapan Alutsista yang ada.

Letkol Laut (P) Tonny Sundah juga menjelaskan penggunaan kekuatan dan gelar alutsista yang diimplementasikan dalam bentuk gelar operasi kamla terbatas hendaknya memperhatikan efektivitas dan efisiensi operasi agar tetap memperhatikan keterbatasan daerah dan situasi operasi.

“Prinsip Zero accident selalu diutamakan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga peningkatan kewaspadaan terhadap keselamatan dan keamanan personil dan material selalu terjaga,” kata Letkol Laut (P) Tonny Sundah.

Sebagai pengawak organisasi TNI AL dibutuhkan prajurit profesional bermoral dan beretika berazaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, 11 azas kepemimpinan dan Trisila TNI AL serta Panca Prasetya dalam pelaksanaan tugas bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Dalam tugas barunya, Letkol Laut (P) Tonny Sundah akan menduduki Komandan Sekolah Komunikasi TNI Angkatan Laut.

 

Pewarta : Dinas Kominfo Dan Statistik

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

SURABAYA – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meminta warga Gorontalo di Jawa Timur (Jatim) untuk menjaga kebersamaan antar sesama perantau.

Hal tersebut disampaikan Idris saat menghadiri Halalbihalal yang digelar oleh Ikatan Keluarga Gorontalo (IKG) Jatim bertempat di Ruang Tirta Graha, PDAM Kota Surabaya, Minggu (30/6/2019).

“Saya bersyukur warga Gorontalo di Jawa Timur aktif pada kegiatan keagamaan, silaturahim antar sesama. Ada yang sakit dikunjungi, ada yang meninggal disantuni. Semoga ini bisa dipertahankan demi eksistensi warga Gorontalo di Jawa Timur,” kata Idris Rahim.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan Gubernur Gorontalo, Idris Rahim menyambut baik halalbilhalal antar warga Gorontalo rantau. Hal itu tidak saja untuk saling bermaaf-memaafkan usai Idulfitri, tapi juga untuk berkumpul, berkomunikasi dan saling tukar informasi.

“Tadi dikatakan acaranya sangat seserhana. Menurut saya yang penting itu substansinya. Saling bersilaturahim satu dengan lain. Silaturahim modal yang besar untuk menjadi warga yang bermanfaat bagi warga dan pemerintah,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Idris Rahim meminta warga IKG aktif membantu dan mendukung program pemerintah Jawa Timur dan kabupaten/kota. Kontribusi bisa dengan banyak hal baik berupa materi, tenaga, pikiran dan doa.

“Bantu Wali Kota, bantu Gubernur, minimal jaga keamanan dan ketertiban. Berpartisiasi dalam pembangunan. Jaga kebersihan, jaga nama baik warga Gorontalo yang ada di Jawa Timur ini. Kalau kita punya Rupiah untuk membantu, silahkan kita bantu. Rupiah tidak ada, bantu dengan tenaga. Tenaga tidak ada, bantu dengan pikiran. Pikiran tidak ada, bantu dengan doa,” pinta Idris Rahim.

Ketua Umum IKG Jatim, Ibrahim Djibran dalam laporannya menjelaskan, pelaksanaan halal bihalal ini terselenggara berkat urunan warga. Ia menyebut warga IKG Jatim ada seribuan lebih, namun yang terdata baru 30 persen.

“Ada yang di Surabaya, Malang sampai Pasuruan. Ada juga di Sidoarjo, Gresik sampai Madura. Makanya pada momen ini, yang belum memasukkan alamatnya agar bisa kami data,” tuturnya.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama