>

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar Adventure Offroad etape kedua yang menyisir sejumlah Desa di Kabupaten Gorontalo, Sabtu (7/9/2019). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan istri Idah Syahidah serta puluhan offroader lokal mengikuti gelaran ini.

Sedikit berbeda dengan etape pertama yang digelar pekan lalu, jalur kali ini dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur masuk dan mengikuti aliran sungai di Desa Talumelito. Rute berlanjut ke perbukitan Desa Dulamayo Barat, Desa Malahu dan finish di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Di awal lintasan, offroader yang menunggangi mobil jenis jip dan hartop 4×4 atau four wheel drive (4WD) sudah disuguhkan oleh lintasan bebatuan sungai sepanjang 1,5 kilometer. Beberapa mobil harus DNF (do not finish) lebih awal karena masalah mesin. Beruntung saat ini sedang musim kemarau sehingga kondisi air sungai sedang mengering.

Obstacle atau rintangan berikutnya yang harus ditaklukkan yakni jalur mendaki sebelum lepas dari sungai. Satu mobil peserta mengalami freelock atau mesin penggerak roda depan tidak berfungsi sehingga sulit melahap jalur menanjak.

Upaya untuk menarik dengan winch mobil offroader lain tidak bisa mengatasi tantangan tersebut. Warga dan peserta lain terpaksa menarik dengan tali agar mobil bisa dievakuasi.

Jalur di perbukitan Desa Dulamayo Barat tidak kalah menantang. Lintasan yang sempit antara jurang dan tebing cukup untuk menaikkan adrenalin offroader. Peserta yang tidak mampu mengendalikan mobil saat menuruni bukit harus terperosok keluar dari jalur.

Jalur Talumelito – Dulamayo Selatan ini rencananya akan salah satu etape atau Special Stage (SS) dalam event Adventure Offroad Jelajah Wisata Alam Gorontalo (JAWG) Desember 2019 nanti. Event itu akan digelar besar-besaran dengan skala nasional.

“Jadi akan ada tiga etape. Etape pertama di jalur ini kita nanti nginap dan akan ada games di situ. Hari berikutnya kita lanjut etape Kabupaten Gorontalo Utara – Boalemo kita nginap lagi, terakhir di Kabupaten Pohuwato,” terangnya.

Event JAWG rencananya akan menjadi agenda parwisata tahunan pemerintah Provinsi Gorontalo. Diharapkan melalui ajang itu bisa mempromosikan keindahan alam daerah kepada para pecinta otomotif seperti event serupa yang digelar daerah lain.

Pada pelaksanaan adventure offroad itu, Gubernur Rusli beserta istri menyerahkan paket bantuan pangan kepada warga yang dilewati. Ada juga penyerahan bantuan kepada lebih kurang 250 KK miskin yang digelar di garis finish.

Sulitnya medan ditambah cuaca yang terik membuat mobil Gubernur Rusli dan beberapa mobil lain mengalami overheat mesin. Radiator menjadi panas dan berasap. Perjalanan pun sempat terhenti beberapa menit.

“Karena saya sudah terbiasa dengan offroad jalur ini tantangannya masih “kacang-kacang” (kecil atau mudah). Tapi jalur ini lebih sulit dengan jalur sebelumnya (pada etape pertama, Gorut – Boalemo),” diakui Gubernur Rusli.

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menghadiri malam keakraban anggota DPRD Provinsi Gorontalo di rumah jabatan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Malam keakraban dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2014-2019 dan juga anggota DPRD terpilih untuk periode 2019-2024.

Dalam sambutannya Wagub Gorontalo dua periode tersebut mengutarakan bahwa selama periode 2014-2019, anggota DPRD telah berkinerja dan bersinergi dengan Pemprov Gorontalo sehingga mampu mendorong suksesnya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakat.

Fungsi DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, yaitu fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, berjalan dengan baik sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Meski anggota DPRD itu berbeda warna, berbeda pandangan, dan berbeda visi, tetapi sesungguhnya kita dibalut oleh satu tujuan yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu atas nama Pemprov Gorontalo saya ucapkan terima kasih kepada anggota DPRD periode 2014-2019,” ujar Idris.

Kepada anggota DPRD yang baru terpilih untuk periode 2019-2024, Idris berharap menjadi mitra Pemprov Gorontalo untuk mewujudkan Gorontalo yang lebih unggul, maju, dan sejahtera. Wagub mengibaratkan Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan dua sisi dalam satu mata uang yang selalu menyatu untuk kepentingan bersama yakni masyarakat Gorontalo yang sejahtera.

“Apalagi saya melihat anggota DPRD yang baru ini merupakan wajah-wajah lama. Semoga ke depan kita bisa lebih bersinergi dan bermitra untuk kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tutur Wagub Idris Rahim

Dijadwalkan 45 anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2019-2024 akan dilantik pada hari Senin, 9 September 2019. Dari 45 anggota DPRD tersebut 22 orang di antaranya merupakan anggota DPRD periode 2014-2019 yang terpilih kembali untuk periode 2019-2024. Sisanya sebanyak 23 orang adalah anggota baru untuk periode 2019-2024.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Sabtu, 07 September 2019 20:00

ANRI Selesaikan Audit Kearsipan Gorontalo

GORONTALO – Tim audit Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membacakan risalah hasil audit kearsipan sekaligus penandatangan bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo di ruang kerja Kepala Dinas, Jumat (6/9/2019).

Tim audit yang diwakili oleh Nurgamah,  Arsiparis Madya dan Dian Karina Lestari, Pranata telah melakukan audir arsip dengan mengambil sampel di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Biro Pemerintahan.

Audit kearsipan eksternal pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ini menggunakan metode pengisian formulir, wawancara dan pengamatan langsung oleh tim audit ANRI.

“Aspek yang diaudit adalah ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan bidang kearsipan dalam penetapan kebijakan kearsipan, aspek pembinaan kearsipan, pengolahan arsip inaktif dengan retensi sekurang-kurangnya 10 tahun, pengelolaan arsip statis, aspek sumber daya manusia kearsipan, aspek organisasi kearsipan, aspek pra sarana dan sarana kearsipan dan pendanaan,” kata Nurgamah.

Pada akhir pelaksanaan audit kearsipan eksternal ini menghasilkan risalah sementara hasil audit dan telah ditanda tangani oleh Ketua tim audit Nurgamah serta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Yosef P Koton,  yang dihadiri oleh Kepala Bidang Kearsipan Mustari Sumaga, fungsional kearsipan, pengawas dan pelaksana pada bidang kearsipan.

"Risalah ini nantinya akan dibawa dan dirapatkan kembali oleh para deputi di ANRI dan akan menghasilkan nilai," jelas Nurgamah.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton mengharapkan nilai yang didapatkan lebih tinggi dari tahun lalu, dari kriteria cukup menjadi kriteria baik karena semua tugas dan fungsi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sudah dijalankan sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2009 nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5071), Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2012 nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5286), dan Peraturan Arsip Nasional Republik Indonesia nomor 6 tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan, Arsip Nasional Republik Indonesia telah melaksanakan audit kearsipan terhadap Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan dari tanggal 3-6 September 2019.

 

Pewarta :  Domy - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KWANDANG - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Kebudayaan Seksi Pembinaan Seni dan Tenaga Kebudayaan menyerahkan bantuan berupa alat kesenian pada komunitas Seni dan Budaya di Desa Boalemo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (6/9/2019).

Bantuan alat Kesenian ini diserahkan oleh Ramlah Habibie, Plt Kepala Dinas Dikbudpora didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Meli Mohamad, Kepala Bidang Pembinaan   Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ernawati Panu, Kepala Seksi Pembinaan Kesenian dan Tenaga Kebudayaan, Safwan Eka Putra dan Kepala Seksi Pembinaan Bahasa dan Tradisi Daerah, Affandy Lakoro, juga hadir Kepala Desa Boalemo  dan Tokoh adat Gorontalo Utara, Mansyur Dali selaku Tenaga Kebudayaan Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo.

“Kami berharap alat Kesenian ini bisa bermanfaat dalam pengembangan Kebudayaan di Kabupaten Gorontalo Utara khususnya pada Komunitas Kampung KB Mandiri desa Boalemo,” kata Ramlah Habibie saat menyerahkan alat kesenian.

Dalam penyerahan bantuan ini, kedatangan rombongan Dinas Dikbudpora di lokasi disambut secara adat oleh anak-anak sekolah yang tergabung dalam Komunitas Seni dan Budaya, mereka menyuguhkan atraksi kesenian dan budaya di antaranya Buruda, Dana-dana tradisional, Tanggomo dan Senam Tolotidi.

"Kami sangat bangga disambut secara adat oleh anak-anak sekolah yang ada di sini,  semua berkat didikan dari Tenaga ahli Kebudayaan Dinas Dikbudpora Provinsi  Gorontalo, Mansyur Dali, beliau ini teman saya waktu kuliah," tambah Ramlah Habibie di sela-sela memberikan sambutan.

Tahun ini Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo menyerahkan paket bantuan alat kesenian pada komunitas seni dan budaya yang tersebar di Provinsi Gorontalo masing-masing di Kabupaten Gorontalo pada sanggar Maesaan Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat dan Kabupaten Gorontalo Utara pada Kampung KB Mandiri Desa Boalemo Kecamatan Kwandang.

 

Pewarta : PPID Kebudayaan

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

TIBAWA – Warga Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo sebentar lagi bisa berbahagia. Mereka tidak lagi terisolir sebab jalan di kampungnya sudah hampir rampung.

Jalan dengan konstruksi rabat beton itu dikerjasamakan dengan TNI melalui Komando Resort Militer (Korem) 133 Nani Wartabone. Anggaran Rp 2.5 miliyar dikucurkan untuk membiayai jalan usaha tani sepanjang 2.638 meter.

Pekerjaan jalan tersebut ditinjau oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Jumat (6/9/2019). Hadir pula Danrem 133 Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw.

“Jalan ini ketika saya kampanye di sini bersama kepala desa diaspirasikan oleh rakyat, mereka minta hanya jalan. Saya janjikan insyaallah saya terpilih jadi gubernur jalan ini akan saya perbaiki dan alhamdulillah sekarang sudah mulai, progres fisiknya sudah 48%,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat bertatap muka dengan ratusan warga setempat.

Beberapa yang juga menjadi aspirasi masyarakat yakni tentang ketersediaan listrik. Di kampung yang tidak jauh dari jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) itu belum teraliri listrik. Termasuk jembatan yang dilintasi oleh jalan.

“Insyaallah Senin saya perintahkan tim ke sini dan juga dari PLN, untuk meninjau dan segera kita lakukan pemasangan listrik. Ini adalah hadiah yang saya berikan kepada kalian, setelah saya kembali menjabat maka pembangunan kerja nyata harus diwujudkan tidak hanya janji janji belaka,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangdam XIII Merdeka mengaku senang TNI bisa dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur untuk membantu rakyat. Hal ini menurutnya sebagai wujud nyata Kemanunggalan TNI yang mencintai dan dicintai rakyat.

“Korem 133 ini baru satu tahun berdiri tetapi sudah dekat dengan rakyat. Ibu bapak sekalian, kami tentara itu berasal dari rakyat, sebelum jadi tentara kami rakyat, bekerja untuk rakyat dan nantipun setelah pensiun kami akan jadi rakyat,” jelas Tiopan.

Jenderal bintang dua itu juga sedikit menyinggung tentang eksistensi TNI AD di Gorontalo yang saat ini sudah ketambahan dua Komando Distrik Militer yakni Kodim 1313 Pohuwato dan Kodim 1314 Gorontalo Utara. Tiopan mengajak warga yang ingin anaknya masuk tentara untuk mendaftar sepanjang memenuhi standar dan kriteria yang ditetapkan.

 

Pewarta: Ecyhin - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 444 jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 27 Ujung Pandang (UPG) asal Kota Gorontalo tiba dengan selamat di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Kedatangan jemaah haji Kloter 27 UPG disambut langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Hamka Arbi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Jamaah haji Kloter 27 UPG diterbangkan dari Bandara Hasanuddin Makassar menuju Bandara Jalaluddin menggunakan maskapai Lion Air yang dibagi dalam tiga penerbangan.

Penerbangan pertama tiba di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo sekitar pukul 18.00 Wita.

Pada awal diberangkatkan, jamaah haji Kloter 27 UPG berjumlah 450 orang. Namun yang kembali dan diterima di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo hanya 444 jemaah ditambah satu jemaah dari Kloter 34 UPG.

Empat jamaah di antaranya pulang lebih awal karena sakit dan alasan dinas. Sementara dua jamaah lainnya wafat di Arab Saudi.

Jamaah yang wafat atas nama Raudhah Hulinggi Saini, anggota rombongan 9 regu 36 yang wafat di Rumah Sakit Arab Saudi pada tanggal 11 Agustus 2019. Satu jamaah lainnya yang wafat atas nama Darwin Yantu Hatama, rombongan 8 regu 31 yang wafat di Pemondokan Maktab 24 nomor rumah 232 Mekkah pada tanggal 16 Agustus 2019.

Dalam sambutannya saat menerima kembali kedatangan jemaah haji Kloter 27 UPG, Wagub Idris Rahim atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo mengucapkan syukur jamaah  haji Kloter 27 UPG tiba dengan selamat di Gorontalo.

“Syukur alhamdulillah bapak ibu jamaah  haji telah tiba dengan selamat di kampung halaman,” ucap Idris.

Wagub mewakili Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji sejak pemberangkatan hingga pemulangan jemaah.

“Kami mohon maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah  haji. Kami mendoakan seluruh jemaah jamaah  haji mabrur,” ujar Idris Rahim.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PULUBALA – Sebanyak 1750 personil gabungan dari berbagai unsur siap menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Kesiapsiagaan diperoleh usai menggelar latihan bersama yang digelar di Markas Komando Resort Militer (Makorem) 133 Nani Wartabone di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Latihan selama dua hari itu ditutup oleh Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Berbagai unsur ikut terlibat seperti TNI, Polri, BPBD Provinsi dan Kabupaten, Dinas Sosial, PMI, Damkar dan Pramuka.

Latihan bersama fokus untuk meningkatkan keterampilan petugas dalam menghadapi kebakaran hutan. Terlebih saat ini daerah Gorontalo sedang menghadapi kemarau panjang.

“Latihan ini menurut saya sudah tepat karena sekarang musim kemarau dan bencana kekeringan di mana-mana, termasuk adanya potensi kebakaran hutan. Setelah ini kita musim penghujan, bencana banjir dan lain-lain bisa terjadi yang juga harus diantisipasi,” terang Gubernur Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu berharap latihan semacam ini bisa meningkatkan keterampilan petugas dari semua unsur. Khususnya menyangkut komunikasi, koordinasi serta mengetahui peran dan tugasnya masing-masing.

Senada dengan Gubernur Gorontalo, Pangdam XIII Merdeka menilai pelaksanaan latihan gabungan sudah berjalan dengan baik. Perlu ditingkatkan yakni rutinitas latihan dengan melakukan perencanaan yang matang dan terukur.

“Kita buat perencanaan dan bagaimana protap (protokol tetap). Harapan kita latihan semacam ini bisa berkelanjutan agar petugas semakin terampil dan percaya diri,” terang jenderal bintang dua itu.

Selain menutup latihan gabungan penanggulangan bencana alam, Pangdam bersama Gubernur Rusli didampingi Bupati Pohuwato meninjau pelaksanaan proyek jalan usaha tani di Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Jalan bernilai Rp2,5 miliar dibangun dengan konstruksi rabat beton dengan panjang 2.638 meter. Progres pekerjaannya saat ini sudah 48% atau lebih kurang 927 meter.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

MAKASSAR  – Sejumlah 451 jamaah haji Gorontalo Kloter 27, transit di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, pada pukul 12.20 Wita, Jumat (6/9/2019).

Sebelum jamaah tiba, Kepala Keamanan Bandara Sultan Hasanuddin, Selamat Riyadi dalam briefing bersama staf menyampaikan, bahwa penerimaan jamaah transit akan dilakukan semaksimal mungkin.

“Maksimalkan semua pelayanan penerimaan jamaah. Jika ada kekurangan akan menjadi bahan evaluasi pada penerimaan jamaah  transit berikutnya,” kata Selamat Riyadi.

Kepala Biro Kesra Mitran Tuna juga menyampaikan, bahwa jamaah akan trasnit selama kurang lebih 4 jam dan akan diterbangkan ke Gorontalo dengan pesawat Lion charter yang dibagi dalam 3 penerbangan yaitu pada pukul 14.20 Wita, lebih cepat dari jadwal yang seharusnya yaitu pukul 16.00 Wita. Penerbangan selanjutnya dengan selisih waktu kurang lebih 20 menit

Mitran juga mengharapkan agar pada kloter berikutnya, jamaah mendapat tempat yang lebih akomodatif mengingat jamaah transit cukup lama yaitu kurang lebih 4 jam.

“Pastikan untuk selanjutnya seluruh jamaah mendapatkan akses yang lebih baik, karena para jamaah transitnya cukup lama, kurang lebih 4 jam,” pintanya.

Pada kloter ini terdapat 1 orang jamaah haji dari kloter 34 yang Tanazul yaitu jamaah yang memisahkan diri atau pulang lebih awal.

Rencananya jamaah  akan tiba pada pukul 17.30 Wita dan diterima di Mess Haji Provinsi Gorontalo oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Jemaah tiba dengan Pesawat Garuda dan disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan, M. Jamal Nganro, Kepala Biro Kesra Mitran Tuna, pihak Angkasa Pura, Kemenag Provinsi Gorontalo, KKP makassar, dan Penghubung Gorontalo subid Makassar.

 

Pewarta : PPID Penghubung Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  - Untuk mengoptimalkan pengawasan pekerjaan, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan pekerjaan di sejumlah lokasi.

Lokasi yang dikunjungi adalah pekerjaan permukiman di Keluarahan Leato dan Lekobalo di Kota Gorontalo.

“Kami melihat sudah sejauh mana progres pekerjaan. Karena sesuai laporan dari pelaksana untuk pekerjaan di Lekobalo maupun Leato itu sudah selesai 100 persen, sebelum tim Provisional Hand Over (PHO) turun, kami harus memastikan terlebih dahulu,” kata Yuliana Rivai, Jumat (6/9/2019)

Dari hasil peninjaun tersebut Yuliana Rivai mengungkapkan, masih ada beberapa bagian pekerjaan yang perlu perbaiki oleh pelaksana untuk mencapai 100 persen.

“Setelah kami lihat masih ada beberapa hal yang perlu mereka perbaiki, sehingga waktu tim PHO turun nanti, kalaupun ada perbaikan yang disarankan nanti sudah tidak banyak lagi,” ungkap Yuliana Rivai.

Pembangunan infrastrukstur jalan pemukiman untuk kelurahan Leato kecamatan Dumbo Raya, terbagi dua segmen yaitu segmen 1 panjang jalan 74 meter dengan lebar 1,5 meter, segmen 2 panjang jalan pemukiman 218 meter dan lebar 1,5 meter dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp100 juta.

Sedangkan untuk pembangunan jalan pemukiman yang berada di kelurahan Lekobalo panjang 382 meter dan lebar 1,5 meter menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp150 juta.

Selain itu Yuliana Rivai berharap pembangunan jalan pemukiman yang merupakan aspirasi masyarakat ini akan memudahkan akses masyarakat meningkatkan perekonomian.

“Karena lokasi-lokasi tersebut masuk di kawasan strategis provinsi, saya berharap pembangunan jalan pemukiman ini bisa memudahkan akses masyarakat untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Kota Gorontalo” imbuhnya

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Pangan harus aman dan jauh dari bahaya cemarabn biologis, kimia dan benda lain yang dapat menggangu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Untuk itu diperlukan standar  pengetahuan keamanan pangan bagi pelaku usaha makanan di Provinsi Gorontalo. Pengetahuan dasar ini juga harus dimiliki setiap orang .

Untuk itu Dinas Pangan selaku Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab atas keamanan pangan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat menggelar  bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan pengawas pangan segar asal tumbuhan (PSAT) petugas pengambil contoh (PPC).

"Petugas Pengambil Contoh bisa memberikan rekomendasi tindakan apa yang harus diambil dalam rangka pengamanan pangan konsumsi pangan segar," kata Sekretaris Dinas Pangan, Niveta Dj Paramata yang mewakili Kepala Dinas  saat membuka  bimtek di Gedung Sumber Ria, Kamis (5/9/2019).

Niveta Paramata menjelaskan keberhasilan keamanan pangan dimulai dari pada saat tanam, perlakuan benihnya, cara menanamnya, pengolahan tanah dan memperhatikan cemaran kimia maupun mikroba yang dapat menganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Di hadapan peserta Bimtek  PPC  Niveta Paramata yang didampingi Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Zakiya Beserewan, berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta sehingga dapat menjalankan tugas pengambilan sampel dengan baik dan benar di kabupaten/kota masing-masing.

 “Tujuan Bimtek ini untuk meningkatkan kompetensi personel dinas kabuapten /kota yang menangani pengawasan keamanan pangan sehingga mampu melakukan pengambilan contoh di wilayah kerja masing-masing,” kata Kepala Seksi Keamanan Pangan, Elli Andi Nuswati, saat melaporklan kegiatan bimtek ini.

Bimtek ini di laksanakan selama 2 hari, Kamis-Jumat (5-6/9/2019) yang diikuti oleh petugas pengambil contoh dari dinas pangan kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Hariman – Dinas Pangan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo