>

GORONTALO – Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Gorontalo membahas tindak lanjut penyusunan peta jalan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bersama Kepala SMK se-Provinsi Gorontalo, Perguruan Tinggi, dunia usaha dan industri serta Bapppeda.

Kegiatan yang berlangsung di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Senin (9/9/2019) dibuka oleh Penjabat Sekda Provinsi Gorontalo Sukri Botutihe ini dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan yang berdaya saing. Sebagaimana yang tercantum dalam Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK.

Syukri Botutihe mengatakan, saat ini lulusan SMK disebut-sebut sebagai penyumbang pengangguran terbesar di Indonesia maupun di Provinsi Gorontalo.

Pengelola satuan pendidikan sekolah kejuruan dan pemangku kepentingan harus bekerja lebih keras untuk menjawab Inpres nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK.

Melalui inpres yang ditujukan kepada 12 menteri, 34 gubernur, dan kepala badan nasional sertifikasi profesi, diharapkan SMK benar-benar dapat menyiapkan tenaga kerja. Bukan saja memiliki keterampilan di dunia kerja melainkan juga punya karakter yang dibutuhkan dunia industri.

”Apalagi sekarang kita berada di era persaingan yang memiliki kompetensi tinggi, kita harus menyiapkan tenaga kerja terampil bukan menambah pengangguran,” ujar Sukri Botutihe.

Selain itu, ketersediaan dan kompetensi guru yang tidak sesuai dengan mata pelajaran juga sangat berpengaruh terhadap peningkatan daya saing SDM lulusan SMK.

“Bagi guru-guru dan Kepala sekolah yang ada di sekolah kejuruan harus berusaha mengembangkan kompetensi dirinya kalau kita ingin revitalisasi. Jangan sampai lulusan SMK ini hanya menjadi penonton masuknya pekerja asing di daerah kita,” kata Sukri Botutihe.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo Ramlah Habibie berharap kepada para kepala sekolah bersama pihak dunia industri dan usaha bisa menyelaraskan kurikulum SMK dengan pihak dunia usaha dan industri.

” Alhamdulillah untuk tahun ini dan tahun 2020 kami sudah melaksanakan vokasi uji kompetensi kepada siswa agar begitu siswa lulus mereka telah tersertifikasi sehingga lebih meyakinkan dan memudahkan dunia industri untuk menerima lulusan SMK,” kata  Ramlah Habibie.

Tindak lanjut penyusunan peta jalan revitalisasi SMK akan berlangsung selama 3 hari, mulai Senin-Rabu (9-10/9/2019).

 

Pewarta : Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim memastikan bahwa dana untuk iuran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Pemerintah Provinsi Gorontalo tersedia dan cukup untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Gorontalo hingga akhir tahun 2019.

Hal itu diungkapkannya saat menerima kunjungan Deputi Direksi Wilayah Suluttenggomalut BPJS Kesehatan, Dasrial, di rumah jabatan Wagub Gorontalo, Selasa (10/9/2019).

“Untuk Pemerintah Provinsi Gorontalo dana kita cukup untuk iuran hingga akhir tahun ini. Tetapi untuk kabupaten/kota nanti kita akan menyurat untuk mencukupkan dana Jamkesda sampai akhir tahun 2019,” kata Wagub Idris Rahim.

Idris Rahim mengutarakan penyediaan dana iuran Jamkesda tersebut merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih prima kepada seluruh masyarakat yang menjadi salah satu program unggulan dalam RPJMD 2017-2022.

“Kita tidak menginginkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tertunda hanya karena tidak tersedianya dana untuk iuran Jamkesda,” tegas Idris Rahim.

Komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut mendapat apresiasi dari Deputi Direksi Wilayah Suluttenggomalut BPJS Kesehatan. Dasrial mengungkapkan, keberhasilan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan program JKN menjadi model nasional karena telah mampu mengcover lebih dari 95 persen penduduk dengan jaminan kesehatan.

Tentang isu kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada tahun 2020, Dasrial menuturkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menunggu keluarnya Peraturan Presiden yang mengatur tentang iuran. Menurutnya, penentuan iuran tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah.

 “Saat ini pembahasan iuran sedang berproses, sedang dihitung dengan benar oleh akademisi dan aktuaria berapakah iuran yang sesuai dalam pembiayaan JKN. Kita tunggu saja, seluruh provinsi dan kabupaten/kota juga menunggu hal itu untuk kecukupan dana pada tahun 2020. Kita tuntaskan tahun ini dengan baik dan untuk tahun depan tentunya akan ada forum-forum yang membahas lebih lanjut,” kata Dasrial.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi pengembangan motif karawo yang dikhususkan untuk pengurus Pokja III TP PKK tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (10/9/2019) di gedung Bele Limbui Kota Gorontalo.

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah.

Idah Syahidah menyampaikan upaya untuk memajukan karawo saat ini adalah dengan menyesuaikan perkembangan motif dan fashion. Hal yang demikian inilah adalah salah satu cara dan tuntutan yang wajib dipenuhi oleh pengrajin dan desainer karawo

“Dengan motif yang baru dan beragam, maka pembeli memiliki banyak pilihan sesuai selera pembeli, harga jual juga menentukan. Kami yakin harga mau setinggi apapun jika memuaskan coraknya dan modelnya tetap akan laku terjual,” kata Idah Syahidah.

Idah Syahidah yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gorontalo ini menegaskan, desain motif harus terus beragam, pengrajin maupun desainer ataupun masyarakat harus dan terus mensosialisasikan kain khas ini di mana saja berada. Terlebih jika diberikan tugas di luar daerah, sudah sepatutnya menggunakan kain karawo karena secara langsung hal yang demikian bisa menambah pengetahuan masyarakat luas mengenai karawo

“Kami contohkan, saat ikut Lemhannas sekitar 2 minggu di Jakarta. Selama kegiatan itu saya menggunakan terus jilbab yang bermotif karawo. Saya juga kadang pakai baju karawo bahkan saya bawah kue karawo. Nah teman-teman anggota DPR yang melihat itu mereka jadi ikut tertarik, bahkan mereka memesan jilbab dan kue karawo. Saya pun menyuruh Gubernur untuk mengirimkan ke Jakarta. Hal – hal seperti ini tanpa kita sadari sudah turut membantu pelestarian kain khas kita, tanpa menunggu momen-momen seperti adanya festival karawo atau kegiatan lainnya,” ujar Idah Syahidah.

Sulawan karawo adalah salah satu kearifan lokal yang sudah dikenal dunia,  karawo sudah tampilkan dalam parade New York Fashion Week,  Amerika Serikat.

 

Pewarta : Echin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sehari bersama anak adalah program untuk mendorong kepedulian serta kesadaran pemenuhan dan perlindungan hak anak untuk menciptakan kesempatan anak Indonesia khususnya di Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan kapasitasnya.

Anak harus mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik, memberikan kesempatan bagi anak, termasuk di dalamnya anak panti dan anak yang termaginalkan untuk mengatualisasikan potensi dan kreatifitasnya dengan penuh keceriaan dan mandiri.

Untuk itu dalam semarak  peringatan Hari Anak Nasional Indonesia Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaksanakan program sehari bersama anak dengan tema “Anak Bahagia Indonesia Sejahtera” pada Selasa (10/9/2019).

Menurut Kepala Dinas Sosial PPA dan PA, Risjon Kujiman Sunge dalam sambutan pembukaan kegiatan, menuturkan bahwa momen sehari bersama anak dapat memberikan wahana ekspresi dan aktualisasi diri untuk anak-anak dan menjalin kekuatan silaturahim dan bersosialisasi anak anak.

“Sehari bersama anak ini ada beberapa kegiatan  yang dilaksanakan yakni permainan tradisionalyang dipilih menjadi wahana bermain bagi setiap anak untuk bersuka cita bersama teman- temannya,” kata Risjon Kujiman Sunge.

Sebagai upaya memberi pilihan jenis permainan yang berbeda bagi anak-anak di tengah-tengah gempuran permainan modern sebagai dampak dari kemajuan teknologi di masa kini, permainan tradisional ini dipilih untuk mengurangi kecanduan anak-anak terhadap games modern yang seringkali menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak.

Sehari Bersama Anak ini didukung  oleh PT Pegadaian Gorontalo, CV Mufidah, Anisa Rumah Muslimah G orontalo serta Kalbe Nutrional (susu zee) Gorontalo yang  berlangsung di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Gorontalo, kegiatan seru ini dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, Kepala Pengadaian Gorontalo, para Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota  dan Lembaga Kesejahteraan Anak Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Boalango dan Kabupaten Gorontalo, TK PAUD, Sekolah Dasar Luar Biasa  Kota/Kabupaten Gorontalo dan Forum Anak Daerah Provinsi Gorontalo, semuanya lebih dari 350 anak.

Idah Syahidah menjelaskan dalam siklus kehidupan manusia masalah anak-anak merupakan fase manusia mengalami tumbuh kembang yang menentukan masa depannya. karenanya anak tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara.

“Mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ini karenanya  mereka mempunyai hak yang sama hidup dan berkembang secara optimal, merasakan lingkungan yang aman, nyaman dan bahagia,” kata Idah Syahidah.

Idah Syahidah juga menjelaskan, anak-anak menjadi harapan untuk mewujudkan mimpi-mimpi para founding father di masa lalu. Nasib bangsa ini di masa depan ditentukan oleh seberapa berhasilnya orang dewasa dalam mendidik anak-anak masa kini untuk menjadi manusia yang unggul kelak.

Program sehari bersama anak ini mendapat apresiasi dari Bunda PAUD, Idah Syahida. Kegiatan ini sebagai kerja nyata untuk mengingat kembali dan menggunggah kepedulian serta kesadaran tentang pentingnya pemenuhan dan perlindungan anak, hak-hak anak.

Idah Syahidah berharap tidak hanya sehari ini pelaksanaan sehari bersama anak tetapi besok, lusa dan tiap hari juga  sehari bersama anak, walaupun mungkin waktunya dengan anak hanya sebentar tetapi memberikan kualitas pendidikan terhadap anak-anak.

“Untuk itulah pada momen penting ini sehari bersama anak mari kita bersama sama intropeksi diri apa yang sudah kita lakukan dan berikan pada anak-anak,” ujar Idah Syahidah.

 

Pewarta : Owan Thalib - Dinsos PPPA

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelola perpustakaan se-Provinsi Gorontalo bertempat di Hotel Horizon Nayumi, Kota Gorontalo.

Bimbinga teknis ini berlangsung selama 2 hari, Selasa- Rabu (10-11/9/2019 yang diikuti 100 orang dari perwakilan kabupaten dan kota serta perguruan tinggi.

“Bimtek pengelola perpustakaan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengelola perpustakaan agar memiliki kecakapan yang dapat mendukung pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan,” kata Yosep Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo saat membuka kegiatan ini, Selasa (10/9/2019).

Yosep Koton  menjabarkan beberapa kompetensi yang akan ditingkatkan dalam bimbingan teknis ini adalah perpustakaan pusat belajar masyarakat sepanjang hayat, kemampuan melakukan komunikasi asertif, dan membuat infografis sederhana di perpustakaan.

“Sasaran utama kami adalah pustakawan dan atau tenaga pengelola perpustakaan umum provinsi, kabupaten/kota, desa serta tenaga pengelola perpustakaan sekolah,” ujar Yosep Koton.

Opong Sumiyati, Kepala Pusat Pengembangan Pustakawan Perpusnas selaku ketua tim sekaligus mewakili kepala perpustakaan nasional menyampaikan apresiasi kepada Dinas dan peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini.

“Kami mewakili kepala Perpustakaan Nasional mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kesungguhan peserta serta kerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo,” papar Opong Sumiyati.

Dalam pembukaan ini, Yosef Koton menekankan arti penting perpustakaan yang berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, fungsi perpustakaan ini menjadi tantangan bagi pengelolanya untuk menciptakan sebuah perpustakaan yang bisa menjadi tempat menggali ilmu pengetahuan dan informasi.

Kebijakan untuk memajukan dunia perpustakaan dinilai merupakan opsi yang paling realistis dalam mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang berilmu, beriman, dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab dalam mendukung program program pemerintah.

“Pepatah tua mengatakan tak ada masa kini kalau tak ada masa lalu, Tak ada masa depan kalau tak ada masa kini. Masa lalu itu adalah guru yang paling hebat tempat belajar dan menjadi cermin bagi masa kini dan juga masa depan dan masa lalu itu ada pada bahan koleksi di perpustakaan,” ujar Yosep Koton.

 

Pewarta : Suleman - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KABILA – Sebanyak 196 unit aset kendaraan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang akan dilelang secara umum, dinilai oleh Kanwil DJKN Suluttenggomalut. Kendaraan tersebut terdiri dari 151 unit kendaraan roda dua dan 45 unit kendaraan roda empat.

“Sebelum kendaraan itu kita lelang, terlebih dahulu dinilai oleh Kanwil DJKN Suluttenggomalut untuk menentukan patokan harga terendah,” kata Kepala Dinas Keuangan Daerah Provinsi Gorontalo, Huzairin Roham, pada pembukaan penilaian kendaraan di halaman Kantor Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Senin (9/9/2019).

Huzairin menjelaskan, tahapan penilaian oleh Ditjen Kekayaan Negara akan dilakukan selama dua minggu. Setelah ditetapkan nilai atas masing-masing kendaraan, akan dilakukan lelang umum dengan dua metode, yaitu lelang online dan lelang terbuka di mana peserta lelang berkumpul di satu tempat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KPKNL selaku pihak pelaksana lelang. Untuk harga lelang dinilai dari patokan harga terendah. Misalnya satu kendaraan dinilai dengan harga Rp2 juta, peserta lelang tidak boleh menawar dibawah harga itu, harus di atas patokan harga terendah. Pemenangnya adalah yang menawar dengan harga tertinggi,” jelas Huzairin.

Terhadap pelaksanaan penilaian aset kendaraan Pemprov Gorontalo yang akan dilelang, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengutarakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk akuntabilitas dalam pengelolaan barang dan aset pemerintah. Menurutnya, pengelolaan aset sama halnya dengan pengelolaan keuangan daerah yang harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

 “Kita memperoleh penilaian opini WTP dari BPK RI sudah tujuh kali, lima kali di antaranya kita raih secara berturut-turut. Keberhasilan meraih opini WTP tersebut salah satunya ditentukan oleh pengelolaan aset termasuk kendaraan,” ungkap Wagub Idris Rahim.

Sementara itu Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan Daerah Provinsi Gorontalo, Iwan Lakoro menjelaskan, 196 kendaraan yang dinilai tersebut sebelumnya telah diverifikasi oleh tim verifikasi dengan mengacu pada tiga syarat, yaitu syarat teknis, legalitas, dan syarat ekonomis.

“Untuk 151 kendaraan roda dua semuanya sudah ada di lokasi penilaian, mobil hanya 20 unit yang ada di lokasi. Sisanya 25 unit ada di bengkel karena kondisinya rusak berat, tidak bisa dijalankan ataupun diderek. Nanti tim penilai didampingi oleh Bidang Aset dan pengurus barang masing-masing OPD akan ke bengkel,” pungkas Iwan Lakoro.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

TALAGA – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim membuka Kejuaraan Pencak Silat Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) Cup di gedung David Bobihoe Akib, Kampus UMGo, Senin (9/9/2019).

“Pencak silat adalah salah satu cabang olahraga bela diri yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Oleh karena itu kejuaraan ini selain bertujuan untuk mencari atlet yang memiliki potensi, juga sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan silat sebagai budaya bangsa,” kata Wagub Idris Rahim.

Idris mengemukakan, potensi pencak silat di Provinsi Gorotalo cukup besar. Berdasarkan data dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Gorontalo, jumlah pesilat di Gorontalo mencapai 10.000 orang. Tetapi menurutnya, untuk membangun pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga yang mampu mengharumkan nama Provinsi Gorontalo di kancah nasional maupun internasional tidaklah mudah.

“Jumlah pesilat yang cukup banyak itu harus didukung oleh sarana prasarana yang memadai, pembinaan yang kontinu, serta dukungan dari semua pihak untuk pendanaan pencak silat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Idris berharap melalui kejuaraan pencak silat Rektor UMGo Cup akan lahir pesilat yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan hingga internasional. Pada kesempatan itu Wagub mengapresiasi langkah Rektor UMGo yang menggelar kejuaraan pencak silat sebagai sarana untuk mengukur dan mengevaluasi program latihan yang dilaksanakan oleh masing-masing tim pencak silat.

“Kami bertekad pesilat yang akan mewakil Indonesia pada Sea Games ataupun Asian Games lahir dari kampus UMGo. Khusus untuk siswa SMA yang ikut pada kejuaraan ini langsung bisa menjadi mahasiswa UMGo tanpa melalui tes, dan untuk juara 1, 2, dan 3, akan kami berikan beasiswa berupa gratis beasiswa selama satu semester,” ungkap Rektor UMGo Isman Jusuf dalam sambutannya.

Kejuaraan Pencak Silat Rektor UMGo Cup yang diikuti oleh 286 pesilat dari 32 tim se Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara, akan berlangsung selama tiga hari, 9-11 September 2019. Peserta dibagi dalam lima kategori yaitu SD, SMP, SMA, Mahasiswa, dan umum. Hadir pada pembukaan itu Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo selaku Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Gorontalo bersama sejumlah pengurus dan tamu undangan lainnya.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO - Anoa dan Babirusa merupakan satwa endemik Pulau Sulawesi yang populasi dan habitatnya semakin terancam. The International Union for Conservation of Nature [IUCN] memasukkan Anoa sebagai jenis terancam punah secara global dengan kategori Endangered.

Sementara, tiga spesies Babirusa; Babyrousa babyrussa berstatus Vulnerable, Babyrousa togeanensis berstatus Endangered, dan Babyrousa celebensis berstatus Vulnerable. Bahkan, jenis - jenis Babirusa telah dilindungi sejak 1931 oleh Pemerintah Indonesia.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan Strategi dan Rencana Aksi Konservasi [SRAK] Anoa dan Strategi dan Rencana Aksi Konservasi [SRAK] Babirusa pada 2013 - 2024.

Dokumen ini telah disahkan melalui Peraturan Menteri Kehutanan No: P. 54/Menhut-II/2013 dan Peraturan Menteri Kehutanan No: P.55/ Menhut-II/2013.

Untuk memotret capaian yang sudah dijalankan para pihak serta tantangan dan hambatan dalam mengimplementasikan SRAK Anoa dan Babirusa. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Burung Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Pemantauan Implementasi SRAK Anoa dan Babirusa tahun 2019.

Harapannya, selain mendapatkan update data dan informasi capaian SRAK, juga dapat memperkuat konsolidasi para pihak yang berkepentingan dalam upaya konservasi Anoa dan Babirusa di Sulawesi.

Dalam sambutannya pada Lokakarya Pemantauan SRAK Anoa dan Babirusa di Gorontalo Noel Layuk Noel menyampaikan,

“Konservasi Anoa, Babirusa dan habitatnya diharapkan selaras dengan program pembangunan.” Noel mengatakan, pihaknya ingin konservasi Anoa dan Babirusa lebih maksimal lagi, harus dikomunikasikan dengan para pihak. Mengingat, KLHK sendiri saat ini dibebankan tugas untuk meningkatkan populasi spesies terancam punah, termasuk Anoa dan Babirusa sebesar 10 persen,” kata Noel Layuk Allo, Kepala Balai KSDA Sulawesi Utara, Senin (9/9/2019).

Kondisi eksisting Anoa dan Babirusa sekarang ini, populasinya dihabitat kurang dari 5.000 individu. Data mencatat, tingkat perburuan Anoa per tahunnya sebanyak 275 individu dewasa. Sementara Anoa sebanyak 100 individu dewasa. Meski data perburuan terkesan kian menurun dari tahun ke tahun. Hal ini memberikan warning kepada kita bahwa populasi Anoa dan Babirusa sudah menurun dan dianggap punah secara lokal.

Sementara Program Maneger Gorontalo - Burung Indonesia, Amsurya Warman Amsa menjelaskan “Burung Indonesia ikut berkontribusi dalam mengimplementasikan SRAK Anoa dan Babirusa, mengingat wilayah kerja kami merupakan habitat penting bagi Anoa dan Babirusa. Khususnya di Provinsi Gorontalo.”

Selain mendukung implementasi SRAK Anoa dan Babirusa, Burung Indonesia juga aktif mendukung penyusunan SRAK Rangkong Gading dan Elang Flores serta mendukung advokasi kebijakan perlindungan spesies sebagaimana PemenLHK No. 106/2018 tentang Jenis dan Tumbuhan yang Dilindungi.

 “Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di tingkat tapak sangat mendukung agenda SRAK Anoa dan Babirusa melalui sinkronisasi didalam rencana pengelolaan hutan KPH. Misalnya, melalui kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan yang menjadi habitat Anoa dan Babirusa,” kata Hoeruddin yang yang mewakili Kepala Dinas LHK Gorontalo.

Hoeruddin menambahkan habitat Anoa dan Babirusa sekarang ini kian mengkhawatirkan akibat tingginya laju perburuan hewan dan diperdagangkan. Karena itu, kolaborasi pusat dan daerah sangat diharapkan untuk bisa menekan situasi ini. Salah satunya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Acara lokakarya SRAK ini sendiri diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan dari Balai KSDA dan Taman Nasional se - Sulawesi, akademisi dan praktisi. Lokakarya ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama dua hari dengan agenda pemaparan capaian implementasi dari masing masing wilayah konservasi di Sulawesi, pembahasan kendala dan masalah serta  merumuskan rekomendasi rencana tindak lanjut SRAK Anoa dan Babirusa ke depan.

 

Pewarta : Nurmulianto - Dinas LHK

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menilai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo masa jabatan 2019-2024 diisi oleh orang-orang berkualitas. Selain 22 anggota yang dilantik kembali, wajah-wajah baru diisi oleh mantan Walikota, Wakil Bupati dan mantan anggota DPRD kabupaten/kota.

“Saya melihat anggota dewan ini sangat-sangat berkualitas baik di dunia politik, legislatif dan eksekutif. Saya contohkan saudara Bung Adhan Dambea. Pernah menjadi Ketua DPRD, jadi Walikota lima tahun. Saya harapkan pengalaman Adhan Dambea bisa mensejahterakan rakyat Gorontalo,” ucap Rusli saat memberikan sambutan pada Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPRD masa jabatan 2019-2024, Senin (9/9/2019).

Selain Adhan, sejumlah mantan pejabat daerah ikut dilantik. Ada nama Thomas Mopili yang pernah menjabat Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo Utara serta Fadli Hasan yang sebelum ini menjabat Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo.

“Selanjutnya diharapkan kepada anggota DPRD masa jabatan 2019-2024 untuk bersama sama melaksanakan RPJMD 2017-2022 untuk mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul dan sejahtera,” imbuhnya.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada mantan anggota DPRD periode 2014-2019. Ia berharap pengabdian yang dilakukan selama lima tahun terakhir menjadi amal baik di dunai dan akhirat.

Apresiasi juga didampaikan kepada penyelenggara pemilihan umum baik KPU dan Bawaslu di tingkat provinsi, kabupaten dan kota hingga KPPS dan Panwas di tingkat kecamatan dan desa. Ia menilai pelaksanaan pemilu berjalan sukses, aman dan lancar berkat sinergitas semua termasuk pengamanan dari unsur Polri dan TNI.

 

Pewarta: Isam/Ecyhin/Nova

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 09 September 2019 13:55

45 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dilantik

GORONTALO -Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo periode 2019-2024 resmi dilantik, Senin (9/9/2019) bertempat di Gedung DPRD, Kota Gorontalo.

Proses pelantikan diawali dengan rapat paripurna dengan agenda pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Gorontalo masa jabatan 2019-2024. Rapat dipimpin Ketua DPRD masa jabatan 2014-2019, Paris RA. Jusuf.

Selanjutnya pengucapan sumpah/janji dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Sudiatno, SH, MH. Prosesi pemasangan pin anggota dilakukan secara simbolis kepada Fikram AZ Salilama dari Partai Golkar dan Venny Rosdiana Anwar dari Partai PDI Perjuangan.

Paris RA Jusuf dari Partai Golkar ditunjuk sebagai Pimpinan DPRD Sementara masa jabatan 2019-2024. Dirinya didampingi oleh Moh. Kris Wartabone dari Partai PDI Perjuangan.

“Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas kepercayaan dan dukungan rakyat Gorontalo yang telah mengantarkan 45 anggota duduk dalam DPRD ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak bahwa pada hari ini kami dipercayakan sebagai Pimpinan Sementara,” ucap Paris RA Jusuf.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2018, tugas Pimpinan Sementara yakni memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi, memfasilitasi rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD dan memproses penetapan Pimpinan DPRD definitif.

 

Pewarta: Isam/Ecyhin/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo