>

Displaying items by tag: PPID

GORONTALO  – Seluruh anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2019–2020 mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) untuk memperdalam tugas dan fungsi sebagai anggota dewan.

Bimbingan teknis ini mengusung tema penguatan tugas dan fungsi untuk meningkatkan kinerja DPRD berlangsung di hotel Millenium Jakarta.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf sangat mengapresiasi terhadap bimtekini. Paris Jusuf menegaskan bahwa anggota DPRD memiliki tugas dan fungsi yang harus diperkuat dalam meningkatkan kinerja DPRD.

“Bimtek ini penting dilaksanakan untuk menguatkan kinerja DPRD Provinsi Gorontalo, ”kata Paris Jusuf saat membuka kegiatan, Senin (17/2/2020).

Paris Jusuf berharap seluruh anggota Dewan dapat mengikuti materi narasumber dengan sebaik-baiknya hingga kegiatan ini berakhir.

Bimtek ini dijadwalkan mulai 16–19 Februari ini dilaksanakan dengan menggandeng LPPM Universitas Jayabaya. 

 

Pewarta : M Yani Uno – Set DPRD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperpanjang kerjasama sekolah gratis atau beasiswa dengan SMA Dwiwarna di Bogor, Jawa Barat, Senin (17/2/2020). Kerjasama ditandatangani oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan perwakilan sekolah.

Kerjasama ini sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 2005 lalu dan terus diperpanjang hingga tahun 2017. Kerjasama dalam bentuk pemberiaan beasiswa putra-putri Gorontalo itu sudah berhasil menyekolahkan 53 orang hingga saat ini.

“Alumninya sebagian besar sudah melanjutkan studi di berbagai universitas terkenal di Indonesia seperti ITB, UI dan Undip. Jadi dari 53 orang, 49 orang yang melanjutkan studi. Sisanya kembali ke Gorontalo,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Yosef P. Koton.

Untuk tahun 2020 nanti, Pemprov Gorontalo mengalokasikan beasiswa bagi 10 orang lulusan SMP putra-putri Gorontalo. Diprioritaskan bagi warga kurang mampu dengan kemampuan akademik yang baik.

“Beasiswa yang kita berikan mulai dari biaya pembangunan saat pertama masuk, konsumsi selama berasrama dan juga SPP semua ditanggung pemprov,” imbuhnya.

Dipilihnya SMA Dwiwarna Bogor tidak terlepas dari kualitas lulusan sekolah dengan sistem berasrama tersebut. Selain kurikulum, fasilitas dan alumninya yang berkualitas, pendidikan agama Islam di sekolah internasional ini cukup menjanjikan.

Kerjasama diharapkan bisa meningkatkan SDM putra-putri Gorontalo sebagai aset masa depan daerah. Seusai menempuh studi mereka diharapkan bisa kembali dan mengabdi di Gorontalo.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 17 Februari 2020 21:21

DKP Sinkronisasi Program Dengan Kabupaten/Kota

GORONTALO – Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Gorontalo menggelar sinkronisasi program dengan Kabupaten/Kota khusus untuk alokasi anggaran tahun 2020 dan 2021 baik yang bersumber dari dana APBN dan DAK, di Maqna Hotel, Kota Gorontalo, Senin (17/2/2020).

Kegiatan ini dihadiri kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo, Kepala UPT Satuan Kerja Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan, UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Kwandang, UPTD Stasiun Karantina Ikan dan perwakilan Bapppeda Provinsi Gorontalo.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba dalam kesempatan itu mengatakan, ada tiga hal yang harus diperhatikan Dinas Kelautan dan Perikanan dalam mengsinkronisasikan program dan kegiatan dengan kabupaten/kota.

Yang pertama, bagaimana mendorong kawasan pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan kawasan khusus berbasis pada partisipasi sektor usaha perikanan dan kelautan. Kedua, peningkatan daya saing produk perikanan melalui peningkatan mutu dan keragaman olahan hasil perikanan . serta terakhir pembangunan infrastruktur.

“Apalah artinya jika kawasannya ada, produksi melimpah tapi tidak ada akses menuju kesitu tidak ada. Sudah pasti harga lebih tinggi dan tidak berdaya saing,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Provinsi Gorontalo sangat terkenal dengan potensi keragaman lautnya. Hal itu yang mendorong Pemprov Gorontalo menjadikan sektor perikanan dan kelautan sebagai salah satu program prioritas dalam program ekonomi kerakyatan.

Oleh karena itu, Sekda Darda berharap agar Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan untuk tahun 2020. Utamanya terkait dengan pelayanan dasar dan pemenuhan kebutuhan sarana produksi kepada masyarakat.

 “Untuk program kegiatan di tahun 2021, kiranya peserta dapat memberikan berbagai masukan selama pelaksanaan kegiatan dan konsep yang ditawarkan lebih inovatif dan memberikan dampak terhadap peningkatan produksi, serta peningkatan PDRB daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Silla Nurainsyah Botutihe mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan semua program dan kegiatan di tahun 2020. Serta mensinkronkan program dan kegiatan yang strategis untuk 2021 dengan kabupaten kota.

“Program yang diusulkan kabupaten/kota harus bisa membackup apa yang menjadi usulan dari provinsi. Karena yang kita ketahui bersama bahwa target yang sudah ditetapkan di dalam RPJMD adalah target bersama dengan kabupaten kota sehingga dalam rangka pencapaian harus disinkronkan dengan kabupaten kota agar tidak ada satu pun program yang tumpang tindih,” tandasnya.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba berharap industri jasa pariwisata di Gorontalo harus memiliki standardisasi layanan yang seragam.

Menurutnya, hal ini akan berdampak pada kunjungan wisatawan baik itu mancanegara maupun domestik. Dengan adanya standardisasi pelayanan yang sama di setiap tempat wisata maka akan memberikan dampak positif.

“Pariwisata di Gorontalo cukup pesat peningkatannya. Sudah sepantasnya kita punya kesamaan persepsi terkait standarisasi layanan yang harus kita terapkan di Provinsi Gorontalo. Kalau tidak di standarisasi bisa bisa yang kabupaten ini standar pelayanan lebih tinggi dari kabupaten lain,” kata Sekda Darda pada Focus Group Disscusion (FGD) Standarisasi Layanan Industri Jasa Pariwisata, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Senin (17/2/2020).

Sekda Darda juga mengatakan, dengan adanya standarisasi layanan ini juga dapat membantu para pelaku industri pariwisata mengukur tingkat kepariwisataan di Gorontalo.

“Tujuannya ketika ada standarnya, kita bisa mengukur sejauh mana tingkat layanan pariwisata untuk tahun tahun berikutnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Rifli Katili mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi terhadap layanan industri yang bergerak di sektor pariwisata.

Di Gorontalo sendiri yang bergerak di industri jasa pariwisata yang sudah memenuhi standar baku hanya ada beberapa komponen saja. Misalnya dalam jasa perhotelan dan restoran. Masih ada jasa lainnya yang butuh standarisasi. Karena wisatawan yang berkunjung ke satu daerah disamping membutuhkan akomodasi dan kuliner, juga tujuannya kedestinasi.

 “Destinasi ini yang akan kita sasar. Agar supaya mereka yang bergerak di bidang itu termasuk para kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan pemda setempat punya persepsi yang sama dan ini berkelanjutan,” jelasnya.

Rifli juga mengungkapkan, dalam FGD ini pihaknya akan membahas tentang standarisasi pramuwisata atau tour guide.

“Di daerah lain untuk seorang pramuwisata, satu hari sudah ada standarisasinya, tetapi di kita tidak ada. Akhirnya bervariasi. Ini juga yang akan kita susun supaya ada kepastian bagi kita pengguna jasa pramuwisata, satu hari itu berapa. Jangan kita datang sama si A tarifnya 500, saya ke si B 200, dan ternyata ada yang lebih murah lagi,” pungkasnya.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk proaktif dalam pengisian data pada Sensus Penduduk 2020 secara online.

“Bapak Ibu agar proaktif memberikan data kepada tim pokja BPS dan Dukcapil. Siapkan data yang dibutuhkan,” kata Idris Rahim pada apel Korpri di halaman museum Purbakala, Kota Gorontalo, Senin (17/2/2020).

Wagub mengatakan, dirinya telah melakukan Sensus Penduduk online. Hanya lima menit mengisi data secara online, data dirinya sudah ada di pusat.

Selain hal tersebut, Idris juga memberikan arahan agar setiap ASN mulai dari pejabat pratama hingga pelaksana harus mampu menguasai tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta mempertanggungjawabkan dengan baik.

“ Program yang dipercayakan kepada kita semua harus mampu kita pertanggung jawabkan. Bukan hanya sekedar realisasi fisik dan keuangan saja, tapi perlu kita evaluasi sejauh mana dampaknya, sejauh mana manfaat daripada program itu, yang tentunya tidak hanya kita pertanggung jawabkan di dunia saja, tetapi harus kita pertanggung jawabkan sampai di akhirat,” urai Idris.

Terkait pemeriksaan atau audit yang saat ini sedang dilakukan perwakilan BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan), Idris mengingatkan perlu kerjasama dari semua pihak untuk diperhatikan terutama ketersediaan data dan kehadiran pihak-pihak terkait yang dibutuhkan.

” Audit sekarang ini, apakah kita bisa mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian, karena kita tahu bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo sudah 7 kali mempertahankan WTP,” kata Idris mengingatkan.

Selain hal itu, Wagub juga mengingatkan untuk segera membelanjakan anggaran tahun 2020 karena berpengaruh pada ekonomi Gorontalo.

“Segera dilakukan lelang, karena ekonomi Gorontalo sangat tergantung pada belanja pemerintah. Kalau belanja pemerintah sudah dikucurkan, InsyaAllah akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi kita,” urai Idris.

PPT (Pegawai Tidak Tetap) yang juga ikut dalam apel Korpri mendapat ucapan selamat dari Wagub Idris Rahim.

” Saya ucapkan selamat kepada tenaga honorer yang telah diperjuangakan oleh bapak gubernur dan beberapa anggota DPRD untuk menemui bapak Menteri Dalam Negeri dan Menpan-RB,” pungkas Idris.

 

Pewarta : Anie - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 17 Februari 2020 00:50

Pengurus Perdatin Provinsi Gorontalo Dikukuhkan

GORONTALO – Pengurus Perhimpunan Dokter Anestesi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) Provinsi Gorontalo periode 2019-2022 dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Ikatan Dokter (IDI) Wilayah Provinsi Gorontalo Irianto Dunda, di Hotel Horison Ultima Nayumi, Kota Gorontalo, Minggu (16/2/2020).

Usai dilantik, jajaran pengurus Perdatin Provinsi Gorontalo yang diketuai oleh dr Romdon Purwanto, membaca janji pengurus yang dipandu oleh Ketua Umum Perdatin Syafri K Arif.

“Tadi ada sembilan teman sejawat yang dilantik sebagai pengurus Perdatin Gorontalo. Hal pertama yang harus diselesaikan oleh jajaran pengurus bagaimana mal distribusi yang ada di Gorontalo ini kita selesaikan bersama. Ada empat rumah sakit di Gorontalo yang belum tersentuh belum mendapatkan layanan anestesi,” kata Ketua Umum Perdatin Syafri K. Arif dalam sambutannya.

Syafri menjelaskan, tanpa dokter Anestesi sebuah rumah sakit tidak layak untuk diakreditasi. Dokter Anestesi tidak hanya identik dengan pemberian pembiusan di kamar operasi, tetapi harus bisa menangani pasien kritis di Intensive Care Unit (ICU), penanganan nyeri, dan penganganan di Instalasi Rawat Darurat (IRD).

“Kalau tidak ada dokter Anestesi bagaiman pasien bisa ditangani dengan baik. Ini yang menjadi tantangan kita ke depan agar setiap rumah sakit memiliki dokter Anestesi,” ujar Syafri.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dalam sambutannya pada kesempatan itu menyambut baik dilantiknya pengurus Perdatin Provinsi Gorontalo. Idris berharap hadirnya Perdatin di Gorontalo akan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Idris menuturkan, Pemprov Gorontalo melalui program unggulan di sektor kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayana kesehatan kepada masyarakat. Berbagai program strategis dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, di antaranya pembangunan sarana prasarana kesehatan dan peningkatan sumber daya manusia di sektor kesehatan.

“Para dokter ahli Anestesi ini sangat dibutuhkan perannya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang menjadi bagian dari visi Pemprov Gorontalo,” tandas Idris.

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah mengapresiasi layanan kesehatan gratis yang dilakukan oleh klinik Hitam Putih. Klinik spesialis kulit itu dinilai Idah cukup membantu warga kurang mampu yang ingin mendapatkan layanan yang memadai.

“Layanan pengobatan gratis seperti ini semoga memotivasi dokter-dokter yang lain. Jadi ada waktu tertentu tidak menarik tarif karena tidak semua masyarakat mampu membayar,” ucap Idah usai menghadiri dan membuka Refleksi 7 Tahun Klinik Hitam Putih di Kelurahan Limba UII, Kota Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (15/2/2020).

Istri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap semakin banyak klinik dan dokter yang membuka pelayanan gratis bagi warga. Mulai dari pemeriksaan, konsultasi dan obat-obatan. Hal itu sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo yang berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis yang prima.

“Saya berharap Dokter Nurhaedah Azis, Sp.KK lebih banyak lagi kontribusinya untuk masyarakat. Pada dasarnya beliau orang sosial selalu peduli kepada masyarakat, kadang pasien enggak punya duit enggak apa-apa, obatnya gratis juga,” tambah anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Sementara itu pemilik Klinik Hitam Putih Syahril Latuconsina menjelaskan, layanan gratis kliniknya dibuka secara gratis setiap hari Jumat pekan kedua setiap bulannya. Pelayanan gratis dibuka pukul 14.00-18.00 WITA khusus untuk warga kurang mampu.

“Syaratnya sederhana cukup membawa surat keterangan kurang mampu dari pemerintah. Boleh suratnya dari desa, kecamatan atau yang lainnya. Banyak obat-obat kulit yang memang tidak ditanggung oleh BPJS, harganya juga cukup mahal jadi kami berharap program ini bisa membantu warga kurang mampu,” ujar anak mantan Gubernur Maluku, M. Saleh Latuconsina itu.

Pada Refleksi 7 Tahun klinik Hitam Putih digelar doa syukuran yang dihadiri oleh puluhan anak-anak panti asuhan Istiqomah. Acara diisi dengan doa dan ceramah agama dari Ustadz Iqbal Pakaya serta pemberiaan santunan bagi anak panti asuhan.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pangan Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Kwarda Pramuka Gorontalo menggelar edukasi tentang kemanan pangan untuk jajanan anak sekolah. Sosialisasi ini berlangsung di SMAN 2 Kota Gorontalo, Sabtu, (15/2/2020).

Dalam sambutannya Ketua Kwarda Gorontalo Idah Syahidah menyampaikan sekolah sebagai garda terdepan yang harus melindungi anak dari jajanan makanan berbahaya, sudah menjadi rahasia umum selama ini siswa siswa gemar menyantap jajanan di sekolah. Untuknya, pemenuhan gizi jajanan anak harus diperhatikan.

“Tumbuh kembang anak yang baik adalah saat mereka mengkonsumsi jajanan atau makanan yang aman, bermutu dan bergizi.  Apalagi untuk remaja seperti kalian, anak-anak SMA yang pemikiran mereka sudah terbentuk. Jadi sudah sewajarnya tau makanan mana yang sehat dan tidak,” kata Idah

Anggota DPR RI ini menambahkan kegiatan ini juga sebagai ketahanan pangan keluarga lewat pangan lestari.  Kalau dipramuka ini ada di saka pramuka taruna bumi.  Jadinya anak anak SMA yang memang notabenenya adalah anak pramuka harusnya tau dengan punya hoby menanam, apa saja jenis pangan yang sehat dan bergizi

“Adik adik kalian saja yang masih SD, kami sosialisasikan tentang gemar makan ikan.  Mereka tau sekarang makan ikan adalah sumber protein. Jangan mau kalah sama adik adik SD dan Paud,” tambahnya

Selain itu istri gubernur ini pun berpesan, peran guru di sekolah untuk mengawasi kantin harus rutin dilakukan, juga melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS) harus juga mengawasi jajanan, kebersihan lingkungan serta memberikan pelatihan pengelola kantin.

Tak lupa pula di kegiatan sosialisasi tersebut, Idah kembali menggelorakan gerakan NO Pergaulan Bebas. Anak anak SMA/sederajat harus selalu diingatkan untuk tidak terlibat hal-hal yang dapat merusak diri. Melihat akhir akhir ini banyak kejadian yang tidak terpuji, yang dilakukan oleh remaja seusia mereka.

Dalam kegiatan tersebut Idah yang juga didampingi Kepala Dinas Pangan Sutrisno berserta jajarannya, kembali memberikan bantuan kepada pihak sekolah berupa bibit cabe dan tomat, benih bayam merah dan bayam hijua serta benih kangkung darat.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meningkatkan koordinasi dan sinergitas untuk menciptakan kondisi daerah yang aman, kondusif, dan tertib. Hal itu diutarakannya pada malam pisah sambut Kapolda Gorontalo dari pejabat lama Irjen Pol. Wahyu Widada kepada pejabat baru Brigjen Pol. Adnas yang digelar di  Hotel Horison Ultima Nayumi, Kota Gorontalo, Sabtu (14/2/2020).

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tangani bersama. Ada panah wayer, miras, dan narkoba. Dalam beberapa bulan ke depan juga akan ada perhelatan pilkada di tiga kabupaten, oleh karena itu saya berharap sinergitas seluruh unsur Forkopimda dapat kita tingkatkan,” kata Wagub Idris Rahim.

Idris mengakui, dirinya terkesan dengan koordinasi dan sinergitas yang telah ditunjukkan oleh Irjen Pol. Wahyu Widada selama menjalankan tugasnya di Gorontalo. Menurutnya, meski hanya menjabat selama tiga bulan sebagai Kapolda Gorontalo, namun koordinasi dan sinergitas yang dibangun oleh Irjen Pol. Wahyu Widada. Hal itu dibuktikan dengan berbagai kinerja yang berhasil ditorehkan seperti penyitaan dan pemusnahan sebanyak 25 ton miras, pengungkapan peredaran narkoba, panah wayer, serta terwujudnya Polres Gorontalo Utara.

“Koordinasi pak Wahyu sangat baik. Beliau juga orangnya selalu tepat waktu dan menghormati orang lain,” ujar Idris.

Pada kesempatan itu atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo, Wagub Idris Rahim yang didampingi oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Nurida Rahim, menyambut hangat Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Adnas bersama keluarga. Idris berharap Kapolda dapat meneruskan dan meningkatkan apa yang sudah dilakukan oleh pejabat sebelumnya.

 “Selamat datang di Gorontalo pak Adnas bersama keluarga. Semoga sukses dalam menjalankan tugas di Bumi Serambi Madinah ini,” pungkas Idris.

Irjen Pol. Wahyu Widada menjabat Kapolda Gorontalo pada November 2019. Lulusan terbaik Akpol tahun 1991 selanjutnya mendapat tugas baru sebagai Kapolda Aceh berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/385/II/KEP/2020 tertanggal 3 Februari 2020. Sementara itu Kapolda Gorontalo yang baru, Brigjen Pol. Adnas sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Banyak masyarakat yang memandang sebelah mata terhadap kualitas dan keamanan pangan, padahal pangan sangat penting dalam mendukung pengembangan peradaban bangsa.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pangan menggelar edukasi keamanan pangan yang dimulai dari sekolah dan Pramuka, Sabtu (15/2/2020). Kegiatan ini menghadirkan pembicara Idah syaidah sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo.

Idah Syahidah menjelaskan keamanan pangan ini sangat penting sejak di sekolah maupun di tengah masyarakat luas karena menyangkut kesehatan. Manusia harus mendapatkan bahan makanan yang sehat tanpa pestisida atau bahan lainnya yang merusak organ tubuh. Di sisi lain banyak anak-anak memilih jajanan berdasarkan penampilan rasa serta harga makanan yang murah tanpa mempedulikan syarat kesehatan.

“Ayo pintar-pintarlah memilih jajanan yang dikonsumsi yang sehat terutama bagi siswa yang sering jajan makanan di luar seperti kudapan,” kata Idah Syahidah.

Pada pertemuan ini Kepala Dinas Pangan, Sutrisno mengatakan sosialisasi keamanan pangan merupakan keharusan, termasuk menyiapkan pertanian organik yang tidak menggunakan pupuk kimia. Sutrisno juga meminta sektor pertanian harus mampu menyediakan produk yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya siswa diharapkan dapat selektif dan berhati hati memilih jajanan di sekolah dan pihak sekolah serta pedagang dapat menyediakan atau menjual makanan untuk siswa yang aman, bermutu dan bergizi.

Dalam kegiatan ini Idah Syahidah menyerahkan bantuan bibit cabai ke SMAN 2 Gorontalo untuk program gerakan tanam cabai kepada guru, siswa dan penyerahan buku modul sosialisasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang aman, bebas pengawet, pewarna dan borax.

 

Pewarta : Hariman – Dinas Pangan.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama